AoC Bandung, 12 Agustus 2013

AoC Bandung, 12 AGUSTUS 2013

By: Bp. Trisna

Ini adalah masa-masanya dimana Bahtera dipakai untuk menjangkau bangsa-bangsa di muka bumi ini, tidak hanya berlaku untuk pemimpin, tapi untuk setiap orang yang mau menanggapi/meresponi apa yang Tuhan mau..

Yeremia 1:9-10
9: Lalu TUHAN mengulurkan tangan-Nya dan menjamah mulutku; TUHAN berfirman kepadaku: "Sesungguhnya, Aku menaruh perkataan-perkataan-Ku ke dalam mulutmu.
10: Ketahuilah, pada hari ini Aku mengangkat engkau atas bangsa-bangsa dan atas kerajaan-kerajaan untuk mencabut dan merobohkan, untuk membinasakan dan meruntuhkan, untuk membangun dan menanam."

Kita sedang dimasukkan dalam level baru, level atas bangsa-bangsa! Level dimana kita masuk dalam penggenapan firman Tuhan, kuasa dan otoritas untuk setiap orang yang mau meresponi..
Ada penglihatan, saat-saat yang akan datang in, terlihat kalau ada anak-anak yang menari, ada lawatan, orang bermain usik, orang menjabat tangan, ada lawatan, kesembuhan.. Lawatan dan gelombang kemuliaan Tuhan sedang disiapkan untuk bangsa-bangsa!

Yang perlu dipersiapkan yaitu:

1. Skill
Skill/talenta ini harus dipergunakan, dipertajam, untuk menuai jiwa-jiwa. Ini waktu-waktunya angkatan yang lama akan digantikan dengan angkatan yang baru. Para penginjil, nabi, rasul yang sudah pernah ada dan yang sudah meninggal, akan digantikan oleh anak-anak Tuhan pada angkatan yang baru, termasuk Bahtera, sehingga karunia/skill/talenta/jubah hamba-hamba Tuhan tersebut akan diwariskan ke anak-anak Tuhan di akhir zaman ini untuk membangkitkan gereja Tuhan di muka bumi ini..

2. Kapasitas Roh kita harus dikembangkan
Ketika kuasa, otoritas sedang Tuhan buka, kapasitas roh kita harus bisa menangkap apa yang Tuhan mau dalam hidup kita. Kalau kapasitas kita tidak diperbesar, kita tidak akan bisa membawa lawatan, kemuliaan Tuhan..

3. Jam Terbang
Ketika sudah menerima talenta, pengurapan, karunia, harus dipakai, dan ada jam terbangnya agar dipertajam.. Mulai bergerak, mulai membuat jam terbang kita diperbesar. Penari perbanyak jam terbangmu agar tiap gerakanmu mendatangkan hadirat dan mengalirkan sesuatu dari Tuhan, begitu juga pemusik, penginjil, dll.. Perbanyak jam terbangmu!

Persiapkan diri untuk menerima lawatan itu, tapi apakah kita sudah siap untuk menerima lawatan itu?
Ini masa-masanya apa yang Tuhan pernah nyatakan di zaman dahulu sedang Tuhan nyatakan kembali. Ini masanya Tuhan sedang bekerja dengan sangat kuat!
Bukalah matamu, masa lawatan, tuaian, sedang ada di depan kita, tergantung apakah kita mau meresponi, atau kita hanya melihat dan mundur?
Tidak ada waktu dan tidak ada kesempatan untuk mundur, maju terus!
Tuhan sedang membuka sesuatu yang besar di depan kita, responi, dan siapkan dirimu!

--------------------------------------------------------------------------------------------------------

By: Bp. Christ

Di saat-saat seperti ini, untuk setiap orang yang pernah menjarah dari setan, jangan pernah mundur, karena engkau sudah jadi targetnya.. Ini sudah waktunya Tuhan perlengkapi kita dengan karunia. Tapi yang perlu dipersiapkan yaitu karakter dan hubungan pribadi dengan Tuhan.. Kalau kita tidak punya dua hal itu, kita akan hangus sendiri karena karunia yang Tuhan beri itu.. Bukan cuma mati, tapi binasa! Di saat kita sudah tidak beres dengan Tuhan, bisa saja di saat itu setan potong hidupmu, lalu engkau masuk kemana? Mengatakan hamba yang tidak berguna itu SETELAH kita genapi, selesaikan semua yang Tuhan mau, dan itu katakan kepada dirimu sendiri, bukan kepada orang lain! Ambil waktu untuk membangun keintiman bersama Tuhan.. Ketika kita berjalan dengan kuasa, otoritas, bisakah kita tetap berkata kalau semuanya itu dari Tuhan? Kalau karakter kita tidak beres, mungkin di mulut kita bisa berkata itu semua dari Tuhan, tapi di hati kita bisa saja "Oh itu karena aku".. Setan itu seperti kucing, ketika kuasa itu benar-benar turun, kita melihat setan sebesar apapun itu seperti kucing, tapi walau kuasa setan jauh di bawah ketika kita di dalam Tuhan, tapi setan tetap tekun menunggu hingga kita berada di titik terendah, ketika kita meleset, ketika kita memikirkan aku aku aku, ketika berjalan dengan kuasa, karakter habis, di satu titik pengcoveran hilang, bisa habis dipotong setan..
Minta karakter, pembentukan karakter terus ada dalam hidup kita.. Minta hubungan pribadi dengan Tuhan, minta pengenalan pribadi dengan Tuhan, bukan cuma dari apa kata orang, tapi kenal Tuhan secara pribadi, mengenal Tuhan secara pribadi! Minta itu! Tuhan terus beracara dalam hidup kita, cuma terkadang kita yang tidak sadar.. MINTA KARAKTER, dan minta anugrah untuk mengenal hati Tuhan..

--------------------------------------------------------------------------------------------------------

By: Bp. Yohan

Pelayanan Roh.. Engkau bisa melakukan pelayanan dengan karunia-karunia, tapi belum tentu itu pelayanan Roh, ini tipis bedanya.. Ini yang bisa membuat seseorang bisa kehilangan Tuhan, tidak bertemu Tuhan di ujungnya, dan bahkan ditolak Tuhan. Apa sih pelayanan Roh? Pelayanan dengan karunia (gift) belum tentu pelayanan Roh.. Engkau bisa gunakan karunia ini, dengan kehendak Tuhan atau tidak, karunia itu tetap bisa berjalan, karena itu gift.. Karunia tetap jalan, tapi belum tentu itu yang Tuhan mau.. Di tahun ini Tuhan mau bawa kita masuk ke "Panggung Dunia".. Terkadang kita melihat diri kita sendiri, dengan keterbatasan diri kita sendiri.. Setiap dari kita Tuhan beri potensi, Tuhan taruh sesuatu dalam hidup kita, tapi kita seringkali membandingkan diri dengan orang lain.. Kalau engkau melihat keterbatasan kita, kita tidak akan pernah bisa berjalan dengan pelayanan Roh.. Apa yang menghalangi pelayanan Roh? Apa? Ketika Tuhan utus kita dalam destiny kita, Dia sudah tahu apa yang akan dilakukan dalam kita, tapi kita seringkali berpikir dengan cara yang terbalik, misalnya ketika kita ada jadwal pelayanan, kita berdoa mati-matian, baca alkitab mati-matian, dan tujuannya agar urapan kita lebih besar.. Itu tidak salah, tapi tujuannya kurang tepat.. Tujuan yang sebenarnya adalah agar kita "menghancurkan" diri kita, "mengosongkan" diri kita.. Apa yang membatasi diri kita? Kita membatasi diri kita, "Aku tidak bisa", minder, sombong, tidak berani mengambil resiko agar tidak dipermalukan, dan itu seperti membangun tembok sehingga Tuhan tidak bisa bekerja.. Kuncinya itu Yesus jadi lebih besar, kita jadi lebih kecil..
Yang kedua, yaitu pikiran kita, karena itu yang seringkali membatasi cara kerja Tuhan dalam hidup kita.. Berserah dan percaya kepada Tuhan, jangan berpikir apa yang akan engkau lakukan, caranya gimana..
Yang ketiga, yaitu kebiasaan.. Jam terbang itu perlu, tapi ketika itu jadi kebiasaan, tidak next level, tidak ada sesuatu hal yang baru yang engkau lakukan, jadi zona nyaman, itu jadi rutinitas! Apakah kita bisa mengambil resiko? Pelayanan Roh itu perlu ada resiko yang diambil, jangan cari aman!
Yang keempat, pengalaman kita.. Jangan gunakan pengalaman yang pernah engkau lakukan..
Yang kelima, ketidakpercayaan, karena kita melihat diri kita, bukan melihat Tuhan.. Puasa itu untuk apa? Menghabiskan kedagingan kita! Ketika kita mempersiapkan diri, habiskan setiap yang dari daging kita, biar Tuhan yang bekerja..
Yang keenam, menyalahgunakan karunia.. Ketika Yesus ke Betesda, sebenarnya Tuhan bisa sembuhkan semuanya, tapi Dia cuma sembuhkan satu orang, itu pelayanan Roh, tepat seperti yang Tuhan mau..

--------------------------------------------------------------------------------------------------------

By: Ev. Johan Surja

Dalam Roh, kita akan menggunakan mobil balap, Mobil yang super cepat!
Tuhan mau membuat kita begerak dengan cepat, dengan sangat amat cepat! Kalau engkau menangkap dengan sungguh, engkau akan dipromosi dengan cepat!
Kalau kita tangkap dalam Roh, kita akan bergerak dengan sangat cepat, dan ini kairos Tuhan, tergantung engkau tangkap atau tidak!
Pilihannya engkau mau bergerak dengan cepat atau tidak. Kalau engkau mau bergerak dengan cepat, engkau harus belajar menyesuaikan diri.. Perkaranya ketika engkau masuk dalam kecepatan yang sangat cepat, engkau butuh bahan bakar yang lebih mahal, perlu bahan bakar yang khusus! Masalahnya, revival needs money.. Stop dengan pikiranmu!

2 Raja-Raja 4:1-2
1: Salah seorang dari isteri-isteri para nabi mengadukan halnya kepada Elisa, sambil berseru: "Hambamu, suamiku, sudah mati dan engkau ini tahu, bahwa hambamu itu takut akan TUHAN. Tetapi sekarang, penagih hutang sudah datang untuk mengambil kedua orang anakku menjadi budaknya."
2: Jawab Elisa kepadanya: "Apakah yang dapat kuperbuat bagimu? Beritahukanlah kepadaku apa-apa yang kaupunya di rumah." ...

Apa-apa saja yang engkau punya di rumah? Seringkali kita membohongi diri kita dan Tuhan, ketika kita ditanya, kita jawab kita tidak punya apa-apa.. Engkau bisa apa? Tidak bisa apa-apa.. Nari kaku, nyanyi fales, dll.. Itu yang menyebabkan engkau tidak bisa bergerak!
Ini zamannya, musimnya pergi ke bangsa-bangsa.. Apa yang engkau punya, bukan apa yang engkau tidak punya! Kalau tidak bisa pergi, adopsi sebuah bangsa.. Doa tanya Tuhan, kalau berangkat ya berangkat! Apa yang engkau punya, apa yang engkau bisa lakukan? Kalau tidak bisa pergi, ya doakan, jangan sampai engkau diam, jangan sampai engkau tidak ikut ambil bagian!

Lakukan apa yang engkau bisa lakukan!
Bergerak sebisa mungkin! Tidak punya uang, berdoa, puasa! Tidak bisa pergi, titip uang! Orang yang tidak bergerak itu "mati".. Jangan pernah takut mati!

Ada 6 kunci yang diberikan:

1. Kunci Kemuliaan
Mazmur 72:1-2(AMP)
1: Give the king [knowledge of] Your [way of] judging, O God, and [the spirit of] Your righteousness to the king’s son [to control all his actions].
Bukan kemuliaan yang semena-mena, tapi ada kontrol dari Tuhan..

2: Let him judge and govern Your people with righteousness, and Your poor and afflicted ones with judgment and justice.
Bukan memuliakan diri sendiri, tapi untuk memperhatikan orang-orang miskin!
Ketika kita diberkati Tuhan, itu bukan untuk kita, tapi untuk orang-orang miskin.. 

2. Kunci Karunia
Ini harus disertai dengan kerendahan hati. Ini bukan sesuatu yang enak, tapi sesuatu yang
"berbahaya"..
Karunia tanpa karakter, habiss.. Karakter itu fondasi, kalau engkau punya karunia yang kuat, tapi fondasi tidak kuat, habis..
Karunia bukan untuk show!

3. Kunci Memahami Hati Bapa
Tanpa kita mengerti kerinduan Tuhan, tidak mungkin kita bisa melakukan kehendak Tuhan.. Gimana caranya? Hineni, anugrah, dan bergaul intim dengan Tuhan..

4. Kunci Tuaian 
Yohanes 5:1-2
1: Sesudah itu ada hari raya orang Yahudi, dan Yesus berangkat ke Yerusalem.
2: Di Yerusalem dekat Pintu Gerbang Domba ada sebuah kolam, yang dalam bahasa Ibrani disebut Betesda; ada lima serambinya

5 serambi berbicara tentang 5 benua, dan 5 juga tentang anugrah. Waktunya menuai, masuk ke Kolam Betesda (5 Benua).. Kolam ini dekat dengan Pintu Gerbang Domba, itu artinya menuai jiwa-jiwa! Menuai dengan cara apa? Apa yang ada padamu, apa yang bisa engkau lakukan..
Kalau ada internet, pemetaan, cari tahu tentang sebuah bangsa..

5. Kunci Karakter
Harus ada praise and worship, baca alkitab untuk menggunakan kunci ini, agar karakter kita dilapisi seperti emas, untuk menutup karakter kita yang jelek..

6. Kunci Hineni
Ini adalah dasar dari semuanya. Engkau dapat kemuliaan, karunia tanpa hineni, rusak semua.. Engkau jadi penuai yang hebat, tiap engkau datang, jiwa-jiwa datang kepada Tuhan, tapi tanpa hineni, rusak..
Bagaimana membentuk hati kita? Rendah hati, belajar jadi keset! Mungkin beberapa dari kita tidak dianggap, tidak dihargai ketika sudah kerja keras, apakah engkau marah? Kalau marah, bukan hineni..
Kadang kita mau merasa lebih hebat dari orang lain, itu salah..
Malu dilihat orang, sombong, tidak hineni!

- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -

Ibadah Minggu IFGF Palembang, 11 Agustus 2013

IFGF PALEMBANG
11 AGUSTUS 2013

By: Ps. Robert Lie

Wahyu 14:14-20
14: Dan aku melihat: sesungguhnya, ada suatu awan putih, dan di atas awan itu duduk seorang seperti Anak Manusia dengan sebuah mahkota emas di atas kepala-Nya dan sebilah sabit tajam di tangan-Nya.
15: Maka keluarlah seorang malaikat lain dari Bait Suci; dan ia berseru dengan suara nyaring kepada Dia yang duduk di atas awan itu: "Ayunkanlah sabit-Mu itu dan tuailah, karena sudah tiba saatnya untuk menuai; sebab tuaian di bumi sudah masak."
16: Dan Ia, yang duduk di atas awan itu, mengayunkan sabit-Nya ke atas bumi, dan bumipun dituailah.
17: Dan seorang malaikat lain keluar dari Bait Suci yang di sorga; juga padanya ada sebilah sabit tajam.
18: Dan seorang malaikat lain datang dari mezbah; ia berkuasa atas api dan ia berseru dengan suara nyaring kepada malaikat yang memegang sabit tajam itu, katanya: "Ayunkanlah sabitmu yang tajam itu dan potonglah buah-buah pohon anggur di bumi, karena buahnya sudah masak."
19: Lalu malaikat itu mengayunkan sabitnya ke atas bumi, dan memotong buah pohon anggur di bumi dan melemparkannya ke dalam kilangan besar, yaitu murka Allah.
20: Dan buah-buah anggur itu dikilang di luar kota dan dari kilangan itu mengalir darah, tingginya sampai ke kekang kuda dan jauhnya dua ratus mil.


Setiap apa yang kita lakukan, dan kita nurut kepada Tuhan, pasti ada upahnya.

Tuaian sudah siap untuk dituai, dan ada dua kelompok yang akan dituai.
1. Tuaian yang dituai oleh Anak Manusia dengan mahkota emas di atasnya dan disimpan
2. Tuaian yang dituai oleh malaikat dengan sabit tajam dan dibuang ke murka Allah

Pohon anggur ini berbuah, tapi dituai dan dibuang dalam kilangan.. Yang Tuhan tuntut bukan cuma berbuah, tapi juga KUALITAS.. Semua karunia, keahlian, skill, hanya akan membawa engkau ke puncak, tapi yang bisa buat engkau bertahan dan pindah ke puncak lainnya yaitu KARAKTER KRISTUS. Tidak peduli engkau punya apapun, tapi kalau engkau kehilangan karakter Tuhan, engkau akan kehilangan sesuatu yang berharga dalam hidupmu.. Banyak yang tidak mengerti bagaimana menghasilkan buah yang tetap..

Banyak yang cuma ada dalam gereja, dalam pelayanan, tapi tidak di dalam Yesus.
Orang yang tinggal di dalam Yesus akan berhenti berbuat dosa. Tidak menjamin titlemu sehebat apapun engkau berada di dalam Kristus.

Matius 7:21-23
21: Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.
22: Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?
23: Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!"


Bagi Tuhan tidak ada yang mustahil..
Kalau engkau di dalam Tuhan dan Tuhan di dalam engkau, otomatis Roh yang ada di dalammu akan membuat engkau tidak suka akan dosa-dosa lagi dan tidak ingin keinginan-keinginan lain..

Banyak yang cuma ingin, tapi tidak mau membayar harganya dan rendah hati..
Tidak cuma berbuah, tapi punya kualitas buah yang bagus..
Jadi berkat di rumah, keluarga, dll..

Kedalamanmu akan menentukan kematangan dari buah yang engkau akan hasilkan..Kalau engkau bisa masuk dalam kedalaman sendiri, engkau akan tidak harus bergantung dengan orang lain, tapi langsung bergantung kepada Tuhan, seperti tanaman yang ditanam di tanah.. Tapi kalau engkau bergantung ke hamba Tuhan, orang lain, itu seperti tanaman yang ditanam di pot, disiram, dipupuk, namun kualitas buah yang akan dihasilkan akan berbeda..
Biar engkau ditanam di tepai aliran air, di tepi aliran airnya Tuhan, bukan ditanam di pot, dan masing-masing bertanggungjawab atas kedalaman masing-masing..

Untuk menghasilkan buah yang tetap dan berkualitas, ada 3 hal yang harus dilakukan:
1. Kita harus lebih dulu mengalami pertobatan yang sungguh-sungguh
Jangan ngomong cuma apa kata orang, tapi biar engkau sendiri mengalami pertobatan yang sungguh-sungguh. Hasilkan buah sesuai dengan pertobatan. Kalau engkau mau bertobat sungguh-sungguh, engkau harus benar-benar meninggalkan hal itu ketika engkau akan mengalami hal itu.
Proses yang kita alami tidak sebanding dengan kemuliaan yang akan Tuhan nyatakan..
Bersiap-siap, karena tuaian sudah matang, sudah siap untuk dituai..

2. Jangan bersantai-santai. Bekerja mulai dari sekarang, selagi masih ada waktu, karena kita tidak tahu kapan waktunya Tuhan..
Bekerja bukan untuk mendapat pujian, tapi lakukan apapun untuk jangan dengan mental karena ingin dilihat oleh pemimpin.. Lakukan untuk Tuhan, dengan motivasi yang benar..

3. Bekerjalah untuk memperoleh upah di surga, bukan di bumi. Banyak yang tahu waktunya sudah tinggal sedikit, tapi mengharapkan upah yang di bumi. Jangan menyimpan harta di bumi, tapi kumpulkan harta di surga.. Implementasinya memang tidak semudah yang kita katakan.. Ketika kita menabur, itu seolah-olah seperti bahan rumah kita di surga datang.. Apa yang kita lakukan di bumi untuk Tuhan, ada faedahnya di surga.. Apa yang kita lakukan di bumi itu semuanya diperhitungkan Tuhan..
Jangan pernah berharap dari apresiasi manusia manapun, tapi lakukan semuanya seperti untuk Tuhan..
Jangan lakukan agar engkau dikenal Tuhan, tapi lakukan dengan tulus untuk Tuhan..

Lagu:
Kuangkat Hatiku.. Tinggikan namaMu..
Karna Yesus Kau anugrah terbesar..
Kunaikkan syukurku.. Tuk kemurahanMu..
Hanya Yesus Kau anugrah terbesar..


- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -

Sion, 6 Agustus 2013

SION, 6 AGUSTUS 2013

Yesus harus jadi pusat dari segala apa yang kita lakukan, Dia alasan kenapa kita hidup, kenapa kita menyanyi, semuanya tentang Yesus.
Tuhan kita adalah Tuhan yang indah, Dia menyukai kalau anak-anakNya menyatakan keindahanNya di dalam Bait Suci..

Hakim-Hakim 11:1
1: Adapun Yefta, orang Gilead itu, adalah seorang pahlawan yang gagah perkasa, tetapi ia anak seorang perempuan sundal; ayah Yefta ialah Gilead.

Yefta bukan orang yang lahir dari istana, tapi dari perempuan sundal. Tapi bukan masalah dia lahir dari siapa, karena Tuhan punya tujuan dalam hidupnya. Saat ia bertumbuh dewasa, saudara-saudara tirinya mengusir dia karena dia tidak mendapat milik pusaka. Yefta mendapatkan penolakan, menerima tantangan, karena dia berasal dari "kasta" yang begitu rendah. Yefta menghadapi semua orang yang menentangnya, dia tidak diperhatikan, dia dibuang dari rumahnya sendiri, hingga akhirnya dia jadi perampok..

Ayat 3
3: Maka larilah Yefta dari saudara-saudaranya itu dan diam di tanah Tob; di sana berkumpullah kepadanya petualang-petualang yang pergi merampok bersama-sama dengan dia.

Kelihatannya hidupnya bukan hidup yang penuh pengharapan, dan tidak ada yang bisa Yefta tawarkan untuk bisa dia persembahkan kepada Tuhan. Dia tidak memiliki "darah biru", semua orang menolak dia, tapi Tuhan tetap memiliki tujuan untuk Yefta.
Tuhan siap membalikkan penolakan yang dia terima menjadi sebuah promosi, mengubah hal-hal negatif dalam hidupnya menjadi hal-hal yang positif..
Tidak peduli dari mana asalmu, tidak peduli engkau sedang kemana sekarang, Tuhan hari ini mau menunjukkan diriNya padamu karena Dia ingin engkau tahu kalau Dia punya destiny dan tujuan ilahi atas hidupmu, tidak peduli seburuk apapun masa lalumu, seberapa sering engkau ditolak, tapi ketika Tuhan ada di pihakmu, siapa lawanmu?
Tuhan membuat saudaranya yang menolak Yefta akhirnya berbalik mencari Yefta. Ketika Tuhan membuat engkau menjadi milik kepunyaanNya, Dia akan membuat musuh-musuhmu mempromosikan engkau. Saudara-saudara Yefta membutuhkan pertolongan, tidak tahu harus berbuat apa, sehingga mereka harus berbalik untuk mencari Yefta yang tadinya mereka tolak, buang..

Ayat 6
6: Kata mereka kepada Yefta: "Mari, jadilah panglima kami dan biarlah kita berperang melawan bani Amon." 

Yefta mendapat kesempatan untuk melakukan sesuatu agar sampai ke destinynya..

Ayat 30
30: Lalu bernazarlah Yefta kepada TUHAN, katanya: "Jika Engkau sungguh-sungguh menyerahkan bani Amon itu ke dalam tanganku,

Dia tahu kalau kemanapun dia pergi, dia butuh campur tangan Tuhan, tapi dia juga tahu kalau Tuhan itu Tuhan yang memegang perjanjianNya, karena itu Tuhan akan minta sesuatu yang berasal dari Yefta sendiri.. Kita berada dalam perjanjian dengan Tuhan, bukan kemitraan yang bagi hasil.. Ketika engkau masuk dalam sebuah perjanjian, artinya akan ada suatu pertukaran ilahi, all i have belongs to Him, all my problems, fears, lacks, limitations.. Ketika kita berikan semuanya itu, Tuhan juga akan berikan segalanya kepadamu.. Dia tahu kebutuhan kita, tapi Dia menunggu engkau berserah kepadaNya dan bersedia menyerahkan kepadaNya semuanya, 100% 100%, 100% ke Tuhan, Tuhan juga beri 100%, ini pertukaran ilahi yang luar biasa, tidak ada yang Dia tahan dalam hidup kita.
Tapi apa yang selama ini engkau tahan dari Tuhan?

Yefta membuat nazar, dan sebenarnya dia tidak sungguh-sungguh menyadari harga yang begitu mahal yang harus dia bayar kepada Tuhan.
Walaupun dia berasal dari latar belakang yang jelek, tapi dia mengerti tentang cara kerja Tuhan, buat Tuhan harus yang terbaik..
Namun ketika Yefta kembali, dia mendapatkan anak perempuan satu-satunya, bahkan orang yang dia sangat cintai, tapi dia tetap setia menepati nazarnya, karena dia sadar kalau dia berada dalam perjanjian dengan Tuhan..


Tuhan mau melihat dari diri kita, ketika ada berkat Tuhan yang datang, kita tetap mengembalikan kemuliaan itu kepada Tuhan.. Tuhan merindukan kita memberikan segalanya kepadaNya, dan Tuhan selalu setia pada janjiNya, tapi apakah kita setia pada janji kita dengan Tuhan?

Kita tidak boleh tahan apapun di hadapan Tuhan, karena ketika kita melakukan hal itu, kita memutuskan perjanjian itu secara sepihak, dan akhirnya kita jatuh di bawah kutuk karena ada pintu untuk musuh bisa masuk ke hidup kita.. Ketika kita mau berikan semuanya, maka Allah atas langit dan bumi juga akan berikan segalanya kepadamu, dan sebenarnya kita ini pihak yang sangat diuntungkan..

Tuhan tahu kalau Yefta akan menggenapi janjinya, menepati nazarnya, sehingga ketika dia menghadapi musuhnya, Tuhan beri kemenangan kepadanya.. Kadang kita tidak bisa mengalahkan musuh kita karena kita menahan-nahan sesuatu dari bagian hidup kita yang tidak mau kita serahkan pada Tuhan, karena itu kita tidak berdiri setia dalam perjanjian kita dengan Tuhan, sehingga kita tidak bisa menang terhadap musuh-musuh kita.

Ketika dia bernazar, mungkin dia belum tahu harga yang harus dia bayar, tapi dia tetap meneguhkan hatinya, dia tidak ciut, dia tidak berubah pikiran.. Tapi dia tahu ketika Tuhan beri kemenangan padanya, itu tidak bisa dia capai dengan kekuatannya..
Yefta menabur benih untuk kemenangannya walau dia tidak tahu harga dari yang dia tabur, tapi dia tetap tabur..
Tidak peduli latar belakangmu, apakah orang menolakmu, tapi ketika engkau masuk dalam perjanjian Tuhan, "ini aku, aku berikan semuanya", Tuhan akan pakai engkau, akan buat engkau jadi pemimpin, tapi sebagai pemimpin, akan ada tantangan yang dihadapi, akan ada banyak orang yang menantang engkau..

Penyembahan itu berasal dari hati, bukan cuma nyanyi di bibir..
Daud berkata kalau dia tidak akan mempersembahkan sesuatu yang tidak mahal dari dirinya, karena dia tahu kalau dia menyembah Tuhan, kalau dia tidak membayar harga yang mahal, itu bukan penyembahan.
Abraham mempersembahkan anak satu-satunya, dia siap mempersembahkan orang yang dia cintai untuk Tuhan, dan Abraham berkata, "Aku akan naik untuk menyembah Tuhan".. Inilah penyembahan!

Kita seringkali sangat mudah menghakimi orang karena masa lalunya, tapi Tuhan kita Tuhan yang berbeda, Tuhan akan buat segala sesuatu yang dulunya orang abaikan, Dia buat jadi signifikan di Kerajaan Tuhan. Tuhan memilih orang-orang bodoh untuk mempermalukan orang yang pintar..
Tuhan cari orang-orang yang taat.. Dia tidak mau kita sekedar menyanyi, tapi Dia ingin semuanya dari hidup kita.
Ketika kita berkata-kata, akan sangat mudah rasanya, tapi ketika kita mengalami, itu yang sulit..
Bersiap untuk mujizatmu, promosimu, bersiaplah untuk apa yang akan Dia kerjakan dalam hidup kita!

Benih yang Yefta tabur adalah anaknya satu-satunya, dan ia memperoleh kemenangan, dan Yefta tetap setia dan memberi yang terbaik ke Tuhan..

Malam ini Tuhan mau membuat permulaan yang baru untuk engkau..
Tuhan mau hatimu, mau komitmenmu yang berani berkata siap untuk memberi segalanya kepada Tuhan..

- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -