Ibadah Minggu IFGF Palembang, 5 Oktober 2014

IBADAH MINGGU IFGF PALEMBANG
5 OKTOBER 2014

By: Ps. Robert Lie

Tema bulan ini: MIRACLES EXPLOSION
Apapun mujizat yang engkau perlukan, biar setiap kita mengalami mujizat tersebut!

1. Definisi Mujizat
Kadang kita tidak tahu kalau Tuhan sudah membuat mujizat dalam hidup kita, karena ekspektasi yang berbeda-beda. Mujizat adalah sebuah kejadian / peristiwa ajaib yang terjadi namun sukar dijangkau oleh kemampuan manusia dan hanya bisa dilakukan oleh Tuhan, misalnya dalam masalah kesehatan, pekerjaan, dll. Hal kecil yang ada di sekelilingmu terkadang itu adalah mujizat. Misalnya ketika orang yang susah tidur, lalu berdoa dan tiba-tiba bisa tidur dengan nyenyak, itu miracle. Engkau harus menghargai mujizat-mujizat yang sekalipun menurutmu kecil, karena kalau tidak, bagaimana Tuhan mau lakukan miracle yang lebih besar lagi dalam kehidupanmu? Seringkali kita TIDAK BISA MENGALAMI LAGI mujizat Tuhan karena kita tidak mengerti yang namanya how to respect dan how to give thanks. Banyak yang seringkali tidak menghargai tangan Tuhan dan mujizat Tuhan. Banyak orang Kristen yang ketika susah saja baru mencari Tuhan, ketika sudah mengalami mujizat, tidak mencari Tuhan lagi, lupa dengan Tuhan. Dalam banyak hal, kita harusnya tahu kalau tanpa mujizat Tuhan pun kita tidak akan pernah ada sampai detik ini. Belajar menghargai dan menghormati apa yang sudah Tuhan sediakan di sekitar kita! Satukan iman, satukan hati, deklarasikan semua kita akan mengalami miracles explosion lebih lagi! Sekecil apapun yang terjadi dalam hidupmu, tetap mengucap syukur!

2. Prinsip MujizatAda beberapa prinsip yang harus kita mengeri:

- Mujizat terjadi agar kita bisa belajar percaya di tengah segala kesulitan yang terjadi
Markus 5:21-24
21: Sesudah Yesus menyeberang lagi dengan perahu, orang banyak berbondong-bondong datang lalu mengerumuni Dia. Sedang Ia berada di tepi danau,
22: datanglah seorang kepala rumah ibadat yang bernama Yairus. Ketika ia melihat Yesus, tersungkurlah ia di depan kaki-Nya
23: dan memohon dengan sangat kepada-Nya: "Anakku perempuan sedang sakit, hampir mati, datanglah kiranya dan letakkanlah tangan-Mu atasnya, supaya ia selamat dan tetap hidup."
24: Lalu pergilah Yesus dengan orang itu. Orang banyak berbondong-bondong mengikuti Dia dan berdesak-desakan di dekat-Nya.

Don't be afraid, just believe! Terkadang kesulitan yang Tuhan bawa dalam hidup kita itu mau mengajarkan hal yang ajaib dalam hidup kita! Orang pesimis melihat semua kesulitan di setiap kesempatan, dan karena mereka melihatnya kesulitan, ya hidupnya jadi sulit. Tapi kalau orang optimis, dia adalah orang yang bisa melihat kesempatan di dalam setiap kesulitan. Banyak orang Kristen yang tidak optimis, tapi pesimis. Bagaimana responmu ketika engkau mengalami masalah yang besar sekali dan mendapatkan bisikan don't be afraid, just believe? Situasi dari Yairus waktu itu sepertinya tidak mungkin, ketika bapak itu bertemu Yesus, anaknya sakit dan hampir mati, dan Yesus berkata jangan takut, percaya saja. Prinsip mujizat itu kita belajar untuk percaya tanpa melihat. Kalau engkau mau melihat miracles explosion, percaya dulu, baru mengalami dan akhirnya mengerti. Jangan minta mengerti dan mngalami, tapi percaya saja, just believe! Tidak ada satupun yang bisa mengambil ledakan itu dari hidup seseorang, tapi seringkali orang itu sendiri yang memadamkan ledakan tersebut. Ketika engkau tetap percaya dan memilih tetap berjalan bersama Tuhan sekalipun keadaannya tidak masuk akal, engkau akan mengalami mujizat Tuhan! Kalau engkau berhenti, bisa jadi kondisinya jadi lebih sulit. Mujizat itu sudah ada di tanganmu, tapi pertanyaannya apakah engkau bisa percaya?

- Mujizat terjadi karena taat kepada Yesus.
Ketika pesta di Kana terjadi, mujizat terjadi karena ketaatan para pelayan kepada Yesus.

Yohanes 2:5
5: Tetapi ibu Yesus berkata kepada pelayan-pelayan: "Apa yang dikatakan kepadamu, buatlah itu!"

Apapun yang Yesus katakan padamu, lakukanlah itu! Maria mengerti caranya untuk mengalami mujizat Tuhan, yaitu melakukan apapun yang Tuhan katakan, dan inilah kuncinya.

Yohanes 2:6-7
6: Di situ ada enam tempayan yang disediakan untuk pembasuhan menurut adat orang Yahudi, masing-masing isinya dua tiga buyung.
7: Yesus berkata kepada pelayan-pelayan itu: "Isilah tempayan-tempayan itu penuh dengan air." Dan mereka pun mengisinya sampai penuh.
Ketika itu Yesus menyuruhnya untuk mengisi tempayan tempat pembasuhan kaki itu dengan air. Maria hanya berpesan mereka untuk melakukan apa yang Tuhan katakan, padahal itu bukan tempayan untuk minum, justru untuk pembasuhan.

Yohanes 2:8
8: Lalu kata Yesus kepada mereka: "Sekarang cedoklah dan bawalah kepada pemimpin pesta." Lalu mereka pun membawanya.

Di sini dibutuhkan kepercayaan yang bulat. Kalau engkau ada di posisi ini, apakah engkau mau lakukan seperti yang pelayan itu lakukan? Semua mujizat itu juga bukan karena kita, tapi karena Tuhan. Kalau kita tidak taat, kita tidak akan bisa melihat mujizat.

Yohanes 2:9-10
9: Setelah pemimpin pesta itu mengecap air, yang telah menjadi anggur itu -- dan ia tidak tahu dari mana datangnya, tetapi pelayan-pelayan, yang mencedok air itu, mengetahuinya -- ia memanggil mempelai laki-laki,
10: dan berkata kepadanya: "Setiap orang menghidangkan anggur yang baik dahulu dan sesudah orang puas minum, barulah yang kurang baik; akan tetapi engkau menyimpan anggur yang baik sampai sekarang."

Karena ketaatan merelah sehingga air itu bisa berubah jadi anggur. Kalau engkau mau melihat mujizat, apa yang Dia suruh perbuat, lakukanlah itu, dan mujizat itu akan terjadi dalam semua aspek hidupmu, dna juga bahkan berpengaruh bagi orang lain. Yang Dia perlukan, adalah kerjasama dari kita dengan ketaatan, sehingga Dia akan lakukan mujizat itu. Percaya, dan lakukan dengan taat apa yang Dia mau.

Step untuk mendapatkan mujizat
- Miliki ekspektasi untuk mujizatmu sendiri (expxect your miracle)
Lukas 18:1-8
1: Yesus mengatakan suatu perumpamaan kepada mereka untuk menegaskan, bahwa mereka harus selalu berdoa dengan tidak jemu-jemu.
2: Kata-Nya: "Dalam sebuah kota ada seorang hakim yang tidak takut akan Allah dan tidak menghormati seorang pun.
3: Dan di kota itu ada seorang janda yang selalu datang kepada hakim itu dan berkata: Belalah hakku terhadap lawanku.
4: Beberapa waktu lamanya hakim itu menolak. Tetapi kemudian ia berkata dalam hatinya: Walaupun aku tidak takut akan Allah dan tidak menghormati seorang pun,
5: namun karena janda ini menyusahkan aku, baiklah aku membenarkan dia, supaya jangan terus saja ia datang dan akhirnya menyerang aku."
6: Kata Tuhan: "Camkanlah apa yang dikatakan hakim yang lalim itu!
7: Tidakkah Allah akan membenarkan orang-orang pilihan-Nya yang siang malam berseru kepada-Nya? Dan adakah Ia mengulur-ulur waktu sebelum menolong mereka?
8: Aku berkata kepadamu: Ia akan segera membenarkan mereka. Akan tetapi, jika Anak Manusia itu datang, adakah Ia mendapati iman di bumi?"
Apa yang engkau harapkan, itu yang akan engkau alami. Kalau engkau expect yang kecil, ya akhirnya engkau dapat pertolongan yang kecil juga, tapi uga sebaliknya. Kalau engkau mengharapkan sesuatu dan engkau percaya Tuhan bisa lakukan itu, engkau akan alami itu! Rise up your level of expectation! Mujizat tergantung pada ekpektasinya masing-masing ke Tuhan. Kita itu cuma penyalur berkat dan urapan Tuhan, tapi tetap tergantung pada ekspektasinya masing-masing.

- Believe your miracle
Yohanes 11
Yesus seolah-olah sengaja menunda sehingga 4 hari Dia baru datang, kenapa? Karena dalam tradisi Yahudi, ketika seseorang mati, dalam 1-3 hari, orang itu masih bisa kembali bangkit, tapi kalau sudah 4 hari, tidak bisa bangkit lagi, dan karena itu Tuhan baru datang ketika di hari ke-4, dan Lazarus menerima mujizatnya, dibangkitkan dari orang mati. Engkau harus percaya pada mujizatmu! Kadang Tuhan membuat mujizat dalam hidup kita agar kita bisa belajar percaya. Kalau engkau mau mengalami miracle explosion, engkau harus percaya pada mujizatmu! Believe your miracle! If you believe your miracle, itu akan jadi dalam hidupmu!

- Receive your miracle
Terimanya bagaimana? Melangkah dengan iman!
Markus 5:25-29
25: Adalah di situ seorang perempuan yang sudah dua belas tahun lamanya menderita pendarahan.
26: Ia telah berulang-ulang diobati oleh berbagai tabib, sehingga telah dihabiskannya semua yang ada padanya, namun sama sekali tidak ada faedahnya malah sebaliknya keadaannya makin memburuk.
27: Dia sudah mendengar berita-berita tentang Yesus, maka di tengah-tengah orang banyak itu ia mendekati Yesus dari belakang dan menjamah jubah-Nya.
28: Sebab katanya: "Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh."
29: Seketika itu juga berhentilah pendarahannya dan ia merasa, bahwa badannya sudah sembuh dari penyakitnya.

Dia ketika itu melangkah dengan iman, dia percaya kalau dia menyentuh ujung jubah Yesus, dia akan sembuh, dan pada akhirnya benar-benar terjadi, dia disembuhkan. Bisakah engkau berkata seperti perempuan pendarahan itu? Zaman dulu ketika ada perempuan yang pendarahan sedang berjalan, dia harus berkata najis, najis, dan itu tidak mudah untuknya bisa menyentuh Yesus, karena yang mengikuti Yesus saat itu banyak, dan dia harus merangkak dan menerobos banyak orang. Apakah engkau memiliki iman seperti perempuan ini? Dia merendahkan dirinya serendah mungkin, dan dia percaya asal dia menjamah ujung jubah Yesus saja dia akan sembuh, namun akhrinya dia benar sembuh. Lepaskan kesombonganmu kalau engkau mau mengalami miracle explosion! Jangan peduli apa kata orang tentang engkau, tapi terus cari Tuhan! Apapun yang Tuhan suruh buat, lakukan itu!

Di zaman Yesus, Yesus smepat menyembuhkan 10 orang kusta, namun hanya 1 orang yang kembali kepada Yesus. Banyak orang Kristen yang meremehkan mujizat dan tidak tahu berterima kasih dengan apa yang Tuhan lakukan dalam hidupnya. Harusnya engkau harus cari Tuhan sungguh-sungguh, karena Dia sudah lakukan hal yang ajaib dalam hidupmu! Bersyukur, berbakti, dan layani Tuhan! Banyak yang ketika perlu, baru mencari Tuhan, ketika sudah kepepet, dalam masalah, baru kembali lagi cari Tuhan. Biar setiap kita menjadi orang yang tahu berterima kasih. Banyak yang tidak bisa mengalami next miracles karena tidak bisa menghargai miracle pertama yang Tuhan buat dalam hidupnya. From miracle to miracle!
- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -
- HIS KINGDOM BE ESTABLISHED IN ALL NATIONS -

AoC Bandung, 29 September 2014

AOC BANDUNG
29 SEPTEMBER 2014

By: Ev. Daniel Krestianto

Sangat-sangat simple, sangat-sangat sederhana untuk menjadikan firman itu jadi kenyataan, tapi manusia yang seringkali membuatnya menjadi rumit dan berbelit-belit, karena pikiran manusia kita ikut serta. Padahal Tuhan meminta kita melakukan sesuatu yang simple, dan yang diperlukan hanya ketaatan, engkau melangkah, tidak usah banyak pertimbangan, jangan diolah dulu, dan engkau lakukan. Ketika engkau lakukan, maka apa yang dijanjikan dalam perjanjian itu akan terjadi.

Kisah wanita yang sudah 12 tahun pendarahan, dan dia hanya melakukan hal yang simple, dia tetap maju, walau mungkin dia bau, atau tenaganya sudah habis, tapi dia berkata yang simple, asal dia jamah ujung jumbai Yesus dia akan sembuh. Dia tidak hanya berbicara, tapi dia maju ke depan hingga ia berhasil menjamahnya dan akhirnya dia mendapat kesembuhan. Padahal tidak ada yang menjamin kalau dia menyentuh dia pasti akan sembuh, tapi itu semua muncul dari imannya, percaya.

Sekarang masalahmu apa? Apa masalah yang di depanmu? Sesungguhnya engkau tinggal percaya, dan jalan keluar itu sudah disiapkan. Engkau seringkali tidak percaya dan tidak melakukan apa yang Tuhan mau. Harusnya tidak banyak mikir, tidak banyak pertimbangan dan tidak banyak diolah, tapi lakukan dengan ketulusan, engkau ambil dan melangkah, dan Firman akan jadi.

Kalau kita olah, jatuhnya akan seperti Martha, apa yang dipandang baik itu yang akan kita lakukan, padahal apa yang dipandang baik manusia belum tentu baik di hadapan Tuhan. Buang semua pertimbangan, melangkah saja! Hatimu pokoknya tulus, mau senangkan hati Tuhan, pasti ada jalan keluar! Jangan banyak pertimbangan!

Ada beberapa tempat Tuhan membuat sesuatu yang dahsyat di Israel, dan masih ada urapannya, masih ada sesuatu yang bisa diambil, karena ada pintunya untuk bisa masuk dan mengambilnya, dan salah satunya di Yohanes 21 ini. Ini tempat dimana Yesus bertemu dengan muridNya pertama kali ketika Dia bangkit, dan cinta agape ada di tempat itu, dimana Yesus bertanya hingga 3x kepada Petrus.

Seringkali kita seperti harus dipaksa untuk membuktikan kalau kita itu rindu dan benar-benar mau mencari. Tapi seringkali banyak yang hanya puas di level pertama, namun ketika engkau benar-benar mencari, benar-benar ingin, akhirnya engkau pasti akan dapatkan!

Yohanes 21:1-6
1: Kemudian Yesus menampakkan diri lagi kepada murid-murid-Nya di pantai danau Tiberias dan Ia menampakkan diri sebagai berikut.
2: Di pantai itu berkumpul Simon Petrus, Tomas yang disebut Didimus, Natanael dari Kana yang di Galilea, anak-anak Zebedeus dan dua orang murid-Nya yang lain.
3: Kata Simon Petrus kepada mereka: "Aku pergi menangkap ikan." Kata mereka kepadanya: "Kami pergi juga dengan engkau." Mereka berangkat lalu naik ke perahu, tetapi malam itu mereka tidak menangkap apa-apa.
4: Ketika hari mulai siang, Yesus berdiri di pantai; akan tetapi murid-murid itu tidak tahu, bahwa itu adalah Yesus.
5: Kata Yesus kepada mereka: "Hai anak-anak, adakah kamu mempunyai lauk-pauk?" Jawab mereka: "Tidak ada."
6: Maka kata Yesus kepada mereka: "Tebarkanlah jalamu di sebelah kanan perahu, maka akan kamu peroleh." Lalu mereka menebarkannya dan mereka tidak dapat menariknya lagi karena banyaknya ikan.


Mereka lakukan semua itu tanpa banyak pertimbangan. Mereka dengar dan langsung mereka lakukan, padahal semalam-malaman mereka sudah berusaha menangkap ikan. Dari awalnya mereka memang pakarnya mengenai ikan, mereka berusaha dengan cara manusia, tapi mereka tidak dapat, mereka kembali memakai cara yang lama, sesuatu yang lama. Jangan pernah kembali, termasuk engkau mengingat kembali sesuatu perbuatanmu yang sudah engkau lakukan. Yang lama sudah berlalu, yang baru sudah ada di depanmu dan di jalanmu.

Ketika engkau menyesali perbuatanmu dahulu, itu membuat hati Yesus sakit. Apa yang sudah engkau lakukan, jalani saja, ngucap syukur, tanpa harus diingat-ingat dan menyesal. Contohnya ketika engkau melakukan sesuatu dan engkau tahu itu Tuhan, tapi ketika engkau berjalan terus, engkau lakukan terus, tapi sepertinya tidak ada dampak apapun, setan seringkali berbicara, "Kemarin engkau lakukan apa? Engkau salah, Tuhan tidak suruh engkau lakukan itu", dan imanmu goyah dan ragu, maka semua perbuatan yang telah engkau lakukan sebelumnya akan jadi 0, sia-sia. Apa yang sudah engkau lakukan, jangan diingat-ingat, lakukan dengan hati yang tulus dan bersih. Tidak meminta imbalan dan akibat dari apa yang engkau lakukan, tugasmu hanya mentaati dan lakukan. Kalau engkau bisa, engkau akan membuka sesuatu yang baru, karena Tuhan tidak pernah berhutang!

Di Kejadian 22, Abraham disuruh menyerahkan Ishak, itu tidak sesuai Firman, bahkan Tuhan benci dengan orang yang mempersembahkan anaknya sebagai korban. Tapi pagi harinya Abraham langsung lakukan yang Tuhan minta, mempersembahkan Ishak. Tuhan itu senang untuk mereka-reka, agar imanmu tumbuh dan bangkit. Mari belajar mengerti mengenai hal ini!

Ketika murid-murid Yesus mencari ikan, mereka sudah semalaman tidak mendapatkan ikan. Padahal mereka pakarnya menangkap ikan. Tapi Tuhan mau ajarkan, kalau ada orang yang kembali pada masa lalu, keluar dari jalur, yang didapatkan 0. Tapi jangan kecewa, masih ada harapan. Ketika Yesus bertanya apakah ada ikan, Yesus tidak berhenti di situ, Dia memberi tahu kepada mereka untuk menebarkan jalanya di kanan. Detik engkau sadar kalau engkau melakukan kesalahan, dan engkau kembali, sudah ada berkat yang Tuhan sediakan dalam hidupmu, Dia langsung buktikan apa yang engkau lakukan dengan ketaatan. 153 itu berbicara mengenai jenis-jenis ikan yang ada di Danau Tiberias itu. Tuhan tidak hanya memberi sejenis, tapi Tuhan memberi semua jenis ikan, dan artinya Tuhan akan memberi bermacam berkat dalam hidupmu, memberi hidup dan hidup dalam kelimpahan!

Yohanes 21:7-9
7: Maka murid yang dikasihi Yesus itu berkata kepada Petrus: "Itu Tuhan." Ketika Petrus mendengar, bahwa itu adalah Tuhan, maka ia mengenakan pakaiannya, sebab ia tidak berpakaian, lalu terjun ke dalam danau.
8: Murid-murid yang lain datang dengan perahu karena mereka tidak jauh dari darat, hanya kira-kira dua ratus hasta saja dan mereka menghela jala yang penuh ikan itu.
9: Ketika mereka tiba di darat, mereka melihat api arang dan di atasnya ikan dan roti.


Sebenarnya Yesus tidak perlu untuk berkata adakah lauk pauk, karena ketika mereka sampai di darat, ikan itu sudah tersedia. Sebenarnya karena kasih sayangNya kepada manusia, Yesus butuh untuk kerja sama dengan manusia, dan itu Tuhan! Sebenarnya Dia memang tidak membutuhkan kita, tapi Tuhan itu mau mengajak kita bekerja sama untuk memberitakan kepada dunia kalau mujizat Tuhan itu masih berlaku!

Ini bukan waktunya lagi engkau hanya dapat sedikit-sedikit! Asal engkau ada di dalam jalur Tuhan yang benar! Kalau engkau ada di luar jalur Tuhan, jangan pernah berkata nanti, bertobat! Tapi detik engkau menangkap apa yang Tuhan katakan, berkat itu sudah disediakan Tuhan untuk hidupmu!

Yohanes 21:10-11
10: Kata Yesus kepada mereka: "Bawalah beberapa ikan, yang baru kamu tangkap itu."
11: Simon Petrus naik ke perahu lalu menghela jala itu ke darat, penuh ikan-ikan besar: seratus lima puluh tiga ekor banyaknya, dan sungguhpun sebanyak itu, jala itu tidak koyak.


Kalau berkat yang datang dari Tuhan, tidak pernah mberkat itu membawa kerugian. Mau 153 ekor pun, jala mereka tidak rusak. Jatah itu ada, kalau engkau ada di jalur Tuhan, berkat itu akan turun dengan berkelimpahan dan tidak akan membuat engkau rugi! Kalau engkau taat hingga ke detail-detailnya, tidak akan ada kerugian dalam hidupmu!

Yang pertama kali Petrus disuruh menebarkan jala-jala, Petrus hanya menebar sebuah jala, dan karena itu jalanya koyak. Koyak itu artinya banyak ikan yang lepas, ada berkat yang tercecer, tidak maksimal. Dengarkan dengan jelas, taat hingga detail, dan jangan banyak pertimbangan, maka engkau akan melihat mujizat itu terjadi!

Yohanes 21:13-17
13: Yesus maju ke depan, mengambil roti dan memberikannya kepada mereka, demikian juga ikan itu.
14: Itulah ketiga kalinya Yesus menampakkan diri kepada murid-murid-Nya sesudah Ia bangkit dari antara orang mati.
15: Sesudah sarapan Yesus berkata kepada Simon Petrus: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku lebih dari pada mereka ini?" Jawab Petrus kepada-Nya: "Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku."
16: Kata Yesus pula kepadanya untuk kedua kalinya: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?" Jawab Petrus kepada-Nya: "Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku."
17: Kata Yesus kepadanya untuk ketiga kalinya: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?" Maka sedih hati Petrus karena Yesus berkata untuk ketiga kalinya: "Apakah engkau mengasihi Aku?" Dan ia berkata kepada-Nya: "Tuhan, Engkau tahu segala sesuatu, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku.


Banyak yang mengartikan 3x karena dia menyangkal Tuhan 3x, tapi ada pengertian lain, karena Simon meninggalkan perahu ketika dia sadar. Mereka menjala ikan karena Simon Petrus, mereka ikut Petrus, artinya Petrus seperti gembalanya, tapi ketika dia sadar Tuhan yang berkata-kata, dia langsung meninggalkan "domba"nya, teman-temannya itu. Yang pakar menangkap ikan itu salah satunya Simon Petrus, Nikodemus tidak tahu apa-apa, tapi dengan santainya Simon Petrus pergi meninggalkan mereka tanpa tanggungjawab. Sampai di depan Yesus pun Tuhan tidak ada ajak ngobrol Petrus sama sekali hingga Tuhan bertanya mengenai ini. Dia masih mementingkan dirinya sendiri, aku dan aku. Belajar jangan ke-aku-an yang menonjol. Belajar jadi saksi, belajar bisa jadi orang yang bersama-sama dengan yang lain, jangan hanya mengenai "aku" saja.

Yohanes 21:19
19: Dan hal ini dikatakan-Nya untuk menyatakan bagaimana Petrus akan mati dan memuliakan Allah. Sesudah mengatakan demikian Ia berkata kepada Petrus: "Ikutlah Aku."


Yesus gembala yang baik, Dia tidak pernah meninggalkan kita, karena itu Yesus berkata kepada Petrus untuk ikut kepadaNya, karena Petrus bukan gembala yang baik, dia harus belajar dari Yesus. Mari berpikir berkali-kali lipat kalau engkau mau berbuat dosa, karena Tuhan tidak pernah meninggalkan engkau! Dengan engkau bertobat, lakukan apa yang Tuhan katakan, maka sesuatu itu akan terbuka dan berkat itu akan terjadi! Belajar seperti yang Tuhan katakan!

Untuk para istri, apa yang engkau lakukan untuk melayani suamimu, mau setengah hati, seperempat hati, sepenuh hati, itu adalah sesuatu yang dicatat Tuhan! Betsyeba awalnya tidak mencintai Daud, tapi dia berhadapan dengan raja, dia bisa matikan semuanya, dan dia melayani Daud dengan baik, dan itu poin tercatat di hadapan Tuhan.

- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -
- HIS KINGDOM BE ESTABLISHED IN ALL NATIONS -

Ibadah Minggu IFGF Palembang. 28 September 2014

IBADAH MINGGU IFGF PALEMBANG
28 SEPTEMBER 2014

By: Ps. Pendy Sofian

El Shaddai. Nama ini jauh lebih besar dari Allah yang hanya men-supply dan menyembuhkan dirimu! Pertama kali Allah menyatakan diri sebagai El Shaddai sebelum Dia menyatakan diri sebagai Jehovah Jireh dll. Jangan mempersempit arti kata dari nama El Shaddai hanya sekedar mengenai supply berkat, breakthrough keuangan, dll! El Shaddai jauh lebih besar dari semuanya itu!

Kitab Ayub adalah kitab yang paling tua dibanding kitab lainnya, dan Ayub memanggil nama Allahnya sebagai El Shaddai! Lebih dari sekedar Tuhan menggenapi perjanjianNya dengan umatNya!

Tuhan menyatakan diriNya sebagai El Shaddai kepada Abram di Kejadian 17, dan ketika Abram berjumpa dengan Allah El Shaddai, pada saat itulah perubahan dalam hidupnya terjadi. Saat itu Abraham bergumul sangat lama untuk menunggu anak perjanjian, namun ketika perjumpaannya dengan Allah El Shaddai:

Kejadian 17:1-5
1 Ketika Abram berumur sembilan puluh sembilan tahun, maka TUHAN menampakkan diri kepada Abram dan berfirman kepadanya: "Akulah Allah Yang Mahakuasa, hiduplah di hadapan-Ku dengan tidak bercela.
2: Aku akan mengadakan perjanjian antara Aku dan engkau, dan Aku akan membuat engkau sangat banyak."
3: Lalu sujudlah Abram, dan Allah berfirman kepadanya:
4: "Dari pihak-Ku, inilah perjanjian-Ku dengan engkau: Engkau akan menjadi bapa sejumlah besar bangsa.
5: Karena itu namamu bukan lagi Abram, melainkan Abraham, karena engkau telah Kutetapkan menjadi bapa sejumlah besar bangsa.

Tuhan tidka hanya sekedar mengganti nama Abram menjadi Abraham, tapi Tuhan menetapkan dan TELAH menjadikan / menetapkan Abraham menjadi bapa sejumlah besar bangsa. Dia mengubah masa depan Abraham, Dia membuat masa depan yang baru untuk Abraham, dan terjadi totally life changing dalma hidupnya. Tuhan mendesain masa depan yang baru dalam hidup Abraham.

Sama seperti Yakub menjadi Israel. Tuhan datang kepada Yakub sebagai Allah yang Maha Kuasa, dan mengubah nama Yakub menjadi Israel. Ini bukan hanya mengganti nama dan perjanjian, tapi juga memberi masa depan yang baru kepada Yakub (Israel).

El Shaddai ditemukan lagi di Kitab Rut. Allah begitu membela namaNya sebagai El Shaddai ketika Naomi berkata-kata.

Rut 1:13
13: masakan kamu menanti sampai mereka dewasa? Masakan karena itu kamu harus menahan diri dan tidak bersuami? Janganlah kiranya demikian, anak-anakku, bukankah jauh lebih pahit yang aku alami dari pada kamu, sebab tangan TUHAN teracung terhadap aku?"

Ayub juga berkata kalau tangan El Shaddai telah teracung dalam hidupnya, dll, naun akhir hidup Ayub semuanya dipulihkan dan bahkan semua berkat itu dikembalikan dua kali lipat dalam hidup Ayub.

Apa yang dilakukan Abraham setelah dia bertemu dengan Tuhan El Shaddai? Abraham disunat.

Kejadian 17:9-11
9: Lagi firman Allah kepada Abraham: "Dari pihakmu, engkau harus memegang perjanjian-Ku, engkau dan keturunanmu turun-temurun.
10: Inilah perjanjian-Ku, yang harus kamu pegang, perjanjian antara Aku dan kamu serta keturunanmu, yaitu setiap laki-laki di antara kamu harus disunat;
11: haruslah dikerat kulit khatanmu dan itulah akan menjadi tanda perjanjian antara Aku dan kamu.

Dalam terjemahan lainnya ini dikatakan seperti tanda perjanjian yang permanen. 24 tahun Abraham ketika mencoba untuk mendapatkan anak dengan Sara namun tidak bisa, tapi setelah sunat dilakukan oleh Abraham, Sara langsung mengandung dan akhirnya mereka mendapatkan Ishak.

Ketika pria disunat, ada bagian yang dibuang, dibersihkan, dan secara medis, yang bersunat akan jauh lebih bersih, karena kalau kulit itu tidak dipotong, itu akan menjadi tempat penumpukan kotoran. Ketika pria disunat, dia tidak punya celah untuk tempat penumpukan kotoran. Sama seperti Abraham, memang secara jasmani seperti itu, dan secara rohani, artinya tidak akan ada lagi celah untuk Abraham menyimpan kotoran. Engkau tidak akan bisa mengalami El Shaddai tanpa ada penyunatan dalam hidupmu! Untuk bisa bertemu dengan El Shaddai, engkau harus hidup tidak bercela, dan bagaimana agar tidak bercela? Disunat! Mungkin memang masih bisa kotor, tapi itu akan jauh lebih mudah untuk dibersihkan! Jangan sampai ada tempat dalam hidupmu yang bisa menyimpan kotoran!

Kesaksian: Ps. Pendy memiliki kebiasaan untuk membuka detik.com dan kompas.com, dan website itu sedikit-sedikit dibuka, bahkan tiap jam pasti dibuka, itu pun untuk sekedar update agar tidak ketinggalan berita. Memang hanya berita, tidak ada yang aneh-aneh, tapi itu bisa menghambatnya untuk lebih maksimal dengan Tuhan. Kalau waktu untuk membaca dan update berita itu digunakan untuk mencari Tuhan, itu akan menjadi jauh lebih maksimal. Setelah Tuhan wahyukan mengenai hal ini, akhirnya dia memutuskan untuk menyunat hal tersebut, tidak membuka lagi, dan itulah yang namanya penyunatan. Apakah sakit? Sakit, tidak enak! Tapi itulah harganya untuk engkau mau mengalami El Shaddai, harus ada yang disunat dari hidupmu, harus ada yang engkau lepaskan.
Matius 5:29
29: Maka jika matamu yang kanan menyesatkan engkau, cungkillah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa, dari pada tubuhmu dengan utuh dicampakkan ke dalam neraka.

Ini seperti gambaran sunat dalam perjanjian baru. Kalau ada bagian dalam hidupmu dimana itu menjadi celah dan bisa menumpuk kotoran dalam hidupmu, itu lebih baik dibuang dari hidupmu. Harus ada bagian yang dibuang yang biasa menjadi tempat kotoran masuk dalam hidupmu. Ada yang mungkin ketika nonton DVD, bioskop, internet, gosip, game, dll. Mungkin memang tidak membuat kotoran, tapi itu bisa menghalangimu untuk menjadi maksimal. Ada bagian yang engkau harus buang mulai hari ini! Abraham harus mengalami "kesakitan" dalam hidupnya agar dia bisa mengalami El Shaddai dalam hidupnya.

Kalau engkau memiliki bagian yang harus disunat, misalnya di bagian TV, lebih baik engkau tidak hidup dengan TV, dan engkau masuk Kerajaan Surga, daripada engkau hidup dengan TV tapi tidak masuk dalam Kerajaan Surga. Dan juga semua aspek lainnya, baik internet, berita, dll. Sakit atau tidak? Sakit! Tapi tidak selamanya! Namun setelah itu semua selesai, tidak ada lagi tempat untuk kotoran bisa tinggal. Sekalipun ada kotoran, itu akan jauh lebih mudah untuk dibersihkan! Engkau bisa tidak mau meninggalkan semuanya, tapi engkau juga bisa-bisa tidak mengalami El Shaddai. Inilah waktunya, kalau momen itu lewat, engkau akan miss! Abraham langsung menanggapi apa yang Tuhan katakan, dia langsung disunat, dan dia akhirnya mendapatkan Ishak. Memang Abraham pernah melakukan kesalahan setelah disunat, yaitu menyerahkan Sara kepada Abimelekh, tapi Tuhan tetap interbensi semuanya hingga janji Tuhan tidak akan batal dalam hidupnya, Dia yang akan mengintervensi semuanya agar janji Tuhan tetap digenapi dalam hidupmu.


By: Ps. Robert Lie

Ketika bangsa Mesir berputar-putar 40 tahun di padang gurun, mereka tidak mengalami berkat yang terlalu ajaib, mereka hanya makan manna, dan itu artinya hari ini habis, ya habis, besoknya sudah busuk, tidak mengalami Jehovah Jireh, El Shaddai, tidak mengalami keajaiban dan pencukupan Tuhan yang luar biasa, seperti habis bulan habis gaji, uang lebih akhirnya untuk rumah sakit, untuk yang lain-lain, tidak mengalami kelimpahan. Tapi kapan kejadian itu berubah?

Yosua 5:9
9: Dan berfirmanlah TUHAN kepada Yosua: "Hari ini telah Kuhapuskan cela Mesir itu dari padamu." Itulah sebabnya nama tempat itu disebut Gilgal sampai sekarang.


Ketika engkau "disunat", engkau membuang semua yang tidak baik dalam hidupmu, itu artinya Tuhan akan hapuskan cela yang tidak baik dari hidupmu, dan Tuhan akan kerjakan hal yang ajaib di dalam hidupmu.

Yosua 5:10-12
10: Sementara berkemah di Gilgal, orang Israel itu merayakan Paskah pada hari yang keempat belas bulan itu, pada waktu petang, di dataran Yerikho.
11: Lalu pada hari sesudah Paskah mereka makan hasil negeri itu, yakni roti yang tidak beragi dan bertih gandum, pada hari itu juga.
12: Lalu berhentilah manna itu, pada keesokan harinya setelah mereka makan hasil negeri itu. Jadi orang Israel tidak beroleh manna lagi, tetapi dalam tahun itu mereka makan yang dihasilkan tanah Kanaan.


Selama ini mereka hanya makan manna, sehari habis, sehari habis, dan ketika mereka disunat, Tuhan mengingat perjanjianNya kepada Abraham, Yosua dan keturunannya juga, dan dalam waktu dekat setelah mereka disunat, mereka langsung bisa menikmati hasil dari tanah perjanjian, dan manna ditarik dari hidup mereka.

Pilihan ada di tanganmu, engkau mau menikmati manna terus-menerus, atau engkau mau memberi dirimu disunat oleh Tuhan dan engkau akan mendapatkan hasil dari tanah perjanjianmu?
- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -
- HIS KINGDOM BE ESTABLISHED IN ALL NATIONS -