AoC Bandung, 3 Maret 2015

AOC BANDUNG
3 MARET 2015

By: Ps. Robert Lie

Dia adalah Tuhan Master of Breakthrough! Banyak orang Kristen "latah", mau janji Tuhan, tapi tidak mau masuk dalam perjanjian Tuhan. Maunya hanya berkat, tapi tidak mengerti kalau sebelum blessing itu terjadi, harus ada yang dilakukan.

85% pendeta lebih suka copy paste apa yang orang lain dapatkan dan dibagikan lagi. Tidak ada yang salah dengan ini, tapi yang salah ketika engkau tidak pernah mau berusaha mencari pewahyuan dari Tuhan, tapi maunya meniru dari apa yang orang lain lakukan. 10% pendeta mendengar sesuatu dari orang lain, mengkonfirmasikannya pada Tuhan, baru menjabarkannya. Hanya ada 5% orang yang mau mencari Tuhan mati-matian, dan mau mendapatkan yang original dari Tuhan. Kenapa orang tidak tahan dalam berdoa? Karena tidak bertemu Tuhan, itu yang sulit, sehingga rasanya bisa sangat lama dan tidak tahan. Tuhan tidak mau kita hanya masuk dari anugrah demi anugrah, tapi dalam kesempurnaan.

Ketika engkau berkata tidak bisa, ya itu tidak akan pernah terjadi dalam hidupmu. Tuhan menciptakan kita sempurna, Kejadian 1:26, artinya apapun yang Tuhan lakukan, engkau bisa lakukan, karena kalau engkau percaya, engkau akan bisa lakukan bahkan yang lebih besar dari yang pernah dia lakukan.

Kejadian 1:26
26: Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi."

Yohanes 14:12
12: Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa;
Yohanes 15:7
7: Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.

Masalahnya banyak yang hanya mengaku tinggal di dalam Tuhan, tapi sebenarnya hanya di dalam gereja, di dalam gedung, di dalam organisasi, bukan di dalam Tuhan. Kalau engkau berjalan bersama Tuhan, hidupmu tidak akan biasa-biasa, tapi akan terjadi yang sangat dahsyat!

Efesus 5:15
15: Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif,

Perhatikan caramu hidup.

Efesus 5:15 (BIMK)
15: Sebab itu, perhatikanlah baik-baik cara hidupmu. Jangan hidup seperti orang-orang bodoh; hiduplah seperti orang-orang bijak.

Efesus 5:15 (TSI)
15: Jadi, berhati-hatilah dengan cara hidup kalian masing-masing. Jangan hidup seperti orang bodoh, tetapi hiduplah seperti orang bijaksana.


Cara hidupmu akan menentukan apa yang akan Tuhan lakukan dalam hidupmu! Cara hidupmu akan menentukan seluruh kehidupanmu. Untuk engkau mengalami perjanjian Tuhan, tidak cukup hanya engkau klaim, tapi engkau harus mengerti perjanjian

Ada hukum yang tidak bisa dilanggar siapapun termasuk Tuhan, yaitu yang kudus tidak bisa bersatu dengan yang tidak kudus. Yesus yang di Kayu Salib pun tidak bisa bertemu dengan Bapa, sehingga sebelumnya di Getsemani Dia sempat merasakan takut dan Dia mengerti kalau Dia akan menjadi tidak kudus ketika disalib sehingga Dia akan berpisah dengan Bapa dan Roh Kudus, dan itulah yang sebenarnya membuat Dia sedih, karena Dia tidak bisa melanggar hukum itu.

Hujan awal adalah orang yang mengalami lawatan Tuhan di generasi pertama, dan hujan akhir adalah kita yang mengalami lawatan Tuhan di akhir zaman, dan hujan awal dan hujan akhir bersatu artinya orang yang sudah menyelesaikan tugasnya di generasi dahulu akan mementori kita yang berada di generasi akhir.

Hidup ini harus habis-habisan dengan Tuhan, harus total! Tidak ada kemuliaan tanpa engkau mencari Tuhan dengan habis-habisan. Yang gratis hanya masuk surga ketika engkau mengaku dan terima Yesus. Tuhan tidak akan percayakan apapun kalau engkau tidak bisa dipercayakan mengenai apapun! Kalau engkau mau masuk yang khusus dengan Tuhan, Tuhan juga akan mengkhususkan dirimu! Cara hidupmu harus diperbaiki kalau engkau mau mengalami kemuliaan demi kemuliaan. Orang yang hidup dalam roh, akan berpikir secara roh, orang yang hidup dalam daging, akan berpikir secara daging. Kalau engkau tidak mengizinkan dagingmu berkuasa, tapi rohmu yang berkuasa, engkau tidak akan berpikir yang aneh-aneh. Apapun yang kita bayar harganya, tidak akan pernah sebanding dengan apa yang Tuhan lakukan di dalam hidup kita.

Puasa daging bukan berarti kita tidak makan daging, tapi juga kita tidak mengizinkan kedagingan kita memenuhi hidup kita. Stop cara hidup yang tidak benar, hidup kita harus sesuai dengan apa yang kita katakan. Kuduskanlah dirimu sebab Aku (Tuhan) kudus. Tuhan selalu akan memberi kekuatan, tapi tergantung engkau mau atau tidak.Tuhan hanya mau engkau memiliki hati yang mau, baru nanti Tuhan akan beri kemampuan dan beri jalannya. Kalau engkau tidak pernah bisa menjaga dirimu dengan baik, engkau tidak akan bisa berjalan bersama dengan Tuhan. Yang kudus tidak akan bisa berjalan dengan yang tidak kudus. Kenapa Henokh tidak mengalami kematian? Karena dia berkata kalau dia tidak mau mati, dia ingin diangkat hidup-hidup, karena hidupnya juga didapati berkenan di hadapan Tuhan. Jangan hidup seperti orang bodoh, hati-hati dengan cara hidupmu.

Kalau engkau tidak mema diperhatikan hidupmu baik-baik, ya hidupmu tidak akan menjadi baik. Paulus mengeluarkan statement yang ajaib, bagiku adalah Kristus, dan mati adalah keuntungan, dan kalau aku hidup, aku menghasilkan buah bagi Kristus. Kita bisa jadi sombong kalau kita tidak memiliki penguasaan diri. Minta Tuhan ubah cara hidupmu yang lama, maka Tuhan akan lakukan sesuatu yang ajaib dalam hidupmu.

Apa yang harus diubah? Caramu beribadah.

1 Timotius 4:8
8: Latihan badani terbatas gunanya, tetapi ibadah itu berguna dalam segala hal, karena mengandung janji, baik untuk hidup ini maupun untuk hidup yang akan datang.

Caramu beribadah dengan Tuhan harus diperbaiki. Sikap hati dalam ibadah akan menentukan apa yang akan engkau alami ketika beribadah, dan beribadah tidak hanya di gereja, di AoC, tapi juga ketika di rumah. Banyak orang yang datang ke gereja / persekutuan, tapi hatinya di tempat lain. Kalau engkau beribadah dengan Tuhan sungguh-sungguh, itu mengandung janji Tuhan dan itu akan bermanfaat untuk hidupmu. If you respect Him, He will respect you! Kebersihan adalah sebagian dari iman. Kalau yang di luar yang kelihatan saja tidak bisa bersih, bagaimana yang di dalam?

Ibadahmu kepada Tuhan itu mengandung sebuah janji, tapi kenapa kadang janji itu batal? Karena ada yang salah dalam hidupmu.

Yakobus 1:26
26: Jikalau ada seorang menganggap dirinya beribadah, tetapi tidak mengekang lidahnya, ia menipu dirinya sendiri, maka sia-sialah ibadahnya.

Amsal 18:21
21: Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya.


Jaga lidahmu baik-baik, karena dengan lidah yang sama engkau bisa memberkati orang, bisa menyembah Tuhan, tapi dengan lidah yang sama juga engkau bisa menyakiti orang, mengutuki orang lain. Bangsa Israel menjadi bertahun-tahun keliling di padang gurun karena dosa lidah. Kedewasaan kekristenan tidak dinilai dari jabatan kita, dari berapa lama kita ikut Tuhan, tapi salah satunya adalah lidah kita, perkataan yang keluar dari lidah kita. Harusnya setiap kita berani berkata contohlah teladan hidupku, itu bukan karena kita sudah sempurna, tapi kita bertekad untuk hidup sempurna dan menjadi berkat bagi orang lain. Banyak orang Kristen bodoh karena perkataannya sehingga janji Tuhan yang sudah di depan matanya hilang. Kita bukan hakim untuk menghakimi orang lain, kalau ada orang lain yang tidak benar, itu urusan mereka dengan Tuhan, dan bagian kita itu mendoakan dia di hadapan Tuhan. Lidah ini seperti api, yang walaupun kecil, bisa membakar semua hutan. Kalau engkau mau hidup dan dipakai secara dahsyat oleh Tuhan, kendalikan lidahmu! Kalau engkau membicarakan orang lain, apakah hidupmu lebih baik dari orang lain itu?

Zakharia 8:23
23: Beginilah firman TUHAN semesta alam: "Pada waktu itu sepuluh orang dari berbagai-bagai bangsa dan bahasa akan memegang kuat-kuat punca jubah seorang Yahudi dengan berkata: Kami mau pergi menyertai kamu, sebab telah kami dengar, bahwa Allah menyertai kamu!"


Salah satu ciri orang yang masuk dalam kedalaman yaitu ada karakter Kristus yang muncul dari hidupnya. Tidak ada yang bisa kita banggakan dari hidup kita selain Tuhan. Keberhasilan dalam pelayanan ketika engkau memiliki hati Allah untuk orang lain, tapi hati-hati, perbaiki cara hidupmu, jangan sampai orang melihat hidupmu dan orang lain itu kecewa. The best preaching itu bukan ketika di gereja, tapi ketika orang lain melihat hidup kita. Ketika engkau tidak berbicara, engkau tidak berkhotbah, apakah orang lain melihat Kristus di dalam hidupmu? Beri rohmu makan terus, agar manusia rohmu menjadi kuat, dan kedaginganmu semakin dipangkas.

Banyak orang yang melayani dan menggunakan pelayanan sebagai topeng untuk menutupi hal-hal lain yang jorok dan cara hidup yang tidak benar. Kalau hari ini engkau persiapkan hidupmu, besok persiapkan hidupmu untuk terima blessing yang dari Tuhan! Sunat semuanya, sunat hati, karena itu akan membuat perjanjian yang baru dengan Tuhan, dan Tuhan akan ubah hidupmu sehingga Tuhan akan lakukan hal yang ajaib dalam hidupmu!

By: Ev. Johan Surja

Kita perlu untuk memetakan diri kita, karena setiap kita punya pengertian dan arti masing-masing, misalnya dari nama. Namamu pun bisa menentukan bagaimana hidupmu kemudian. Ketika itu Malaikat datang kepada Maria dan harus memberiNya nama Yesus. Misalnya cari orang yang namanya sama denganmu, cari tahu mengenai orang tersebut. Selain nama, tanggal lahir, cari di tanggal lahir itu ada kejadian apa saja, karena itu juga bisa mempengaruhi hidupmu, atau misalnya siapa yang lahir di tanggal tersebut karakternya bagaimana, dll. Patahkan setiap kelemahan yang sudah engkau temukan itu, misalnya pemarah, keras, ego, ingin menang sendiri, setiap hari engkau harus patahkan, dan kelebihannya engkau harus deklarasikan dan dikembalikan bagi kemuliaan Tuhan. Lalu dari zodiak, kita memang tidak percaya pada zodiak, shio, semuanya serahkan kepada Tuhan yang positif, yang negatif dibakar, dihabiskan.


- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -
- HIS PRESENCE BE MANIFESTED IN ALL NATIONS -

Ibadah Minggu IFGF Palembang, 1 Maret 2015

IBADAH MINGGU IFGF PALEMBANG
1 MARET 2015

By: Ps. Robert Lie


Amos 3:3
3: Berjalankah dua orang bersama-sama, jika mereka belum berjanji?

Tidak mungkin orang akan berjalan bersama-sama jika belum berjanji. Siapa kita kalau Tuhan mau mengikat perjanjian dengan kita? Dia adalah Pencipta, yang Empunya Segalanya, tapi Dia mau mengikat perjanjian dengan kita, bukankah itu sesuatu yang luar biasa dalma hidup kita? Kita tidak akan pernah bisa melakukan apapun yang setimpal dengan apa yang sudah Tuhan lakukan.

Tuhan segera menggenapi perjanjianNya. Apapun yang Dia katakan, yang Dia janjikan, sudah pasti 100% akan terjadi! Kalau engkau tidak percaya, engkau tidak akan melihat kemuliaan Tuhan. Semua tergantung padamu, kalau engkau percaya, you will see the glory of God!

Berdasarkan artikel dunia, tubuh kita kalau tidak makan minyak, daging, tapi hanya makan buah, itu akan men-detox seluruh tubuh, dan terutama makan buah apel. Puasa daging artinya engkau menghilangkan semua kedagingan dalam hidupmu, bukan sekedar tidak makan daging. Kita perlu juga meyalibkan kedagingan untuk bisa bertemu dengan Tuhan.

1. Bagaimana mengerti perjanjian Tuhan
2. Bagaimana merespon perjanjian Tuhan
3. Bagaimana menerima / mengalami perjanjian Tuhan

Kalau engkau mengerti perjanjian Tuhan, engkau akan mengalami hal yang dahsyat dalam hidupmu. Apa itu perjanjian? 2 orang sepakat melakukan sesuatu, keduanya memiliki persyaratan, dan memberikan keuntungan kepada kedua belah pihak. Tuhan membuat perjanjian, tapi sayangnya banyak orang yang tidak mengerti mengenai perjanjian Tuhan.

Kenapa Daud berani melawan Goliat? Karena Saul memberikan sayembara, yang mengalahkan Goliat, akan diberikan kekayaan, harta, seluruh keluarga bebas pajak, anak Saul diberikan menjadi istrinya. Ketika engkau ingin sukses itu tidak salah, tapi yang salah itu ketika engkau sudah sukses tapi engkau lupa dengan Tuhan.

Daud tidak hanya sampai di situ saja, dia tidak mati konyol dengan menantang Goliat, tapi dia mengerti bagaimana cara mengalahkan Goliat, yaitu ketika Daud berdiri di atas perjanjian Tuhan. Daud mengerti kalau dia berasal dar golongan orang bersunat dan Goliat bukan dari orang bersunat. Semua laki-laki Israel harus disunat, karena itu perjanjian antara Abraham dengan Tuhan. Daud memiliki janji Tuhan dari perjanjian Abraham itu, yaitu orang yang memberkati akan diberkati, yang mengutuk, kutuknya akan kembali ke orang tersebut. Daud datang dalam nama Tuhan, dia percaya pada perjanjian Tuhan sekalipun dari skill dan pengalamn dia kalah. Ketika itu Tuhan bukan memandang Daud, tapi memandang perjanjian sahabatNya yaitu Abraham.

Pertanyaannya apakah engkau peraya pada janji Tuhan? Padahal kalau engkau bisa pegang perjanjian Tuhan itu, engkau akan mengalami semuanya, tidak ada yang mustahil. Berdiri di atas perjanjian Tuhan. Saat itu Tuhan membuat perjanjian darah kepada Bangsa Israel ketika berada di Mesir, sehingga mereka diluputkan, dan anak sulung apapun dari bangsa Mesir itu semuanya mati. Engkau harus berdiri di atas perjanjian Tuhan secara pribadi.

Harusnya apa yang Tuhan janjikan atas gereja ini, engkau akan mengalaminya asal engkau covenant dengan gereja ini. Kalau engkau berdiri di atas perjanjian Tuhan, engkau akan mengalami hal-hal yang dahsyat yang dari Tuhan! Apapun yang Dia katakan, pasti jadi, asal engkau tetap berdiri di atas perjanjian. Banyak yang ketika melihat kenyataa, mereka akhirnya pergi meninggalkan perjanjian tersebut, dan akhirnya tidak mengalami apa yang Tuhan janjikan. Kita harus berdiri di atas perjanjian Tuhan, sekalipun bukan kita yang melakukan perjanjian, tapi kalau engkau lakukan dan berdiri di atas perjanjian itu, engkau akan  mengalami perjanjian tersebut.

Tidak ada raja yang akan menyamai Salomo baik sebelum atau sesudahnya. Salomo berdiri di atas perjanjian Daud dengan Tuhan, sehingga ia bisa mengalami hal-hal yang baik. Kalau engkau mau mengalami berkat Abraham, ya lakukan perjanjian yang dilakukan Abraham. Sunat hati lebih sulit dari sunat fisik, karena sunat hati itu harus setiap hari. Perjanjian sunat secara fisik saja sudah sangat ajaib, apalagi engkau berdiri di atas perjanjian darah Yesus?

Kenapa kita seringkali tidak mengalami perjanjian? Karena tidak berdiri di perjanjian tersebut. Ketika engkau mengalami kesulitan, engkau mencari orang lain, atau cari Tuhan terlebih dahulu? Kalau engkau mendengar Firman Allah dan melakukannya dengan setia, hidupmu akan terus naik dan tidak akan turun, menjadi kepala dan bukan ekor, bukan kadang-kadang kepala, kadang-kadang jadi ekor.

Dalam kejadian Kekristenan, Tuhan Yesus sudah membayar semuanya, tapi kenapa kita tidak terima? Karena kita tidak membaca Alkitab, tidak hidup sesuai dengan perjanjian tersebut. Setiap kita destinynya adalah hidup berkelimpahan agar engkau bisa menjadi saluran berkat, karena Yesus datang memberi hidup dan hidup dalam kelimpahan, dan Dia yang kaya rela jadi miskin agar kita menjadi kaya. Kita hanya harus pegang perjanjian yang Tuhan berikan, karena Tuhan sudah membayar semuanya lunas dengan darahNya sendiri. Kenapa masih ada yang hidup dalam dosa? Karena tidak sadar kalau Yesus sudah menebus semuanya. Ketika engkau memegang perjanjian darah Yesus di dalam hidupmu, engkau harusnya mengerti kalau tidak ada dosa apapun yang kebal di dalam hidup kita. Dengan kekuatan kita, kita tidak akan bisa hidup sesuai dengan apa yang Tuhan inginkan. DarahNya terlalu mahal kalau hanya untuk memberkati hidup kita!

Tuhan sudah berikan legalitas untuk hidup kita, di Alkitab sudah tertulis sangat banyak perjanjian Tuhan atas hidup kita, tapi seringkali kita tidak menyadarinya. Seringkali orang lebih mencari uang, padahal Tuhan sudah memberikan kemampuan untuk kita memperoleh kekayaan. Yang membuat kita bisa menjadi kaya pun itu karena perjanjian Tuhan, karena Tuhan yang memberikan kemampuan untuk kita memperoleh kekayaan. Jangan fokus dengan uangnya, tapi fokus dengan perjanjiannya.

Mengklaim janji itu tidak cukup, tapi perlu respon yang benar.
Engkau akan temukan "apabila ..." , "jika ...." untuk melakukan apa yang berada di perjanjian Tuhan.

Contoh:
Ulangan 28:1
1: "Jika engkau baik-baik mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, dan melakukan dengan setia segala perintah-Nya yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, maka TUHAN, Allahmu, akan mengangkat engkau di atas segala bangsa di bumi.


Banyak yang hanya mengklaim berkatnya saja, tapi tidak melakukan syarat yang ditentukan dari perjanjian tersebut.

Yohanes 15:7
7: Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.


Banyak yang meminta kepada Tuhan tapi tidak mendapatkan, ada yang tidak meminta tapi diberikan oleh Tuhan. Syaratnya yaitu engkau tinggal di dalam Yesus dan Firman Tuhan di dalammu, baru engkau bisa meminta apapun dan engkau akan menerimanya. Respon lebih penting dibandingkan janjinya.

Yosua 1:7
7: Hanya, kuatkan dan teguhkanlah hatimu dengan sungguh-sungguh, bertindaklah hati-hati sesuai dengan seluruh hukum yang telah diperintahkan kepadamu oleh hamba-Ku Musa; janganlah menyimpang ke kanan atau ke kiri, supaya engkau beruntung, ke mana pun engkau pergi.


Mau beruntung? Mau berhasil? HANYA, kuatkan dan teguhkan hatimu dengan sungguh, bertindak hati-hati sesuai dengan hukum yang telah diperintahkan Tuhan, tidak menyimpang.

Nuh menanti 120 tahun janji Tuhan, dia berdiri di atas perjanjian Tuhan. Abraham menanti dan tetap berdiri di atas perjanjian Tuhan hingga ia mendapatkan Ishak anak perjanjian. Musa, Yusuf, Daud, dan banyak yang lainnya, mereka tetap memegang perjanjian Tuhan hingga akhirnya perjanjian Tuhan digenapi dalam hidup mereka.

- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -
- HIS PRESENCE BE MANIFESTED IN ALL NATIONS -

KKR 6 Hamba Tuhan, 23 Febuari 2015 (Bandung)

KKR 6 HAMBA TUHAN
23 FEBUARI 2015

By: Pdt. Petrus Agung Purnomo

Bahtera ini sudah masuk tahun ke-10. Seringkali kita mengalami open heaven, surga terbuka yang luar biasa, dll, dan itu berkali-kali terjadi, tapi setiap kita memiliki arena untuk mengalahkan ego dan kedagingan kita masing-masing. Ada value utama dari keluarga Bahtera ini, yaitu perubahan. Dari satu perubahan ke perubahan berikutnya, mencoba menjadi elastis di tangan Tuhan, dan ini hal yang penting dan tidak tergantikan untuk kita. Banyak orang yang sudah terbentuk, tercetak, kaku, tidak elastis, sehingga tidak bisa menerima anggur yang baru dari Tuhan. Kita tidak bisa hidup dengan pengurapan kemarin ataupun tadi pagi, tapi pengurapan yang Tuhan beri dalam hidup kita sekarang ini. Kalau engkau tetap elastis, semua akan terus jauh lebih ajaib. Butuh kerendahan hati, kesediaan untuk mengalami perubahan yang akan suatu saat terjadi. Tuhan membentuk kita dengan cara yang unik. Dalam segala hal, tetap Tuhan pegang kendali. Biar kita tetap memiliki spirit yang elastis, mau dibentuk atau dibawa kemanapun kita bisa ikuti, sehingga hidup kita terus berada di dalam perkenanan Tuhan yang ajaib.

Mengapa kita harus terus berubah selama berada di dunia? Karena setelah kita pulang, keadaan akan berbeda.

Lukas 16:19-31
19: "Ada seorang kaya yang selalu berpakaian jubah ungu dan kain halus, dan setiap hari ia bersukaria dalam kemewahan.
20: Dan ada seorang pengemis bernama Lazarus, badannya penuh dengan borok, berbaring dekat pintu rumah orang kaya itu,
21: dan ingin menghilangkan laparnya dengan apa yang jatuh dari meja orang kaya itu. Malahan anjing-anjing datang dan menjilat boroknya.
22: Kemudian matilah orang miskin itu, lalu dibawa oleh malaikat-malaikat ke pangkuan Abraham.
23: Orang kaya itu juga mati, lalu dikubur. Dan sementara ia menderita sengsara di alam maut ia memandang ke atas, dan dari jauh dilihatnya Abraham, dan Lazarus duduk di pangkuannya.
24: Lalu ia berseru, katanya: Bapa Abraham, kasihanilah aku. Suruhlah Lazarus, supaya ia mencelupkan ujung jarinya ke dalam air dan menyejukkan lidahku, sebab aku sangat kesakitan dalam nyala api ini.
25: Tetapi Abraham berkata: Anak, ingatlah, bahwa engkau telah menerima segala yang baik sewaktu hidupmu, sedangkan Lazarus segala yang buruk. Sekarang ia mendapat hiburan dan engkau sangat menderita.
26: Selain dari pada itu di antara kami dan engkau terbentang jurang yang tak terseberangi, supaya mereka yang mau pergi dari sini kepadamu ataupun mereka yang mau datang dari situ kepada kami tidak dapat menyeberang.
27: Kata orang itu: Kalau demikian, aku minta kepadamu, bapa, supaya engkau menyuruh dia ke rumah ayahku,
28: sebab masih ada lima orang saudaraku, supaya ia memperingati mereka dengan sungguh-sungguh, agar mereka jangan masuk kelak ke dalam tempat penderitaan ini.
29: Tetapi kata Abraham: Ada pada mereka kesaksian Musa dan para nabi; baiklah mereka mendengarkan kesaksian itu.
30: Jawab orang itu: Tidak, Bapa Abraham, tetapi jika ada seorang yang datang dari antara orang mati kepada mereka, mereka akan bertobat.
31: Kata Abraham kepadanya: Jika mereka tidak mendengarkan kesaksian Musa dan para nabi, mereka tidak juga akan mau diyakinkan, sekalipun oleh seorang yang bangkit dari antara orang mati."

Bahkan penderitaan di neraka tidak akan mengubah orang. Orang kaya ini terbiasa untuk hidup seperti orang muda, berpesta pora, sehingga ketika dia di neraka, dia melihat Bapa Abraham memangku Lazarus. Sikapnya tidak berubah, dia menyuruh Abraham untuk Lazarus mencelupkan tangannya ke mulutnya. Jiwamu seperti apa di bumi, mau nanti ketika di surga cetakan jiwamu ya seperti itu juga, karena itu ada yang diobati ketika di surga. Di tengah-tengah penyiksaan di neraka, orang kaya ini tetap "nge-boss", karena yang dia ingat Lazarus miskin dan dia orang kaya yang bisa mengatur orang seenanya. Ada Alkitab di tangannya, kalau itu tidak bisa mengubah hidupnya, itu tidak akan bisa mengubah hidupnya, dan bahkan ada orang yang bisa menjadi makin pahit ketika berada di dalam penderitaan. Selama ada nafas dalam hidup kita, minta untuk kita diubah semakin serupa dengan Kristus. Dalam penderitaan sekalipun orang itu mengatur Abraham dan menyuruh Lazarus. Seringkali kita tidak mengerti jiwa kita, perubahan itu pun kesempatan dari Tuhan untuk kita. Kalau orang tidak berubah dan tidak bisa berubah, ujungnya tertinggal. Biar kita berubah seperti yang Tuhan inginkan, biar hati dan jiwa kita diubahkan dalam anugrah Tuhan seperti yang Tuhan mau.


By: Ev. Iin Tjipto

"Terserah Tuhan". Kalau kita menetapkan, iblis bisa menuntut apa yang kita katakan ketika apa yang kita tetapkan itu benar-benar sudah terjadi. Tapi ketika kita berkata "terserah Tuhan", iblis tidak bisa menuntut apapun lagi. Setiap penyerahan sekecil apapun sekalipun itu tidak segenap hati dan hanya sampai di mulut, itu sudah diperhitungkan Tuhan. Dengan hati kita percaya, dengan mulut kita diselamatkan. Untuk semua hal, ada perhitungannya, setiap kita itu diperhitungkan. Yang dihitung bukan hanya yang pergi pelayanan, menari, tapi reaksi setiap hari, ucapan setiap hari. Apakah kata-katamu setiap hari menyenangkan Tuhan atau menyakiti Tuhan? APakah kata-katamu setiap hari keluar cinta, atau kata-katamu keluar dari kebekuan atau kemarahan?

Semua dihitung. Engkau kena macet untuk melayani, engkau berdoa tengah malam, engkau mengasihi Tuhan seberapa, itu diperhitungkan Tuhan dan ditimbang. Jumlah timbangannya semua dibukukan di surga, dicatat semuanya. Jangan letih, jangan lelah! Bahtera sudah Tuhan bawa sejauh ini, jangan pernah berpikir apa yang telah kita lakukan, deklarasi, pendamaian, semuanya diperhitungkan Tuhan. Hari ini, Tuhan ingin kita menghitung banyak hal. Kesalahan kita juga diperhitungkan iblis. Kita tidak menurut, perkataan kita marah, hati kita kecewa, malas pelayanan, semuanya itu dihitung iblis. Kalau engkau setiap kali melakukan pentahiran, cukup dengan hati engkau percaya dan engkau berkata "Tuhan, tahirkan aku", dan dengan mulutmu itu mengaku, semua ada hitungannya. Hari-hari ini, hitung dengan baik, kesalahanmu, kelemahanmu, angkat di hadapan Tuhan, gumulkan dan teriakkan di hadapan Tuhan, engkau potong semua itu di hadapan Tuhan, dan Tuhan akan perhitungkan itu.

Diubah. Sadari kelemahan kita, berdiri di hadapan Tuhan, potong semuanya di hadapan Tuhan, katakan pada jiwamu apa yang jadi keputusanmu untuk engkau berubah dan diubahkan Tuhan. Semuanya diperhitungkan Tuhan. Tuhan mau tahirkan setiap kita. Engkau mengucap sekali dengan mengucap sepuluh kali, semua ada perhitungannya, semua dicatat dengan sangat serius setiap harinya. Semua ada hitungannya, tapi seberapa engkau percaya, seberapa engkau bertahan, seberapa engkau cinta Tuhan, dll.


By: Ev. Daniel Krestianto

Semua tergantung pengertian dan kerinduanmu, seberapa persen engkau merindukan untuk Tuhan tahirkan. Bisa hanya seperempat, bisa sebagian, bisa seluruhnya. Kerinduan dan pengertian kita itu yang diperhitungkan, seberapa engkau mengerti makna dari pentahiran. Lembaran-lembaran kain putih dari surga sudah disiapkan. Kalau engkau bisa menangkap apa itu pentahiran, maka kita itu bisa sampai seperti sesuatu yang bersih dan apapun yang kita perbuat di masa lalu itu hilang, bahkan tidak ada nodanya lagi, dan itu yang terjadi. Tapi seberapa engkau mau dan merindukan, Tuhan akan berikan. Semua berdoa, katakan pada jiwamu, dan rindukan pentahiran. Katakan pada jiwamu kalau engkau butuh pentahiran, akui semua dosa, akui semua kesalahan. Kalau engkau tidak akui, tidak bisa ditahirkan. Tapi semua yang engkau akui, hari ini Tuhan perlihatkan Kayu Salib. Iri hati, kesombongan, kurang penundukkan diri, ingin dihargai, tidak mau kalah, memakai cara dan pikiran sendiri lebih daripada Tuhan, tidak taat, dll.

Pentahiran ini adalah hadiah untuk kita juga, Tuhan akan putihkan semuanya, hati yang putih bersih. Engkau cukup berkata, "Aku mau, Tuhan". Ada yang kepahitan dengan Tuhan, iri, kehendaknya harus terjadi, iri terhadap atasan, teman, masih ada kemarahan, kejengkelan, menjamah orang-orang yang diurapi, dan semuanya ini akan habis lenyap saat ini. Detik kita buka dan tuangkan di atas kepala kita, maka pentahiran itu terjadi. Jadi ciptaan yang baru, yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. Jangan dengar perkataan setan sehingga engkau ragu-ragu, semua sudah TUNTAS! Darah Yesus sudah menuntaskan semuanya, setiap kita sudah tahir! Tuhan ingatkan mengenai perkara baca Alkitab, karena semua sudah berlalu, dan isi dirimu dengan membaca Alkitab.


By: Ev. Nany Susanty

Semua yang baik, semua yang Tuhan anugrahkan pada Ibu Yusak, akan diimpartasikan untuk kita, misalnya kepandaian memasak, mengasihi orang-orang miskin, mengalah kepada suami (untuk istri-istri ataupun calon istri), dll.


By: Pdt. Petrus Hadi

Kadang kita melihat tindakan profetik di dalam keluarga bahtera, dan mungkin akhir-akhir ini setiap kita sedang mendengar mengenai kutuk, kehidupan masa lalu, mapping pribadi, dll. Mungkin ada orang yang bertanya, "Ada apa?" Tahun 2015 ini adalah tahun yang Tuhan mau terjadi Yobel besar, peristiwa / masa yang akan terjadi yang belum pernah terjadi sebelumya, dan itu dibutuhkan iman, respon, dan hati yang terbuka. Kita harus lebih hati-hati dengan intimidasi si jahat. Firman Tuhan berkata:

1 Petrus 5:8
8: Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya.

Setan itu mengaum-ngaum. Singa penyusup ketika akan memasuki teritorial lawan, dia ingin mendudukinya, cara yang pasti dilakukannya adalah mengaum sebanyak mungkin. Singa yang berada di teritorialnya, harus memperhatikan karena sekalipun singa suaranya sama, mereka mengerti jumlahnya berapa, berapa yang jantan berapa yang betina, dia juga bisa menghitung seberapa keberanian singa itu untuk masuk ke teritorialnya, dll. Singa itu harus terus mengaum dan meyakinkan kalau jumlahnya lebih banyak dan tidak takut kepada singa yang mencoba masuk tersebut. Singa penyusup itu menghitung, kalau dia menghitung dia tidak bisa melawan, dia akan pergi. Hari-hari ini, auman singa itu bisa intimidasi, sesuatu yang menakutkan, entah dari televisi, ataupun teman-teman kita, tipu muslihat, tawaran cepat kaya.

Yobel besar itu akan memberikan kemerdekaan di seluruh aspek kehidupan kita, dan setan itu tidak mau, setan mencari cara agar kita tergiur kepada iblis dan tidak mendapatkan yang maksimal. Sering-sering perkatakan, deklarasi agar singa penyusup itu tidak masuk dalam hidupmu. Hati-hati dengan intimidasi, tipu daya iblis, dll. Malaikat Tuhan itu jauh lebih banyak dari iblis, karena itu engkau harus terus mengaum, berkata yang positif, jangan takut dengan intimidasi iblis.

- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -
- HIS KINGDOM BE ESTABLISHED IN ALL NATIONS -