Ibadah Minggu IFGF Palembang, 10 Juli 2016

IBADAH MINGGU IFGF PALEMBANG
10 JULI 2016

By: Ps. Hokke - GBI ARK Jakarta

Ada yang berkata, kami tidak melakukan kesalahan, tapi kenapa kita kalah? Itu dikatakan oleh CEO Nokia, mereka bangkrut. Bukan hanya Nokia, Motorola, Kodak, Fuji, mereka bangkrut. Ada musim kehidupan yang berubah, dan mereka tidak bisa mengikuti itu, mereka tidak berubah, sekalipun dulu mereka melakukan hal yang besar, tapi sekarang mereka bangkrut. Begitu juga dengan sisi yang rohani, ada banyak gereja yang tutup.

Tuhan itu bergerak, dari musim kepada musim, tapi banyak yang tidak mengerti. Ada banyak hal yang dulunya tidak apa-apa, tapi ketika musim itu berubah, itu akan jadi aneh. Begitu juga dengan Tuhan, ada musim demi musim yang berubah, dan ini adalah musim transfer of wealth!

Yesaya 60:11
11: Pintu-pintu gerbangmu akan terbuka senantiasa, baik siang maupun malam tidak akan tertutup, supaya orang dapat membawa kekayaan bangsa-bangsa kepadamu, sedang raja-raja mereka ikut digiring sebagai tawanan.

Gereja ini akan mengalami ini, transfer of wealth. Ada beberapa kondisi agar ini bisa mengalir dengan dahsyat dan tanpa halangan, yaitu:

1. Visi
Untuk apa kita diciptakan? Keselamatan bukan tujuan utama, karena ada yang lebih besar dari sekedar kita diselamatkan dan datang ke gereja. Itu baru awal.

Kejadian 1:26
26: Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi."

Ini adalah goal kita yang terbesar, serupa segambar dengan Tuhan dan berkuasa dalam kehidupan.

Markus 16:
16: Lalu Ia berkata kepada mereka: "Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.

Matius 28:18
18: Yesus mendekati mereka dan berkata: "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi.

Firman Tuhan kalau tidak disingkap, tidak akan memberikan terang, dan tidak bisa mencerahkan orang bodoh. Tuhan itu punya maksud, Dia tidak sembarangan memberi sesuatu. Siapapun kita, kita itu dipanggil sebagai imam, bagaimana memenangkan bangsa, memenangkan dunia.

Tidak semua orang berada di musimnya Tuhan. Gereja yang terkadang in the season, ketika musim itu berubah, mereka masih merasa paling hebat. Sama seperti orang kaya, ketika bangkrut, mentalnya itu pasti harus berubah.

Ikuti visi gembalamu, maka semua berkat itu akan turun ke hidupmu. Kalau pemimpinmu baik, layani dengan baik, kalau pemimpinmu tidak baik, justru layani lebih sungguh-sungguh lagi, sehingga nantinya berkat itu akan pindah ke dalam hidupmu.

Ketika seseorang mengalami perubahan visi dari pribadi ke korporat, semua blessing, anointing, semuanya akan berubah.

Ayub 1 berbicara tentang hamba Tuhan yang sudah sangat kaya, punya kambing domba, budak laki-laki perempuan dll, tapi di Ayub 42, semua kekayaan dikembalikan 2x lipat, tapi budak laki-laki dan perempuan tidak ada lagi. Kalau kita semakin besar, seringkali kita bisa menjadi memperbudak orang, semua dipakai untuk kepentingan pemimpin. Tapi di ayat itu budak-budak Ayub tidak ada lagi.

Di Maleakhi dikatakan hati bapa kembali kepada anaknya dan sebaliknya, lalu Tuhan diam selama 400 tahun, tidak ada Firman. Ketika orang yang sudah selalu dituntutn Tuhan dan tiba-tiba Tuhan diam, Itu adalah masa kelam. Di Perjanjian baru dikatakan hati bapa kembali ke anak. Menyakiti anak, berbeda dengan mendidik anak.

Jatah anak Tuhan itu tidak sekedar cukup, tidak hanya more than enough, tapi hidup di dalam kelimpahan / abundance, hidup dengan limpah.

2. Kapasitas
Tidak ada satupun orang yang dilahirkan dengan kapasitas yang besar.

2 Timotius 1:9
19: who has saved us and called us with a holy calling, not according to our works, but accroding to His own purpose ad grace, which was given to us in Christ Jesus before time began.

Salah satu yang paling suliat ketika engkah mengikuti Tuhan itu adalah mengikui jalanNya. Dengan hati yang tulus, sekalipun engkau salah, Tuhan itu tetap bela. Kalau engkau mau mengalami yang ajaib, ubah hidupmu.

3. Integritas
Integritas itu artinya omongan dan perbuatan sama. Apa yang engkau lercaya dan yang engkau kalukan itu cocok.

Sekedar taat itu tidak cukup, karena hatimu kalau gondok, marah, kecewa, itu yang harus dibenahi.

1 Tawarikh 28:9
9: Dan engkau, anakku Salomo, kenallah Allahnya ayahmu dan beribadahlah kepada-Nya dengan tulus ikhlas dan dengan rela hati, sebab TUHAN menyelidiki segala hati dan mengerti segala niat dan cita-cita. Jika engkau mencari Dia, maka Ia berkenan ditemui olehmu, tetapi jika engkau meninggalkan Dia maka Ia akan membuang engkau untuk selamanya.

Ada shifting yang berubah dari kekayaan Daud menjadi kekayaan Salomo. Bagaimama mengatasi dan menang dari hal-hal yang salah? Rela sudah pasti taat, tapi taat belum tentu tentu rela.

Tuhan itu benci perceraian. Kerajaan itu punya tataran atau aturan. Kalau bercerai itu artinya orang itu tidak percaya kalau Tuhan itu bisa mengubah rumah tanggamu.Rela hati itu mudah ngomong sulit praktek. Seringkali kita rela melihat orang lebih susah dari hidup kita. Melihat orang lain diberkati, kita sirik.

Ketika 3 hal tadi ada dalam hidup kita, transfer of wealth itu akan terjadi. Kita diciptakan menjadi rekan sekerja. Roh kemiskinan bukan soal punya uang atau tidak, tapi ada serakah, iri hati, pelit dan sombong. Contoh ketika berebutan layangan, ketika seseorang tidak dapat, dia bisa cenderung merusak layangan tersebut, agar sama-sama tidak ada yang bisa dapat, dan itulah roh kemiskinan. Roh kemiskinan itu roh yang tidak pernah puas. 

Hukum dunia itu adalah membeli dan menjual, dasarnya profit, yang untung siapa. Tapi hukum Tuhan itu adalah memberi dan menerima, tapi dasarnya adalah kasih.

- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -

AoC Bandung, 4 Juli 2016

AOC BANDUNG
4 JULI 2016

By: Ev. Daniel Krestianto

Tema bulan ini Jehovah is My Lord. NamaNya bukan sekedar nama, bukan sembarang nama, tetapi namaNya nama yang penuh dengna kuasa, penuh dengan otoritas yang komplit sehingga kalau kita percaya akan terjadi sesuatu yang ajaib. Oleh bilur-bilurNya aku telah sembuh!

Matius 14:13-16
13: Setelah Yesus mendengar berita itu menyingkirlah Ia dari situ, dan hendak mengasingkan diri dengan perahu ke tempat yang sunyi. Tetapi orang banyak mendengarnya dan mengikuti Dia dengan mengambil jalan darat dari kota-kota mereka.
14: Ketika Yesus mendarat, Ia melihat orang banyak yang besar jumlahnya, maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan kepada mereka dan Ia menyembuhkan mereka yang sakit. 
15: Menjelang malam, murid-murid-Nya datang kepada-Nya dan berkata: "Tempat ini sunyi dan hari sudah mulai malam. Suruhlah orang banyak itu pergi supaya mereka dapat membeli makanan di desa-desa."
16: Tetapi Yesus berkata kepada mereka: "Tidak perlu mereka pergi, kamu harus memberi mereka makan."

... memberi mereka makan


Yesus punya keinginan mengasingkan diri, tapi ketika Dia melihat orang banyak, Dia tergerak oleh belas kasihan. Dia memberi contoh, apapun keinginanmu, kerinduanmu, apapun yang engkau tuju dan sedang engkau mau nikmati, tapi ketika engkau melihat sesuatu yang Tuhan tunjukkan dan sesuai dengan isi hatiNya, biar engkau memilih hatiNya itu. Kalau kedagingan kita kuat, apapun yang engkau inginkan semuanya tentang diri kita, ketika Tuhan tunjukkan sesuatu yang tentang hatiNya, kemungkinan engkau tidak akan memilih hal tersebut. Tapi ketika engkau memilih hati Tuhan, selalu ada mujizat yang mengikuti, SELALU, bukan hanya kadang-kadang. Ketika Yesus mengikuti hati Bapa, Dia menyembuhkan orang yang sakit. Ikuti saja dengan hati yang tulus, maka engkau akan melihat mujizat. Roh yang ada di dalam kita itu yang no limit! Tuhan yang beracara, bukan kita. Ini saatnya supaya iman kita makin kuat, makin besar, makin tumbuh. Yesus pernah berkata dalam ayat yang lain, akankah didapati iman ketika Dia datang yang kedua kali. Kalau Dia berkata seperti itu, artinya kita harus giat menumbuhkan iman kita, tidak cukup hanya dengar khotbah, tapi praktekkan! Jangan pernah pakai kesombongan, biar kita mengerti semua karena Tuhan.

Matius 14:17-18
17: Jawab mereka: "Yang ada pada kami di sini hanya lima roti dan dua ikan."
18: Yesus berkata: "Bawalah ke mari kepada-Ku."

Yang datang di ayat ini itu ribuan. Ribuan orang datang. Tapi mereka hanya punya 5 roti 2 ikan. Mau pakai teori atau hitungan apapun tidak akan bisa. Kalau engkau gunakan perhitungan dunia, yang berlaku ya perhitungan dunia. Cari dan hidup dengan perhitungan surga! Dari 5 roti 2 ikan langsung dengan kuasa Tuhan itu bisa dipakai untuk memberi makan 5000 orang lebih bahkan ada sisanya.

Ubah cara berpikirmu
Kalau engkau selalu berkata tidak bisa, ya engkau tidak bisa. Mulai saat ini berkata, "aku percaya, bisa!" Sekalipun dagingmu berkata tidak bisa, katakan kepada dagingmu, kepada jiwamu, 5 roti 2 ikan bisa! Ini waktunya ada step lebih, langkah lebih, tidak hanya ya ya ya pada Firman, tapi beritahu jiwamu kalau perhitungan manusia dan Tuhan itu berbeda! Ubah cara berpikir kita, perkatakan yang positif, bisa, tidak ada yang tidak bisa. Misal kalau bawahanmu agak "bodoh", jangan katakan "kamu bodoh!", tapi katakan "bisa jadi pintar, pasti bisa" dll.

Ketika Yesus sudah mengucap syukur atas roti dan ikan, Dia langsung membagi-bagikan. Dia bahkan tidak memakannya. Jangan selalu mementingkan dirimu sendiri. Setiap berkat apapun bawa ke hadapan Tuhan, ngucap syukur, lalu ikuti apa yang Tuhan mau, kalau disuruh bagikan ya bagikan, dll. Tahun ini , tahun depan, tahun depannya lagi, prinsipnya jadi bendahara Tuhan. Kalau engkau bisa jadi bendahara Tuhan, makin hari Tuhan akan makin perbesar berkatmu. Tuhan tahu seringkali berkat itu menghancurkan kehidupan seseorang. Apakah engkau bisa dipercaya di keuangan yang 0 nya 5, 0 nya 6, 0 nya 7, 0 nya 8? Jangan iri dengan orang yang lebih dari kita. Beresi diri dan karakter kita. Bahkan sampai ada sisa 12 bakul pun tidak ditulis kalau Dia makan roti dan ikan tersebut. Yesus mungkin makan yang terakhir, roti dan ikan dipecah terus, dan Dia tidak ada keraguan kalau itu semua habis bagaimana. Dia mengutamakan orang lain, belas kasihan, hati yang mengasihi jiwa-jiwa, hati yang benar-benar ingin jiwa-jiwa diselamatkan. Hati seperti ini yang Tuhan cari. Hati Bapa itu sedang ke jiwa-jiwa! Ini waktunya untuk kita sungguh-sungguh bergerak dan menyenangkan hati Tuhan. Perkara berkat tidak perlu takut, Dia menyediakan semuanya.

Di Matius tidak disinggung mengenai sisa ikan yang ada, hanya ditulis sisanya 12 bakul roti. Terus ikannya bagaimana? Di Kitab Yohanes ditulis, ikan tidak ada lebihnya. Roti sisa 12 bakul, ikan tidak ada yang lebih, semuanya habis, dan itu Tuhan kita. Kenapa? Mungkin ikan cepat busuk, tidak ada microwave / lemari es saat itu. Tuhan itu tidak menciptakan sesuatu dengan percuma. Ikannya dibuat tepat seperti yang dibutuhkan. Kebutuhanmu apa, Tuhan akan berikan secara maksimal. Terima berkatmu, ngucap syukur. Tuhan itu selalu berikan yang terbaik dalam hidup kita.

Matius 14:20-21
20: Dan mereka semuanya makan sampai kenyang. Kemudian orang mengumpulkan potongan-potongan roti yang sisa, dua belas bakul penuh.
21: Yang ikut makan kira-kira lima ribu laki-laki, tidak termasuk perempuan dan anak-anak.

Mereka datang kepada Tuhan. Di zaman dulu banyak dikatakan kaya di surga tapi miskin di dunia, itu salah besar. Di dalam Tuhan, berkat rohani dan jasmani itu berjalan bersama-sama, jangan mau ditipu setan! Yesus tidak hanya beri yang rohani, tapi juga memberkati secara jasmani.

HIGHER THAN EVER. Terbang lebih tinggi. Kalau hanya terbang tapi tidak ada berkat jasmani, ya repot juga. Rohani naik, jasmani juga naik.

Ibadah Minggu IFGF Palembang, 3 Juli 2016

IBADAH MINGGU IFGF PALEMBANG
3 JULI 2016

By: Ps. Robert Lie

Banyak yang memulai berjalan bersama dengan Tuhan, tapi seiring perkembangannya, mulai tidak sejalan dengan Tuhan, tidak mengikuti kehendak Tuhan.

Gereja ini seperti lautan, ada 2 kelompok ikan, ada yang berenang di permukaan laut, ada yang berenang di dalam lautan. Ada beberapa perbedaan, yang di permukaan berenangnya ke sana ke sini, tidak tenang, mondar-mandir, tapi yang di dalam berenangnya tenang, bahkan terlihat seperti "mati" karena sangat tenangnya ikan-ikan itu berenang. Ada yang mulai masuk dalam kedalaman bersama dengan Tuhan, ada yang masih belum mau masuk dalam kedalaman.

The best preaching is your life. Your life is your message. Kalau engkau bersandar dengan Tuhan, Tuhan itu akan beri yang terbaik untukmu. Pokoknya percaya saja apa yang Tuhan ngomong. Hidup kita tidak tergantung apa yang orang lain katakan pada kita, tapi tergantung apa kata Tuhan kepada kita. Good idea belum tentu God's idea. Kalau engkau masuk lebih dalam lagi, uang itu bukan perkara lagi, uang itu hanya awal dan yang paling rendah dari sebuah blessing Tuhan.

Kidung Agung 1:3-4
3: harum bau minyakmu, bagaikan minyak yang tercurah namamu, oleh sebab itu gadis-gadis cinta kepadamu!
4: Tariklah aku di belakangmu, marilah kita cepat-cepat pergi! Sang raja telah membawa aku ke dalam maligai-maligainya. Kami akan bersorak-sorai dan bergembira karena engkau, kami akan memuji cintamu lebih dari pada anggur! Layaklah mereka cinta kepadamu!

Di ayat ini diceritakan bagaimana sang raja mengajak putri ini masuk ke maligainya. Putri ini berbicara mengenai kesucian kita, kebersihan kita di hadapan Tuhan, dan raja itu berbicara mengenai Yesus, Tuhan itu mau mengajak kita masuk ke maligaiNya.

1. Apa itu maligai?
- Menurut KBBI, maligai adalah suatu ruangan atau tempat kediaman raja, atau putri raja dalam lingkungan istana, di tengah-tengah taman.
- Menurut bahasa Inggris, maligai ini adalah chamber, atau private room. Maligai bukan tempat sembarang orang, tempat khusus, mengarah pada kamar tidur pribadi.
- Maligai juga artinya kamar atau tempat paling rahasia.
- Maligai juga tempat khusus raja dan tidak sembarangan orang bisa masuk ke sini

Tuhan mau ajak kita masuk ke maligaiNya, tapi yang didapati layak di hadapan Tuhan yang bisa masuk ke maligaiNya dan mengalami perjumpaan pribadi dengan Tuhan.

2. Syarat masuk ke maligai
Siapa yang didapati layak, itu yang dibawa Tuhan ke maligaiNya. Bagaimana menjadi orang yang layak di hadapan Tuhan?

A. Mengasihi dengan segenap hati

2 Petrus 1:5-7
5: Justru karena itu kamu harus dengan sungguh-sungguh berusaha untuk menambahkan kepada imanmu kebajikan, dan kepada kebajikan pengetahuan,
6: dan kepada pengetahuan penguasaan diri, kepada penguasaan diri ketekunan, dan kepada ketekunan kesalehan,
7: dan kepada kesalehan kasih akan saudara-saudara, dan kepada kasih akan saudara-saudara kasih akan semua orang.

Banyak yang hanya bisa mengasihi sebatas mulut, tapi tidak segenap hati, entah mengasihi manusia dan juga sesama.
- Menambahkan kebajikan pada imanmu.
Tidak cukup hanya punya iman, tapi menambahkan kebajikan pada imanmu. Jangan sampai orang berkata engkau punya Tuhan tapi hidupmu jahat. Orang besar itu orang yang bisa mengurus dan mengasihi orang yang bahkan paling kecil atau paling hina. Pemimpin yang baik bukan yang menyiksa anak buahnya. Banyak yang mengaku cinta Tuhan tapi tidak memiliki kebajikan, justru jahat pada orang lain. Kekristenan tidak cukup seminggu sekali, tapi setiap harinya. Engkau akan dinilai dari apa yang engkau perbuat. Engkau boleh punya iman setinggi gunung, tapi kalau engkau tidak memiliki kebajikan, engkau tidak layak di hadapan Tuhan.

Kalau engkau bersandar pada Tuhan, tangan Tuhan yang akan membuatmu berhasil.

- Menambahkan pengetahuan kepada kebajikan
Tidak cukup baik hati, harus ada pengetahuan, artinya engkau berbuat baik pun juga jangan sembarangan. Jangan mau jadi orang baik tapi "bodoh". Tidak salah kalau mau menolong orang, tapi jangan sampai engkau salah menolong.

- Menambahkan penguasaan diri pada pengetahuan
Banyak orang yang tahu banyak tapi tidak ada penguasaan diri, jadi merasa paling pintar, paling benar, dan akhirnya sombong. Pengetahuan yang banyak harus ditambahkan penguasaan diri, agar tetap rendah hati.

- Menambahkan ketekunan pada penguasaan diri
- Menambahkan kesalehan pada ketekunan

- Menambahkan kasih akan saudara-saudara pada kesalehan
Banyak yang punya ini itu, bisa berbuat baik kepada siapapun, bisa respect dengan pendeta, nurut dengan pendeta tapi tidak pada orang tua atau mertuanya.

- Menambahkan kasih pada semua orang

Jadi umat yang layak itu tidak mudah, tapi kalau engkau layak, Tuhan akan bawa masuk kepada maligai

2 Petrus 1:8-11
8: Sebab apabila semuanya itu ada padamu dengan berlimpah-limpah, kamu akan dibuatnya menjadi giat dan berhasil dalam pengenalanmu akan Yesus Kristus, Tuhan kita.
9: Tetapi barangsiapa tidak memiliki semuanya itu, ia menjadi buta dan picik, karena ia lupa, bahwa dosa-dosanya yang dahulu telah dihapuskan.
10: Karena itu, saudara-saudaraku, berusahalah sungguh-sungguh, supaya panggilan dan pilihanmu makin teguh. Sebab jikalau kamu melakukannya, kamu tidak akan pernah tersandung.
11: Dengan demikian kepada kamu akan dikaruniakan hak penuh untuk memasuki Kerajaan kekal, yaitu Kerajaan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus.


B. Mengasihi dengan segenap pengertian
Kita harus mengasihi dengan penuh pengertian yang benar. Terkadang kita salah melakukan karena tidak ada pengertian.

Roma 10:1-3
1: Saudara-saudara, keinginan hatiku dan doaku kepada Tuhan ialah, supaya mereka diselamatkan.
2: Sebab aku dapat memberi kesaksian tentang mereka, bahwa mereka sungguh-sungguh giat untuk Allah, tetapi tanpa pengertian yang benar.
3: Sebab, oleh karena mereka tidak mengenal kebenaran Allah dan oleh karena mereka berusaha untuk mendirikan kebenaran mereka sendiri, maka mereka tidak takluk kepada kebenaran Allah.

Banyak orang melayani dan mengasihi Tuhan tapi tidak dengan pengertian yang benar.

1. Perumpamaan tentang hamba yang setia dan hamba yang jahat
Matius 24:45-51
45: "Siapakah hamba yang setia dan bijaksana, yang diangkat oleh tuannya atas orang-orangnya untuk memberikan mereka makanan pada waktunya?
46: Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang.
47: Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya tuannya itu akan mengangkat dia menjadi pengawas segala miliknya.
48: Akan tetapi apabila hamba itu jahat dan berkata di dalam hatinya:
49: Tuanku tidak datang-datang, lalu ia mulai memukul hamba-hamba lain, dan makan minum bersama-sama pemabuk-pemabuk,
50: maka tuan hamba itu akan datang pada hari yang tidak disangkakannya, dan pada saat yang tidak diketahuinya,
51: dan akan membunuh dia dan membuat dia senasib dengan orang-orang munafik. Di sanalah akan terdapat ratapan dan kertakan gigi." 
Ayat ini berbicara tentang karakter, kelakuan. Karakter dari banyak anak Tuhan itu akan membuatnya menjadi layak atau tidak. Banyak yang melayani jadi hamba Allah tapi sifatnya jelek. Kain persembahkannya tidak diindahkan Tuhan karena dia termasuk orang jahat, tapi kalau orang baik, semua korban syukurnya diterima Tuhan. Jangan gosip atau ngomongin orang lain.


2. Perumpamaan tentang Gadis bodoh dan gadis bijaksana
Matius 25:1-3
1: "Pada waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama sepuluh gadis, yang mengambil pelitanya dan pergi menyongsong mempelai laki-laki.
2: Lima di antaranya bodoh dan lima bijaksana.
3: Gadis-gadis yang bodoh itu membawa pelitanya, tetapi tidak membawa minyak, 
Ini berbicara tentang mezbah. Kalau engkau tidak ada mezbah apalagi tidak ada persembahannya, bagaimana Tuhan mau turunkan api atas hidupmu?


3. Perumpamaan dengan talenta
Matius 25:14-30
14: "Sebab hal Kerajaan Sorga sama seperti seorang yang mau bepergian ke luar negeri, yang memanggil hamba-hambanya dan mempercayakan hartanya kepada mereka. 
15: Yang seorang diberikannya lima talenta, yang seorang lagi dua dan yang seorang lain lagi satu, masing-masing menurut kesanggupannya, lalu ia berangkat. 
16: Segera pergilah hamba yang menerima lima talenta itu. Ia menjalankan uang itu lalu beroleh laba lima talenta. 
17: Hamba yang menerima dua talenta itupun berbuat demikian juga dan berlaba dua talenta. 
18: Tetapi hamba yang menerima satu talenta itu pergi dan menggali lobang di dalam tanah lalu menyembunyikan uang tuannya. 
19: Lama sesudah itu pulanglah tuan hamba-hamba itu lalu mengadakan perhitungan dengan mereka. 
20: Hamba yang menerima lima talenta itu datang dan ia membawa laba lima talenta, katanya: Tuan, lima talenta tuan percayakan kepadaku; lihat, aku telah beroleh laba lima talenta. 
21: Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu. 
22: Lalu datanglah hamba yang menerima dua talenta itu, katanya: Tuan, dua talenta tuan percayakan kepadaku; lihat, aku telah beroleh laba dua talenta. 
23: Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia, engkau telah setia memikul tanggung jawab dalam perkara yang kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu. 
24: Kini datanglah juga hamba yang menerima satu talenta itu dan berkata: Tuan, aku tahu bahwa tuan adalah manusia yang kejam yang menuai di tempat di mana tuan tidak menabur dan yang memungut dari tempat di mana tuan tidak menanam. 
25: Karena itu aku takut dan pergi menyembunyikan talenta tuan itu di dalam tanah: Ini, terimalah kepunyaan tuan! 
26: Maka jawab tuannya itu: Hai kamu, hamba yang jahat dan malas, jadi kamu sudah tahu, bahwa aku menuai di tempat di mana aku tidak menabur dan memungut dari tempat di mana aku tidak menanam? 
27: Karena itu sudahlah seharusnya uangku itu kauberikan kepada orang yang menjalankan uang, supaya sekembaliku aku menerimanya serta dengan bunganya. 
28: Sebab itu ambillah talenta itu dari padanya dan berikanlah kepada orang yang mempunyai sepuluh talenta itu. 
29: Karena setiap orang yang mempunyai, kepadanya akan diberi, sehingga ia berkelimpahan. Tetapi siapa yang tidak mempunyai, apapun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya. 
30: Dan campakkanlah hamba yang tidak berguna itu ke dalam kegelapan yang paling gelap. Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi."
 
Setia memfungsikan dan melipagandakan apa yang Tuhan percakanan. Setia pasti ada buahnya.


4. Perumpamaan dengan kambing dan domba
Matius 25:31:46
31: "Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan bersemayam di atas takhta kemuliaan-Nya. 
32: Lalu semua bangsa akan dikumpulkan di hadapan-Nya dan Ia akan memisahkan mereka seorang dari pada seorang, sama seperti gembala memisahkan domba dari kambing,
33: dan Ia akan menempatkan domba-domba di sebelah kanan-Nya dan kambing-kambing di sebelah kiri-Nya. 
34: Dan Raja itu akan berkata kepada mereka yang di sebelah kanan-Nya: Mari, hai kamu yang diberkati oleh Bapa-Ku, terimalah Kerajaan yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan. 
35: Sebab ketika Aku lapar, kamu memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu memberi Aku minum; ketika Aku seorang asing, kamu memberi Aku tumpangan;
36: ketika Aku telanjang, kamu memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit, kamu melawat Aku; ketika Aku di dalam penjara, kamu mengunjungi Aku.
37: Maka orang-orang benar itu akan menjawab Dia, katanya: Tuhan, bilamanakah kami melihat Engkau lapar dan kami memberi Engkau makan, atau haus dan kami memberi Engkau minum? 
38: Bilamanakah kami melihat Engkau sebagai orang asing, dan kami memberi Engkau tumpangan, atau telanjang dan kami memberi Engkau pakaian? 
39: Bilamanakah kami melihat Engkau sakit atau dalam penjara dan kami mengunjungi Engkau? 
40: Dan Raja itu akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku. 
41: Dan Ia akan berkata juga kepada mereka yang di sebelah kiri-Nya: Enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu orang-orang terkutuk, enyahlah ke dalam api yang kekal yang telah sedia untuk Iblis dan malaikat-malaikatnya. 
42: Sebab ketika Aku lapar, kamu tidak memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu tidak memberi Aku minum;
43: ketika Aku seorang asing, kamu tidak memberi Aku tumpangan; ketika Aku telanjang, kamu tidak memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit dan dalam penjara, kamu tidak melawat Aku. 
44: Lalu merekapun akan menjawab Dia, katanya: Tuhan, bilamanakah kami melihat Engkau lapar, atau haus, atau sebagai orang asing, atau telanjang atau sakit, atau dalam penjara dan kami tidak melayani Engkau? 
45: Maka Ia akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang tidak kamu lakukan untuk salah seorang dari yang paling hina ini, kamu tidak melakukannya juga untuk Aku. 
46: Dan mereka ini akan masuk ke tempat siksaan yang kekal, tetapi orang benar ke dalam hidup yang kekal."

- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -