KKR YOBEL BESAR - 19 JUNI 2015 (3)

Ev. Iin Tjipto

Kemarin kita perang, namun di hari yang sama juga iblis memberi serangan, di Semarang ada kecelakaan, merenggut beberapa jiwa. Gereja Tabgha di Israel yang berbicara tentang pelipatgandaan dihancurkan. Di saat yang sama, gereja Imanuel ketika kebaktian, orang gila masuk membawa pistol dan 7 orang mati. Tidak ada lagi penganiayaan! Jogja yang merupakan ibukota Indonesia pertama, di saar yang sama juga terjadi longsor, 11 orang meninggal dunia. Stop bencana!

Untuk perang, yang pertama dibutuhkan adalah unstoppable. Ada yang ketika deklarasi, tiba-tiba bencana, langsung berhenti.

1. Unstoppable
2 Sam 23:8

2. Beriman
2 Sam 23:9
Daud dan pasukannya mengolok-olok orang Filistin.

3. Be smart, setia dalam perkara kecil
2 Samuel 23:11-12
Kalau engkau tidak urus dengan benar hidupmu, karaktermu, bisnismu, rumah tanggamu, rumahmu, jangan salahkan Tuhan kalau itu jadi batu sandungan untuk hidupmu sendiri. Hitung segalanya dengan sangat tepat! Engkau tidak akan pernah bisa diangkat dalam hal apapun kalau engkau tidak bisa setia dalam perkara kecil, karena itu diperhitungkan Tuhan! Tidak ada satupun perkara yang engkau buat yang tidak dihitung Tuhan.

4. Penuh cinta dan perhatian
2 Samuel 23:15

Ada yang tidak cukup punya telinga untuk diajar, tidak cukup untuk bisa bergerak seperti yang Tuhan mau, tidak cukup untuk taat dan mendengar bisikan lembut. Selembut apapun Roh Kudus berbicara, lakukan! Belajar punya iman di tubuh, jiwa, dan roh.

Peperangan:
1. Panggil semua prajurit (diri kita), be ready, bangkitkan imanmu, cintamu, rohmu. Semua pasukan siap!
1Kor14:8
Yoel 3:11-12

2. Jaminan
Dengarkan Tuhan, dengarkan Roh Kudus, jaminan apa yang harus engkau minta untuk engkau, keluargamu, kotamu, dan Indonesia. Bangun tembok untuk pekerjaanmu, keluargamu, pelayananmu, hari ini menentukan.

3. Hentikan setiap antikris, pencurian harta, bencana, kejahatan!

4. Teriak Yobel Besar, ambil semua jiwa, kekayaan, karunia, kesempatan, pelayanan, pabrik, rumah, toko, perusahaan, orang pandai, semua orang berhikmat harus bekerja untuk anak-anak Tuhan! Perpindahan kekayaan!


KKR YOBEL BESAR - 19 JUNI 2015 (2)

Ev. Nany Susanty

Untuk terus naik di tangga itu, dibutuhkan ketepatan dalam mengambil langkah dan keputusan.

9 poin di tarian Shekinah tadi harus ada dalam hidup kita untuk masuk dalam Yobel besar.

Ketika Firaun mulai bermimpi mengenai 7 gandum dan 7 lembu, hal tersebut belum jadi. Mimpi tersebut terjadi lebih dulu sebelum penggenapannya.

Ada poin-poin yang harus dijalani agar kita seperti Yusuf masuk dalam Yobel besar. Ketika Yusuf menafsirkan semuanya, masa kelimpahan 7 tahun itu belum terjadi, tapi Yusuf sudah ada kesiapan/persiapan. Yobel besar itu sudah ada di depan kita. Apa yang disiapkan? Semuanya, dengan 9 poin tadi.

Ada poin-poin lagi yang harus kita persiapkan.

1. Kejadian 41:34 (TB)
34: Baiklah juga tuanku Firaun berbuat begini, yakni menempatkan penilik-penilik atas negeri ini dan dalam ketujuh tahun kelimpahan itu memungut seperlima dari hasil tanah Mesir.

Memungut seperlima dari hasil tanah Mesir, harus disisihkan. Untuk masuk dalam Yobel besar, persiapannya adalah menambah seperlima dari apa yang sudah kita lakukan, misal baca Alkitab tambah seperlima bagian, doa, saat teduh, menabur, perpuluhan, kasih, passion, pelayanan, dll ditambah seperlima lagi.

Bagaimana Yusuf melakukan persiapan menyambut masa penuaian dan kelimpahan yang luar biasa?

2. Kejadian 41:46 (TB)
46: Yusuf berumur tiga puluh tahun ketika ia menghadap Firaun, raja Mesir itu. Maka pergilah Yusuf dari depan Firaun, lalu dikelilinginya seluruh tanah Mesir.

Kenapa Yusuf mengelilingi? Yusuf mengamati. Setiap kali kita punya peluang, selama beberapa bulan ke depan akan ada peluang yang sangat banyak akan ditawarkan kepada kita, karena ini masa Yobel besar. Bagaimana caranya? Kelilingi, buat pengamatan. Kalau Yusuf saat itu melihat tanah yang tidak bisa ditanami, dia lakukan sedemikian hingga tanah itu gembur, dll. Tahun 2015 sampai akhir, jadilah seperti Yusuf, menjadi pengamat. Semua peluang yang ditawarkan jangan langsung diambil.

Seringkali kalau iblis tidak mendorong kita masuk ke lubang, iblis menarik kita keluar dari Yobel besar. Semua harus dilakukan dengan ketepatan agar kita bisa dibawa makin tinggi.

3. Kejadian 41:50-51 (TB)
50: Sebelum datang tahun kelaparan itu, lahirlah bagi Yusuf dua orang anak laki-laki, yang dilahirkan oleh Asnat, anak Potifera, imam di On.
51: Yusuf memberi nama Manasye kepada anak sulungnya itu, sebab katanya: "Allah telah membuat aku lupa sama sekali kepada kesukaranku dan kepada rumah bapaku."

Lupakan masa-masa kesukaran itu, karena itu akan membuat engkau takut dan mengingat-ingat takut kalau akan terjadi seperti yang dulu-dulu. Tidak ada satupun yang tidak pernah mengalami kegagalan, tapi jangan sampai kegagalan itu menghambat kita masuk dalam Yobel besar.

4.  Kejadian 45:5-8 (TB)
5: Tetapi sekarang, janganlah bersusah hati dan janganlah menyesali diri, karena kamu menjual aku ke sini, sebab untuk memelihara kehidupanlah Allah menyuruh aku mendahului kamu.
6: Karena telah dua tahun ada kelaparan dalam negeri ini dan selama lima tahun lagi orang tidak akan membajak atau menuai.
7: Maka Allah telah menyuruh aku mendahului kamu untuk menjamin kelanjutan keturunanmu di bumi ini dan untuk memelihara hidupmu, sehingga sebagian besar dari padamu tertolong.
8: Jadi bukanlah kamu yang menyuruh aku ke sini, tetapi Allah; Dialah yang telah menempatkan aku sebagai bapa bagi Firaun dan tuan atas seluruh istananya dan sebagai kuasa atas seluruh tanah Mesir.

Kejadian 50:19-20 (TB)
19: Tetapi Yusuf berkata kepada mereka: "Janganlah takut, sebab aku inikah pengganti Allah? 
20: Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah mereka-rekakannya untuk kebaikan, dengan maksud melakukan seperti yang terjadi sekarang ini, yakni memelihara hidup suatu bangsa yang besar. 

Salah 1 syarat agar kita masuk Yobel besar adalah lepaskan pengampunan. Jangan ada kepahitan. Belajar seperti Yusuf, ketika dia melihat saudara-saudaranya, dia menangis di dalam kamar, itu pergumulan dalam hatinya antara benci dan rindu dengan kakak-kakaknya.

Pengurapan nanti, katakan lepaskan pengampunan, dan memang ini tidak semudah kata-kata. Salah satu kuncinya agar bisa yaitu dengan meminta pertolongan Roh Kudus. Akibat dari tidak mengampuni adalah bisa mengalami kanker ganas. Semua penyakit kanker disebabkan karena kepahitan, sakit hati.

Masa lalumu harus dilepaskan, minta perlindungan dari Tuhan agar apa yang Dia janjikan itu jadi dalam hidup kita.

Pengurapan di mata, telinga, hati.

KKR YOBEL BESAR - 19 JUNI 2015 (1)

Pdt. Petrus Hadi

- WELL PREPARED -

Yobel besar adalah ketetapan Tuhan sendiri, dan semua sepertinya melebihi otak kita. Dibasuh oleh darah Yesus. Segala sesuatu, skill, semua yang dari jiwa kita siap dan masuk dalam Yobel besar. Lawatan Tuhan yang belum pernah terjadi.

Untuk mencapai well prepared itu tidak mudah. Prepare yang di hati itu yang pertama.
Kita masuk dalam 7 tahun kelimpahan yang kedua. Dari sisi si jahat, sepertinya sudah waktunya untuk bencana, semua sesuatu yang jelek terjadi. Karena itu kalau engkau tidak menahan, semua itu akan terjadi. Bagaimana kita bisa menikmati Yobel besar kalau semua bencana itu terjadi?

Apa puncak dari Yobel besar?

1 Korintus 15:50-52 (TB)
50: Saudara-saudara, inilah yang hendak kukatakan kepadamu, yaitu bahwa daging dan darah tidak mendapat bagian dalam Kerajaan Allah dan bahwa yang binasa tidak mendapat bagian dalam apa yang tidak binasa.
51: Sesungguhnya aku menyatakan kepadamu suatu rahasia: kita tidak akan mati semuanya, tetapi kita semuanya akan diubah, 
52: dalam sekejap mata, pada waktu bunyi nafiri yang terakhir. Sebab nafiri akan berbunyi dan orang-orang mati akan dibangkitkan dalam keadaan yang tidak dapat binasa dan kita semua akan diubah.

Rahasia selalu diceritakan pada orang-orang yang dekat dengan kita. Kita tidak akan mati semuanya, tapi kita semua akan diubah. Nubuatan ini untuk kita!
Di ayat 52, inilah yang namanya pemulihan secara rohani. Ada proses, dimana tubuh yang tidak mendapat bagian dalam Kerajaan Allah, diubah menjadi tubuh kemuliaan, seperti ketika Yesus menembus tembok.

Kenapa Tuhan berkata apakah Dia akan mendapatkan iman ketika Dia datang? Tuhan mau kita mencapai standar, dan di situ kita bisa diubah menjadi tubuh kemuliaan dan kita bisa diangkat.

Kita sedang masuk dalam segala puncak yang jahat dan juga puncak dari segala yang baik dari Tuhan. Tidak ada yang abu2, kalau tidak hitam, ya putih.

Pak Hadi dapat mimpi, dikatakan kalau umur manusia itu 70, alau kuat, 80. Masa Yobel besar itu memiliki faktor yang banyak dari sisi kita, kita harus tidak tekun berdoa, harus tekun menahan antikris, memperkecil, membatalkan, dll.

Bagaimana kita bisa tahu kalau puncak Yobel besar adalah pengangkatan, yang semua halnya nanti melampaui akal?

1 Korintus 15:46 (TB)
46: Tetapi yang mula-mula datang bukanlah yang rohaniah, tetapi yang alamiah; kemudian barulah datang yang rohaniah.

Yang mula-mula diubah bukan tubuh kita yang menjadi tubuh kemuliaan, tapi yang dipulihkan, dikerjakan Tuhan dalam Yobel besar adalah hal yang jasmaniah terlebih dulu. Manusia terdiri dari roh jiwa dan tubuh. Kalau kita lihat di kitab Yoel, Tuhan akan memulihkan tahun-tahun yang habis dimakan belalang, salah satunya belalang pelahap. Di kitab Maleakhi, belalang ini berbicara tentang finansial, karena setiap manusia, bahkan gereja Tuhan, tidak bisa lepas dari yang namanya keuangan.

Rohani dan jiwani, jasmani dan keuangan. Agar kita percaya pengangkatan, percaya surga itu ada, maka Tuhan munculkan yang lebih dahulu yang jasmani dan keuangan.

Ayat di Daniel 9:24 kemarin berbicara tentang demonstrasi kuasa Tuhan yang luar biasa, dan juga Yesus katakan kita tidak hanya akan melakukan yang Yesus lakukan, bahkan yang lebih besar. Tidak mudah untuk kita tidak mencuri kemuliaan Tuhan. Tidak mudah untuk kita tetap rendah hati.

Banyak yang menari seperti ingin bersaing, ingin dinilai, jatuh dalam kesombongan, mencuri kemuliaan Tuhan. Well prepared yang pertama yaitu yang di hatimu. Mungkin ada yang berkata ingin memberkati ini itu ketika diberkati, tapi prakteknya tidak mudah.

Perumpamaan tentang bendahara yang tidak jujur. Kalau Tuhan memberi perumpamaan, artinya Tuhan ingin menegaskan apa yang Dia katakan agar lebih mudah dimengerti. Hari-hari ini Tuhan lihat banyak bendahara yang tidak jujur, dan sebenarnya itu bagi dunia, dan semua keuangan yang tidak digunakan untuk kerajaan Tuhan adalah pemborosan. Tuhan ingin segera menggenapkan FirmanNya, Dia ingin menggenapkan yang jasmaniah dulu baru yang rohani.

Matius 6:24 (TB)
24: Tak seorang pun dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian, ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon."

Ini disampaikan di awal Dia khotbah / pelayanan, dan sebenarnya ini adalah sangat dasar / basic. Yang bisa menyaingi Tuhan di dunia ini adalah uang. Ketika masa itu, istilah Mamon adalah istilah langka yang tidak semua orang mengerti. Istilah Mamon itu berasal dari dewa kekayaan, dewa keuangan di salah satu negara Timur Tengah di zaman kuno. Mamon itu bukan benda mati, tapi dia juga bisa berkata di hatimu. Ketika Roh Kudus berbicara untuk memberikan uang, mamon akan berkata, jangan.

Well prepared adalah masalah mentalitas, tentang masalah yang ada di dalammu.

Orang Gadara memiliki ikatan uang yang luar biasa, dan cara Tuhan memotong ikatan cinta uang itu dengan memerintahkan setan pindah ke 2000 babi dan mati. Itu cara Tuhan memotong, menyakitkan. Begitu yang tersentuh adalah mamonnya, uangnya, mereka langsung mengintervensi Yesus dan menolak Dia untuk masuk. Ada orang yang juga seperti ini, ketika seseorang disentuh mengenai uang, mengenai mamon, langsung marah, langsung bertanya mana janji Tuhan, dll. Namun itulah yang menjadi dilema di hati Tuhan, ketika Ia memberikan berkat namun kita makin terikat, itu yang makin sulit. Tidak mudah untuk kita masuk level mengabdi. Mungkin ada yang menghamba kepada Yesus, namun kalau kita sampai level mengabdi, posisi mamon akan ada di bawah kaki kita, ketika kita memerintahkan mamon, dia akan datang. Mengabi itu tidak mudah! Dalam level hamba pun, banyak hamba upahan, menuntut upah yang di dunia. 

Apa yang engkau ucapkan akan jadi, hati-hati. Kalau tiap hari engkau kuatir, takut tentang uang, artinya kutuk cinta uang itu belum dipotong. Betapa bahagianya kalau uang tidak mengikat kehidupan kita.

Amsal 28:20 (TB)
20: Orang yang dapat dipercaya mendapat banyak berkat, tetapi orang yang ingin cepat menjadi kaya, tidak akan luput dari hukuman. 

Kita seperti berada di lembah penentuan. Kalau kita sedang naik ke tangga atas, kita artinya dikatakan dalam orang yang dapat dipercaya. MengABDIlah kepada Tuhan, maka mamon itu akan menghamba pada kita.

1 Timotius 6:9 (TB)
9: Tetapi mereka yang ingin kaya terjatuh ke dalam pencobaan, ke dalam jerat dan ke dalam berbagai-bagai nafsu yang hampa dan yang mencelakakan, yang menenggelamkan manusia ke dalam keruntuhan dan kebinasaan.

Potong yang namanya ingin kaya, cinta Tuhan, potong itu di hadirat Tuhan.

Di ayat tersebut dikatakan terjatuh. Tidak puas, membanding-bandingkan, hutang tanpa perhitungan yang tepat dari Tuhan, gali lubang tutup lubang, lalu ujungnya bangkrut, jangan salahkan Tuhan.

1 Timotius 6:10 (TB)
10: Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka.

Kerja keras, kerja cerdas, namun tetap berkat Tuhan yang menjadikan kaya.

1 Timotius 6:11 (TB)
11: Tetapi engkau hai manusia Allah, jauhilah semuanya itu, kejarlah keadilan, ibadah, kesetiaan, kasih, kesabaran dan kelembutan.

1 Timotius 6:12-14 (TB)
12: Bertandinglah dalam pertandingan iman yang benar dan rebutlah hidup yang kekal. Untuk itulah engkau telah dipanggil dan telah engkau ikrarkan ikrar yang benar di depan banyak saksi.
13: Di hadapan Allah yang memberikan hidup kepada segala sesuatu dan di hadapan Kristus Yesus yang telah mengikrarkan ikrar yang benar itu juga di muka Pontius Pilatus, kuserukan kepadamu: 
14: Turutilah perintah ini, dengan tidak bercacat dan tidak bercela, hingga pada saat Tuhan kita Yesus Kristus menyatakan diri-Nya,

7 tangga ke atas ujungnya akan menjadi manusia Allah, orang yang memikirkan apa yang dipikirkan Allah. Kita dipanggil Tuhan untuk memikirkan apa yang dipikirkan Allah, lawatan jiwa-jiwa, keselamatan bangsa-bangsa. Miliki komitmen kerika Tuhan berikan harta itu, minta kemampuan agar harta itu digunakan untuk menyelesaikan apa yang Tuhan mau.