AoC Bandung, 2 Maret 2015

AOC BANDUNG
2 MARET 2015

By: Ps. Robert Lie
"Menyelesaikan Pelayanan yang Ditugaskan"

2 tahun ini adalah tahun yang ajaib, dan setiap 20 tahun itu ada satu momen yang ajaib sekali yang Tuhan bangkitkan, dan tahun ini tidka bisa diulang lagi di depannya. Tuhan tidak mau kita hanya hidup dalam anugrah demi anugrah, tapi mau dalam kesempurnaan. Tahun ini adalah tahun yang ajaib sekali, dan kalau engkau bisa hidup dengan sungguh-sungguh dan sejalan dalam Tuhan, engkau akan alami yang belum pernah engkau alami sebelumnya! Kita tidak akan bisa berjalan bersama Tuhan kalau kita tidak bisa mengerti tentang perjanjian.

Amos 3:3
3: Berjalankah dua orang bersama-sama, jika mereka belum berjanji?

Allah kita tidak pernah mengingkari apa yang telah Dia janjikan! Ketika ada hadirat Allah, sesuatu yang berbeda akan terjadi! Hujan awal dan hujan akhir sudah disatukan di tengah-tengah kita, sehingga kalau kita melayani dan mencari Tuhan sungguh-sungguh, engkau akan melayani dengan kemuliaan Tuhan yang dahsyat! Sebelum Dia datang, Dia akan lakukan apa yang tidak pernah kita lihat, tidak pernah kita dengar, ujungnya agar kemuliaan Tuhan dinyatakan! Layani Tuhan sungguh-sungguh! Kalau Imanuel itu ada bersama kita, kita pasti akan berjalan dalam supranatural!

Seringkali kita tidak sadar kalau kita melayani itu adalah sebuah kehormatan, bukan beban! Terlalu banyak keluhan demi keluhan yang membuat kita tidak bisa menerima janji Tuhan. Kenapa kita seringkali tidak mengalami berkat Tuhan? Karena hanya selalu memikirkan untuk diri sendiri dan tidak mengerti yang namanya menjadi saluran berkat! Ketika engkau melayani, mungkin engkau tidak dihargai manusia, itu tidak apa, karena rewardnya langsung dari Tuhan, Dia yang bertanggungjawab atas hidup kita.

Paulus awalnya bukan orang yang takut akan Tuhan, bahkan dia penganiaya umat Tuhan, namun ketika dia berjumpa dengan Tuhan, dia menerima panggilan dari Tuhan untuk melayani umat Tuhan.

2 Korintus 11:23-27
23: Apakah mereka pelayan Kristus? --aku berkata seperti orang gila--aku lebih lagi! Aku lebih banyak berjerih lelah; lebih sering di dalam penjara; didera di luar batas; kerap kali dalam bahaya maut.
24: Lima kali aku disesah orang Yahudi, setiap kali empat puluh kurang satu pukulan,
25: tiga kali aku didera, satu kali aku dilempari dengan batu, tiga kali mengalami karam kapal, sehari semalam aku terkatung-katung di tengah laut.
26: Dalam perjalananku aku sering diancam bahaya banjir dan bahaya penyamun, bahaya dari pihak orang-orang Yahudi dan dari pihak orang-orang bukan Yahudi; bahaya di kota, bahaya di padang gurun, bahaya di tengah laut, dan bahaya dari pihak saudara-saudara palsu.
27: Aku banyak berjerih lelah dan bekerja berat; kerap kali aku tidak tidur; aku lapar dan dahaga; kerap kali aku berpuasa, kedinginan dan tanpa pakaian,

Banyak yang berkata semangat untuk pelayanan, tapi ketika ada tantangan, berhenti, mundur, dll. Paulus bahkan berkata hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan. Puasa kedagingan artinya bukan hanya tidak makan daging, tapi memotong semua kedagingan dalam hidupmu. Secara medis, kalau engkau makan buah selama 3 hari tanpa makan minyak / daging, itu akan mendetox tubuhmu. Kalau engkau tidak nonton gosip, tidak nonton TV, tidak memasukkan yang seperti itu selama 3 hari, itu artinya akan mendetox rohmu! Puasa kedagingan itu artinya tidak membiarkan ada kedagingan dalam manusia rohmu. Jangan beri makan manusia rohmu dengan kedagingan apapun!

Apa yang membuat Paulus berhasil menyelesaikan tugas dan pelayanannya dengan baik?

* Paulus menyadari yang memanggilnya pelayanan adalah Tuhan, bukan orang lain.
Setiap kita ditugaskan untuk melayani. Dari kandungan pun Tuhan sudah menetapkan kita untuk melayaninya. Setiap kita sebelum lahir diberikan mandat, dan kita lahir, itulah destiny yang diberikan pada kita. Apa yang membuat Paulus bisa menyelesaikan itu sekalipun dia sudah banyak mengalami yang tidak baik. Paulus bukan hanya rela menderita, tapi dia rela mati demi pekerjaan Tuhan, sehingga penderitaan pun tidak akan menyurutkan mentalnya untuk melayani Tuhan, dan dia sadar yang memanggilnya pelayanan adalah Tuhan. Bentrok akan tetap ada, tapi itu tidak boleh menghentikanmu untuk pelayanan. Lakukan yang terbaik untuk Tuhan!

* Paulus punya komitmen dalam melayani
Komitmen bukan hanya komat-kamit, tapi ada buktinya, yaitu bekerja dengan sepenuh hati, giat, sekuat tenaga, karena akan keluar tindakan yang tidak akan tergoyahkan, tidak hanya ngomong doang. Banyak yang hanya mau diam dan terima, itu tidak bisa, memang kita berada di dalam hadirat Allah, tapi kita juga harus lakukan sesuatu, karena komitmen itu dibuktikan dengan kerja keras, kerja sepenuh hati. Komitmen itu tidak mencari pengakuan dari orang lain! Komitmen tidak akan menyia-nyiakan kasih karunia dan kesempatan yang diberikan Tuhan.

Kalau engkau takut untuk memberi, artinya engkau tidak sadar kalau hidupmu adalah pemberian Tuhan. Kalau engkau tidak bisa memberi yang terbaik (tidak hanya uang, tapi semua hal), artinya engkau tidak sadar kalau hidupmu adalah pemberian Tuhan. Jangan pernah sia-siakan semua pemberian Tuhan! Orang yang tidak komitmen itu ciri-cirinya malas, sedikit-sedikit jenuh, bosan, capek, dengan mudah cuti pelayanan. Begitu mudah orang berkata ingin menyenangkan Tuhan, tapi dengan mudah juga orang meninggalkan Tuhan ketika mengalami rintangan, dll. Paulus buktikan dengan dedikasinya kalau dia komitmen dengan Tuhan dan pelayanan yang diberikan bahkan hingga dia tidak menyayangkan nyawanya, apa yang dulu dia anggap untung adalah kerugian karena dia sudah mengenal Kristus.

Tuhan tidak berjanji untuk berjalan dengan orang yang hanya sekedar komat-kamit, tapi Tuhan akan berjalan dengan orang yang benar-benar komitmen dengan Tuhan. Orang yang komitmen kadang memang agak nekat dan memiliki tekad yang kuat, dia akan mendengar apa yang Tuhan mau sekalipun aneh-aneh ataupun akan tidak disukai orang lain.

* Paulus memiliki filosofi yaitu keberhasilan dalam pelayanan adalah memiliki hati Allah, hati untuk mengasihi Allah dan mengasihi sesama seperti diri sendiri.
Mengasihi Allah dengan segenap hatimu, jiwamu, dan akal budimu, dan mengasihi sesama seperti diri sendiri. Semua kemuliaan yang dipercayakan Tuhan itu untuk memberkati umat Tuhan, bukan untuk dirimu sendiri! Kenapa kita terkadang mau mengasihi Tuhan dan sulit mengasihi Tuhan? Karena berpikir mengasihi Tuhan yang tidak pernah mengecewakan, karena manusia sering mengecewakan. Ubah hati kita agar bisa mengasihi umat Tuhan. Kenapa seringkali orang merasa lebih hebat dari Tuhan dengan tidak mau melepaskan pengampunan, padahal Tuhan pun selalu mengampuni anak-anakNya? Tuhan tidak pernah mau memakai orang yang tidak bisa menjadi saluran berkat untuk orang lain. Kalau engkau bangga dengan apa yang engkau alami masa lalu, engkau tidak akan mengalami yang luar biasa di depanmu. Kasihi Tuhan, kasihi sesama.

* Paulus memiliki kerendahan hati dalam melayani
Efesus 3:7-8
7: Dari Injil itu aku telah menjadi pelayannya menurut pemberian kasih karunia Allah, yang dianugerahkan kepadaku sesuai dengan pengerjaan kuasa-Nya.
8: Kepadaku, yang paling hina di antara segala orang kudus, telah dianugerahkan kasih karunia ini, untuk memberitakan kepada orang-orang bukan Yahudi kekayaan Kristus, yang tidak terduga itu,

Dia ini orang hebat, tapi dia tidak merasa pintar. Kalau engkau mau jadi yang paling besar, jadi pelayan, jadi hamba, dan seberapa engkau ditinggikan Tuhan akan ditentukan seberapa dalam engkau mau merendahkan dirimu. Dia tidak hanya menyelesaikan pelayanan, tapi dia menyiapkan generasi selanjutnya untuk melanjutkan pelayanannya. Seringkali banyak pemimpin yang tidak bisa membangkitkan anak-anak rohani yang minimal memiliki pengurapan dengan kapasitas yang sama dengan pemimpin tersebut. Harusnya Gehazi pun mendapat 4 bagian dari Roh Elia, namun dia tidak memiliki kerendahan hati, sehingga dia tidak bisa mendapatkan hal tersebut. Rendah hati adalah sifat Tuhan, karena Dia lemah lembut dan rendah hati, dan ini yang harus dimiliki kalau engkau mau mengalami kemuliaan Tuhan yang lebih dahsyat lagi. Penderitaan harus mendahului kemuliaan, dan juga ada ayat yang berkata:

Filipi 3:10
10: Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya, di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya,

- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -
- HIS PRESENCE BE MANIFESTED IN ALL NATIONS -

AoC Bandung, 3 Maret 2015

AOC BANDUNG
3 MARET 2015

By: Ps. Robert Lie

Dia adalah Tuhan Master of Breakthrough! Banyak orang Kristen "latah", mau janji Tuhan, tapi tidak mau masuk dalam perjanjian Tuhan. Maunya hanya berkat, tapi tidak mengerti kalau sebelum blessing itu terjadi, harus ada yang dilakukan.

85% pendeta lebih suka copy paste apa yang orang lain dapatkan dan dibagikan lagi. Tidak ada yang salah dengan ini, tapi yang salah ketika engkau tidak pernah mau berusaha mencari pewahyuan dari Tuhan, tapi maunya meniru dari apa yang orang lain lakukan. 10% pendeta mendengar sesuatu dari orang lain, mengkonfirmasikannya pada Tuhan, baru menjabarkannya. Hanya ada 5% orang yang mau mencari Tuhan mati-matian, dan mau mendapatkan yang original dari Tuhan. Kenapa orang tidak tahan dalam berdoa? Karena tidak bertemu Tuhan, itu yang sulit, sehingga rasanya bisa sangat lama dan tidak tahan. Tuhan tidak mau kita hanya masuk dari anugrah demi anugrah, tapi dalam kesempurnaan.

Ketika engkau berkata tidak bisa, ya itu tidak akan pernah terjadi dalam hidupmu. Tuhan menciptakan kita sempurna, Kejadian 1:26, artinya apapun yang Tuhan lakukan, engkau bisa lakukan, karena kalau engkau percaya, engkau akan bisa lakukan bahkan yang lebih besar dari yang pernah dia lakukan.

Kejadian 1:26
26: Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi."

Yohanes 14:12
12: Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa;
Yohanes 15:7
7: Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.

Masalahnya banyak yang hanya mengaku tinggal di dalam Tuhan, tapi sebenarnya hanya di dalam gereja, di dalam gedung, di dalam organisasi, bukan di dalam Tuhan. Kalau engkau berjalan bersama Tuhan, hidupmu tidak akan biasa-biasa, tapi akan terjadi yang sangat dahsyat!

Efesus 5:15
15: Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif,

Perhatikan caramu hidup.

Efesus 5:15 (BIMK)
15: Sebab itu, perhatikanlah baik-baik cara hidupmu. Jangan hidup seperti orang-orang bodoh; hiduplah seperti orang-orang bijak.

Efesus 5:15 (TSI)
15: Jadi, berhati-hatilah dengan cara hidup kalian masing-masing. Jangan hidup seperti orang bodoh, tetapi hiduplah seperti orang bijaksana.


Cara hidupmu akan menentukan apa yang akan Tuhan lakukan dalam hidupmu! Cara hidupmu akan menentukan seluruh kehidupanmu. Untuk engkau mengalami perjanjian Tuhan, tidak cukup hanya engkau klaim, tapi engkau harus mengerti perjanjian

Ada hukum yang tidak bisa dilanggar siapapun termasuk Tuhan, yaitu yang kudus tidak bisa bersatu dengan yang tidak kudus. Yesus yang di Kayu Salib pun tidak bisa bertemu dengan Bapa, sehingga sebelumnya di Getsemani Dia sempat merasakan takut dan Dia mengerti kalau Dia akan menjadi tidak kudus ketika disalib sehingga Dia akan berpisah dengan Bapa dan Roh Kudus, dan itulah yang sebenarnya membuat Dia sedih, karena Dia tidak bisa melanggar hukum itu.

Hujan awal adalah orang yang mengalami lawatan Tuhan di generasi pertama, dan hujan akhir adalah kita yang mengalami lawatan Tuhan di akhir zaman, dan hujan awal dan hujan akhir bersatu artinya orang yang sudah menyelesaikan tugasnya di generasi dahulu akan mementori kita yang berada di generasi akhir.

Hidup ini harus habis-habisan dengan Tuhan, harus total! Tidak ada kemuliaan tanpa engkau mencari Tuhan dengan habis-habisan. Yang gratis hanya masuk surga ketika engkau mengaku dan terima Yesus. Tuhan tidak akan percayakan apapun kalau engkau tidak bisa dipercayakan mengenai apapun! Kalau engkau mau masuk yang khusus dengan Tuhan, Tuhan juga akan mengkhususkan dirimu! Cara hidupmu harus diperbaiki kalau engkau mau mengalami kemuliaan demi kemuliaan. Orang yang hidup dalam roh, akan berpikir secara roh, orang yang hidup dalam daging, akan berpikir secara daging. Kalau engkau tidak mengizinkan dagingmu berkuasa, tapi rohmu yang berkuasa, engkau tidak akan berpikir yang aneh-aneh. Apapun yang kita bayar harganya, tidak akan pernah sebanding dengan apa yang Tuhan lakukan di dalam hidup kita.

Puasa daging bukan berarti kita tidak makan daging, tapi juga kita tidak mengizinkan kedagingan kita memenuhi hidup kita. Stop cara hidup yang tidak benar, hidup kita harus sesuai dengan apa yang kita katakan. Kuduskanlah dirimu sebab Aku (Tuhan) kudus. Tuhan selalu akan memberi kekuatan, tapi tergantung engkau mau atau tidak.Tuhan hanya mau engkau memiliki hati yang mau, baru nanti Tuhan akan beri kemampuan dan beri jalannya. Kalau engkau tidak pernah bisa menjaga dirimu dengan baik, engkau tidak akan bisa berjalan bersama dengan Tuhan. Yang kudus tidak akan bisa berjalan dengan yang tidak kudus. Kenapa Henokh tidak mengalami kematian? Karena dia berkata kalau dia tidak mau mati, dia ingin diangkat hidup-hidup, karena hidupnya juga didapati berkenan di hadapan Tuhan. Jangan hidup seperti orang bodoh, hati-hati dengan cara hidupmu.

Kalau engkau tidak mema diperhatikan hidupmu baik-baik, ya hidupmu tidak akan menjadi baik. Paulus mengeluarkan statement yang ajaib, bagiku adalah Kristus, dan mati adalah keuntungan, dan kalau aku hidup, aku menghasilkan buah bagi Kristus. Kita bisa jadi sombong kalau kita tidak memiliki penguasaan diri. Minta Tuhan ubah cara hidupmu yang lama, maka Tuhan akan lakukan sesuatu yang ajaib dalam hidupmu.

Apa yang harus diubah? Caramu beribadah.

1 Timotius 4:8
8: Latihan badani terbatas gunanya, tetapi ibadah itu berguna dalam segala hal, karena mengandung janji, baik untuk hidup ini maupun untuk hidup yang akan datang.

Caramu beribadah dengan Tuhan harus diperbaiki. Sikap hati dalam ibadah akan menentukan apa yang akan engkau alami ketika beribadah, dan beribadah tidak hanya di gereja, di AoC, tapi juga ketika di rumah. Banyak orang yang datang ke gereja / persekutuan, tapi hatinya di tempat lain. Kalau engkau beribadah dengan Tuhan sungguh-sungguh, itu mengandung janji Tuhan dan itu akan bermanfaat untuk hidupmu. If you respect Him, He will respect you! Kebersihan adalah sebagian dari iman. Kalau yang di luar yang kelihatan saja tidak bisa bersih, bagaimana yang di dalam?

Ibadahmu kepada Tuhan itu mengandung sebuah janji, tapi kenapa kadang janji itu batal? Karena ada yang salah dalam hidupmu.

Yakobus 1:26
26: Jikalau ada seorang menganggap dirinya beribadah, tetapi tidak mengekang lidahnya, ia menipu dirinya sendiri, maka sia-sialah ibadahnya.

Amsal 18:21
21: Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya.


Jaga lidahmu baik-baik, karena dengan lidah yang sama engkau bisa memberkati orang, bisa menyembah Tuhan, tapi dengan lidah yang sama juga engkau bisa menyakiti orang, mengutuki orang lain. Bangsa Israel menjadi bertahun-tahun keliling di padang gurun karena dosa lidah. Kedewasaan kekristenan tidak dinilai dari jabatan kita, dari berapa lama kita ikut Tuhan, tapi salah satunya adalah lidah kita, perkataan yang keluar dari lidah kita. Harusnya setiap kita berani berkata contohlah teladan hidupku, itu bukan karena kita sudah sempurna, tapi kita bertekad untuk hidup sempurna dan menjadi berkat bagi orang lain. Banyak orang Kristen bodoh karena perkataannya sehingga janji Tuhan yang sudah di depan matanya hilang. Kita bukan hakim untuk menghakimi orang lain, kalau ada orang lain yang tidak benar, itu urusan mereka dengan Tuhan, dan bagian kita itu mendoakan dia di hadapan Tuhan. Lidah ini seperti api, yang walaupun kecil, bisa membakar semua hutan. Kalau engkau mau hidup dan dipakai secara dahsyat oleh Tuhan, kendalikan lidahmu! Kalau engkau membicarakan orang lain, apakah hidupmu lebih baik dari orang lain itu?

Zakharia 8:23
23: Beginilah firman TUHAN semesta alam: "Pada waktu itu sepuluh orang dari berbagai-bagai bangsa dan bahasa akan memegang kuat-kuat punca jubah seorang Yahudi dengan berkata: Kami mau pergi menyertai kamu, sebab telah kami dengar, bahwa Allah menyertai kamu!"


Salah satu ciri orang yang masuk dalam kedalaman yaitu ada karakter Kristus yang muncul dari hidupnya. Tidak ada yang bisa kita banggakan dari hidup kita selain Tuhan. Keberhasilan dalam pelayanan ketika engkau memiliki hati Allah untuk orang lain, tapi hati-hati, perbaiki cara hidupmu, jangan sampai orang melihat hidupmu dan orang lain itu kecewa. The best preaching itu bukan ketika di gereja, tapi ketika orang lain melihat hidup kita. Ketika engkau tidak berbicara, engkau tidak berkhotbah, apakah orang lain melihat Kristus di dalam hidupmu? Beri rohmu makan terus, agar manusia rohmu menjadi kuat, dan kedaginganmu semakin dipangkas.

Banyak orang yang melayani dan menggunakan pelayanan sebagai topeng untuk menutupi hal-hal lain yang jorok dan cara hidup yang tidak benar. Kalau hari ini engkau persiapkan hidupmu, besok persiapkan hidupmu untuk terima blessing yang dari Tuhan! Sunat semuanya, sunat hati, karena itu akan membuat perjanjian yang baru dengan Tuhan, dan Tuhan akan ubah hidupmu sehingga Tuhan akan lakukan hal yang ajaib dalam hidupmu!

By: Ev. Johan Surja

Kita perlu untuk memetakan diri kita, karena setiap kita punya pengertian dan arti masing-masing, misalnya dari nama. Namamu pun bisa menentukan bagaimana hidupmu kemudian. Ketika itu Malaikat datang kepada Maria dan harus memberiNya nama Yesus. Misalnya cari orang yang namanya sama denganmu, cari tahu mengenai orang tersebut. Selain nama, tanggal lahir, cari di tanggal lahir itu ada kejadian apa saja, karena itu juga bisa mempengaruhi hidupmu, atau misalnya siapa yang lahir di tanggal tersebut karakternya bagaimana, dll. Patahkan setiap kelemahan yang sudah engkau temukan itu, misalnya pemarah, keras, ego, ingin menang sendiri, setiap hari engkau harus patahkan, dan kelebihannya engkau harus deklarasikan dan dikembalikan bagi kemuliaan Tuhan. Lalu dari zodiak, kita memang tidak percaya pada zodiak, shio, semuanya serahkan kepada Tuhan yang positif, yang negatif dibakar, dihabiskan.


- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -
- HIS PRESENCE BE MANIFESTED IN ALL NATIONS -

Ibadah Minggu IFGF Palembang, 1 Maret 2015

IBADAH MINGGU IFGF PALEMBANG
1 MARET 2015

By: Ps. Robert Lie


Amos 3:3
3: Berjalankah dua orang bersama-sama, jika mereka belum berjanji?

Tidak mungkin orang akan berjalan bersama-sama jika belum berjanji. Siapa kita kalau Tuhan mau mengikat perjanjian dengan kita? Dia adalah Pencipta, yang Empunya Segalanya, tapi Dia mau mengikat perjanjian dengan kita, bukankah itu sesuatu yang luar biasa dalma hidup kita? Kita tidak akan pernah bisa melakukan apapun yang setimpal dengan apa yang sudah Tuhan lakukan.

Tuhan segera menggenapi perjanjianNya. Apapun yang Dia katakan, yang Dia janjikan, sudah pasti 100% akan terjadi! Kalau engkau tidak percaya, engkau tidak akan melihat kemuliaan Tuhan. Semua tergantung padamu, kalau engkau percaya, you will see the glory of God!

Berdasarkan artikel dunia, tubuh kita kalau tidak makan minyak, daging, tapi hanya makan buah, itu akan men-detox seluruh tubuh, dan terutama makan buah apel. Puasa daging artinya engkau menghilangkan semua kedagingan dalam hidupmu, bukan sekedar tidak makan daging. Kita perlu juga meyalibkan kedagingan untuk bisa bertemu dengan Tuhan.

1. Bagaimana mengerti perjanjian Tuhan
2. Bagaimana merespon perjanjian Tuhan
3. Bagaimana menerima / mengalami perjanjian Tuhan

Kalau engkau mengerti perjanjian Tuhan, engkau akan mengalami hal yang dahsyat dalam hidupmu. Apa itu perjanjian? 2 orang sepakat melakukan sesuatu, keduanya memiliki persyaratan, dan memberikan keuntungan kepada kedua belah pihak. Tuhan membuat perjanjian, tapi sayangnya banyak orang yang tidak mengerti mengenai perjanjian Tuhan.

Kenapa Daud berani melawan Goliat? Karena Saul memberikan sayembara, yang mengalahkan Goliat, akan diberikan kekayaan, harta, seluruh keluarga bebas pajak, anak Saul diberikan menjadi istrinya. Ketika engkau ingin sukses itu tidak salah, tapi yang salah itu ketika engkau sudah sukses tapi engkau lupa dengan Tuhan.

Daud tidak hanya sampai di situ saja, dia tidak mati konyol dengan menantang Goliat, tapi dia mengerti bagaimana cara mengalahkan Goliat, yaitu ketika Daud berdiri di atas perjanjian Tuhan. Daud mengerti kalau dia berasal dar golongan orang bersunat dan Goliat bukan dari orang bersunat. Semua laki-laki Israel harus disunat, karena itu perjanjian antara Abraham dengan Tuhan. Daud memiliki janji Tuhan dari perjanjian Abraham itu, yaitu orang yang memberkati akan diberkati, yang mengutuk, kutuknya akan kembali ke orang tersebut. Daud datang dalam nama Tuhan, dia percaya pada perjanjian Tuhan sekalipun dari skill dan pengalamn dia kalah. Ketika itu Tuhan bukan memandang Daud, tapi memandang perjanjian sahabatNya yaitu Abraham.

Pertanyaannya apakah engkau peraya pada janji Tuhan? Padahal kalau engkau bisa pegang perjanjian Tuhan itu, engkau akan mengalami semuanya, tidak ada yang mustahil. Berdiri di atas perjanjian Tuhan. Saat itu Tuhan membuat perjanjian darah kepada Bangsa Israel ketika berada di Mesir, sehingga mereka diluputkan, dan anak sulung apapun dari bangsa Mesir itu semuanya mati. Engkau harus berdiri di atas perjanjian Tuhan secara pribadi.

Harusnya apa yang Tuhan janjikan atas gereja ini, engkau akan mengalaminya asal engkau covenant dengan gereja ini. Kalau engkau berdiri di atas perjanjian Tuhan, engkau akan mengalami hal-hal yang dahsyat yang dari Tuhan! Apapun yang Dia katakan, pasti jadi, asal engkau tetap berdiri di atas perjanjian. Banyak yang ketika melihat kenyataa, mereka akhirnya pergi meninggalkan perjanjian tersebut, dan akhirnya tidak mengalami apa yang Tuhan janjikan. Kita harus berdiri di atas perjanjian Tuhan, sekalipun bukan kita yang melakukan perjanjian, tapi kalau engkau lakukan dan berdiri di atas perjanjian itu, engkau akan  mengalami perjanjian tersebut.

Tidak ada raja yang akan menyamai Salomo baik sebelum atau sesudahnya. Salomo berdiri di atas perjanjian Daud dengan Tuhan, sehingga ia bisa mengalami hal-hal yang baik. Kalau engkau mau mengalami berkat Abraham, ya lakukan perjanjian yang dilakukan Abraham. Sunat hati lebih sulit dari sunat fisik, karena sunat hati itu harus setiap hari. Perjanjian sunat secara fisik saja sudah sangat ajaib, apalagi engkau berdiri di atas perjanjian darah Yesus?

Kenapa kita seringkali tidak mengalami perjanjian? Karena tidak berdiri di perjanjian tersebut. Ketika engkau mengalami kesulitan, engkau mencari orang lain, atau cari Tuhan terlebih dahulu? Kalau engkau mendengar Firman Allah dan melakukannya dengan setia, hidupmu akan terus naik dan tidak akan turun, menjadi kepala dan bukan ekor, bukan kadang-kadang kepala, kadang-kadang jadi ekor.

Dalam kejadian Kekristenan, Tuhan Yesus sudah membayar semuanya, tapi kenapa kita tidak terima? Karena kita tidak membaca Alkitab, tidak hidup sesuai dengan perjanjian tersebut. Setiap kita destinynya adalah hidup berkelimpahan agar engkau bisa menjadi saluran berkat, karena Yesus datang memberi hidup dan hidup dalam kelimpahan, dan Dia yang kaya rela jadi miskin agar kita menjadi kaya. Kita hanya harus pegang perjanjian yang Tuhan berikan, karena Tuhan sudah membayar semuanya lunas dengan darahNya sendiri. Kenapa masih ada yang hidup dalam dosa? Karena tidak sadar kalau Yesus sudah menebus semuanya. Ketika engkau memegang perjanjian darah Yesus di dalam hidupmu, engkau harusnya mengerti kalau tidak ada dosa apapun yang kebal di dalam hidup kita. Dengan kekuatan kita, kita tidak akan bisa hidup sesuai dengan apa yang Tuhan inginkan. DarahNya terlalu mahal kalau hanya untuk memberkati hidup kita!

Tuhan sudah berikan legalitas untuk hidup kita, di Alkitab sudah tertulis sangat banyak perjanjian Tuhan atas hidup kita, tapi seringkali kita tidak menyadarinya. Seringkali orang lebih mencari uang, padahal Tuhan sudah memberikan kemampuan untuk kita memperoleh kekayaan. Yang membuat kita bisa menjadi kaya pun itu karena perjanjian Tuhan, karena Tuhan yang memberikan kemampuan untuk kita memperoleh kekayaan. Jangan fokus dengan uangnya, tapi fokus dengan perjanjiannya.

Mengklaim janji itu tidak cukup, tapi perlu respon yang benar.
Engkau akan temukan "apabila ..." , "jika ...." untuk melakukan apa yang berada di perjanjian Tuhan.

Contoh:
Ulangan 28:1
1: "Jika engkau baik-baik mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, dan melakukan dengan setia segala perintah-Nya yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, maka TUHAN, Allahmu, akan mengangkat engkau di atas segala bangsa di bumi.


Banyak yang hanya mengklaim berkatnya saja, tapi tidak melakukan syarat yang ditentukan dari perjanjian tersebut.

Yohanes 15:7
7: Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.


Banyak yang meminta kepada Tuhan tapi tidak mendapatkan, ada yang tidak meminta tapi diberikan oleh Tuhan. Syaratnya yaitu engkau tinggal di dalam Yesus dan Firman Tuhan di dalammu, baru engkau bisa meminta apapun dan engkau akan menerimanya. Respon lebih penting dibandingkan janjinya.

Yosua 1:7
7: Hanya, kuatkan dan teguhkanlah hatimu dengan sungguh-sungguh, bertindaklah hati-hati sesuai dengan seluruh hukum yang telah diperintahkan kepadamu oleh hamba-Ku Musa; janganlah menyimpang ke kanan atau ke kiri, supaya engkau beruntung, ke mana pun engkau pergi.


Mau beruntung? Mau berhasil? HANYA, kuatkan dan teguhkan hatimu dengan sungguh, bertindak hati-hati sesuai dengan hukum yang telah diperintahkan Tuhan, tidak menyimpang.

Nuh menanti 120 tahun janji Tuhan, dia berdiri di atas perjanjian Tuhan. Abraham menanti dan tetap berdiri di atas perjanjian Tuhan hingga ia mendapatkan Ishak anak perjanjian. Musa, Yusuf, Daud, dan banyak yang lainnya, mereka tetap memegang perjanjian Tuhan hingga akhirnya perjanjian Tuhan digenapi dalam hidup mereka.

- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -
- HIS PRESENCE BE MANIFESTED IN ALL NATIONS -