AoC Bandung, 4 April 2016

AOC BANDUNG
4 APRIL 2016

By: Ev. Nany Susanty

Apa yang sudah engkau mulai dari awal, pertahankan semuanya. Jangan merasa lelah, jangan merasa bosan, jangan merasa biasa. Tuhan sudah sediakan semuanya. Sudah waktunya kita masuk dan meraih semuanya, ini Yobel Besar. Ini awal yang sangat baik. Apa yang engkau lakukan saat ini menyenangkan hati Tuhan, menyentuh hati Tuhan. Jangan hanya sekali, tapi terus pertahankan, maka akan terjadi terobosan yang luar biasa. Terobosan itu sudah disediakan, tapi seringkali kita tidak mengerti bagaimana caranya masuk dan mengalami terobosan itu.

Gihon itu artinya terobosan, breakthrough. Tuhan sudah sediakan breakthrough untuk kita, tapi baru sedikit yang mengalami. Tuhan Yesus sudah mengalami breakthrough ketika Ia mengalahkan kematian. Kuasa kebangkitan adalah breakthrough.

Kejadian 2:8
8: Selanjutnya TUHAN Allah membuat taman di Eden, di sebelah timur; disitulah ditempatkan-Nya manusia yang dibentuk-Nya itu. 

Sebelum Tuhan menciptakan manusia, Tuhan sudah membuat Eden. Arti Eden itu adalah kenikmatan, dan daerah kenikmatan, daerah sukacita ini Tuhan tarun di dunia untuk manusia. Lalu di sebelah timur Eden ini Tuhan buat taman.

Kejadian 2:9
9: Lalu TUHAN Allah menumbuhkan berbagai-bagai pohon dari bumi, yang menarik dan yang baik untuk dimakan buahnya; dan pohon kehidupan di tengah-tengah taman itu, serta pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat.

Tuhan sudah menyediakan semuanya sebelum manusia diciptakan. Sebelum terjadi semuanya, sebelum terjadi lawatan, Tuhan itu pasti sudah menyediakan tempat. Sebenarnya ketika engkau lahir, sebelum engkau lahir pun Tuhan sudah menyediakan segala sesuatu. Sebagaimana keluarga ketika akan memiliki anak, ayah ibu bahkan nenek atau kakeknya pun pasti sudah menyediakan semuanya untuk si bayi. Mereka yang di dunia saja menyediakan semuanya untuk menyongsong si bayi, apalagi Bapa di surga? Percaya Bapa kita yang di surga sudah menyediakan semuanya.

Kejadian 2:10
10: Ada suatu sungai mengalir dari Eden untuk membasahi taman itu, dan dari situ sungai itu terbagi menjadi empat cabang. 

Ada sungai mengalir dari Eden untuk membasahi taman itu, tanahnya sangat subur! Arti dari Gihon itu terobosan. Sebenarnya daerah kita, rumah kita, usaha kita, pelayanan kita itu sudah ada di taman itu dan salah satunya sudah ada sungai Gihon, dan artinya kita itu sudah pasti menerima aliran terobosan!

Kejadian 2:11-13
11: Yang pertama, namanya Pison, yakni yang mengalir mengelilingi seluruh tanah Hawila, tempat emas ada.
12: Dan emas dari negeri itu baik; di sana ada damar bedolah dan batu krisopras.
13: Nama sungai yang kedua ialah Gihon, yakni yang mengalir mengelilingi seluruh tanah Kush.

Kush sekarang itu adalah Ethiopia. Tapi justru yang terjadi sekarang di sana itu sangat miskin, gersang, rumahnya jelek, pakaiannya jelek. Ratu Syeba dari sini melakukan perbuatan yang tidak benar, dia mengambil tabut, sehingga bangsanya menjadi seperti sekarang. Jaga hidup kita, maka kita akan mengalami aliran Sungai Gihon. Sebenarnya Tuhan itu sudah menyediakan kenikmatan, terobosan, dan semuanya untuk kita, tapi kenapa sekarang hilang?

Tuhan sudah kembalikan semuanya dengan kematianNya di kayu salib, jadi tinggal kita menikmati, namun masih banyak yang belum bisa menikmati. Salah satunya kenapa tidak mengalami terobosan adalah karena kurang percaya. Kalau engkau punya iman sebesar biji sesawi saja bisa memindahkan gunung. Yang mustahil menjadi tidak mustahil! Sungai Gihon mengaliri taman.

Kurang percaya itu seperti apa?

Lukas 24:13
13: Pada hari itu juga dua orang dari murid-murid Yesus pergi ke sebuah kampung bernama Emaus, yang terletak kira-kira tujuh mil jauhnya dari Yerusalem,

Pada hari itu juga adalah pada hari kebangkitan. Ini murid Tuhan Yesus, tapi bukan rasul. Kemungkinan ini 2 dari 70 murid Tuhan, tapi statusnya sudah murid, bukan jemaat biasa. Murid ini levelnya sudah cukup tinggi, mereka sudah tahu dan mengerti tentang Tuhan, dari hidup sampai matinya mereka tahu, tapi kenapa mereka meninggalkan Yerusalem atau dalam kata lain meninggalkan kebangkitan? Ketika engkau sudah melihat semua yang ajaib, apa reaksi dan responmu? Apakah engkau meninggalkannya? Kenapa mereka meninggalkan Yerusalem padahal mereka tahu ada yang ajaib di Yerusalem?

Emaus itu artinya kolam susu atau kolam air hangat. Biasanya kalau orang capek, akan bisa pergi ke kolam susu spa, dan kedua murid ini artinya melepaskan kepenatan dengan kenikmatan daging.

Lukas 24:14
14: dan mereka bercakap-cakap tentang segala sesuatu yang telah terjadi.

Jangan hanya bercakap-cakap atau berdiskusi, tapi kejar, dan alami! Bina hidupmu keluar untuk menyampaikan sesuatu.

Lukas 24:15-16
15: Ketika mereka sedang bercakap-cakap dan bertukar pikiran, datanglah Yesus sendiri mendekati mereka, lalu berjalan bersama-sama dengan mereka. 
16: Tetapi ada sesuatu yang menghalangi mata mereka, sehingga mereka tidak dapat mengenal Dia. 

Kenapa kuasa kebangkitan, terobosan, breakthrough tidak bisa kita alami dengan full? Karena ada yang menjadi penghalang di mata kita, yaitu kurang percaya. Terlalu banyak teori. 

Lukas 24:17-19
17: Yesus berkata kepada mereka: "Apakah yang kamu percakapkan sementara kamu berjalan?" Maka berhentilah mereka dengan muka muram. 
18: Seorang dari mereka, namanya Kleopas, menjawab-Nya: "Adakah Engkau satu-satunya orang asing di Yerusalem, yang tidak tahu apa yang terjadi di situ pada hari-hari belakangan ini?"
19: Kata-Nya kepada mereka: "Apakah itu?" Jawab mereka: "Apa yang terjadi dengan Yesus orang Nazaret. Dia adalah seorang nabi, yang berkuasa dalam pekerjaan dan perkataan di hadapan Allah dan di depan seluruh bangsa kami.

Mereka hanya mengenal Yesus sebagai seorang nabi.

Lukas 24:20-21
20: Tetapi imam-imam kepala dan pemimpin-pemimpin kami telah menyerahkan Dia untuk dihukum mati dan mereka telah menyalibkan-Nya. 
21: Padahal kami dahulu mengharapkan, bahwa Dialah yang datang untuk membebaskan bangsa Israel. Tetapi sementara itu telah lewat tiga hari, sejak semuanya itu terjadi.

Mengharapkan itu artinya tidak percaya. Mereka hanya mengenal Yesus sebagai nabi dan pembebas. Kalau engkau berkata Tuhan itu karena Tuhan menyembuhkan, lalu Tuhan membebaskan hutang, pengenalanmu kurang kepada Tuhan. Pengenalan yang kurang kepada Tuhan itu tidak akan bisa membawa terobosan.

Lukas 24:22-24
22: Tetapi beberapa perempuan dari kalangan kami telah mengejutkan kami: Pagi-pagi buta mereka telah pergi ke kubur, 
23: dan tidak menemukan mayat-Nya. Lalu mereka datang dengan berita, bahwa telah kelihatan kepada mereka malaikat-malaikat, yang mengatakan, bahwa Ia hidup. 
24: Dan beberapa teman kami telah pergi ke kubur itu dan mendapati, bahwa memang benar yang dikatakan perempuan-perempuan itu, tetapi Dia tidak mereka lihat."

Mereka sudah mendengar semuanya, tapi mereka tidak melihat. Pengenalan mereka sangat dangkal. Kita harus mendapatkan sesuatu yang lebih lagi! Sembah Dia karena semua all about You. Jangan mengenal Yesus sebagai yang menyembuhkan atau membebaskan hutang, tapi kenal Dia sampai engkau berkata all about You, Jesus.

Lukas 24:25
25: Lalu Ia berkata kepada mereka: "Hai kamu orang bodoh, betapa lambannya hatimu, sehingga kamu tidak percaya segala sesuatu, yang telah dikatakan para nabi!

Mereka hatinya lamban, artinya sangat lambat. Jangan lamban. Responi, kenal Tuhan sampai level all about You, dan itu yang akan membuatmu mengalami terobosan.

Lukas 24:26-27
26: Bukankah Mesias harus menderita semuanya itu untuk masuk ke dalam kemuliaan-Nya?"
27: Lalu Ia menjelaskan kepada mereka apa yang tertulis tentang Dia dalam seluruh Kitab Suci, mulai dari kitab-kitab Musa dan segala kitab nabi-nabi.

Apa yang diceritakan Yesus? Pengenalan mereka terlalu lamban, karena mereka hanya mengenal Dia sebagai nabi dan pembebas, padahal Dia itu Mesias yang harus menebus dosa manusia, barulah mata mereka terbuka.

Lukas 24:28-29
28: Mereka mendekati kampung yang mereka tuju, lalu Ia berbuat seolah-olah hendak meneruskan perjalanan-Nya.
29: Tetapi mereka sangat mendesak-Nya, katanya: "Tinggallah bersama-sama dengan kami, sebab hari telah menjelang malam dan matahari hampir terbenam." Lalu masuklah Ia untuk tinggal bersama-sama dengan mereka.

Kenapa Tuhan Yesus mau tinggal dengan mereka? Karena hati mereka sudah tidak lamban lagi, mereka bertobat.

Lukas 24:30-31
30: Waktu Ia duduk makan dengan mereka, Ia mengambil roti, mengucap berkat, lalu memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada mereka.
31: Ketika itu terbukalah mata mereka dan merekapun mengenal Dia, tetapi Ia lenyap dari tengah-tengah mereka.

Ketika Tuhan sudah selesai bercerita dll, dan ketika mereka melihat Tuhan memecahkan roti, mereka ingat kalau itu adalah Yesus, dan saat itulah mata mereka terbuka. Saat engkau mengenal Tuhan yang sesungguhnya, saat itulah matamu terbuka dan engkau akan menerima terobosan.

Lukas 24:32-35
32: Kata mereka seorang kepada yang lain: "Bukankah hati kita berkobar-kobar, ketika Ia berbicara dengan kita di tengah jalan dan ketika Ia menerangkan Kitab Suci kepada kita?"
33: Lalu bangunlah mereka dan terus kembali ke Yerusalem. Di situ mereka mendapati kesebelas murid itu. Mereka sedang berkumpul bersama-sama dengan teman-teman mereka. 
34: Kata mereka itu: "Sesungguhnya Tuhan telah bangkit dan telah menampakkan diri kepada Simon."
35: Lalu kedua orang itupun menceriterakan apa yang terjadi di tengah jalan dan bagaimana mereka mengenal Dia pada waktu Ia memecah-mecahkan roti.
Ketika mereka sudah mengalami Tuhan, mengenal Tuhan, dan berkata all about You, mereka tidak mengenal lelah atau capek, mereka kembali ke Yerusalem dan tidak jadi ke Emaus, tidak jadi menikmati kenikmatan daging, semua karena all about You, Jesus. Kalau engkau miliki hati ini, terobosan akan terjadi. Sungai Gihon sudah disediakan sebelum manusia diciptakan. Tuhan sudah sediakan terobosan.


By: Ev. Daniel Krestianto

Ini bukan sesuatu yang main-main. Salomo itu diurapi di Sungai Gihon, ditahbiskan jadi raja. Kenapa hidupnya penuh kelimpahan, karena dia diurapi di sana. Di sungai itu ada terobosan, kelimpahan. Bagi yang percaya, itu akan terjadi, tidak ada penundaan. Percaya! Karena sudah waktunya!

Ini memang hak kita, dan ini yang memang sudah Tuhan sediakan untuk kita, pasti terjadi! Mari kita benar-benar percaya. Biar ini terus naik, terus naik. Tuhan sudah menyediakan segala sesuatu untuk kita. Ingini dan kejar sampai dapat, ambil!


- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -
- THE GREAT JUBILEE FOR ALL NATIONS -
- THE GREAT AWAKENING IN ALL NATIONS -

Ibadah Minggu IFGf Palembang, 3 April 2016

IBADAH MINGGU IFGF PALEMBANG
3 APRIL 2016

By: Ps. Robert Lie

Setelah semua hal kemarin, tetap miliki 2 hal:
1. Kerendahan hati
Yang membuat engkau bisa bertahan di puncak dan dibawa ke puncak yang lebih tinggi, miliki kerendahan hati. Banyak yang stuck di suatu titik karena tidak memiliki kerendahan hati. Ini hal yang harus kita miliki di setiap pelayananmu. Karunia kharisma skill dll yang engkau punya memang bisa membuatmu naik ke puncak dan dikenal banyak orang, tapi kalau engkau tidak memiliki kerendahan hati, ya akan stop di sana. Tapi ketika engkau memiliki kerendahan hati, engkau akan dibawa ke titik yang lebih tinggi lagi. Ketika engkau tinggi hati, engkau memposisikan diri lebih hebat dari Tuhan, dan siapa yang meninggikan diri akan direndahkan. Kerendahan hati yang cukup akan membuatmu mengalami berkat-berkat Tuhan yang ajaib.

2. Kesetiaan


A. Pengertian kerendahan hati
Praios artinya lemah lembut. Kata ini juga dipakai Tuhan Yesus ketika berkhotbah di Bukit, mereka harus praios karena mereka akan memiliki bumi. Apa saja di bumi? Ya semuanya. Berbahagialah yang praios. Menurut pakar teologia, maksud Yesus di sini artinya menyerahkan dirinya kepada Tuhan, ketergantungan total kepada Tuhan. Salah tu buah roh adalah kelemahlembutan, atau praios / praiotes. Salah satu tanda kedewasaan rohani adalah buah roh yang keluar dari hidup kita, salah satunya adalah kelemahlembutan / kerendahan hati.

Rendah hati itu apa?
- Kerelaan ketika engkau dihina, engkau tidak marah, dan kerelaan ketika tidak dikenal orang, engkau tidak komplain.
- Rela untuk melayani dan menjadi hamba bagi orang lain
Elisa tidak akan mendapat pengurapan 2x Elia kalau tidak melayani Elia. Tidak ada Timotius kalau dia tidak melayani Paulus. Mulai jadi anak rohani yang baik, mulai jadi murid yang baik. Rendah hati tidak hanya sampai di mulut, tapi harus sampai dengan perbuatan
- Rela jadi pijakan untuk orang lain maju dan mengalami Tuhan lebih lagi
- Sikap hati ramah, terbuka, tidak sombong, menghargai, mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitarnya, tidak membuat diri eksklusif
- Tidak bisa diperoleh dengan instan, tapi perlu ada proses, dan prosesnya tidak mudah

B. Yesus adalah teladan untuk kita belajar rendah hati
Matius 11:29
29: Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.

Selama hidupnya di dunia, Yesus selalu belajar berjalan dalam kerendahan hati dan ketaatan sehingga pelayanannya membawa pengaruh yang sangat besar di bumi.
Yesus Anak Raja segala raja, tapi memilih lahir di kandang domba yang hina. Dia adalah Tuhan, tapi Dia tinggal di kandang domba yang hina.
Yesus juga memilih untuk lahir dari anak tukang kayu, padahal Dia bisa memilih untuk lahir di keluarga bangsawan / nabi.Selama 30 tahun Dia bekerja sebagai tukang kayu, umur 20 pun Dia sudah diurapi dan bisa melakukan mujizat.
Di akhir-akhir hidupnya Yesus membasuh kaki muridNya, dan Ia berkata Anak Manusia datang untuk melayani bukan dilayani.

Filipi 2:5-7
5: Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus,
6: yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan
7:: melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.

Dia memilih menjadi budak bukan Anak Raja. Yesus downgrade diriNya dengan begitu rendah.

Ulangan 2:8
8: Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.

Dalam terjemahan lain dikatakan He didn't claim any special privileges. Kita datang bukan untuk dilayani, tapi untuk melayani. Yesus tidak hidup untuk dirinya, tapi untuk orang lain juga. Belajar dari Yesus mengenai kerendahan hati, karena Dia lembah lemebut dan rendak hati. Barangsiapa direndahkan, dia akan ditinggikan dan menuai, asal engkau tidak boleh kepahitan.
Jangan tuntut / minta Tuhan apapun ketika engkau melayani.

3. Dampak Kerendahan Hati
Amsal 22:4
4: Ganjaran kerendahan hati dan takut akan TUHAN adalah kekayaan, kehormatan dan kehidupan.

Kenapa ada yang masih belum diberkati? Karena kerendahan hatinya belum cukup. Memang kehendak Tuhan untuk kita jadi kaya, dan diangkat tinggi, yang salah itu ketika engkau kaya dan engkau lupa Tuhan. Bagaimana caranya engkau berkata Tuhan dahsyat kalau engkau tidak diberkati dan mengalami Tuhan yang ajaib? Bagaimana engkau memberkati orang lain kalau engkau tidak diberkati terlebih dahulu? Dia yang kaya rela jadi miskin agar kita jadi kaya. Tuhan datang memberi hidup dan hidup dalam kelimpahan. Tuhan tidak pernah beri kita hanya pas-pasan. Banyak yang belum diberkati karena kerendahan hatinya belum cukup. Perbesar kerendahan hatimu kalau engkau mau diberkati.

Filipi 2:9
9: Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama,

Daud adalah salah satu contoh pribadi yang rendah hati, karena berani ditegur oleh Nabi Natan, dan akhirnya dia memiliki kehormatan yaitu dia menjadi leluhur Yesus, dia masuk dalam silsilah kelahiran Yesus. Ketika engkau rendah hati, engkau akan dianugrahkan kehormatan.

Tuhan bukan hanya memberi kehidupan, tapi dari hidupmu juga akan mengalirkan air hidup. Di Yohanes 4, saat itu orang Yahudi dan orang Samaria tidak saling tegur, mereka bermusuhan, tapi dia akhirnya merendahkan hati dan meminta kepada Tuhan mengenai Air Kehidupan tersebut. Lalu ketika dia kembali ke kotanya, banyak orang bertobat oleh karena kesaksiannya. Ketika engkau rendah hati, akan mengalir kehidupan juga untuk orang lain.


- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -
- THE GREAT JUBILEE FOR ALL NATIONS -
- THE GREAT AWAKENING IN ALL NATIONS -

AoC Bandung, 28 Maret 2016

AOC BANDUNG
28 MARET 2016

By: Ev. Daniel Krestianto

Tuhan sudah siapkan semuanya, yang penting kita mau melangkah. Uang itu punya Tuhan. Untuk next level dibutuhkan keberanian untuk melangkah. Kalau berkata next level tapi tidak mau melangkah, ya percuma. Jangan pernah mengalihkan suatu berkat yang Tuhan berikan untuk sesuatu hal yang lainnya. Jangan membatasi Tuhan dengan cara berpikirmu. Kita bukan hanya orang yang menerima, tapi engkau harus memberi. Kalau engkau tidak berani melangkah, jangan harap engkau akan naik ke awan-awan. Kita meninggal tidak membawa apa-apa, kecuali semua yang sudah kita lakukan di dunia. 

Ada 3 hal yang harus diperhatikan:

1. Jangan pernah salah dalam hal berbicara
Maksudnya? Banyak orang yang kalau hari Minggu, terima urapan, penuh. Tapi pengurapannya hanya satu hari, dua hari, tiga hari, selanjutnya "habis", lalu isi lagi, dan seterusnya. Pintu kebocorannya adalah di mulut. Ngomel, ngomong jorok, bercanda tidak pada waktunya, merendahkan orang, marah, ngomongin orang, gosip, itu yang membuat kebocoran demi kebocoran terjadi, hidupmu pun tidak akan penuh dengan kemenangan dan berkat. Kalau berbicara tepat pada waktunya, bisa membuat orang diberkati, yang lemah jadi kuat kembali. Jaga mulutmu. Lidah ini berbahaya. Lidah seperti kemudi kapal, hanya kecil, tapi kalau tidak beres, kapal bisa tidak jelas, berantakan.

Cara menjaganya bagaimana? Isi dengan Firman Tuhan. Misal kalau engkau baca koran terus-menerus, yang keluar ya akan seperti yang dibaca. Kalau sering nonton sinetron juga sama, responmu, apa yang keluar itu akan seperti yang ditonton di sinetron tersebut. Kalau dirimu dipenuhi Firman, yang keluar juga akan Firman.

2. Engkau harus tepat berada di tempat yang Tuhan taruh
- Panggilanmu itu apa? Misal yang dipanggil jadi penyembah, sebelum lakukan semuanya, sembah Tuhan, ketemu Tuhan, buat ukupan yang berkenan di hadapan Tuhan. Ketahui panggilanmu. Kalau dipanggil menjadi prngkhotbah, ya belajar Firman. Setiap orang dipanggil berbeda. Kita seperti anggota tubuh, kepalanya ialah Kristus, tapi tidak mungkin semuanya tangan atau kaki, tapi semua saling melengkapi. Berikan yang terbaik untuk Tuhan! Engkau itu bisa menjadi bintang, asal engkau benar-benar menjadi profesional di bidangmu, engkau jadi kepala dan bukan ekor. Kalau engkau mau jadi besar, kapasitasmu harus bertambah, ada kerja keras. Jadi profesional dan beri yang terbaik untuk Tuhan. Ada perjuangan, ada harga yang harus dibayar. Naikkan standarmu. Engkau setia pada perkara kecil, akan dipercayakan perkara yang lebih besar.

- Dimana engkau ditanam Tuhan, belajarlah setia di sana. Pohon tidak mungkin berbuah kalau pindah ke sana sini, harus setia di satu tempat. Yang paling sulit itu setia, tapi belajarlah, karena Tuhan itu adalah Tuhan yang setia. Waktunya sudah sangat singkat, dan poho  itu harus berbuah.

Yohanes 15:1-2 (TB)
1: "Akulah pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah pengusahanya.
2: Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah.

Ranting itu kalau tidak berbuah akan dibuang dan dibakar jadi kayu bakar, karena tidak ada guna lainnya lagi. Yang berbuah, akan terus dibersihkan, artinya proses. Ada kerelaan untuk diproses dan dibersihkan Tuhan. Perangi kelemahanmu terus-menerus hingga keluar jadi pemenang! Kelemahan itu ada 4 kategori, yaitu kesombongan, seks, mata duitan, dan keluarga.

Dosa seks itu berawal dari pikiran, karena itu engkau harus baca Firman yang banyak hingga otakmu dipenuhi Firman.
Kalau engkau terus berhitung, engkau tidak akan bisa breakthrough.
Yesus nomor 1, di atas semua yang lain.

3. Waktu yang tepat
Segala yang engkau lakukan harus tepat di waktu yang Tuhan tentukan. Kadang kita tidak melakukannya karena sungkan, pikiran terlalu banyak. Banyak yang melakukan tidak di waktunya Tuhan dan tidak Tuhan suruh, tapi di waktunya sendiri, sehingga ujungnya seperti yang di Firman, enyahlah engkau pembuat kejahatan. Masuk dan hidup dalam ketepatan, maka rumahmu di surga tidak akan bolong lagi, semuanya akan komplit.

Kalau engkau hidup dalam ketepatan, berkat itu akan mengalir.
Jangan puas hanya sekali mengalami, alami hari demi hari. Miliki hati yang siap diajar Tuhan. Lakukan dengan setia apa yang Tuhan suruh. Ikut Tuhan, jangan pernah ragu.
 
- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -
- THE GREAT JUBILEE FOR ALL NATIONS -
- THE GREAT AWAKENING IN ALL NATIONS -