Ibadah Minggu IFGF Palembang, 15 September 2013

IFGF PALEMBANG
15 SEPTEMBER 2013

By: Ps. Pieter

Kalau Tuhan memulai, Dia juga yang akan meneruskan..

Lukas 11:1-13
1: Pada suatu kali Yesus sedang berdoa di salah satu tempat. Ketika Ia berhenti berdoa, berkatalah seorang dari murid-murid-Nya kepada-Nya: "Tuhan, ajarlah kami berdoa, sama seperti yang diajarkan Yohanes kepada murid-muridnya."
2: Jawab Yesus kepada mereka: "Apabila kamu berdoa, katakanlah: Bapa, dikuduskanlah nama-Mu; datanglah Kerajaan-Mu.
3: Berikanlah kami setiap hari makanan kami yang secukupnya
4: dan ampunilah kami akan dosa kami, sebab kamipun mengampuni setiap orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan."
5: Lalu kata-Nya kepada mereka: "Jika seorang di antara kamu pada tengah malam pergi ke rumah seorang sahabatnya dan berkata kepadanya: Saudara, pinjamkanlah kepadaku tiga roti,
6: sebab seorang sahabatku yang sedang berada dalam perjalanan singgah ke rumahku dan aku tidak mempunyai apa-apa untuk dihidangkan kepadanya;
7: masakan ia yang di dalam rumah itu akan menjawab: Jangan mengganggu aku, pintu sudah tertutup dan aku serta anak-anakku sudah tidur; aku tidak dapat bangun dan memberikannya kepada saudara.
8: Aku berkata kepadamu: Sekalipun ia tidak mau bangun dan memberikannya kepadanya karena orang itu adalah sahabatnya, namun karena sikapnya yang tidak malu itu, ia akan bangun juga dan memberikan kepadanya apa yang diperlukannya.
9: Oleh karena itu Aku berkata kepadamu: Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.
10: Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan.
11: Bapa manakah di antara kamu, jika anaknya minta ikan dari padanya, akan memberikan ular kepada anaknya itu ganti ikan?
12: Atau, jika ia minta telur, akan memberikan kepadanya kalajengking?
13: Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya."

Ayat 5-13 ini memberi ajaran bagaimana membuat permohonan kita beroleh hasil dan beroleh jawaban..
Ada 3 strategi, 3 action, 3 janji Tuhan..
Setiap kita kerja, kita perlu strategi, dan ini akan membuat environment (suasana) dan ujungnya jadi movement (kegerakan)..

Ada 3 strategi:
1. Ayat 5-6 (Membangun relationship dengan Tuhan)
5: Lalu kata-Nya kepada mereka: "Jika seorang di antara kamu pada tengah malam pergi ke rumah seorang sahabatnya dan berkata kepadanya: Saudara, pinjamkanlah kepadaku tiga roti,
6: sebab seorang sahabatku yang sedang berada dalam perjalanan singgah ke rumahku dan aku tidak mempunyai apa-apa untuk dihidangkan kepadanya;

Ada 3 sahabat, ada yang minta roti, ada yang dimintakan roti, ada yang akan diberikan roti.. Yang dimintakan roti itu sudah tidur, tapi sekalipun begitu, karena ada persahabatanlah maka kejadian ini bisa terjadi..
Bangun relationship dengan Tuhan.. Kalau tidak ada hubungan dengan Tuhan, tidak mungkin doanya dijawab.. Apa arti sahabat? Kita mengenal Tuhan, dan Tuhan mengenal kita.. Hari per hari kita membangun persahabatan dengan Tuhan, bukan sekejap saat.. Jangan putuskan hubunganmu dengan Tuhan! Koreksi dirimu, apakah ada hubungan yang baik dengan Tuhan?

2. Ayat 8 (Sikap yang tidak malu / jangan pakai logika)
8: Aku berkata kepadamu: Sekalipun ia tidak mau bangun dan memberikannya kepadanya karena orang itu adalah sahabatnya, namun karena sikapnya yang tidak malu itu, ia akan bangun juga dan memberikan kepadanya apa yang diperlukannya.

Sikapnya yang tidak malu memohon..Namun kalau pakai pikiran manusia, pasti sungkan, malu..
Jangan gunakan logika manusia! Jangan mengatur Tuhan ketika engkau berdoa! Lepaskan semua logikamu ketika berdoa, datanglah dengan polos..Tuhan yang tahu semua yang kita butuhkan, jangan mengatur Tuhan.. Banyak yang ketika berdoa meminta kepada Tuhan, tidak dikabulkan, kecewa.. Lepaskan logika manusia, biar serahkan ke Tuhan, biar Tuhan yang punya logika, rencana, Tuhan yang beracara.

3. Ayat 13 (Tingkatkan relationship anda, dari sahabat menjadi Bapa dan Anak)

13: Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya."

Suami istri itu disatukan, darah dan daging, dan lebih dalam dari segalanya, lebih dari hubungan anak dan orangtua.. Sahabat yang paling tinggi itu antara orangtua dan anak.. Naikkan relationship kita jadi anak dengan Bapa.. Kalau kita minta kepada Bapa kita, tidak ada yang lain yang bisa "menandingi"..

Periksa 3 hal ini, Relationship, jangan pakai logika, tingkatkan relationship..
Periksa hubunganmu dengan Tuhan..


Sekalipun ada strategi, tapi tidak ada action, itu juga tidak akan jadi..
Ada 3 action: Ayat 9-10

9: Oleh karena itu Aku berkata kepadamu: Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.
10: Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan. 

Minta, cari, ketok.. Ada 3 action.. Tapi banyak orang yang baru meminta, belum mencari, belum mengetok..
Mencari apa? Mencari Tuhan, cari Tuhan, cari kebenaran Tuhan dalam hubungan dengan Tuhan.. Kalau belum ketemu, cari terus sampai dapat.. Ketika minta, ya engkau juga perlu action, cari kehendak Tuhan.. Ketok, buat hatiNya bergetar.. Belajar seperti anak kecil.. Sebagai anak Tuhan, datang ke pangkuan Tuhan, ketok hatiNya..
Mintalah, carilah, ketoklah..

Ada 3 janji Tuhan:
Ayat 11-12
11: Bapa manakah di antara kamu, jika anaknya minta ikan dari padanya, akan memberikan ular kepada anaknya itu ganti ikan?
12: Atau, jika ia minta telur, akan memberikan kepadanya kalajengking?

1. Tuhan tidak pernah bohong.. Tuhan beri yang paling benar..
2. Tuhan tidak pernah salah memberi..

Ayat 13
13: Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya."

3. Tuhan beri yang terbaik..

Roma 8:28
28: Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.

Semuanya berkaitan.. Ada sebab, ada akibat.. Semuanya ini menjadi kebaikan bagi yang mengasihi Tuhan, sekalipun awalnya sepertinya jelek, akhirnya akan untuk kebaikan kita.. Tuhan memang menjanjikan kita untuk hidup berkemenangan..
Engkau bisa cek dirimu sendiri, apakah ada yang belum engkau lakukan, apa yang kurang.. Cek dirimu..

- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -

AoC Bandung, 9 September 2013 (Seminar Karakter - Ev. Nany Susanty)

AoC Bandung
9 September 2013
Seminar Karakter
By: Ev. Nany Susanty

Menyembah di dalam Roh dan Kebenaran.. Menari di dalam Roh dan Kebenaran..
5774
5 = anugrah, kita memasuki tahun-tahun anugrah.. Bukan karena kita baik, karena kita baik pun itu anugrah.. Sebenarnya kita tidak bisa apa-apa, cuma anugrah Tuhan yang bisa membuat semuanya jadi.. Kita masuk dalam hari yang baru, langkah yang baru, tahun yang baru..
7 = sempurna, kita menerima anugrah yang dobel porsi untuk tahun ini, ada hal-hal yang baru yang Tuhan sediakan.
4 = tanggungjawab.. Engkau harus mempertanggungjawabkan setiap berkat dan anugrah sempurna yang Tuhan beri. Banyak hal yang akan Tuhan beri untuk hidup kita, apalagi ada pintu-pintu gerbang yang sudah dibuka oleh Tuhan.. Apa sih tanggungjawabnya?
Tuhan mau semua masuk pintu hineni, karena dengan masuk pintu gerbang ini engkau bisa melakukan dan mempertanggungjawabkan semuanya.. Hineni artinya melayani dengan segenap hati, bukan dengan terpaksa.. Untuk engkau masuk pintu gerbang ini, harus merayap, bukan dengan berlutut.. Kalau engkau bisa masuk pintu ini, engkau boleh menikmati segala sesuatu yang Raja sedang siapkan untuk kita, masuk dalam pesta raja-raja.. Kita masuk dalam Rosh Hashanah ini adalah pintu awal untuk masa pemerintahan Tuhan dan KerajaanNya di bumi. Ketika kita bisa memasuki semua pintu ini, kita akan menikmati yang namanya pesta raja-raja (bukan pesta Anak Domba)..

Filipi 2:1-3
1: Jadi karena dalam Kristus ada nasihat, ada penghiburan kasih, ada persekutuan Roh, ada kasih mesra dan belas kasihan,
2: karena itu sempurnakanlah sukacitaku dengan ini: hendaklah kamu sehati sepikir, dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan,
3: dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri;

Kunci Hineni:
1. dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia.
Hineni salah satunya adalah dengan tidak mencari kepentingan sendiri! Yesus tidak mencari kepentingan diriNya sendiri.. Banyak orang yang mementingkan dirinya sendiri baru orang lain, dan ini seperti anak kecil! Tidak mementingkan diri sendiri, tapi mementingkan orang lain..

2. Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri;
Daud bisa melakukan hal yang seperti ini..
1 Samuel 24:8
8: Kemudian bangunlah Daud, ia keluar dari dalam gua itu dan berseru kepada Saul dari belakang, katanya: "Tuanku raja!" Saul menoleh ke belakang, lalu Daud berlutut dengan mukanya ke tanah dan sujud menyembah.

Kalau orang yang memang patut mendapat hormat itu pasti kita bisa, namun untuk orang yang sepertinya tidak patut untuk diberi hormat, pasti sulit, apalagi orang itu jahat dan menyakitkan hati.. Sekalipun Saul sebenarnya tidak patut, namun Daud sampai berlutut dan mukanya hingga ke tanah.. Ini yang Tuhan mau, hineni.. Kita mungkin tidak bisa mencontoh seperti Daud, namun Tuhan akan anugrahkan kemampuan agar kita bisa seperti ini.. Kalau kita dapat firman seperti ini, hati-hati dengan hari-hari di depanmu, akan ada ujian yang membuat engkau bisa next level atau tidak.. Tidak mudah bisa berkata orang lain lebih baik dari kita, namun untuk masuk ke pintu ini Tuhan akan anugrahkan kemampuan untuk kita..

3. Mengosongkan diri sendiri
Filipi 2:5-7
5: Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus,
6: yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan,
7: melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.

Mengosongkan diri sendiri ini artinya nol, tidak ada harganya, dan cinta mati dengan Tuhan, tidak ada satupun yang dapat menukarkan Tuhanku dengan yang lain apapun yang ditawarkan kepada kita..

Rut 1:16-17
16: Tetapi kata Rut: "Janganlah desak aku meninggalkan engkau dan pulang dengan tidak mengikuti engkau; sebab ke mana engkau pergi, ke situ jugalah aku pergi, dan di mana engkau bermalam, di situ jugalah aku bermalam: bangsamulah bangsaku dan Allahmulah Allahku;
17: di mana engkau mati, akupun mati di sana, dan di sanalah aku dikuburkan. Beginilah kiranya TUHAN menghukum aku, bahkan lebih lagi dari pada itu, jikalau sesuatu apapun memisahkan aku dari engkau, selain dari pada maut!"

Kenapa Rut bisa sampai seperti ini? Mungkin karena Naomi baik, mungkin karena dia kasihan dengan Naomi, tapi alasan ini sebenarnya alasan yang tidak kuat untuk Rut bisa meninggalkan Naomi.. Rut bukan orang yang bodoh, dia bukan orang yang malas.. Rut tetap teguh untuk mengikuti Naomi, kenapa? Karena Allahnya Israel, Allahnya Naomi.. Dia sudah tahu Allahnya Naomi, Allah yang bisa menyelamatkan, dan tempat menaruh harapannya..


By: Ev. Daniel Tjipto

Hanya karena anugrah kita bisa hineni.. Tahun-tahun ini kepalanya 5774, karena tidak ada yang lain, cuma anugrah.. Kalau engkau hidup dalam ketepatan, engkau bisa ambil, mungkin tidak terlalu membayar harga berat.. Dalam ketepatan, engkau dimampukan dan dilayakkan untuk dapat hidup seperti yang Tuhan mau.. Memang mungkin ketika kita mengalami, kita tidak mengerti.. Tuhan sudah tetapkan semuanya.. Masuk dalam ketepatan! Yang Dia sediakan untuk kita itu pasti yang terbaik!

- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -

Ibadah Minggu IFGF Palembang, 8 September 2013

IBADAH MINGGU IFGF PALEMBANG
8 SEPTEMBER 2013

By: Ps. Robert Lie
Tema: New Season
Pengkhotbah 3:1,2,11
1: Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apapun di bawah langit ada waktunya.
2: Ada waktu untuk lahir, ada waktu untuk meninggal, ada waktu untuk menanam, ada waktu untuk mencabut yang ditanam;
11: Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir.

Di tahun-tahun ini Tuhan akan bawa kita ke kedalaman yang baru..
Tuhan memberi pesan untuk kita, "AKU GENAPI"..
Ada 3 hal yang akan dilakukan:
1. Roti putih tanpa isi, artinya hidupmu akan dibersihkan, namun tidak langsung bersih, tapi akan diproses hingga bersih.
2. Anggur itu artinya materai yang sah, darah Yesus, pengurapan. Setelah engkau dibersihkan Tuhan, baru engkau diurapi.. Tuhan tidak berjanji memberi kemenangan kepada orang Kristen, tapi Tuhan memberi janji kemenangan pada orang yang diurapiNya.
Bulan ini kita masuk dalam bulan penuh kemenangan, dan kita harus masuk dalam golongan orang yang diurapi Tuhan agar engkau dapat janji kemenangan itu.
Anggur juga berbicara tentang kelimpahan, tidak ada orang yang susah dalam hidup kita.. Tidak ada janji Tuhan yang membuat kita melarat, kalau hidup kita susah, kemungkinan karena  kita tidak melakukan apa yang Tuhan mau! Tidak ada yang namanya hidup seperti roda, kadang di bawah, kadang di atas, namun jika engkau terus nurut dengan Tuhan, hidup dalam Tuhan, Dia akan bawa kita terus naik dan tidak turun!
3. Gunung, berbicara tentang gunung kemuliaan Tuhan..  Ayin Dalet itu artinya pintu yang akan dibuka dan masuk dalam pemerintahan Tuhan.. Kita akan masuk dalam era yang baru, new season is coming!
Mulai hari ini engkau akan berjalan dalam supranatural dengan Tuhan!

Kata "AKU GENAPI" bukan untuk semua orang! Masuk gerbang, sungguh-sungguh dalam Tuhan!
Yang sudah bayar harga yang akan digenapi oleh Tuhan!
Kalau engkau mau masuk new season, engkau harus mengerti mengenai musim-musim ini..

Di Pengkhotbah  3 tadi ada beberaepa musim:
1. Musim Menanam
Di musim ini ada 2 fase, fase yang pertama itu menggemburkan tanah, untuk menyiapkan tanah agar tanahnya benar-benar siap untuk ditanam. Tanah ini berbicara hati kita yang terus digemburkan, dibersihkan, hati yang bisa dididik, diproses Tuhan.. Apa yang selama ini kita alami, hati kita itu sedang dipersiapkan Tuhan. Tidak ada tuaian sebelum tanahnya subur, karena kalau belum subur ya tidak bisa ditanam, apalagi menghasilkan.. Fase ini merupakan fase bayar harga.. Kalau Tuhan lihat "tanah"mu belum siap, Tuhan belum akan beri.. Setelah tanahnya gembur, baru masuk fase kedua, yaitu menabur benih. Tapi hati-hati, Tuhan menabur, iblis juga bisa menabur benih yang jelek.. Kalau engkau ingin menuai durian, ya engkau harus menuai durian.. Kalau mau hidup kelimpahan, kalau engkau tidak nabur, jangan mengharapkan kelimpahan! Kalau engkau tidak pernah menabur untuk Tuhan, ya tidak akan menuai! Banyak yang ingin dipakai Tuhan, tapi dia tidak berdoa, hanya ke hamba Tuhan langsung minta impartasi.. Gereja ini sudah ditetapkan Tuhan untuk memberi dampak supranatural, namun hal ini tidak bisa langsung terjadi, bayar harga, terus hargai yang mengcover hidupmu.. Kalau engkau nurut, Tuhan akan buat yang ajaib! Semua gereja sama, cuma tergantung seberapa dalam orang-orang yang ada di dalamnya..
Selama kita bayar harga, janji akan digenapi.. Siapkan tanah kita, dan relakan dirimu untuk menabur benih..

2. Musim Pertumbuhan
Hidup dalam kekudusan.. Engkau tidak bisa tumbuh dengan signifikan kalau engkau tidak di dalam Kristus. Tidak ada syarat lain, engkau harus melekat ke Pokok Anggur baru engkau bisa bertumbuh dan berbuah, karena kalau tidak, kita tidak bisa berbuat apa-apa (seperti di Kitab Yohanes)
 
Yohanes 15:4
4: Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku.

Jaga telinga, jaga hati, fokus kepada Tuhan..

3. Musim Menuai


Kekudusan..
Bisakah hidup kudus? BISA! MUNGKIN!
Kejadian 1:26
26: Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi."
Serupa segambar dengan Allah itu sebenarnya artinya kita seperti Allah, persis seperti Allah..
Tuhan menghembuskan RohNya ke dalam bentukan debu tanah tersebut, dan itu diciptakan persis seperti Allah, SERUPA SEGAMBAR dengan Allah!
Tapi Roma 3:23 (Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah,) 
Engkau bisa hidup kudus! Engkau itu diciptakan serupa segambar dengan Allah, ilustrasinya seperti anak rajawali yang hidup dalam lingkungan ayam, dia harusnya bisa terbang, cuma dia tidak tahu kalau dia sebenarnya bisa terbang! Ilustrasi lain seperti 2 handphone yang sama, kalau ada aplikasi di salah satu handphone, di handphone satunya pun pasti bisa, karena handphonenya SAMA, kecualli aplikasi tersebut belum diinstall! Engkau punya kemampuan dan engkau bisa, namun bukan dengan kekuatanmu sendiri. Ilustrasi lainnya, mungkinkah seorang ayah menyuruh anaknya melakukan hal yang tidak bisa anaknya lakukan? TIDAK MUNGKIN!

Tuhan bukan Bapa yang jahat, kalau Dia suruh kita hidup kudus, kita pasti bisa hidup kudus..

Roma 12:1-2
1: Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.
2: Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.

Kita harus sempurna, yang baik saja tidak cukup.. Masuk adlam kedalaman kalau engkau mau mengalami yang supranatural! Hari-hari ini, Tuhan bawa kita cuma bukan yang baik, berkenan, tapi kita mencapai kesempurnaan dengan Tuhan! Tapi ini hanya orang-orang yang mau bayar harga, dan hidup dalam kekudusan!

- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -