Ibadah Minggu IFGF Palembang, 1 Januari 2017

IBADAH MINGGU IFGF PALEMBANG
1 JANUARI 2017

By: Ps. Robert Lie

Matius 17:20 (TB)
20: Ia berkata kepada mereka: "Karena kamu kurang percaya. Sebab Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja kamu dapat berkata kepada gunung ini: Pindah dari tempat ini ke sana, — maka gunung ini akan pindah, dan takkan ada yang mustahil bagimu.

Sekalipun hanya iman sebesar biji sesawi, gunung itu akan berpindah daripadamu. Banyak yang punya kapasitas besar tapi tidak bisa mengalami terobosan, kenapa? Kemurnian hatinya kosong. Tuhan bisa bekerja bahkan tanpa imanmu. Tuhan tidak perlu manusia untuk menggenapi rencanaNya, Dia sumber dari segalanya, Dia sumber mujizat, kesembuhan, Dia sebenarnya tidak perlu manusia, tapi kalau Dia pakai kita, itu anugrah.

Ada orang yang mungkin iman saja tidak ada, bahkan mungkin orang baru, tapi mengalami mujizat demi mujizat, terobosan demi terobosan, kenapa? Karena hatinya tulus, imannya tulus.

Kenapa biji sesawi? Sekalipun engkau tidak berdaya, engkau tidak masuk hitungan, tapi ketika iman itu tumbuh, engkau akan jadi seseorang yang besar. Iman yang tulus adalah iman yang murni, tidak bercampur dengan kekecewaan, ketidaktulusan, ataupun motivasi-motivasi lainnya. Ketika imanmu bergantung dan menyatu dengan Tuhan, maka benih mujizat itu akan masuk dalam hidup kita. Kalau kita di dalam Dia dan Dia di dalam kita, apa saja yang kita minta akan berhasil.

Di tahun ini dasar yang kuat yang harus ada di dalam hidup kita adalah hati yang tulus. Semua kembali ke hati kita masing-masing. Hati itu cerminan orang itu. Orang yang perkataannya jelek, artinya hatinya jelek. Kalau hatinya jelek artinya perbendaharaan yang dimilikinya adalan hal yang jelek juga. Semua yang berasal dari mulut itu berasal dari hati.

Character, life, ministry same like Jesus. Roh yang sama yang membangkitkan Lazarus, yang memberi makan 5000 orang, ada di dalam hidup kita, bagaimana kita bisa tinggal biasa-biasa saja? 5 roti 2 ikan juga diberikan dari apa yang dimiliki oleh seorang anak kecil. Kenapa lebih 12 bakul? Karena berbicara tentang 12 bulan. Ketika kita memberikan persembahan "sakit", Tuhan akan berikan 12 bakul, tinggal engkau setia dan percaya. Dia Jehovah Jireh, He will provide.

Benih itu harus jatuh ke tanah, mengalami kematian, baru itu akan tumbuh. Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang belum engkau lihat namun engkau percaya. Kita perlu iman, bukan iman yang besar atau nekat, tapi cukup iman sebesar biji sesawi namun disertai dengan ketulusan hati. 

Ada beberapa hal yang bisa kita pelajari dari biji sesawi:
1. Biji sesawi paling mudah tumbuh ketika bersentuhan dengan air atau bahkan hanya embun.
Apa itu air? Itu melambangkan Roh Kudus. Ketika benih iman ini bersentuhan dengan Tuhan, iman itu langsung tumbuh. Kita membutuhkan yang namanya Roh Kudus, maka benih itu akan tumbuh dan menjadi mujizat. Firman itu harus disimpan di hati, lalu Roh Kudus itu akan mencari apa yang ada di hatimu, lalu akan muncul iman. Tapi kalau yang masuk ke hatimu itu jelek, yang keluar juga jelek. Input mempengaruhi semua output. Ketika Tuhan melihat ada iman dan iman itu tumbuh karena disentuh Roh Kudus, akan terjadi mujizat yang besar. Bagaimana Roh Kudus mau bekerja kalau yang ada di dalam hati kita itu yang jelek, kecewa, kepahitan, film, sinetron, gosip, dll?

2. (to be continued)

- ALL BY HIS GRACE - TO GOS BE THE GLORY -

Ibadah Minggu IFGF Palembang, 25 Desember 2016

IBADAH MINGGU IFGF PALEMBANG
27 DESEMBER 2016

By: Ps. Robert Lie

God has something great in your future, 2017.

Yeremia 29:11
11: Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.

Biar tahun 2017 jadi tahun yang luar biasa dalam hidup kita. Kita boleh merancangkan masa depan kita, tapi harus siap untuk setiap intervensi Tuhan, karena itu pasti menjadi rancangan yang lebih baik dari rancangan kita sendiri.

Kenapa kitab Rut itu istimewa?
- Hanya ada 2 buku di Alkitab yang menggunakan nama wanita, yaitu Ester dan Rut.
Kalau nama Ester ditulis, wajar karena dia adalah orang Yahudi dan dia menyelamatkan bangsanya, terjadi pembalikkan keadaan karena Ester.
- Bukan hanya Rut adalah wanita, tapi dia orang Moab, dan artinya dia seorang kafir (bukan umat pilihan Tuhan). Bukan hanya kafir, tapi juga dia bukan berasal dari umat Tuhan.
- Kitab Rut menceritakan seorang janda muda dan miskin.

Dia orang Moab, seorang janda, miskin lagi. Janda di Israel itu hilang status sosial dan politiknya. Kitab Rut menceritakan tentang janda miskin, tapi bukan hanya satu, tapi juga ada dua janda miskin, Rut dan Naomi.

Rut memulai "karir" dari titik terendah, tapi ketika engkau percaya Tuhan, engkau bisa mengalami pembalikkan keadaan, karena Tuhan adalah Master of Breakthrough.
Kenapa Rut bisa berubah dari janda miskin yang memelihara janda tua miskin dan bahkan kepahitan, tapi kehidupan mereka berubah menjadi kebaikan. Sekalipun engkau berada di titik terendah, jangan minder, terus maju.

Keberanian apa yang dimiliki Rut sehingga kehidupannya bisa berubah dan mencatat sejarah?

1. Rut memiliki keberanian untuk percaya pada Tuhan
Rut orang kafir, dia janda, dan dua hal ini bukan hal yang baik untuk dimiliki. Kisah Rut menceritakan banyak hal yang ajaib dari rekayasa yang dilakukan Tuhan.
Kronologis kisah Rut:
- Di Efrata Betlehem terjadi kelaparan
- Elimelekh pindah ke Moab
Kalau tidak terjadi kelaparan, tidak mungkin Elimelekh pindah ke Moab. Kalau Elimelekh tetap di Efrata, dia tidak akan bertemu dengan Rut. Tuhan mendesign kelaparan di Efrata sehingga Elimelekh pindah, karena tidak mungkin orang Israel pindah ke Moab atau sebaliknya.
- Kedua anaknya mati
- Efrata tidak ada kelaparan lagi

Kenapa Tuhan tidak berkati mereka sehingga mereka bisa bertahan? Tapi karena rencana Tuhan, Tuhan rekayasa agar mereka bertemu dengan Rut, dan akhirnya kembali ke Efrata untuk bertemu dengan Boas. Rut orang Moab asli, dia menikah dengan orang Israel (Mahlon), lalu Mahlon meninggal, tapi kenapa setelah itu Rut tidak kembali ke Moab dan mencari suami di Moab? Karena memang Tuhan sudah rancangkan hidup yang ajaib bagi Rut.

Rut tetap percaya bahwa Tuhan memegang kehidupannya, sekalipun di saat itu sepertinya tidak ada masa depan yang cerah.

Mazmur 139
Tuhan menulis hidup kita bahkan sebelum hari-hari yang terjadi. Kalau engkau nurut sesuai yang Tuhan tulis, hidupmu itu pasti akan membawa kemuliaan Tuhan.


2. Rut memiliki keberanian untuk membuat keputusan yang sulit
Pemimpin hebat bukan pemimpin yang banyak pengikut, tapi pemimpin yang bisa mengambil keputusan di masa-masa sulit. Rut berani membuat keputusan yang tepat di masa-masa sulit hidupnya. Keputusan Rut untuk kembali dengan Naomi adalah sebuah komitmen yang radikal.

Naomi saat itu memanggil kedua menantunya dan menjelaskan semua keadaan mereka. Pada awalnya mereka sama-sama tetap mau ikut Naomi. Tapi setelah itu dijelaskan lagi kalau Naomi itu tidak mungkin kawin lagi, kalaupun dia menikah, punya anak, belum tentu anaknya mau kawin dengan mereka berdua apalagi mereka sudah semakin tua. 

Rut 1:14-16
14: Menangis pula mereka dengan suara keras, lalu Orpa mencium mertuanya itu minta diri, tetapi Rut tetap berpaut padanya.
15: Berkatalah Naomi: "Telah pulang iparmu kepada bangsanya dan kepada para allahnya; pulanglah mengikuti iparmu itu."
16: Tetapi kata Rut: "Janganlah desak aku meninggalkan engkau dan pulang dengan tidak mengikuti engkau; sebab ke mana engkau pergi, ke situ jugalah aku pergi, dan di mana engkau bermalam, di situ jugalah aku bermalam; bangsamulah bangsaku dan Allahmulah Allahku;

Hingga akhirnya Rut berkata, "For where you go, i will go". Ini sebuah keputusan yang ajaib, Rut adalah menantu yang sangat hebat karena respectnya pada mertuanya. Kalau engkau tidak hormat dengan orang tua atau mertuamu, jangan salahkan Tuhan kalau bisnismu turun, berkatmu turun. Jangan larang suami / istrimu untuk tetap memberikan uang pada orang tuanya. Sekalipun pelayananmu hebat tapi kalau engkau tidak respect dengan orang tuamu, percuma. Apa yang kamu tabur, itu akan engkau tuai. Kalau engkau tidak respect dengan orang tuamu, one day ketika engkau menjadi orang tua, engkau akan menuai hal itu bahkan lebih buruk dari yang pernah engkau lakukan pada orang tuamu.

Amsal 20:20
20: Siapa mengutuki ayah atau ibunya, pelitanya akan padam pada waktu gelap.

Kalau engkau mengumpat orang tuamu, pelitamu padam. Pelitamu padam, jalanmu gelap, berbahaya, habisss. Apa yang membuat Rut mengalami berkat yang ajaib? Karena dia sangat respect dan setia pada mertuanya. Kita bisa lihat bagaimana Rut tetap berpaut pada Naomi di tiga ayat di atas.

Elimelekh artinya may kingship come my way, My God is King
Naomi : pleasure, pleasant, joy
Mahlon : sickness (kesakitan), weakness (kelemahan)
Kilyon : pining (merana), wasting away (membuang-buang), one falling (seseorang jatuh)

Sebelum engkau bertemu dengan Boas, engkau harus buang kesakitan, kelemahanmu, kepahitanmu, semua itu harus mati.

Rut : friendship, associate, keeps accompany
Rut melakukan apa yang jadi destiny yang ada di namanya.
Orpa : back of the neck, become stubborn
Orpa adalah leher bagian belakang, dan ada sistem saraf tulang belakang di dalamnya, dan kalau ini diputuskan, manusia akan lumpuh.

Sebenarnya Orpa punya destiny yang sangat besar dalam hidupnya dengan Naomi, dan ada destiny besar dalam hidup Naomi yang akan dicapai kalau Orpa tetap berpaut padanya. Tapi Orpa memilih untuk memutuskan hubungannya dengan Naomi, artinya Naomi itu bisa lumpuh. Tapiiii untungnya masih ada Rut yang tetap berpaut dan tetap menemani Naomi hingga terjadi pembalikkan keadaan.

Boas : strength, quickness, pillar of the temple, swiftness
Sebelum Rut mendapatkan Boas, Rut harus mengalami kematian dari kesakitannya dan kelemahannya (Mahlon) hingga mengalami percepatan, kecepatan, dan kekuatan.

Apa yang dilakukan Rut? Bagi Rut, keputusannya untuk mengikuti Naomi berarti dia juga harus:
- Meninggalkan keluarga dan negerinya (Ketika Mahlon mati, Rut tetap memutuskan untuk meninggalkan keluarganya di Moab)
- Hidup sebagai janda miskin tanpa anak
- Tidak memiliki keturunan berarti tidak ada harapan
- Pindah ke negeri asing, dengan adat istiadat dan bahasa asing, dll


3. Rut memiliki keberanian untuk move on
Rut tidak minder ketika Naomi menyuruhnya kepada Boas.
Boas adalah orang yang kaya raya, karena dari beberapa terjemahan dikatakan kalau dia adalah:
- A man of standing (NIV)
- A worthy (ESV)
- A wealthy and influental man (NLT)
- A man of outstanding character (GWT)
Atau dalam bahasa Ibrani digunakan kata chayil yang artinya brave, strong, able, wealthy, strength, efficiency, army.

Rut 2:2-4,12
2: Maka Rut, perempuan Moab itu, berkata kepada Naomi: "Biarkanlah aku pergi ke ladang memungut bulir-bulir jelai di belakang orang yang murah hati kepadaku." Dan sahut Naomi kepadanya: "Pergilah, anakku."
3: Pergilah ia, lalu sampai di ladang dan memungut jelai di belakang penyabit-penyabit; kebetulan ia berada di tanah milik Boas, yang berasal dari kaum Elimelekh.
4: Lalu datanglah Boas dari Betlehem. Ia berkata kepada penyabit-penyabit itu: "TUHAN kiranya menyertai kamu." Jawab mereka kepadanya: "TUHAN kiranya memberkati tuan!"
12: TUHAN kiranya membalas perbuatanmu itu, dan kepadamu kiranya dikaruniakan upahmu sepenuhnya oleh TUHAN, Allah Israel, yang di bawah sayap-Nya engkau datang berlindung."

Kalau Rut tidak move on, dia akan terus meratapi kesialannya, nasibnya. Dia memiliki alasan untuk sedih, tapi dia tidak tinggal diam saja, dia terus move on dan melupakan hal yang lalu.

God gives us no reasons to dwell in the past mistakes, but He gives us all the reasons for us to have courage to move on.

Rut 2:2
2: Maka Rut, perempuan Moab itu, berkata kepada Naomi: "Biarkanlah aku pergi ke ladang memungut bulir-bulir jelai di belakang orang yang murah hati kepadaku." Dan sahut Naomi kepadanya: "Pergilah, anakku."

Rut 2:7
7: Tadi ia berkata: Izinkanlah kiranya aku memungut dan mengumpulkan jelai dari antara berkas-berkas jelai ini di belakang penyabit-penyabit. Begitulah ia datang dan terus sibuk dari pagi sampai sekarang dan seketikapun ia tidak berhenti."

Rut 2:17
17: Maka ia memungut di ladang sampai petang; lalu ia mengirik yang dipungutnya itu, dan ada kira-kira seefa jelai banyaknya.

Kalau misalnya mertuamu menjadi seperti Naomi, apakah engkau akan tetap seperti Rut? Rut bekerja dan memberi makan mertuanya. Kalau engkau bisa memberkati mertuamu, itu artinya anugrah dan kesempatan untuk melayani, jangan somboooong.

Kesimpulan:
Kalau engkau mau jadi orang yang diberkati, miliki:
- keberanian untuk percaya kepada Tuhan
- keberanian untuk mengambil keputusan di masa sulit
- keberanian untuk move on

For where you go, i will go.

5777 Tuhan akan pisahkan yang sungguh-sungguh dengan yang tidak. Akan ada perbedaan yang sangat signifikan antara orang yang melekat dengan Tuhan dan dengan yang tidak.

- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -

Ibadah Minggu IFGF Palembang, 18 Desember 2016

IBADAH MINGGU IFGF PALEMBANG
18 DESEMBER 2016

By: Ps. Pendy Sofian

Bulan ini temanya perjanjian pelangi, dan ini bulan dimana janji-janji Tuhan akan digenapi dan jadi nyata dalam kehidupan kita.

Kejadian 9:12-13
12: Dan Allah berfirman: "Inilah tanda perjanjian yang Kuadakan antara Kau dan kamu serta segala makhluk yang hidup,yang bersama-sama dengan kamu, turun-temurun, untuk selama-lamanya:
13: Busur-Ku Kutaruh di awan, supaya itu menjadi tanda perjanjian antara Aku dan bumi.

Pelangi dalam bahasa Inggrisnya adalah rainbow. Pelangi akan selalu dimulai dari yang namanya hujan. Sebelum Tuhan berikan pelangi, Tuhan akan berikan hujan. Hujan artinya Tuhan bersihkan kita, dan di kisah Nabi Nuh, dicatat bagaimana manusia yang jahat dan lalu Tuhan membasmi semuanya dengan air bah, lalu Tuhan baru berikan perjanjian yaitu pelangi.

Untuk kita yang mau menantikan janji Tuhan dalam hidup kita, kenapa seringkali janji itu belum jadi dalam hidup kita? Salah satunya mungkin karena kita belum didapati bersih, masih ada yang kotor / jahat dalam diri kita. Bukan bermaksud menghakimi, namun coba cek diri kita, kalau kita sudah sangat lama menunggu janji Tuhan yang belum jadi, berdoa apakah masih ada kejahatan dalam hidup kita atau tidak.

1 Petrus 3:21
21: Juga kamu sekarang diselamatkan oleh kiasannya, yaitu baptisan -- maksudnya bukan untuk membersihkan kenajisan jasmani, melainkan untuk memohonkan hati nurani yang baik kepada Allah -- oleh kebangkitan Yesus Kristus.

Kita memang tidak mengalami air bah lagi, tapi di sini dikatakan kita akan dibersihkan melalui yang namanya baptisan. Bukan untuk membersihkan kenajisan jasmani, tapi memohonkan agat kita punya hati yang murni di hadapan Tuhan. Ketika kita berbicara tentang baptisan, itu sebagai tindakan profetik tempat kematian / kuburan bagi manusia lama kita dan kita bangkit sebagai manusia yang baru. Itu bukan untuk membersihkan kenajisan jasmani, tapi agar kita punya hati nurani yang murni. Semua ujungnya kepada hati.

Baptisan itu lambang kematian, kita menanggalkan manusia lama dan mengenakan manusia yang baru. Berdoa pada Tuhan agar Tuhan matikan kedagingan kita dan hal-hal yang tidak baik dalam hidup kita. Tanpa adanya kematian, tidak akan ada yang namanya hati yang tulus. Bukan kematian jasmani, tapi ada yang harus dimatikan dari kedagingan kita.

Yusuf dicatat sebagai orang yang punya hati yang baik, karena ketika dia sudah dikhianati saudara-saudaranya, dia bisa berkata kalau Tuhan yang mengirimnya untuk memelihara keluarganya dll. Kata-kata itu tidak lahir begitu saja, karena pada awalnya dia juga mempermainkan saudara-saudaranya terlebih dahulu, walau akhirnya dia mematikan kedagingannya untuk membalas dendam pada saudaranya.

Daud punya kesempatan 2x untuk membunuh Saul dan bahkan dia disupport oleh orang-orang di sekitarnya untuk membunuh Saul dengan perkataan kalau Tuhan sudah menyerahkan nyawa Saul ke tangan Daud, tapi Daud berkata kalau dia tidak akan menyentuh orang yang diurapi Tuhan.

Mungkin kita harus mengalami kematian dalam banyak aspek dalam hidup kita agar hati yang tulus itu muncul di hidup kita. Hati yang tulus selalu muncul melalui proses kematian demi kematian, matikan ego, kesombongan, harga diri, kesenangan, dll.

Amsal 20:30
30: bilur-bilur yang berdarah membersihkan kejahatan, dan pukulan membersihkan lubuk hati.

Bagaimana caranya agar hati kita bersih? Salah satu caranya yaitu Tuhan akan pakai pukulan. Paulus berkata setiap didikan ketika diberi itu akan sakit, tapi ujungnya untuk kebaikan. Setiap perugmulan dan proses yang kita alami itu bisa membuat hati kita semakin bersih dan bersih. Tidak ada janji Tuhan kalau hidup orang Kristen akan selalu enak selamanya, walau memang pasti happy ending.

Tuhan tetap Bapa yang baik, tapi kadang Dia harus memukul kita. Banyak orang Kristen yang berpikir kalau Tuhan itu Tuhan yang selalu memberi berkat berkat berkat dan berkat. Tidak selalu seperti itu. Dia itu Bapa yang baik, juga Dia akan berikan pukulan kepada kita untuk mendidik, agar kita tahu yang mana yang Tuhan suka dan yang mana yang Tuhan tidak suka. Semakin banyak hal ywng tidak baik dalam hidup kita, ya akan banyak pukulan dalam hidup kita.

Kebenaran Nuh itu meluputkan dia dari air bah. Kebenaran hidupnya Nuh membuatnya diluputkan. Ketika kita tidak memiliki kebenaran dan air bah itu datang, habisss.. Ketika kita menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat, artinya engkau menerima Jalan Kebenaran dan Kehidupan, sehingga ketika engkau mengalami hantaman, engkau tidak akan habis karena masih ada Yesus dalam hidupmu, kecuali engkau menyangkal Yesus.

Nuh diselamatkan karena kebenarannya. Namun ada 7 orang lagi yang diselamatkan. 7 orang ini tidak dihitung sebagai orang yang benar di hadapan Tuhan. Alkitab tidak mencatat istri anak dan menantu Nuh sebagai orang yang benar, yang dihitung sebagai orang yang benar hanya Nuh. Tapi kenapa mereka bisa diselamatkan? Karena ada covenant, ada ikatan perjanjian antara Nuh dengan istri anak dan pasangan anaknya. Ikatan covenant itu yang membuatnya diselamatkan dari air bah.

Seingkali di hidup kita, kita tidak 100% benar, tapi penting di hidup kita untuk terikat dengan orang benar. Penting untuk kita tidak sembarangan berkata covenant ataupun melepaskan covenant dengan orang, gereja, atau pemimpinmu. Tapi selama engkau terikat covenant dengan orang-orang yang benar, engkau akan bisa ikut diluputkan karena orang benar yang engkau lakukan covenant dengannya.

Ketika Nuh membangun bahtera, bahkan keluarganya pun juga awalnya tidak setuju dan juga Nuh pasti dibilang sebagai orang gila karena membuat bahtera padahal tidak ada hujan. Sem Ham atau Yafet bisa saja memutuskan hubungan covenant mereka dengan Nuh karena di lingkungan mereka pasti mereka dikatakan sebagai anak orang gila. Bisa saja anak-anak Nuh pergi begitu saja, tapi untungnya mereka tidak memutuskan hubungan meeka dengan Nuh sehingga pada akhirnya mereka juga ikut terluput.

1 Korintus 3:12-14
12: Entahkah orang membangundi atas dasar ini dengan emas, perak, batu permata, kayu, rumput kering atau jerami,
13: sekali kelak pekerjaan masing-masing orang akan nampak. Karena hari Tuhan akan menyatakannya, sebab ia akan nampak dengan api dan bagaimana pekerjaan masing-masing orang akan diuji oleh api itu.
14: Jika pekerjaan yang dibangun seseorang tahan uji, ia akan mendapat upah.

Masing-masing akan diuji dengan api. Ketika Yohanes Pembaptis datang, dia berkata kalau dia membaptis dengan air dan ada yang akan datang dan membaptis dengan api. Akan ada masanya apa yang kita bangun itu diuji oleh api, akan mengalami yang tidak enak. Semua diuji dengan api dan dengan level api yang sama, baik emas, perak, kayu, jerami, dll. Semua mengalami panas yang sama. Terkadang banyak orang yang protes ke Tuhan, orang lain sepertinya mengalami proses yang lebih ringan dari dirinya, padahal Tuhan tidak pernah menguji dengan proses yang lebih berat dari kemampuannya masing-masing. Yang membedakan adalah sisa ketika proses itu selesai, apakah hanya tersisa abu, arang, atau emas? Ketika engkau meminta hati nurani yang murni, Tuhan akan berikan pukulan tapi dari pukulan seorang Bapa yang baik, bukan bapa yang jahat dan asal-asalan.

Kenapa hamba-hamba Tuhan yang besar itu sedikit? Karena mungkin sebagian yang lainnya terbuat dari kayu, jerami. Kalau engkau mau jadi orang yang besar, engkau juga akan mengalami hal yang besar, proses yang besar. Tidak ada pengusaha besar yang tidak pernah bangkrut. Dalam dunia pelayanan, engkau di gereja manapun tidak akan tidak ada konflik, besi menajamkan besi, orang menajamkan orang. Jangan lari dari pengujian itu, karena itu akan mempercepat untuk engkau dimurnikan.

Engkau harus semakin berhati-hati dalam hidupmu. Ketika engkau sudah menyatakan kemuliaanNya di suatu tempat, yang kudus tidak bisa bgabung dengan yang tidak kudus, dan ini yqng menjadi hukum Tuhan. Ketika Tuhan sedang menyatakan kemuliaanNya di zaman Yosua, contoh ketika mereka membawa tabut, Sungai Yordan terbelah, mereka mengalahkan Yerikho dengan berkeliling 13x, Yosua menghentikan hukum alam sehingga matahari tidak terbenam, dll. Tapi di masa itu juga, Tuhan tidak mentoleransi mengenai ketikakkudusan. Saat itu Tuhan memberikan peringatan mengenai barang yang boleh diambil dan yang harus dimusnahkan. Ketika Yerikho diserbu habis, Akhan mengambil suatu barang dan setelah itu mereka mengalami kekalahan di Kota Ai. Lalu mereka bertanya kenapa mereka bisa kalah, dll.

Yosua 7:13
13: Bangunlah, kuduskanlah bangsa itu dan katakan: Kuduskanlah dirimu untuk esok hari, sebab, demikianlah firman TUHAN, Allah Israel: Hai, orang Israel ada barang-barang yang dikhususkan di tengah-tengahmu; kamu tidak akan dapat bertahan menghadapi musuhmu, sebelum barang-barang yang dikhususkan itu kamu jauhkan dari tengah-tengah kamu.

Yosua 7:13 (BIMK)
13: Sekarang bangun, Yosua! Sucikan umat Israel dan suruh mereka siap untuk menghadap Aku. Perintahkan mereka untuk bersiap-siap besok, sebab Aku TUHAN Allah Israel akan mengatakan ini kepada mereka: 'Hai orang-orang Israel! Barang-barang yang sudah Kuperintahkan kepadamu untuk dimusnahkan, sebagian ada padamu. Sebelum kalian membuang barang-barang itu, kalian tidak akan dapat bertahan melawan musuh!'

Di sana akhirnya didapati kalau yang berbuat kesalahan adalah Akhan. Tapi kesalahan satu orang ini menggagalkan kemenangan sebuah bangsa. Kenapa? Karena saat itu Tuhan sedang menyatakan kemuliaanNya.

Selama masih ada barang yang tidak kudus dalam hidup kita, ya tidak akan ada kemenangan dalam hidup kita. Arti kata Akhan adalah pembuat masalah. Buang "Akhan" dalam hidup kita, entah lingkungan, internet, game, komik, TV, film Korea, uang, dll. Bukan berarti engkau tidak boleh senang-senang, tapi engkau tahu ketika engkau dekat dengan "Akhan" dalam hidupmu, hidupmu akan kacau dan jauh dari Tuhan. Selama itu masih ada dalam hidupmu, engkau pasti akan mengalami masalah dalam hidupmu.

2 Timotius 2:20-22
20: Dalam rumah yang besar bukan hanya terdapat peranot dari emas dan perak, melainkan juga dari kayu dan tanah; yang pertama dipakai untuk maksud yang mulia dan yang terakhir untuk maksud yang kurang mulia.
21:  Jika seorang menyucikan dirinya dari hal-hal yang jahat, ia akan menjadi perabot rumah untuk maksud yang mulia, ia dikuduskan, dipandang layak untuk dipakai tuannya dan disediakan untuk setiap pekerjaan yang mulia.
22: Sebab itu jauhilah nafsu orang muda, kejarlah keadilan, kesetiaan, kasih dan damai bersama-sama dengan mereka yang berseru kepada Tuhan dengan hati yang murni.

Dalam rumah Tuhan ada perabot yang dari emas, perak, juga ada yang kayu, dan tanah. Kalau engkau didapati jadi emas dan perak, engkau memilih dikuduskan, engkau akan jadi perabot untuk maksud yang mulia. Tuhan akan engkau di tempat yang tinggi, Tuhan akan pakai engkau untuk tugas-tugas yang mulia untuk pekerjaanNya. Untuk engkau jadi emas dan perak, Tuhan tidak pernah pilih kasih, yang menentukan engkau terbuat dari apa adalah engkau sendiri. Kalau engkau memilih terus dibersihkan dan diuji, akan tiba waktunya ketika Tuhan melihat engkau terbuat dari emas, Tuhan akan angkat engkau sebagai orang yang layak.

- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -