Ibadah Minggu IFGF Palembang, 3 Mei 2015

IBADAH MINGGU IFGF PALEMBANG
3 MEI 2015

TEMA BULAN MEI 2015: BERTUMBUH DAN MERAIH / GROW AND ACHIEVE.

By: Ps. Pendy Sofian

Bulan ini bulan yang menentukan, bulan yang sangat penting dan menentukan apakah kita akan masuk dalam tahun Yobel atau tidak. Ada 2 kata kunci, bertumbuh dan meraih. Sangat penting kita melakukan 2 hal ini dalam hidup kita. Ada di posisi manakah kita, apakah kita masih berada dalam pertumbuhan, atau malah tidak bertumbuh / stuck? Engkau tidak bisa memilih dua-duanya, pilihannya hanya tumbuh atau tidak. Misal yang dahulu hanya jemaat, sekarang sudah memilih untuk melayani, itu merupakan sebuah pertumbuhan baginya. Yang paling penting bukan apa yang dilihat oleh orang, tapi coba lihat bagaimana hubungan pribadi kita dengan Tuhan, apakah di titik ini lebih baik dari titik yang lalu? Apakah engkau lebih intim dengan Tuhan di hari-hari ini, atau justru engkau tidak lebih intim lagi hari-hari ini? Dalam pelayanan, apakah engkau makin menggebu-gebu atau engkau makin dingin? Apakah buahmu semakin banyak, atau semakin sedikit? Apakah kehidupanmu semakin menjadi berkat, atau tidak? Kalau ada sebuah penurunan dalam hidupmu, kita harus cepat-cepat memperbaikinya, karena kalau tidak, engkau akhirnya akan "mati". Jatah kita sebenarnya adalah akan terus naik dan tidak akan turun, gelora kita harusnya semakin besar, bukan semakin kecil.

Efesus 4:11-13
11: Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar,
12: untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus,
13: sampai kita semua telah mencapai kesatuan iman dan pengetahuan yang benar tentang Anak Allah, kedewasaan penuh, dan tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus,

Dalam terjemahan lain dikatakan bertumbuh sampai kita menjadi seperti Yesus. Tuhan menyediakan lima jawatan yang bekerja sama untuk memperlengkapi orang-orang kudus, setiap umat / jemaat Tuhan agar semua bisa sama-sama masuk dalam pekerjaan pelayanan dan pembangunan tubuh Kristus. Kita perlu memiliki orang yang tepat yang mengelilingi kita, agar engkau memiliki akses untuk membawa engkau semakin bertumbuh dewasa di dalam Tuhan. Masalahnya, engkau mau membangun hubungan dengan orang-orang yang memiliki jawatan itu atau tidak. Rasul itu akan membawa pertumbuhan dan kedawasaan dalam hidupmu, ada nabi Tuhan yang akan mengarahkanmu berdasarkan apa yang Tuhan katakan, dll. Coba lihat sekelilingmu, minimal engkau memiliki lima orang ini di sekelilingmu, karena lima orang ini yang disediakan Tuhan agar kita mencapai kesatuan iman, pengetahuan yang benar, dan bertumbuh sampai menjadi seperti Kristus.

Hal pertama yang perlu diperhatikan dari pertumbuhan sebuah pohon adalah kondisi tanah, karena setiap kita memiliki benih yang sama, atmosfer yang sama, lingkungan yang sama, tapi ada di kondisi seperti apakah benih itu dalam hidup kita, apakah di tanah yang tidak baik atau di tanah yang baik? Mau benih sebaik apapun, kalau kondisi tanahnya tidak bagus, ya tidak akan bisa tumbuh.

Hal kedua yang perlu diperhatikan adalah apa yang engkau serap dari dalam tanah. Akar pohon itu tidak bisa memilih apa yang akan dia serap. Kita juga itu seperti pohon, akar hidup kita itu tidak bisa menolak apa yang akan kita serap. Kalau engkau setiap hari bertemu dengan penggosip, dalam waktu singkat engkau akan menjadi juga seperti penggosip, karena itulah apa yang engkau serap dan engkau tidak bisa menolak apa yang akan diserap. Engkau tidak bisa bertumbuh sendiri, karena itu kita perlu orang-orang yang "positif" di sekitar hidup kita. Bagaimana 5 orang di sekitarmu, seperti itulah engkau akan jadi. Jika orang di sekelilingmu positif, engkau juga akan menjadi positif, dan juga sebaliknya.

Efesus 4:14-16
14: sehingga kita bukan lagi anak-anak, yang diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran, oleh permainan palsu manusia dalam kelicikan mereka yang menyesatkan,
15: tetapi dengan teguh berpegang kepada kebenaran di dalam kasih kita bertumbuh di dalam segala hal ke arah Dia, Kristus, yang adalah Kepala.
16: Dari pada-Nyalah seluruh tubuh, -- yang rapi tersusun dan diikat menjadi satu oleh pelayanan semua bagiannya, sesuai dengan kadar pekerjaan tiap-tiap anggota -- menerima pertumbuhannya dan membangun dirinya dalam kasih.

Tiap anggota berfungsi secara teratur, saling menguatkan, saling mengasihi, agar kita bisa bertumbuh menjadi sehat. Kita perlu wadah untuk kita saling menguatkan, saling mengasihi satu sama lain. Kenapa ini penting dan apa hubungannya dengan tahun Yobel?

Kalau masih ada sifat anak-anak dalam hidup kita, ada kemungkinan kita tidak akan bisa masuk ke tahun Yobel. Kalau seorang budak "ngambek", marah dengan tuannya dan dia kabur dari rumah tuannya, dia tidak akan bisa menerima tahun Yobel, sehingga ia akan terus tetap menyandang status budak. Hanya tuan dari budak itulah yang bisa memberikan surat pembebasan bahwa orang itu bukan lagi budak. Kenapa kita harus dewasa? Agar kita tidak mudah terombang-ambing dengan pengajaran yang lain. Hanya orang Israel yang mengalami tahun Yobel.

Imamat 25:35-39
35: "Apabila saudaramu jatuh miskin, sehingga tidak sanggup bertahan di antaramu, maka engkau harus menyokong dia sebagai orang asing dan pendatang, supaya ia dapat hidup di antaramu.
36: Janganlah engkau mengambil bunga uang atau riba dari padanya, melainkan engkau harus takut akan Allahmu, supaya saudaramu dapat hidup di antaramu.
37: Janganlah engkau memberi uangmu kepadanya dengan meminta bunga, juga makananmu janganlah kauberikan dengan meminta riba.
38: Akulah TUHAN, Allahmu, yang membawa kamu keluar dari tanah Mesir, untuk memberikan kepadamu tanah Kanaan, supaya Aku menjadi Allahmu.
39: Apabila saudaramu jatuh miskin di antaramu, sehingga menyerahkan dirinya kepadamu, maka janganlah memperbudak dia.

Tidak semua orang senang dengan tahun Yobel, budak lain tidak suka ketika tahun Yobel datang, karena orang Israel bisa merdeka, tapi yang berasal dari bangsa lain tidak bisa bebas. Bagi budak yang tidak bisa bebas, mereka akan cenderung menghasut sedemikian rupa pada budak Israel sehingga mereka keluar dan akhirnya budak bangsa Israel itu tidak bisa mendapatkan tahun Yobel. Setan tahu bahwa ujungnya bagian mereka adalah penghakiman, neraka, dan apa yang bisa mereka lakukan? Membawa manusia agar senasib dengan mereka. Begitu juga budak yang berasal dari bangsa lain melakukan hal itu pada budak berkebangsaan Ibrani itu agar mereka tetap senasib, tetap dalam status budak. Penting untuk kita menjadi dewasa, agar kita tidak terombang-ambing dengan pengajaran palsu, dengan hasutan-hasutan iblis.

Penting untuk kita menjadi dewasa, tinggalkan sifat anak-anak, mulai dewasa. Bulan ini menjadi bulan penentuan yang bisa membuat kita masuk ke tahun Yobel kalau kita bisa bertumbuh secara sehat dan menjadi dewasa. Bertumbuh dalam komunitas yang benar!

- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -
- HIS PRESENCE BE MANIFESTED IN ALL NATIONS -

KKR IFGF Palembang - Ps. Robert Liardon (30 April 2015)

KKR IFGF PALEMBANG
30 APRIL 2015

By: Dr. Roberts Liardon

Yohanes 4:34
34: Kata Yesus kepada mereka: "Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya.

Banyak orang yang tidak benar-benar menyelesaikan apa yang benar-benar Tuhan suruh untuk dia selesaikan. Bagaimana caramu menjaga apimu tetap menyala itu yang jadi masalah, karena banyak orang yang berapi-api hanya di awal bertobat saja. Tuhan ingin kita lebih berapi-api lagi sekalipun sudah menikah dan memiliki anak. Yesus berkata, itu adalah pekerjaanNya untuk melakukan kehendak Dia yang mengutus Yesus. Lakukan bagianmu dan selesaikan semuanya. Bukan nabi atau orang lain, tapi apa yang Yesus perintahkan itu yang engkau lakukan dan selesaikan!

Biar kita menjadi generasi yang tidak hanya melakukan apa yang Tuhan perintahkan, tapi juga menyelesaikan apa yang Tuhan perintahkan! FINISH YOUR JOB! Engkau tidak akan menjadi musuh bagi orang lain, sehingga engkau bertanding dengan mandat yang Tuhan berikan dalam hidupmu dan engkau selesaikan!

Roma 11:29
29: Sebab Allah tidak menyesali kasih karunia dan panggilan-Nya.


Ada 2 hal: kasih karunia dan panggilanNya.
Seringkali kita berbicara mengenai panggilan namun tidak terlalu jelas, tapi ketika Alkitab berkata mengenai ini, ini adalah tanggungjawab yang Tuhan berikan pada kita untuk kita lakukan. Panggilan dari Tuhan adalah sebuah undangan (bukan perintah) dari Tuhan untuk seseorang dan menjawab satu pertanyaan dari Tuhan, "Apakah engkau mau bekerja untukKu?". Engkau bisa berkata ya atau tidak. Seseorang yang berkata ya, harus melakukan tugas khusus dari Tuhan selama di bumi yang mungkin tidak dilakukan orang lain. Kalau orang ini berkata tidak, apa yang akan terjadi? Apa yang tidak akan terjadi? Orang yang berkata ya, melakukan dengan hati dan pikiran yang mengerti apa yang Tuhan katakan, dan inilah yang dikatakan menyelesaikan panggilan yang Tuhan mau. Mungkin ada mengalami yang baik, ada yang mengalami yang tidak enak, tapi jangan menyerah!

Panggilan Tuhan itu bukan perintah, tapi undangan. Tuhan bertanya pada kita, apakah kita bersedia bekerja untuk Tuhan. Engkau bisa berkata ya atau tidak, itu pilihanmu. Kalau engkau berkata tidak, engkau tidak kehilangan keselamatanmu, karena itu dijamin dari iman dan kepercayaanmu kepada Kristus. Kalau engkau berkata tidak pun Roh Kudus tidak meninggalkanmu, janji-janji Tuhan dalam Alkitab juga tetap milikmu karena engkau adalah anak-anak Tuhan, tidak juga membuat iblis memiliki akses lebih cepat padamu ketika engkau berkata tidak, tapi Tuhan akan mencari orang lain yang akan berkata ya atas panggilanNya itu.

Rencana Tuhan juga tetap akan terjadi sekalipun dengan ataupun tanpa diri kita. Ketika engkau berkata tidak, ya Tuhan akan mencari orang lain yang mau melakukan panggilan Tuhan itu. Apa yang akan terjadi kalau engkau berkata ya atas panggilan Tuhan itu? Engkau harus berkata dengan pikiran dan hati yang jernih, engkau tidak bisa menjawab karena engkau harus, tapi karena engkau memang mau melakukan dan bekerja bagi Tuhan.

Biar setiap kita tidak hanya memulai melakukan apa yang jadi panggilan Tuhan, tapi juga engkau menyelesaikan semuanya itu. Ketika engkau bekerja untuk Tuhan, mungkin engkau tidak menjadi terkenal. Banyak anak muda yang ingin menjadi terkenal, 7 dari 10 anak muda di Amerika ingin menjadi terkenal. Banyak yang hanya ingin terkenal. 90% dari panggilan Tuhan tidak ada hubungannya dengan ketenaran. Apakah engkau tetap mau dan bisa bekerja bagi Tuhan sepanjang hidupmu sekalipun engkau tidak akan menjadi terkenal? Bisakah engkau tetap bersukacita sekalipun engkau terus bekerja dan bekerja namun tidak menjadi terkenal sama sekali? Kalau engkau bekerja bagi Tuhan, nilai itu berbeda di dalam Kerajaan Allah, karena nilainya itu ketika engkau menyelesaikan pekerjaan Allah. Banyak orang yang merasa hebat karena terkenal / populer, tapi dalam Kerajaan Allah tidak seperti itu. Yang membuat engkau besar di dalam Kerajaan Allah yaitu engkau menyelesaikan pekerjaanNya, dan itu yang membuatmu terkenal dan menjadi penting di mata Tuhan. Panggilan Allah tidak dikerjakan untuk ketenaran, tapi bagaimana kita menyelesaikan pekerjaan kita. Tepuk tangan terbesar itu datang bagi orang yang bekerja kepada Tuhan bukan dari bumi ini, tapi dari surga! Kalau engkau mau cari tepuk tangan yang besar di bumi, jangan bekerja untuk Tuhan!

Taat pada pekerjaan dan panggilan yang Tuhan tugaskan bagi kita dan selesaikan semuanya! Generasi yang baru ini sedang muncul, bekerja dari hati yang murni dan pikiran yang jernih! Jangan sampai ada yang bekerja dan menjadi marah kepada Tuhan karena merasa melakukan yang salah. Engkau memilih, engkau mau, dan engkau melakukannya bukan karena engkau harus! Yesus menyelesaikan pekerjaanNya, dan biar kita mencontohNya. Ketika keadaan baik engkau taat, sekalipun dalam keadaan buruk engkau juga tetap taat. Ada hari yang baik, ada hari yang penuh tantangan, ada hari yang mungkin membosankan, namun yang penting engkau tetap bangun dan selesaikan semuanya, itulah melakukan panggilan Tuhan di setiap harinya.

Panggilan Tuhan adalah sebuah undangan dari Tuhan untuk kita, bertanya pada kita, apakah kita mau bekerja bagi Tuhan dan mau melakukan apa yang Tuhan mau kita lakukan, dan tidak gagal. Banyak orang memulai, tapi tidak banyak yang menyelesaikan. Kenapa banyak yang tidak menyelesaikan? Karena mereka setengah hati, mereka tidak suka, mereka merasa tertipu, mereka merasa harus melakukan itu, melakukan sekedarnya, tidak melakukan hal besar yang Tuhan perintahkan. Engkau harus hidup memiliki pandangan yang lebih besar dan itu dimulai dar pengertian yang benar. Ketika engkau mendengar suara Tuhan, apakah engkau mau melepaskan tanggungjawab duniamu dan melakukan dengan penuh waktu bagi Kerajaan Tuhan di dunia ini? Tugas dan tanggungjawab kita adalah seumur hidup kita.

Ketika engkau menerima panggilan Tuhan, ada hal yang kita perlu, yaitu uang. Setiap kita memerlukan uang untuk melakukan segala sesuatu, dan itu menjadi bagian hidup kita. Apakah seorang pekerja Tuhan sepantasnya miskin? Banyak yang terlalu memikirkan uang, dan itu menjadi seperti suatu standar agar panggilan itu dipenuhi. Dalam Kerajaan Tuhan hanya ada satu Artinya, yaitu Kristus, dan kita itu hanya bintang kecil di bawah Bintang yang Besar yaitu Kristus itu. Apakah menjadi kaya menurut Alkitab? Dalam perjanjian baru, itu dikatakan FULLY SUPPLIED. Seringkali kita mau hal-hal yang lebih besar dari apa yang kita butuhkan agar kita bisa sombong dengan apa yang dimiliki itu. Engkau ambil porsi yang cukup, dan sisanya adalah membangun dan memberkati bangsa-bangsa dengan berkat yang dari Tuhan itu.

Ada liburan secara rohani dimana engkau tidak melayani, engkau hanya terima dan menikmati apa yang diberikan, ada liburan "mickey mouse" dimana engkau dan keluargamu nikmati liburanmu, dan adalah liburan dengan engkau menikmati rumahmu, kotamu sendiri. Engkau bisa tinggal di suatu tempat dan engkau tidak menikmati tempat dimana engkau tinggal itu.

Kenapa banyak pengkhotbah melakukan kesalahan yang besar? Karena mereka capek, tidak pernah menikmati liburan, bukan salah iblis, karena ketika engkau merasa capek tapi engkau tidak berhenti dan menikmati liburanmu untuk beberapa waktu. Banyak yang tidak mengerti hal ini dan pada akhirnya mereka capek dan melakukan kesalahan.

Engkau bisa penuh dengan kuasa, penuh iman, tapi juga engkau tetap bisa melakukan kesalahan.

Kisah Para Rasul 9:15
15: Tetapi firman Tuhan kepadanya: "Pergilah, sebab orang ini adalah alat pilihan bagi-Ku untuk memberitakan nama-Ku kepada bangsa-bangsa lain serta raja-raja dan orang-orang Israel.

Paulus memiliki 3 panggilan, kepada bangsa lain, raja-raja (pemerintah), dan orang Yahudi. Ada hukum Alkitab ketika Tuhan berkata itu hal yang pertama Dia katakan, baru yang kedua, dan baru yang ketiga. Panggilan Paulus yang terpenting itu adalah bagi bangsa-bangsa lain, dan Paulus memiliki pengaruh yang sangat bahkan paling besar yang memiliki pengaruh bagi bangsa lain. Selain itu, dia juga memiliki dampak yang besar juga kepada politisi dan pemerintah, karena inilah panggilan kedua Paulus. Panggilan Paulus yang ketiga yang terkecil di antara ketiga panggilan ini adalah bagi orang-orang Yahudi. Dan kesalahan Paulus itu ketika dia mengganti-ganti prioritas panggilannya! Paulus tidak bisa membuat pelayanan bagi orang Yahudi itu jadi prioritas utamanya, dan banyak orang yang suka prioritas panggilan Tuhan yang bukan panggilan terutama dalam hidupnya. Bukan berarti engkau bisa mengganti prioritas panggilan karena engkau suka pada panggilan ke sekian yang Tuhan beri dalam hidupnya, misalnya seseorang yang suka pada panggilan yang keempatnya sehingga dia lebih suka melakukan panggilan keempatnya dibandingkan dengan panggilan pertama yang seharusnya diprioritaskan terlebih dahulu untuk dilakukan dalam hidup orang tersebut.

Engkau harus mengetahui prioritas apa yang Tuhan mau atas hidupmu agar engkau bisa menyelesaikan pekerjaanNya itu. Banyak orang yang tidak menyelesaikan tugasnya karena mereka melakukan apa yang sebenarnya tidak ditugaskan dalam hidupnya ini, justru melakukan hal lain yang Tuhan tidak suruh lakukan sekalipun itu adalah pelayanan yang baik. Engkau tidak akan mendapatkan upah untuk melakukan hal yang baik, tapi engkau akan mendapatkan upahmu ketika engkau melakukan apa yang menjadi pekerjaanmu dan menyelesaikannya. Mari kita lakukan apa yang Tuhan suruh untuk kita lakukan!

Apakah engkau mau berkata ya ketika panggilan Tuhan datang dalam hidupmu? Yang penting yaitu hatimu yang terus melakukan dan menyelesaikan tugasmu sepenuhnya dengan sukacita! Ingat, waktu sulit / kesukaran di dalam hidupmu itu hanya sesaat saja, bukan selamanya di dalam hidupmu! Ayub menderita "sesaat" saja dan akhirnya dia mendapatkan hidup yang sehat, baik, luar biasa, dll. Jangan berhenti, terus selesaikan panggilanmu!


- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -
- HIS PRESENCE BE MANIFESTED IN ALL NATIONS -

Ibadah Minggu IFGF Palembang, 26 April 2015

IBADAH MINGGU IFGF PALEMBANG
26 APRIL 2015

By: Ps. Robert Lie
MELAKUKAN PEKERJAAN TUHAN / MELAYANI TUHAN PADA MUSIMNYA

Bulan-bulan ini Tuhan akan melakukan pekerjaan yang ajaib dalam hidup kita, karena ini adalah The Greatest Season! Ini adalah musim Tuhan dimana Dia akan mencurahkan RohNya atas semua manusia, ini adalah musimnya kita mengalami apa yang tidak pernah dilihat, tidak pernah didengar, tidak pernah timbul di dalam hati. Musimnya sudah tiba! Kalau musim hujan, tidak peduli engkau suka tidak suka, atau mau tidak mau, tapi karena memang itu adalah musim hujan, dan bukan karena apa yang engkau lakukan, namun memang karena musimnya.

Banyak orang Kristen tidak mengerti bagaimana menangkap momennya Tuhan. Dalam musim Tuhan, engkau harus mengerti momen Tuhan, karena kalau engkau tidak mengerti, engkau akan kehilangan sebuah momentum. Momen Tuhan tidak datang dua kali, karena itu ketika engkau terlewat mengenai momen Tuhan, kita tidak tahu apakah momen itu akan kembali lagi atau tidak. Kalau engkau tidak meresponi, belum tentu ada kesempatan kedua untuk engkau menangkap momen Tuhan. Kalau engkau kehilangan momen, engkau kehilangan momentum Tuhan. Momentum adalah batu lompatan agar engkau bisa naik lebih tinggi lagi, dan dari momentum ini akan terjadi movement, kegerakan yang ajaib yang akan engkau alami bersama dengan Tuhan. Kalau engkau tidak mengerti tentang ini, hati-hati, jangan sampai dari yang momen menjadi monumen, sehingga ketika orang melihat engkau, orang hanya bisa mengenang apapun yang engkau lakukan dulu. Monumen hanya berisi kilas balik apa yang dulu pernah dilakukan. Masalahnya bukan yang dulu, tapi masalahnya apa yang engkau lakukan sekarang? Seringkali keberhasilan masa lalu menghambat keberhasilan masa depan kita, dan bisa membuat kesombongan. Yang terdahulu bisa jadi yang terkemudian, dan juga bisa sebaliknya. Pertanyaannya apakah engkau cinta Tuhan, engkau memiliki passion??

Layani Tuhan mumpung musimnya Tuhan masih ada, karena nanti ada waktunya ketika engkau mau melayani Tuhan tapi semuanya sudah selesai, sudah terlambat. Ada waktunya untuk bekerja, ada waktunya selesai dalam pekerjaan, bekerjalah selama masih siang. WaktuNya sudah sangat singkat! Kita harus mengerjakan pekerjaan Dia yang mengutus kita selama masih siang, akan datang malam di mana tidak ada seorang pun yang dapat bekerja.

Yohanes 9:4
4: Kita harus mengerjakan pekerjaan Dia yang mengutus Aku, selama masih siang; akan datang malam, di mana tidak ada seorang pun yang dapat bekerja.

Kalau hadirat Allah nyata bekerja di tengah kita dan engkau tidak mengalaminya, artinya ada something wrong dalam hidupmu! Kalau musim hujan dan engkau tidak basah, artinya ada yang aneh! Masalahnya apakah engkau serius atau tidak dengan Tuhan? Jangan sia-siakan waktu yang ada, gunakan sebaik mungkin, karena waktu, momen Tuhan tidak bisa dibeli / dijual. Satu-satunya yang dapat kita lakukan yaitu dengan menggunakan waktu sebaik mungkin.

Setting ulang prioritasmu dengan waktu, lakukan apa yang harus dilakukan, apa yang tidak perlu, apa yang penting, apa yang tidak penting, dll. Tuhan berikan kita 24 jam setiap harinya, apakah kita bisa mempertanggungjawabkan semuanya di hadapan Tuhan? Tanggungjawab kita adalah menggunakan waktu sebaik mungkin.

Waktu dan musim adalah sarana Tuhan yang Dia gunakan untuk beberapa hal:
1. Untuk mengukur sesuatu
2. Untuk sebuah perhitungan

Mazmur 90:12
12: Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana.

Bagaimana bisa engkau berkata mau memberi yang terbaik tapi engkau berikan waktu terakhir / sisamu untuk Tuhan? Waktu terbaik untuk Tuhan adalah fajar, dan sebelum tidur, akhirnya engkau mengawali dan mengakhiri harimu bersama Tuhan. Pertanyaannya, engkau berikan waktumu di bagian yang mana?

waktu adalah sarana yang TUhan gunakan untuk menilai hdup kita.
Banyak orang yang berkata kalau TUhan Yesus egois, belum usimnya pohon ara berbuah tapi Tuhan Yesus meminta buah dari pohon tersebut, ketika menemukan tidak ada buah, Tuhan Yesus mengutuk.
Waktu adalah sarana yang Tuhan gunakan, karena pada waktu ada awal dan ada akhirnya. Dalam waktu, ada awal, dan pasti ada akhirnya. Tapi pertanyaannya apakah engkau siap kalau waktu itu berakhir?

Ada 3 hal penting:
1. Lakukan pekerjaan Tuhan pada musim yang telah ditentukan Tuhan

Ketika Tuhan memerintahkan Musa bertemu Firaun, dia lakukan, tapi kalau dia tidak lakukan, dia akan kehilangan momen yang ajaib yaitu penyertaan Tuhan yang ajaib. Tuhan tidak selalu menyuruh kita seperti ini, semua ada musimnya. Ketika Tuhan suruh lakukan, ya lakukan. Seringkali kita tidak taat, sehigga kita menghilangkan sebuah musim yang Tuhan akan sediakan untuk kita.

Engkau harus bisa menilai zaman, tahu engkau hidup dalam musim apa, apa yang sedang Tuhan lakukan dan apa keterlibatanmu dalam musim itu.

Mazmur 24:7
7:  Wake up, you sleepyhead city! Wake up, you sleepyhead people! King-Glory is ready to enter. 

Sleepyhead adalah orang-orang yang ketika diajak ngobrol, dia malah tidur. Engkau harus tahu apa yang Tuhan sedang lakukan di tengah-tengah kita, ketahui apa yang jadi keterlibatan kita di musimnya Tuhan ini.


2. Setiap musim memiliki ciri khas masing-masing.

Pengkhotbah 3:1-2
1: Untuk segala sesuatu ada waktunya Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apa pun di bawah langit ada waktunya.
2: Ada waktu untuk lahir, ada waktu untuk meninggal, ada waktu untuk menanam, ada waktu untuk mencabut yang ditanam;

Tuhan ingin menggunakan kita dengan setiap keunikan kita masing-masing, tujuannya nama Tuhan dipermuliakan. Be yourself, jadilah dirimu sendiri, jangan jadi orang lain. Billy Graham berkata kalau dia bisa mengulang hidupmya lagi, dia hanya ingin memuridkan 12 orang saja, dia ingin menduplikasikan dengan kapasitas yang sama seperti dirinya pada 12 orang tersebut.


3. Ada masa dimana kita tidak bisa melakukannya lagi
Yohanes 9:4
4: Kita harus mengerjakan pekerjaan Dia yang mengutus Aku, selama masih siang; akan datang malam, di mana tidak ada seorang pun yang dapat bekerja.

Don't waste your time! Tidak ada musim yang dimulai dan tidak berakhir, semua ada awal dan akhirnya. Ada masanya dimana engkau tidak bisa melayani, tidak bisa ke gereja, tidak bisa lagi berdoa mencari Tuhan. Selama masih ada kesempatan, don't waste your time!

Tuhan gunakan musim untuk mengukur, merencanakan, membuat perhitungan, dan juga untuk menilai kita. Ketika Dia datang kembali, apakah kita menghasilkan buah bagi Kristus? Jangan sampai momen dan musim yang Tuhan berikan hanya menjadi monumen dalam hidupmu.


- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -
- HIS PRESENCE BE MANIFESTED IN ALL NATIONS -