AoC Bandung, 29 Juni 2015

AOC BANDUNG
29 JUNI 2015

By: Ev. Daniel Krestianto

Lukas 14:33-35
33: Demikian pulalah tiap-tiap orang di antara kamu, yang tidak melepaskan dirinya dari segala miliknya, tidak dapat menjadi murid-Ku.
34: Garam memang baik, tetapi jika garam juga menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan?
35: Tidak ada lagi gunanya baik untuk ladang maupun untuk pupuk, dan orang membuangnya saja. Siapa mempunyai telinga untuk mendengar, hendaklah ia mendengar!"

Kalau engkau tidak mau ikut dengan apa yang Tuhan mau, semuanya akan sia-sia. Garam yang menjadi tawar, tidak ada gunanya lagi.

Banyak di antara kita yang berkata Yobel Besar tapi sebenarnya engkau tidak percaya, dan engkau meragukan tentang Yobel Besar itu. Memang engkau angkat tangan dan berkata engkau sudah masuk, tapi engkau cuma mengaminkan, tapi engkau tahu kalau engkau sebenarnya tidak masuk, dan Tuhan katakan, pintu sudah terbuka, tapi engkau sendiri yang tidak mau masuk karena cara berpikirmu, karena kesombongan, karena harga dirimu sehingga engkau mencari pintu itu tapi engkau tidak menemukan pintu itu, padahal pintu itu sudah terbuka di depanmu.

Banyak orang tidak mengerti tentang pengorbanan Tuhan, tidak mengerti apa yang sudah Dia bayar. Ada jalan yang sudah Dia tetapkan, dan itu jalan yang terindah, jalan yang sangat bagus, tapi banyak orang memilih jalannya sendiri. Dengan kata lain, orang itu tidak mengerti pengorbanan Tuhan, karena kebodohan, karena kesombongan, karena harga diri. Banyak hati yang luka, kotor, bahkan berlubang karena kepahitan, iri. Tuhan ingin semua masuk Yobel Besar, tapi ada yang tidak bisa masuk karena hatinya luka, kotor. Tuhan tidak bisa lakukan apapun kecuali mereka bisa bertobat dan membasuh dirinya dengan darah Yesus.

Lukas 18:23-27
23: Ketika orang itu mendengar perkataan itu, ia menjadi amat sedih, sebab ia sangat kaya. 
24: Lalu Yesus memandang dia dan berkata: "Alangkah sukarnya orang yang beruang masuk ke dalam Kerajaan Allah.
25: Sebab lebih mudah seekor unta masuk melalui lobang jarum dari pada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan Allah."
26: Dan mereka yang mendengar itu berkata: "Jika demikian, siapakah yang dapat diselamatkan?" 
27: Kata Yesus: "Apa yang tidak mungkin bagi manusia, mungkin bagi Allah." 

Kaya ini bisa diartikan dengan kepintaran, kesombongan, harga diri yang terlalu tinggi sehingga meniadakan jalan Tuhan, karena ingin membuktikan siapa dirinya. Orang-orang seperti itu harus berjuang lebih kuat untuk masuk ke dalam kerajaan Surga, bukan Yobel, tapi Surga!

Masuk dalam Yobel Besar ini, jangan pernah lupakan yang namanya hineni. Banyak yang memandang Yobel Besar dengan kekayaan, kelimpahan, tapi dia lupa darimana itu semua didapatkan. Dia lupa kalau semua itu harus dipertanggungjawabkan ketika dia kembali, ketika dia sampai di depan Tahta Suci, dibuat apa harta itu, dibawa kemana uang itu, semua harus dipertanggungjawabkan, apakah tepat di hati Tuhan, atau tidak tepat.

Orang kaya di ayat tersebut sudah melakukan semuanya, tapi ketika disuruh Yesus untuk menjual harta dan memberikannya pada orang miskin, dia tidak bisa. Intinya bukan dia jual dan dia beri, tapi intinya dia terikat, yang mungkin dia tidak sadari kalau dia terikat, karena dia melihat kalau Tuhan memberkati, masih bisa hidup, Tuhan membuat dirinya makin kaya, padahal ada sebuah ikatan yang mengikat dirinya tanpa ia sadari. Ketika Tuhan berkata untuk ikatan itu lepas, dia tidak bisa. Ada yang terikat dengan keuangan, kesombongan, harga diri, keluarga, kedudukan, seks, dll. Di Yobel besar ini, Tuhan minta lepaskan semua itu. Segala sesuatu akan dilimpahkan, tetapi sudahkan wadah itu siap? Siapkan dirimu, koreksi hatimu, jangan jadi calo surga, jangan jadi penggembira, jangan jadi penonton yang bersorak dan bersorak tapi tidak menikmati kemenangan. Tuhan ajak kita berjalan bersama dengan Dia, langkah demi langkah, step bersama dengan Tuhan! Lepaskan dirimu dari semua ikatan! Lepaskan dan lari ke Tuhan! Hati yang melekat pada Tuhan, kita pasti bisa!

12 murid Tuhan Yesus itu sama-sama tidur 1 kamar dengan Tuhan, makan 1 meja dengan Tuhan, tapi di antara 12, yang begitu dekat dengan Tuhan ada 1 yang akhirnya mengkhianati Tuhan. Dia bukan orang biasa, Yudas Iskariot. Dia seorang yang diberi jabatan oleh Tuhan sebagai pemegang keuangan, bendahara, juga manajer, tapi lihat akhirnya dia yang mengkhianati Tuhan, dia yang menjual Tuhan. Ini harus jadi warning dalam hidup kita. Jangan bangga kalau kita sudah dipakai Tuhan, jangan bangga kalau sepertinya kita naik, sudah memiliki banyak hal tidak seperti dulu, dll.

Di dunia ini ada perjanjian-perjanjian, baik pada anak Tuhan ataupun bukan, ada sesuatu yang tidak bisa ditolak, contoh engkau kerja, engkau patut mendapat upah. Engkau harus tahu, engkau harus hidup dalam jalur yang Tuhan sudah siapkan dan tetapkan. Kalau engkau hidup di dalam jalur yang tepat, Tuhan sudah bayar semua di Kayu Salib. Buat apa Yesus ada di Kayu Salib? Buat apa Dia korbankan darahNya? Karena Dia sadar dan Dia mengasihi kita, Dia tahu kita tidak ada yang mampu untuk tercapainya destiny, hanya sedikit yang bisa, itupun destiny perkara dunia, tidak masuk surga. Perkara dunia saja kita tidak dapat selesaikan, karena kita tidak mampu, karena itu Yesus ada di Kayu Salib. Tapi kalau kita memilih jalur kita sendiri, jangan harap darahNya dan pengorbananNya berfungsi dan bisa kita nikmati dalam hidup kita. Dia hanya sediakan bagi setiap orang yang ada di jalur yang Tuhan sudah tetapkan, dan jalurnya setiap orang berbeda-beda.

Yobel Besar hanya dimasuki oleh orang-orang yang berada di tempat yang benar. Biar tidak ada di antara kita yang menjadi Yudas. Kalau Yudas sadar, dia juga tidak akan mau mengkhianati Tuhan. Tapi sesuatu ikatan yang tidak dirasa, itu seperti seekor burung yang membuat sarang, satu demi satu dikumpulkan hingga menjadi sarang. Kita seringkali seperti itu, kita tidak sadar kalau kita sedang diikat. Hati-hati, untuk masuk Yobel Besar, semua akan mengalami ujian. Untuk mengalami ujian, tidak gampang, karena apa yang diujikan itu sebenarnya ikatan kita. Ada yang merasa sudah melakukan semua tapi tidak dihargai, dll. Tiap orang diuji yang berbeda-beda, namun jika engkau menang, engkau akan masuk, tapi kalau engkau gagal terus, memang masih ada pengulangan, namun kapan engkau akan masuk?

Untuk masuk Yobel Besar, itu free will. Semua diuji, dan untuk melangkah masuk itu sendiri-sendiri. Jangan berbicara tentang berkat saja, tapi di Yobel Besar ini kita juga diminta untuk melepaskan. Detik-detik masuk di Yobel Besar, semua yang berhutang dengan kita harus kita lepaskan, kita bebaskan. Bisakah engkau seperti itu? Artinya ikatan-ikatan harus dilepaskan. Makin banyak uang, seringkali orang semakin sulit untuk berkorban. Ngucap syukur untuk semua yang Tuhan tetapkan dan ukur dalam hidup kita.

Mazmur 91:1-2
1: Orang yang duduk dalam lindungan Yang Mahatinggi dan bermalam dalam naungan Yang Mahakuasa
2: akan berkata kepada TUHAN: "Tempat perlindunganku dan kubu pertahananku, Allahku, yang kupercayai." 

Ada pengenalan akan Tuhan yang utuh dari orang ini, bukan dari kata orang, tapi dari orang yang mempersembahkan hidupnya pada Tuhan. 

3: Sungguh, Dialah yang akan melepaskan engkau dari jerat penangkap burung, dari penyakit sampar yang busuk.

14: "Sungguh, hatinya melekat kepada-Ku, maka Aku akan meluputkannya, Aku akan membentenginya, sebab ia mengenal nama-Ku.

Kalau engkau melekat pada Tuhan, Tuhan akan luputkan, tapi kalau tidak melekat, ya tidak diluputkna. Bukannya Tuhan jahat atau pilih kasih, tapi engkau yang harus melekatkan dirimu pada Tuhan, kalau tidak ya tidak akan luput.

15: Bila ia berseru kepada-Ku, Aku akan menjawab, Aku akan menyertai dia dalam kesesakan, Aku akan meluputkannya dan memuliakannya.

Kalau engkau tidak mengenal nama Tuhan, engkau tidak akan mendapat benteng. Banyak yang menyebutkan nama Tuhan dengan mudah, tapi apakah sudah mengalami apa yang Tuhan lakukan dari namaNya itu? Misal Jehovah Rapha, apakah engkau sudah mengalami kesembuhan? Banyak kali berkat kita dicuri setan, yang harusnya kita dapatkan, harusnya kita bisa breakthrough, tapi dicuri. Harusnya kita sadar, ini waktunya Yobel Besar, semua yang sudah dicuri harus dikembalikan! Jangan hanya diam, klaim, iblis harus kembalikan, bahkan 7x lipat! Tapi kondisimu harus benar, ada di jalur yang Tuhan sudah sediakan, bukan di tempat yang lain. Hati-hati. Kalau engkau berada di tempat yang lain, darah Yesus dan pengorbananNya tidak akan berlaku, tapi hanya hukum dunia yang akan terjadi. Kalau engkau berada di jalur yang benar, mungkin engkau tidak bekerja seperti orang dunia, tapi pengorbananNya itu yang akan membuat engkau mendapatkan yang maksimal.

16: Dengan panjang umur akan Kukenyangkan dia, dan akan Kuperlihatkan kepadanya keselamatan dari pada-Ku." 

Mari seirama, melekat dengan Tuhan. Jangan salahkan Tuhan, tapi mari koreksi hati. Anak bungsu ketika dia tahu dia salah, dia bertobat, dia datang pada ayahnya. Kembali, fokus, dapatkan kemuliaan, ini Yobel besar! Ujian itu ada di depan kita, kita harus keluar jadi pemenang, lompati tembok-tembokmu!

Ini bukan waktunya jadi penonton, harus jadi pemain!

-  ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -
- THE GREAT JUBILEE FOR ALL THE NATIONS -

Ibadah Minggu IFGF Palembang, 28 Juni 2015

IBADAH MINGGU IFGF PALEMBANG
28 JUNI 2015

By: Ps. Pendy Sofian

Matius 25:14-15
14: "Sebab hal Kerajaan Sorga sama seperti seorang yang mau bepergian ke luar negeri, yang memanggil hamba-hambanya dan mempercayakan hartanya kepada mereka.
15: Yang seorang diberikannya lima talenta, yang seorang lagi dua dan yang seorang lain lagi satu, masing-masing menurut kesanggupannya, lalu ia berangkat.

Di ayat 15, dikatakan ada yang diberi 5, 2, dan 1 masing-masing menurut kesanggupannya. Semua hambanya mendapatkan talenta. Kita semua memiliki jatah kemuliaan Tuhan, seperti yang dikatakan di kitab Yesaya, namun yang mungkin membedakan adalah porsinya, namun yang pasti kita diciptakan untuk kemuliaan Tuhan. Setiap orang mendapat minimal ada satu porsi kemuliaan. 1 talenta sama dengan 6000 dinar, dan 1 dinar adalah upah sehari kerja, atau artinya 1 talenta adalah upah selama 16,66 tahun. Talenta itu nilai yang besar! Artinya Tuhan menempatkan nilai kemuliaan yang besar dalam hidupmu sekalipun hanya 1 talenta, karena itu nilainya sudah sangat besar! Namun kita harus mempertanggungjawabkan semua yang sudah dipercayakan itu dalam hidup kita.

Kita tidak hanya cukup menerima dan menjaga talenta seperti hamba yang diberi keperayaan 1 talenta itu. Dia menerima dan menajaga, bahkan mengembalikannya dengan jumlah yang utuh, dia tidak menggunakan talenta itu untuk kepentingannya sendiri, namun pada akhirnya dia dikatakan hamba yang jahat dan malas. Kita tidak cukup hanya sampai di situ, dan kalau kita hanya sampai di situ, itu tidak cukup, tapi harus berlipatkaliganda!

Ayat 21:
21: Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.
Hambaku yang baik dan setia.

Ayat 26:
26: Maka jawab tuannya itu: Hai kamu, hamba yang jahat dan malas, jadi kamu sudah tahu, bahwa aku menuai di tempat di mana aku tidak menabur dan memungut dari tempat di mana aku tidak menanam?

Hambaku yang jahat dan malas.

Apa yang membedakan, kenapa dikatakan yang 2 hamba baik, 1 hamba jahat. Hamba yang dipercayakan 5 talenta dan menghasilkan 5 talenta, itu 10 talenta bukan kepunyaan si hamba, tapi itu tetap kepunyaan si tuan, dia tidak mendapatkan jatah apapun. Namun yang dipercayakan 1 talenta, hamba itu tahu kalau dia tidak akan mendapatkan jatah apapun dari apa yang dia kerjakan, sehingga dia hanya menjaga dan mengembalikannya kembali. Pekerjaan hamba-hamba ini sebenarnya pekerjaan yang wajar di dunia bisnis, seperti manager yang mengelola sebuah perusahaan hingga perusahaan itu balik modal dan berlipatkaliganda saham yang ada, namun si manager tetap tidak mendapatkan bagian dari saham tersebut, kecuali gaji atau bonus. Minimal ada 1 talenta dalam hidupmu, dan kalau engkau tidak berhasil melipatkgandakan itu, engkau tidak bisa disebut sebagai orang yang baik dan setia.

Kenapa hamba yang baik bisa melakukan yang baik kepada tuannya? Karena ada sikap hati hineni, karena ini kunci untuk hidup dalam kesetiaan, berani bayar harga banting tulang untuk kepentingan tuannya, unntuk kebahagiaan tuannya. Coba cek sikap hatimu, untuk kepentingaen siapa engkau melayani Tuhan, untuk kepentingan sinapa engkau menggunakan talenta yang ada di dalam hidupmu? Hamba di ayat tesebtu melakukan semuanya agar bisa ikut dalam kebahafgiaan tuannya!

Baik kontradiksinya jahat, namun di sini yang agak aneh, dikatakan hambaku yang jahat dan malas, bukannya jahat dan tidak setia. Untuk engkau setia, dibutuhkan yang namanya ketekunan. Hamba itu harus bekerja, harus belajar pengetahuan bisnis, resiko dari bisnis tersebut, prospeknya bagaimana, dll. Untuk kita mengembangkan kemuliaan, tidak bisa dilakukan tanpa ketekunan. Apapun karuniamu, engkau harusnya tidak berada di level yang sama dalam setahun. Engkau harus mengembangkan semuanya minimal 2x lipat dalam jangka waktu setahun!

Lukas 19:16
16: Orang yang pertama datang dan berkata: Tuan, mina tuan yang satu itu telah menghasilkan sepuluh mina.

Berapa banyak kota tidak dimenangkan untuk Tuhan? Karena tidak adanya hamba yang baik dan setia, sehingga kota itu belum bisa dimenangkan. Baik dan setia, mau melakukan segala sesuatu untuk tuannya, untuk kepentingan tuannya. Kalau engkau ingin kotamu dimenangkan, minimal engkau harus memiliki 2 kiteria tersebut, yaitu baik dan setia.

2 Tim 2:11-13
11: Benarlah perkataan ini: "Jika kita mati dengan Dia, kitapun akan hidup dengan Dia;
12: jika kita bertekun, kitapun akan ikut memerintah dengan Dia; jika kita menyangkal Dia, Diapun akan menyangkal kita;
13: jika kita tidak setia, Dia tetap setia, karena Dia tidak dapat menyangkal diri-Nya."

2 Tim 2:13 (TSI)
13: Walaupun begitu, kalau kita hidup kurang setia sesuai dengan kehendak-Nya, Dia akan tetap setia menepati segala janji-Nya kepada kita, karena Dia tidak bisa menyangkal perkataan-Nya sendiri.

Akan menepati segala janjiNya. Dikatakan "akan". Tuhan akan tetap setia pada janjiNya hingga engkau bisa menggenapi bagianmu sehingga Tuhan bisa menggenapi janjiNya pada kita. Ketika engkau tidak setia, Tuhan akan tetap pegang perjanjianNya hingga engkau berhasil melakukan bagianmu!

Tuhan itu Bapa yang setia. Anak sulung dan anak bungsu. Ketika anak bungsu itu kembali, bapaknya itu langsung lari, mengejar anak tersebut, lalu memulihkan semua keadaan si anak bungsu itu. Tapi kenapa saat anak itu hilang, bapak itu tidak mengutus anak buahnya untuk mencari anak tersebut? Bukan berarti dia tidak bisa, tapi dia tidak mau, karena kalau dia mengutus anak buahnya, tidak akan terjadi perrobatan yang sejati yang muncul dari anaknya itu. Bapak itu hanya menunggu dengan kesetiannya hingga si anak kembali, dan dengan kesetiannya itu ketika ia bertemu dengan anaknya, dia akan pulihkan semuanya.

Setelah anak itu dipulihkan, apakah yang kira-kira akan dilakukan anak itu? Dia pasti akan bekerja keras jauh lebih giat dari kakaknya, bekerja dengan mentalitas yang berbeda. Dahulu pada awalnya mungkin anak bungsu tidak hanya sekali atau dua kali meminta warisan dari bapaknya itu, mungkin bahkan merengek-rengek hingga akhirnya bapaknya menyerah dan memberikan warisan tersebut, dan setelah ia menerima itu, dia pergi meninggalkan bapaknya. Mungkin engkau juga berdoa mati-matian pada Tuhan, merengek-rengek minta janji Tuhan, namun ketika akhirnya Tuhan genapi janjiNya dan berikan semuanyw, engkau malah menjauh dari Tuhan.

Hamba yang memegang 1 talenta itu sebenarnya masih memiliki waktu sebelum tuannya kembali, dia masih memiliki waktu untuk bertobat dan kembali mengurus dan melipatgandakan apa yang dipercayakan padanya itu, namun dia hanya menguburnya hingga akhirnya dia mengembalikan semuanya itu kepada tuannya ketika ia kembali, dan sebagaimana kita tahu, akhirnya dia dikatakan hamba yang jahat dan malas.

- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -
- THE GREAT JUBILEE FOR ALL THE NATIONS -

AoC Bandung, 22 Juni 2015

AOC BANDUNG
22 JUNI 2015

By: Pdt. Tjinarko

Di akhir zaman akan terjadi fenomena alam yang aneh-aneh. Tahun Shemitah adalah tahun pembebasan, tapi ada sesuatu yang menakutkan

Matius 24:36
36: Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa sendiri."

Yesus menjadi manusia, Dia pun berkata tidak tahu kecuali Bapa.
Segitiga sama sisi itu pada awalnya dipakai untuk kemuliaan Tuhan pada mulanya itu ditemukan, menggambarkan yang duduk di atas itu yang dimuliakan. Namun seperti Firaun, membangun piramida (segitiga) sebagai tempat kubur, iluminati juga menggunakannya. HAARP bisa digunakan untuk mengatur cuaca, beberapa dikatakan bencana itu bukan karena lempeng bumi, tapi karena gelombang alat tersebut.

Matius 24:31
31: Dan Ia akan menyuruh keluar malaikat-malaikat-Nya dengan meniup sangkakala yang dahsyat bunyinya dan mereka akan mengumpulkan orang-orang pilihan-Nya dari keempat penjuru bumi, dari ujung langit yang satu ke ujung langit yang lain.

Sangkakala kiamat, seluruh penjuru dunia akan mendengarnya, tidak hanya pada kelompok kecil-kecil. Yang pertama meninggal dibangkitkan, lalu kita yang hidup akan diangkat bersama-sama ke Bukit Zaitun.

Efesus 5:5-13
5: Karena ingatlah ini baik-baik: tidak ada orang sundal, orang cemar atau orang serakah, artinya penyembah berhala, yang mendapat bagian di dalam Kerajaan Kristus dan Allah.
6: Janganlah kamu disesatkan orang dengan kata-kata yang hampa, karena hal-hal yang demikian mendatangkan murka Allah atas orang-orang durhaka.
7: Sebab itu janganlah kamu berkawan dengan mereka. 
8: Memang dahulu kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu adalah terang di dalam Tuhan. Sebab itu hiduplah sebagai anak-anak terang,
9: karena terang hanya berbuahkan kebaikan dan keadilan dan kebenaran, 
10: dan ujilah apa yang berkenan kepada Tuhan.
11: Janganlah turut mengambil bagian dalam perbuatan-perbuatan kegelapan yang tidak berbuahkan apa-apa, tetapi sebaliknya telanjangilah perbuatan-perbuatan itu.
12: Sebab menyebutkan sajapun apa yang dibuat oleh mereka di tempat-tempat yang tersembunyi telah memalukan.
13: Tetapi segala sesuatu yang sudah ditelanjangi oleh terang itu menjadi nampak, sebab semua yang nampak adalah terang.

Ada orang Kristen daging / bebal, yang dipikirkan daging, mati dalam kedagingan. Beda Kristen dengan orang gereja, orang gereja melayani di gereja tapi tidak mengenal Kristus, tapi yang Kristen, itu mengenal Kristus.
Orang Kristen bodoh, diawali dengan Roh, diakhiri dengan daging.
Orang Kristen yang bijaksana, yang diawali dan diakhiri dengan Roh.

Ketika engkau hidup dalam Roh dan diakhiri dalam Roh, engkau akan diangkat.

Keluaran 19:16
16: Dan terjadilah pada hari ketiga, pada waktu terbit fajar, ada guruh dan kilat dan awan padat di atas gunung dan bunyi sangkakala yang sangat keras, sehingga gemetarlah seluruh bangsa yang ada di perkemahan.

Hari ke-3. Yesus itu kegenapan, Yesus lahir untuk memberikan pembersihan pada Bait Allah, pada manusia, bukan gedungnya.

Lukas 1:26
26: Dalam bulan yang keenam Allah menyuruh malaikat Gabriel pergi ke sebuah kota di Galilea bernama Nazaret,

Dalam bulan ke-6 menurut Yahudi, itu sebenarnya bulan Maret, bukan Juni / Desember. Lalu 9 bulan dari bulan Maret, Yesus memang lahir kira-kira bulan Desember, karena di Desember itu ada Chanukah. Yesus meninggal umur 33 tahun 30, 3 jam di kayu Salib, meninggal jam 3 sore, dipaku 3 buah, dijual 30 keping. 12 ke 1 itu 5 menit, 5 artinya Allah. H itu Hashem, Allah, kalau ada Allah, artinya ada kehidupan. Jam orang Yahudi itu 12 jam, jam 3 sore Dia meninggal, dan artinya Yesus 3 hari lalu bangkit. Pengampunan, diangkat menjadi anak Allah, diberkati, Dia menanggung semua beban kita, itu arti angka 5 yang berbentuk seperti G .

Sangkakala itu melambangkan kekudusan, tanpa kekudusan tidak bisa melihat Allah. Tuhan hadir, harus ada kekudusan. Kudus itu tidak sama dengan orang dunia. Kalau ada penipuan, kita tidak boleh, kalau ada yang rumah tangga tidak beres, kita harus beres. 5 roti 2 ikan, 2 itu rumah, 5 itu Tuhan. Yesus lahir di Yahudi, maka semua harus dipelajari dari falsafah Yahudi.

Kudus itu suci. Suci itu seperti transparan, Kadosh.

Hakim-Hakim 7:16
16: Sesudah itu dibaginyalah ketiga ratus orang itu dalam tiga pasukan dan ke tangan mereka semuanya diberikannya sangkakala dan buyung kosong dengan suluh di dalam buyung itu. 

Yosua 6:4
4: dan tujuh orang imam harus membawa tujuh sangkakala tanduk domba di depan tabut. Tetapi pada hari yang ketujuh, tujuh kali kamu harus mengelilingi kota itu sedang para imam meniup sangkakala.

Ambil buyung dan terompet. Engkau harus berperang melawan kuasa penghulu di udara. Kalau Kristen tidak berakar dalam Tuhan, engkau akan dilibas, dan membuat engkau jauh dari Tuhan. Lalu perang dengan dirimu sendiri, artinya keakuanmu harus dimatikan, kesombonganmu dimatikan, karena terkadang kita tidak sadar kalau kita sombong. Orang sombong itu seperti duduk di atas gunung, melihat yang di bawah itu kecil semua, padahal semua orang yang di bawah juga melihat orang itu kecil. Iblis itu sombong, dia ingin menyamai Allah. Patahkan kesombongan dan keakuan. Engkau tidak akan bisa memandang kemuliaan Tuhan kalau ada kesombongan. Rasa takut, rasa kuatir, rasa cemas. Orang Kristen kadang tidak bisa mematikan "aku"nya karena takut ini, takut ini. 2 hal yang menakutkan manusia, yaitu takut kematian dan takut kehidupan. Bagaimana kalau engkau bisa menang perang kalau engkau tidak rajin beribadah? Cari sumbernya, maka engkau akan mengalami sesuatu yang luar biasa.

Orang Yahudi beribadah hari Jumat jam 4 sore, setelah jalan kaki 20km, dia selalu berhenti. Ketika engkau meminta damai sejahtera atas pikiranmu, malaikat Tuhan itu akan membawakannya kepadamu, dan yang Maha Kudus akan memberkati engkau. Ibadah jangan setengah-setengah! Kalau disuruh angkat tangan ketika menyembah, ya angkat tangan. Ketika selesai ibadah, doa berkat, terima, amin. Ibadah itu perayaan, jangan kaku, tapi harus serius!

Yehezkiel 33:5
5: Ia mendengar suara sangkakala, tetapi ia tidak mau diperingatkan, darahnya tertimpa kepadanya sendiri. Kalau ia mau diperingatkan, ia menyelamatkan nyawanya.

Ketika nasihat itu keras, kita harus mendengarnya! Kalau kita anak, kita akan dihajar. Doakan dulu orang yang akan engkau ceritakan Injil. Cepat berbalik kalau engkau ditegur!

Zakharia 9:14
14: TUHAN akan menampakkan diri kepada mereka, dan anak panah-Nya akan melayang keluar seperti kilat. Dan Tuhan ALLAH akan meniup sangkakala dan akan berjalan maju dalam angin badai dari selatan. 

Jangan takut dengan keadaan, karena Allah yang jadi pembelamu!


- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -
- THE GREAT JUBILEE FOR ALL THE NATIONS -