AoC Bandung, 20 April 2015

AOC BANDUNG
20 APRIL 2015

By: Ev. Johan Surja

1 Raja-Raja 12:1-17
1: Kemudian Rehabeam pergi ke Sikhem, sebab seluruh Israel telah datang ke Sikhem untuk menobatkan dia menjadi raja.
2: Segera sesudah hal itu kedengaran kepada Yerobeam bin Nebat -- pada waktu itu dia masih ada di Mesir, sebab ia melarikan diri ke sana dari hadapan raja Salomo -- maka kembalilah ia dari Mesir.
3: Orang menyuruh memanggil dia, lalu datanglah Yerobeam dengan segenap jemaah Israel dan berkata kepada Rehabeam:
4: "Ayahmu telah memberatkan tanggungan kami, maka sekarang ringankanlah pekerjaan yang sukar yang dibebankan ayahmu dan tanggungan yang berat yang dipikulkannya kepada kami, supaya kami menjadi hambamu."
5: Tetapi ia menjawab mereka: "Pergilah sampai lusa, kemudian kembalilah kepadaku." Lalu pergilah rakyat itu.
6: Sesudah itu Rehabeam meminta nasihat dari para tua-tua yang selama hidup Salomo mendampingi Salomo, ayahnya, katanya: "Apakah nasihatmu untuk menjawab rakyat itu?"
7: Mereka berkata: "Jika hari ini engkau mau menjadi hamba rakyat, mau mengabdi kepada mereka dan menjawab mereka dengan kata-kata yang baik, maka mereka menjadi hamba-hambamu sepanjang waktu."
8: Tetapi ia mengabaikan nasihat yang diberikan para tua-tua itu, lalu ia meminta nasihat kepada orang-orang muda yang sebaya dengan dia dan yang mendampinginya,
9: katanya kepada mereka: "Apakah nasihatmu, supaya kita dapat menjawab rakyat yang mengatakan kepadaku: Ringankanlah tanggungan yang dipikulkan kepada kami oleh ayahmu?"
10: Lalu orang-orang muda yang sebaya dengan dia itu berkata: "Beginilah harus kaukatakan kepada rakyat yang telah berkata kepadamu: Ayahmu telah memberatkan tanggungan kami, tetapi engkau ini, berilah keringanan kepada kami -- beginilah harus kaukatakan kepada mereka: Kelingkingku lebih besar dari pada pinggang ayahku!
11: Maka sekarang, ayahku telah membebankan kepada kamu tanggungan yang berat, tetapi aku akan menambah tanggungan kamu; ayahku telah menghajar kamu dengan cambuk, tetapi aku akan menghajar kamu dengan cambuk yang berduri besi."
12: Pada hari lusanya datanglah Yerobeam dengan segenap rakyat kepada Rehabeam, seperti yang dikatakan raja: "Kembalilah kepadaku pada hari lusa."
13: Raja menjawab rakyat itu dengan keras; ia telah mengabaikan nasihat yang diberikan para tua-tua kepadanya;
14: ia mengatakan kepada mereka menurut nasihat orang-orang muda: "Ayahku telah memberatkan tanggungan kamu, tetapi aku akan menambah tanggunganmu itu; ayahku telah menghajar kamu dengan cambuk, tetapi aku akan menghajar kamu dengan cambuk yang berduri besi."
15: Jadi raja tidak mendengarkan permintaan rakyat, sebab hal itu merupakan perubahan yang disebabkan TUHAN, supaya TUHAN menepati firman yang diucapkan-Nya dengan perantaraan Ahia, orang Silo, kepada Yerobeam bin Nebat.
16: Setelah seluruh Israel melihat, bahwa raja tidak mendengarkan permintaan mereka, maka rakyat menjawab raja: "Bagian apakah kita dapat dari pada Daud? Kita tidak memperoleh warisan dari anak Isai itu! Ke kemahmu, hai orang Israel! Uruslah sekarang rumahmu sendiri, hai Daud!" Maka pergilah orang Israel ke kemahnya,
17: sehingga Rehabeam menjadi raja hanya atas orang Israel yang diam di kota-kota Yehuda.

Rehabeam memiliki hak waris untuk memeerintah 11 suku Israel, tapi akhrinya kenapa dia hanya berkuasa atas 1 suku saja? Rehabeam artinya the people will follow you, tapi kenyataannya tidak. Dia memiliki fasilitas, benih untuk menjadi orang yang besar, memiliki kuasa, memiliki semuanya, tapi dia tidak bisa menjadi besar. Kenapa? Karena ada sesuatu yang dibonsai selama hidupnya, yaitu dia tidak mendengarkan orang-orang tua yang sudah selama ini bersama dengan bapaknya, Salomo, yang menjadikan Salomo raja yang terbesar, raja yang agung, dikenal orang banyak. Dia mengabaikan orang-orang tua, dan lebih mendengar orang-orang muda yang penuh dengan nafsu, keinginan, ambisi, kedagingan, marah, dll. Dia memilih bukan dari nasehat yang benar, tapi memilih dari yang tidak memiliki pengalaman. MEMILIHLAH UNTUK MENDENGAR DARI SUARA ROH KUDUS, SUARA TUHAN, bukan dari kedagingan atau orang lain.

Salomo memberikan anaknya untuk dididik oleh penasehat-penasehat tua itu, tapi Rehabeam memilih untuk memberontak, tidak mau dididik oleh penasehat yang dimiliki Salomo. Apa artinya? Kalau engkau mau jadi besar, PILIHLAH DIDIKAN yang dari Tuhan. Kalau engkau menutup pintu didikan, engkau itu seperti membonsai hidupmu sendiri dan tidak akan pernah bisa jadi besar, padahal engkau itu sangat bisa menjadi besar. Hari ini, mari memilih untuk dididik Tuhan sekalipun sepertinya keras, tidak enak. Tapi ketika engkau memilih untuk bertahan dalam dididikan itu, engkau akan bisa menjadi besar! Setiap kita memiliki potensi untuk menjadi besar, menjadi hebat! Siapapun engkau yang hidup di dunia ini, engkau adalah pemenang, yang sudah mengalahkan jutaan pesaing bahkan sebelum engkau lahir di dunia. Didikan Tuhan itu akan membuat dirimu menjadi besar!

Yerobeam mendapat nubuat dari Ahia kalau dia akan memimpin 10 suku Israel, tapi kenapa akhirnya dia justru melakukan perkara yang jahat? Dia sudah mendapat hal yang besar, tapi hidupnya juga dibonsai. Kenapa? Ketika itu rakyatnya akan beribadah ke Bait Suci, dia malah menghalangi rakyatnya dan membuat lembu emas sehingga menyesatkan sebuah bangsa. Ketika engkau menerima yang besar, dan ketika engkau takut melepaskan apa yang engkau sudah dapat, ujungnya akan dipotong, dan engkau tidak mendapatkan apa-apa. Ketika engkau menangkap yang besar dari Tuhan, ketika berkat besar itu datang dalam hidupmu, dan ketika Tuhan minta, pertanyaannya apakah engkau mau melepaskannya, atau tidak? Kita sebenarnya sudah ditentukan Tuhan untuk jadi besar! Masalahnya apakah engkau memiliki sikap hati yang benar, atau engkau memiliki sikap hati seperti Rehabeam atau Yerobeam?

Jangan pernah berhenti sebelum Tuhan berkata untuk berhenti, jangan pernah berjalan sebelum Tuhan yang menyuruh untuk jalan.

- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -
- HIS PRESENCE BE MANIFESTED IN ALL NATIONS -

Ibadah Minggu IFGF Palembang, 19 April 2015


IBADAH MINGGU IFGF PALEMBANG

19 APRIL 2015

By: Ps. Pendy Sofian

Lukas 12:54-59
54: Yesus berkata pula kepada orang banyak: "Apabila kamu melihat awan naik di sebelah barat, segera kamu berkata: Akan datang hujan, dan hal itu memang terjadi.
55: Dan apabila kamu melihat angin selatan bertiup, kamu berkata: Hari akan panas terik, dan hal itu memang terjadi.
56: Hai orang-orang munafik, rupa bumi dan langit kamu tahu menilainya, mengapakah kamu tidak dapat menilai zaman ini?
57: Dan mengapakah engkau juga tidak memutuskan sendiri apa yang benar?
58: Sebab, jikalau engkau dengan lawanmu pergi menghadap pemerintah, berusahalah berdamai dengan dia selama di tengah jalan, supaya jangan engkau diseretnya kepada hakim dan hakim menyerahkan engkau kepada pembantunya dan pembantu itu melemparkan engkau ke dalam penjara.
59: Aku berkata kepadamu: Engkau tidak akan keluar dari sana, sebelum engkau membayar hutangmu sampai lunas."

Penting untuk kita bisa menilai apa yang terjadi di zaman ini, zaman apa yang sedang kita hidupi saat ini. Kalau engkau tidak tahu, engkau bisa kelewatan berkat yang sudah disediakan Tuhan di musim ini. Musim itu adalah waktu dimana sesuatu diproduksi secara maksimal, misalnya ketika musim durian, masa itulah dimana produksi durian tertinggi.

2015-2016 adalah masanya para imam! Kita berada di bawah covering imam, dan kalau engkau mengerti hal ini, ada jatah yang berbeda antara imam dengan orang yang lain. Imam itulah yang paling dekat, paling intim dengan Tuhan, tinggal di Bait Allah. Banyak mujizat yang terjadi di sini karena kita berada di dalam covering imam, di dalam kelompok imam. Dalam peperangan, ketika kelompok imam turun tangan, akan terjadi sesuatu yang supranatural di tempat itu. Imam tidak bertemu dengan musuhnya, namun Tuhan memberi kemenangan yang luar biasa. Ketika di bawah kepemimpinan Yosua, bangsa Israel akan menyebrang Sungai Yordan dan di barisan paling depan adalah barisan pengangkat tabut. Ketika di Kota Yerikho dimana terdapat sistem perbentengan yang paling canggih di zaman itu, namun ketika itu di barisan yang paling pertama mengelilingi Yerikho adalah barisan imam, dan peniup sangkakala juga kelompok imam, ketika itu ditiup, tembok Yerikho hancur. Ketika di zaman Yosafat, mereka berjalan ke lembah itu dan melakukan pujian penyembahan, dan yang melakukannya adalah suku Lewi. Ketika bangsa Israel mulai menyanyikan puji-pujian, Tuhan membuat kegaduhan di bangsa musuhnya, dan mereka saling membunuh sehingga ketika bangsa Israel datang, mereka tidak berperang lagi, hanya menjarah, dan bahkan menjarah selama 3 hari.

Ini adalah masanya kelompok imam, dan artinya ada jaminan kemenangan secara supranatural di hidup kita. Ketika kita keluar dari Bait Suci dan masuk dalam peperangan, selalu ada kemenangan secara supranatural yang diberikan. Ketika para imam keluar, mereka membawa kekudusan Tuhan, dan yang tidak kudus yang bukan dari Tuhan akan mati sehingga terjadi kemenangan. Ini adalah musimnya para imam, tapi musim itu ada waktunya. Kalau engkau bisa hidup sesuai tuntunan Tuhan, tuntutan Tuhan, engkau akan melewati musim ini secara luar biasa! Musim durian itu tetap ada sekalipun engkau tidak tahu, engkau doa ataupun tidak, itu akan tetap terjadi, tapi tidak tahu apakah engkau bisa menikmati hal tersebut atau tidak. Perhatikan bagaimana caramu hidup. Para imam tidak dilatih untuk membunuh secara face to face, satu orang membunuh ratusan orang, bahkan satu lawan satu pun belum tentu menang. Ketika engkau keluar, harusnya sesuatu yang supranatural itu terjadi di hidup kita, akan terjadi kemenangan demi kemenangan yang harusnya menjadi bagian kita semua kelompok imam.

Luke 12:56 (THE MESSAGE)
56: Frauds! You know how to tell a change in the weather, so don't tell me you can't tell a change in the season, the God-season we're in right now.

Musim Tuhan apa yang ada dalam hidup kita hari ini?

Luke 12:57 (THE MESSAGE)
57: "You don't have to be a genius to understand these things. Just use your common sense,

Mari perbaiki cara hidup kita, maka kita kaan melihat bagaimana Tuhan akan bekerja secara luar biasa hari-hari ini!

Imamat 26:2-13
2: Kamu harus memelihara hari-hari Sabat-Ku dan menghormati tempat kudus-Ku, Akulah TUHAN.
3: Jikalau kamu hidup menurut ketetapan-Ku dan tetap berpegang pada perintah-Ku serta melakukannya,
4: maka Aku akan memberi kamu hujan pada masanya, sehingga tanah itu memberi hasilnya dan pohon-pohonan di ladangmu akan memberi buahnya.
5: Lamanya musim mengirik bagimu akan sampai kepada musim memetik buah anggur dan lamanya musim memetik buah anggur akan sampai kepada musim menabur. Kamu akan makan makananmu sampai kenyang dan diam di negerimu dengan aman tenteram.
6 Dan Aku akan memberi damai sejahtera di dalam negeri itu, sehingga kamu akan berbaring dengan tidak dikejutkan oleh apa pun; Aku akan melenyapkan binatang buas dari negeri itu, dan pedang tidak akan melintas di negerimu.
7: Kamu akan mengejar musuhmu, dan mereka akan tewas di hadapanmu oleh pedang.
8: Lima orang dari antaramu akan mengejar seratus, dan seratus orang dari antaramu akan mengejar selaksa dan semua musuhmu akan tewas di hadapanmu oleh pedang.
9: Dan Aku akan berpaling kepadamu dan akan membuat kamu beranak cucu serta bertambah banyak dan Aku akan meneguhkan perjanjian-Ku dengan kamu.
10: Kamu masih akan makan hasil lama dari panen yang lampau, dan hasil lama itu akan kamu keluarkan untuk menyimpan yang baru.
11: Aku akan menempatkan Kemah Suci-Ku di tengah-tengahmu dan hati-Ku tidak akan muak melihat kamu.
12: Tetapi Aku akan hadir di tengah-tengahmu dan Aku akan menjadi Allahmu dan kamu akan menjadi umat-Ku.
13: Akulah TUHAN, Allahmu, yang membawa kamu keluar dari tanah Mesir, supaya kamu jangan lagi menjadi budak mereka. Aku telah mematahkan kayu kuk yang di atasmu dan membuat kamu berjalan tegak."


Tuhan akan menempatkan kemahNya di tengah-tengah kita, dan bahkan Tuhan akan hadir di tengah-tengah kita. Ayat 4-13 itu tidak akan terjadi kalau engkau tidak melakukan yang di ayat 2 dan 3.

Syarat pertama: Memelihara hari Sabat Tuhan dan menghormati tempat kudus Tuhan
Imamat 26:2
2: Kamu harus memelihara hari-hari Sabat-Ku dan menghormati tempat kudus-Ku, Akulah TUHAN.


Ketika akan ibadah Minggu, seberapa engkau mempersiapkan semuanya dan datang bahkan sebelum waktu yang ditentukan, itu akan merepresentasikan bagaimana penghormatanmu akan hari Sabat, mengenai hari ibadahmu pada Tuhan. Pada acara penting pun engkau tahu bagaimana cara memberi yang terbaik, datang sebelum waktunya, karena engkau tahu bagaimana menghormati orang yang membuat acara itu, tapi bagaimana penghormatanmu dengan Tuhan, dengan hari Sabatnya Tuhan, waktu ibadahnya kita dengan Tuhan? Di bangsa Israel, ketika hari Sabat mereka tidak melakukan apapun, mereka akan lebih banyak berdoa dan membaca Taurat. Bahkan di hotel pun ada lift untuk hari Sabat, karena tubuh itu tidak boleh melakukan apapun selain yang berhubungan dengan ibadahnya dengan Tuhan, berdoa, membaca Taurat.

Kelompok imam itu tidak bisa bergerak sendirian, sangat dibutuhkan yang namanya unity, kesehatian, kesepakatan. Misal untuk mengangkat tabut pun dibutuhkan 4 orang. Kehidupan imam Eli memang benar, namun kehidupan anaknya kacau. Yang diperhitungkan dalam imam itu tidak hanya pribadi, tapi harus kelompok! Imam Eli menghormati Tuhan, namun ketika anak-anaknya tidak, ya tidak bisa. Kelompok imam diperhitungkan kebenarannya dalam sebuah kelompok, tidak bisa hanya masing-masing.

Syarat kedua: Hidup menurut ketetapan Tuhan, berpegang pada perintahNya dan MELAKUKANNYA (JADI PELAKU FIRMAN)Imamat 26:3
3: Jikalau kamu hidup menurut ketetapan-Ku dan tetap berpegang pada perintah-Ku serta melakukannya,

Dua syarat tersebut yang menjadi kunci untuk kita bisa menikmat the greatest season, dan semua dimulai dari sikap hati kita.

Yang kudus akan semakin kudus, yang tidak kudus akan semakin tidak kudus, dan kedua hal ini tidak bisa berjalan bersamaan. Di depanmu ada dua jalan, engkau harus pilih, ketika engkau memilih, engkau tidak bisa berpaling lagi dari jalanmu itu, pilihannya hanya dua, kudus atau tidak kudus. Awalnya mungkin terlihat seolah-olah sejalan, seolah-olah bisa berjalan bersama-sama, tapi ujungnya akan berbeda jauh. Hari ini, engkau diperhadapkan hal yang sama, engkau boleh pilih, dan engkau mau memilih yang mana? Engkau mau menjadi orang yang didamaikan, atau engkau mau menjadi orang yang mendamaikan orang lain di hadapan Tuhan?


- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -
- HIS PRESENCE BE MANIFESTED IN ALL NATIONS -

Ibadah Minggu IFGF Palembang, 12 April 2015

IBADAH MINGGU IFGF PALEMBANG
12 APRIL 2015

By: Ps. Robert Lie


Kita tidak berada di musim yang biasa, tapi kita masuk dalam The Greatest Season. Apa yang Tuhan katakan, apa yang Tuhan janjikan, itu selalu Dia kerjakan! Semalam Tuhan buka akses sehingga setiap kita bisa masuk dalam Ruang Tuhan yang kudus, untuk mengalami hadirat Tuhan yang nyata. Tuhan akan menarik harta bangsa-bangsa dan memindahkannya ke tempat ini! Nanti dengan tiba-tiba dan tak terduga, akan banyak berkat Tuhan yang tiba-tiba masuk untuk gereja ini.

Beberapa waktu lalu Tuhan taruh kabut di tempat ini, dan itu hanya ada di sepergelangan kaki. Kabut pun merupana cara pengairan terbaik di Taman Eden. Kalau engkau mau menikmati kabut Tuhan ini, engkau tidak bisa berdiri, tapi harus tersungkur. Apa kunci dari Revival? HUNGER! Haus dan lapar akan Tuhan. Tuhan akan bawa kita ke musim yang baru, yang tidak pernah engkau pikirkan, tidak pernah engkau lihat ataupun dengar. Jangan bergantung dengan WL, tapi engkau bisa mulai menyembah Tuhan bahkan sebelum WL menyembah Tuhan.

Kalau engkau mau emngalami yang dahsyat, jangan takut untuk melepaskan apa yang Tuhan titipkan dalam hidupmu. Apa yang engkau tabur, itu yang engkau tuai! Kalau engkau covenant dengan gereja ini, engkau juga berhak untuk mendapatkan apa yang Tuhan janjikan kepada gereja ini! Percaya dan sepakat!

Salah satu tanda dari the greatest season adalah mengenai keuangan. Our God is a Master of Breakthrough! Tuhan bisa buat apa yang tidak ada jadi ada, yang tidak mungkin jadi mungkin! Kelimpahan itu akan bergantung dengan kapasitasmu masing-masing. Engkau masuk dalam kelimpahan itu ketika engkau diberkati dan engkau bisa memberkati orang lain! Kelimpahan itu engkau menikmati berkat Tuhan, dan engkau bisa memberkati orang lain.

Kemegahan gereja Tuhan akan melampaui kemegahan gereja mula-mula, karena Tuhan akan guncangkan langit dan bumi dan segala isinya seperti di Hagai 2.

Hagai 2:6-7
6: Sebab beginilah firman TUHAN semesta alam: Sedikit waktu lagi maka Aku akan menggoncangkan langit dan bumi, laut dan darat;
7: Aku akan menggoncangkan segala bangsa, sehingga barang yang indah-indah kepunyaan segala bangsa datang mengalir, maka Aku akan memenuhi Rumah ini dengan kemegahan, firman TUHAN semesta alam.


The greatest season, Tuhan akan berkati kita secara jasmani dan rohani agar perjanjianNya kepada Abraham itu terjadi, oleh karena kita semua bangsa akan diberkati! Orang akan menilaimu dari gaya hidupmu, cara hidupmu. Kalau engkau berkata engkau berjalan bersama Tuhan tapi engkau tidak berbuat baik, itu omong kosong, karena Yesus berjalan berkeliling sambil berbuat baik! Yang lebih penting sebenarnya adalah kekuatan untuk mendapatkan kekayaan, bukan kekayaan itu sendiri. Tapi ini tergantung pada hatimu, kalau engkau tidak melekat dengan uang, engkau akan dapatkan. Terima pengurapan tersebut, maintenance urapan tersebut, dan terus masuk lebih dalam agar pengurapan itu meningkat!

- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -
- HIS KINGDOM BE MANIFESTED IN ALL NATIONS -