Ibadah Minggu IFGF Palembang, 18 Desember 2016

IBADAH MINGGU IFGF PALEMBANG
18 DESEMBER 2016

By: Ps. Pendy Sofian

Bulan ini temanya perjanjian pelangi, dan ini bulan dimana janji-janji Tuhan akan digenapi dan jadi nyata dalam kehidupan kita.

Kejadian 9:12-13
12: Dan Allah berfirman: "Inilah tanda perjanjian yang Kuadakan antara Kau dan kamu serta segala makhluk yang hidup,yang bersama-sama dengan kamu, turun-temurun, untuk selama-lamanya:
13: Busur-Ku Kutaruh di awan, supaya itu menjadi tanda perjanjian antara Aku dan bumi.

Pelangi dalam bahasa Inggrisnya adalah rainbow. Pelangi akan selalu dimulai dari yang namanya hujan. Sebelum Tuhan berikan pelangi, Tuhan akan berikan hujan. Hujan artinya Tuhan bersihkan kita, dan di kisah Nabi Nuh, dicatat bagaimana manusia yang jahat dan lalu Tuhan membasmi semuanya dengan air bah, lalu Tuhan baru berikan perjanjian yaitu pelangi.

Untuk kita yang mau menantikan janji Tuhan dalam hidup kita, kenapa seringkali janji itu belum jadi dalam hidup kita? Salah satunya mungkin karena kita belum didapati bersih, masih ada yang kotor / jahat dalam diri kita. Bukan bermaksud menghakimi, namun coba cek diri kita, kalau kita sudah sangat lama menunggu janji Tuhan yang belum jadi, berdoa apakah masih ada kejahatan dalam hidup kita atau tidak.

1 Petrus 3:21
21: Juga kamu sekarang diselamatkan oleh kiasannya, yaitu baptisan -- maksudnya bukan untuk membersihkan kenajisan jasmani, melainkan untuk memohonkan hati nurani yang baik kepada Allah -- oleh kebangkitan Yesus Kristus.

Kita memang tidak mengalami air bah lagi, tapi di sini dikatakan kita akan dibersihkan melalui yang namanya baptisan. Bukan untuk membersihkan kenajisan jasmani, tapi memohonkan agat kita punya hati yang murni di hadapan Tuhan. Ketika kita berbicara tentang baptisan, itu sebagai tindakan profetik tempat kematian / kuburan bagi manusia lama kita dan kita bangkit sebagai manusia yang baru. Itu bukan untuk membersihkan kenajisan jasmani, tapi agar kita punya hati nurani yang murni. Semua ujungnya kepada hati.

Baptisan itu lambang kematian, kita menanggalkan manusia lama dan mengenakan manusia yang baru. Berdoa pada Tuhan agar Tuhan matikan kedagingan kita dan hal-hal yang tidak baik dalam hidup kita. Tanpa adanya kematian, tidak akan ada yang namanya hati yang tulus. Bukan kematian jasmani, tapi ada yang harus dimatikan dari kedagingan kita.

Yusuf dicatat sebagai orang yang punya hati yang baik, karena ketika dia sudah dikhianati saudara-saudaranya, dia bisa berkata kalau Tuhan yang mengirimnya untuk memelihara keluarganya dll. Kata-kata itu tidak lahir begitu saja, karena pada awalnya dia juga mempermainkan saudara-saudaranya terlebih dahulu, walau akhirnya dia mematikan kedagingannya untuk membalas dendam pada saudaranya.

Daud punya kesempatan 2x untuk membunuh Saul dan bahkan dia disupport oleh orang-orang di sekitarnya untuk membunuh Saul dengan perkataan kalau Tuhan sudah menyerahkan nyawa Saul ke tangan Daud, tapi Daud berkata kalau dia tidak akan menyentuh orang yang diurapi Tuhan.

Mungkin kita harus mengalami kematian dalam banyak aspek dalam hidup kita agar hati yang tulus itu muncul di hidup kita. Hati yang tulus selalu muncul melalui proses kematian demi kematian, matikan ego, kesombongan, harga diri, kesenangan, dll.

Amsal 20:30
30: bilur-bilur yang berdarah membersihkan kejahatan, dan pukulan membersihkan lubuk hati.

Bagaimana caranya agar hati kita bersih? Salah satu caranya yaitu Tuhan akan pakai pukulan. Paulus berkata setiap didikan ketika diberi itu akan sakit, tapi ujungnya untuk kebaikan. Setiap perugmulan dan proses yang kita alami itu bisa membuat hati kita semakin bersih dan bersih. Tidak ada janji Tuhan kalau hidup orang Kristen akan selalu enak selamanya, walau memang pasti happy ending.

Tuhan tetap Bapa yang baik, tapi kadang Dia harus memukul kita. Banyak orang Kristen yang berpikir kalau Tuhan itu Tuhan yang selalu memberi berkat berkat berkat dan berkat. Tidak selalu seperti itu. Dia itu Bapa yang baik, juga Dia akan berikan pukulan kepada kita untuk mendidik, agar kita tahu yang mana yang Tuhan suka dan yang mana yang Tuhan tidak suka. Semakin banyak hal ywng tidak baik dalam hidup kita, ya akan banyak pukulan dalam hidup kita.

Kebenaran Nuh itu meluputkan dia dari air bah. Kebenaran hidupnya Nuh membuatnya diluputkan. Ketika kita tidak memiliki kebenaran dan air bah itu datang, habisss.. Ketika kita menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat, artinya engkau menerima Jalan Kebenaran dan Kehidupan, sehingga ketika engkau mengalami hantaman, engkau tidak akan habis karena masih ada Yesus dalam hidupmu, kecuali engkau menyangkal Yesus.

Nuh diselamatkan karena kebenarannya. Namun ada 7 orang lagi yang diselamatkan. 7 orang ini tidak dihitung sebagai orang yang benar di hadapan Tuhan. Alkitab tidak mencatat istri anak dan menantu Nuh sebagai orang yang benar, yang dihitung sebagai orang yang benar hanya Nuh. Tapi kenapa mereka bisa diselamatkan? Karena ada covenant, ada ikatan perjanjian antara Nuh dengan istri anak dan pasangan anaknya. Ikatan covenant itu yang membuatnya diselamatkan dari air bah.

Seingkali di hidup kita, kita tidak 100% benar, tapi penting di hidup kita untuk terikat dengan orang benar. Penting untuk kita tidak sembarangan berkata covenant ataupun melepaskan covenant dengan orang, gereja, atau pemimpinmu. Tapi selama engkau terikat covenant dengan orang-orang yang benar, engkau akan bisa ikut diluputkan karena orang benar yang engkau lakukan covenant dengannya.

Ketika Nuh membangun bahtera, bahkan keluarganya pun juga awalnya tidak setuju dan juga Nuh pasti dibilang sebagai orang gila karena membuat bahtera padahal tidak ada hujan. Sem Ham atau Yafet bisa saja memutuskan hubungan covenant mereka dengan Nuh karena di lingkungan mereka pasti mereka dikatakan sebagai anak orang gila. Bisa saja anak-anak Nuh pergi begitu saja, tapi untungnya mereka tidak memutuskan hubungan meeka dengan Nuh sehingga pada akhirnya mereka juga ikut terluput.

1 Korintus 3:12-14
12: Entahkah orang membangundi atas dasar ini dengan emas, perak, batu permata, kayu, rumput kering atau jerami,
13: sekali kelak pekerjaan masing-masing orang akan nampak. Karena hari Tuhan akan menyatakannya, sebab ia akan nampak dengan api dan bagaimana pekerjaan masing-masing orang akan diuji oleh api itu.
14: Jika pekerjaan yang dibangun seseorang tahan uji, ia akan mendapat upah.

Masing-masing akan diuji dengan api. Ketika Yohanes Pembaptis datang, dia berkata kalau dia membaptis dengan air dan ada yang akan datang dan membaptis dengan api. Akan ada masanya apa yang kita bangun itu diuji oleh api, akan mengalami yang tidak enak. Semua diuji dengan api dan dengan level api yang sama, baik emas, perak, kayu, jerami, dll. Semua mengalami panas yang sama. Terkadang banyak orang yang protes ke Tuhan, orang lain sepertinya mengalami proses yang lebih ringan dari dirinya, padahal Tuhan tidak pernah menguji dengan proses yang lebih berat dari kemampuannya masing-masing. Yang membedakan adalah sisa ketika proses itu selesai, apakah hanya tersisa abu, arang, atau emas? Ketika engkau meminta hati nurani yang murni, Tuhan akan berikan pukulan tapi dari pukulan seorang Bapa yang baik, bukan bapa yang jahat dan asal-asalan.

Kenapa hamba-hamba Tuhan yang besar itu sedikit? Karena mungkin sebagian yang lainnya terbuat dari kayu, jerami. Kalau engkau mau jadi orang yang besar, engkau juga akan mengalami hal yang besar, proses yang besar. Tidak ada pengusaha besar yang tidak pernah bangkrut. Dalam dunia pelayanan, engkau di gereja manapun tidak akan tidak ada konflik, besi menajamkan besi, orang menajamkan orang. Jangan lari dari pengujian itu, karena itu akan mempercepat untuk engkau dimurnikan.

Engkau harus semakin berhati-hati dalam hidupmu. Ketika engkau sudah menyatakan kemuliaanNya di suatu tempat, yang kudus tidak bisa bgabung dengan yang tidak kudus, dan ini yqng menjadi hukum Tuhan. Ketika Tuhan sedang menyatakan kemuliaanNya di zaman Yosua, contoh ketika mereka membawa tabut, Sungai Yordan terbelah, mereka mengalahkan Yerikho dengan berkeliling 13x, Yosua menghentikan hukum alam sehingga matahari tidak terbenam, dll. Tapi di masa itu juga, Tuhan tidak mentoleransi mengenai ketikakkudusan. Saat itu Tuhan memberikan peringatan mengenai barang yang boleh diambil dan yang harus dimusnahkan. Ketika Yerikho diserbu habis, Akhan mengambil suatu barang dan setelah itu mereka mengalami kekalahan di Kota Ai. Lalu mereka bertanya kenapa mereka bisa kalah, dll.

Yosua 7:13
13: Bangunlah, kuduskanlah bangsa itu dan katakan: Kuduskanlah dirimu untuk esok hari, sebab, demikianlah firman TUHAN, Allah Israel: Hai, orang Israel ada barang-barang yang dikhususkan di tengah-tengahmu; kamu tidak akan dapat bertahan menghadapi musuhmu, sebelum barang-barang yang dikhususkan itu kamu jauhkan dari tengah-tengah kamu.

Yosua 7:13 (BIMK)
13: Sekarang bangun, Yosua! Sucikan umat Israel dan suruh mereka siap untuk menghadap Aku. Perintahkan mereka untuk bersiap-siap besok, sebab Aku TUHAN Allah Israel akan mengatakan ini kepada mereka: 'Hai orang-orang Israel! Barang-barang yang sudah Kuperintahkan kepadamu untuk dimusnahkan, sebagian ada padamu. Sebelum kalian membuang barang-barang itu, kalian tidak akan dapat bertahan melawan musuh!'

Di sana akhirnya didapati kalau yang berbuat kesalahan adalah Akhan. Tapi kesalahan satu orang ini menggagalkan kemenangan sebuah bangsa. Kenapa? Karena saat itu Tuhan sedang menyatakan kemuliaanNya.

Selama masih ada barang yang tidak kudus dalam hidup kita, ya tidak akan ada kemenangan dalam hidup kita. Arti kata Akhan adalah pembuat masalah. Buang "Akhan" dalam hidup kita, entah lingkungan, internet, game, komik, TV, film Korea, uang, dll. Bukan berarti engkau tidak boleh senang-senang, tapi engkau tahu ketika engkau dekat dengan "Akhan" dalam hidupmu, hidupmu akan kacau dan jauh dari Tuhan. Selama itu masih ada dalam hidupmu, engkau pasti akan mengalami masalah dalam hidupmu.

2 Timotius 2:20-22
20: Dalam rumah yang besar bukan hanya terdapat peranot dari emas dan perak, melainkan juga dari kayu dan tanah; yang pertama dipakai untuk maksud yang mulia dan yang terakhir untuk maksud yang kurang mulia.
21:  Jika seorang menyucikan dirinya dari hal-hal yang jahat, ia akan menjadi perabot rumah untuk maksud yang mulia, ia dikuduskan, dipandang layak untuk dipakai tuannya dan disediakan untuk setiap pekerjaan yang mulia.
22: Sebab itu jauhilah nafsu orang muda, kejarlah keadilan, kesetiaan, kasih dan damai bersama-sama dengan mereka yang berseru kepada Tuhan dengan hati yang murni.

Dalam rumah Tuhan ada perabot yang dari emas, perak, juga ada yang kayu, dan tanah. Kalau engkau didapati jadi emas dan perak, engkau memilih dikuduskan, engkau akan jadi perabot untuk maksud yang mulia. Tuhan akan engkau di tempat yang tinggi, Tuhan akan pakai engkau untuk tugas-tugas yang mulia untuk pekerjaanNya. Untuk engkau jadi emas dan perak, Tuhan tidak pernah pilih kasih, yang menentukan engkau terbuat dari apa adalah engkau sendiri. Kalau engkau memilih terus dibersihkan dan diuji, akan tiba waktunya ketika Tuhan melihat engkau terbuat dari emas, Tuhan akan angkat engkau sebagai orang yang layak.

- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -

Ibadah Minggu IFGF Palembang, 11 Desember 2016

IBADAH MINGGU IFGF PALEMBANG
11 DESEMBER 2016

By: Ps. Robert Lie

Amsal 4:23 (TL)
23: Peliharakanlah hatimu terlebih dari pada segala yang patut dipeliharakan, karena dari dalamnya terpancarlah segala mata air hidup.

Apa yang keluar dari hidupmu itu berasal dari hati. Kalau hati baik, maka akan keluar yang baik, dan juga sebaliknya. Apa yang keluar dari mulut itu keluar dari hati kita. Kalau kita kepahitan marah benci, yang keluar dari mulutmu, perkataanmu juga akan seperti itu.

Kalau engkau mau mengalami kemuliaan Tuhan, berjalan dalam kemuliaan, hatimu harus bersih. Yang bisa naik ke gunung Tuhan yaitu yang bersih tangannya murni hatinya. Berbahagialah yang bersih dan suci hatinya karena mereka akan melihat Allah. Kemuliaan yang paling ajaib adalah Dia sendiri, karena Dia Raja Kemuliaan.

Kalau engkau dengar kesaksian yang ajaibdari orang lain, harusnya engkau bersukacita, maka engkau akan menerima kesempatan untuk bisa mengalami hal yang sama. Tapi kalau engkau berkata kenapa dia terus, kenapa aku tidak, itu artinya engkau iri, dan engkau tidak akan mengalami hal tersebut.  Seperti orang-orang yang berada di bawah Musa, mereka ada yang sempat berkata "memangnya Tuhan hanya berbicara kepada Musa?" Tuhan memang selalu berbicara kepada Musa, bisa kita lihat di Alkitab, ditulis "Berfirmanlah Allah kepada Musa", dan itulah yang membuat hari-hari Musa sangat ajaib. Setiap harinya Musa mendapatkan suara Tuhan sehingga dia mendapatkan direction dari Tuhan, namun semuanya tidak akan terjadi kalau hatinya tidak tulus.

Engkau boleh berdoa puasa dll tapi belum tentu Tuhan menyatakan diriNya dalam hidupmu, tergantung apakah engkau bisa dipercayakan diriNya, yaitu tergantung apakah hatimu bersih atau tidak. Kunci untuk engkau mengalami Tuhan, adalah hati yang tulus. Engkau mau dipakai Tuhan, hatimu harus tulus. Kalau engkau lakukan doa puasa dll tapi tidak tulus, itu artinya agamawi.

1. Pengertian tulus hati
2. Berkat-berkat dari ketulusan hati
3. Tokoh-tokoh yang memiliki ketulusan hati
4. Lawan dari tulus hati
5. Ujian ketulusan hati

1. Pengertian tulus hati
Menurut KBBI, tulus hati artinya hati yang sungguh-sungguh bersih, benar-benar keluar dari hati yang suci, tidak pura-pura, jujur, tidak serong, ikhlas.

Hati itu cermin dari hidup kita. Kalau hatimu bersih, yang keluar juga akan bersih, karena dari hati yang bersih akan memancarkan kehidupan, perkataannya pun juga akan bersih. Kalau engkau mau tahu apakah engkau baik atau tidak, jangan dilihat ketika pelayanan atau khotbah, tapi lihat ketika kehidupan sehari-hari. Untuk para istri, hormati suamimu, layani dia dengan baik, mau istrinya lebih pintar lebih kaya lebih hebat, istri tetap harus tunduk kepada suami sama seperti Tuhan. Suami juga, kasihi istri seperti mengasihi Tuhan dan jemaat. Para istri harus menjaga kehormatan suami, jadilah istri yang baik, karena kalau istrinya tidak baik, suaminya yang akan malu. Kalau engkau mengumpat orang tuamu, pelitamu padam, dan itu yang membuat engkau sulit mendapatkan berkat dll.

Dalam bahasa Ibrani, mayoritas digunakan kata shalem atau bahasa Inggrisnya perfect heart. Hati yang sempurna, hati yang murni dan tidak bercampur apapun. Hati yang benar-benar murni itulah perfect heart.

2. Berkat dari ketulusan hati
A. Mengalami kebaikan Tuhan
Mazmur 73:1
1: Mazmur Asaf. Sesungguhnya Allah itu baik bagi mereka yang tulus hatinya, bagi mereka yang bersih hatinya.

Tuhan tidak memberi matahari hanya bagi orang baik, tapi bagi semuanya. Ada hal tertentu yang Tuhan beri kepada semua orang tidak peduli baik atau tidak, tapi ada hal yang khusus yang Tuhan berikan hanya kepada orang yang punya hati yang bersih, tulus.

Kalau engkau mau mengalami kebaikan Tuhan, miliki hati yang tulus. 

B. Ketulun hati bisa mengubah keputusan Tuhan 
2 Raja-Raja 20:1-3
1: Pada hari-hari itu Hizkia jatuh sakit dan hampir mati. Lalu datanglah nabi Yesaya bin Amos, dan berkata kepadanya: "Beginilah firman TUHAN: Sampaikanlah pesan terakhir kepada keluargamu, sebab engkau akan mati, tidak akan sembuh lagi."
2: Lalu Hizkia memalingkan mukanya ke arah dinding dan ia berdoa kepada TUHAN:
3: "Ah TUHAN, ingatlah kiranya, bahwa aku telah hidup di hadapan-Mu dengan setia dan dengan tulus hati dan bahwa aku telah melakukan apa yang baik di mata-Mu." Kemudian menangislah Hizkia dengan sangat.

Suatu hari Hizkia didatangi seorang nabi dan mendapatkan pesan Tuhan kalau Hizkia akan mati.

Perjanjian pelangi. Pelangi hanya muncul setelah sehabis hujan. Pelangi pertama muncul ketika air bah selesai, dan Tuhan taruh busurNya yaitu pelangi. Ini terjadi setelah bumi dibersihkan. Perjanjian pelangi akan terjadi dalam hidupmu kalau engkau sudah dibersihkan.

Hizkia setelah mendengar pesan Tuhan, dia langsung berdoa. Doa orang benar itu artinya doa orang yang hidup dalam kebenaran, bukan doanya yang benar. Hizkia saat itu berdoa, dan doa orang yang tulus hatinya, itu bisa mengubah keputusan Tuhan.

Musa walau akhirnya tidak bisa masuk tanah perjanjian, namun dia yang membuat bangsa Israel bisa masuk. Musa yang awalnya membawa Israel keluar Mesir, membuat mujizat banyak di tengah bangsa Israel, namun di dalam perjalanan Tuhan marah dan tidak mau membawa bangsa Israel masuk ke Kanaan, tapi Musa bisa berdiri dan berkata coret namanya dari kitab kehidupan kalau mereka tidak masuk. Musa walau sudah disakiti berkali-kali, tapi dia tetap mengampuni dan dia berani berdiri untuk bangsa Israel, itulah ketulusan hati.

Hizkia berdoa kepada Tuhan dan berkata kalau dia telah hidup dengan setia dan tulus hati. Kalau hidupnya tidak seperti itu, ketika Tuhan mendengar doanya ya tidak akan dijawab, tapi ketika Itu Tuhan mendapati memang dia setia dan tulus hati.

2 Raja-Raja 20:5
5: "Baliklah dan katakanlah kepada Hizkia, raja umat-Ku: Beginilah firman TUHAN, Allah Daud, bapa leluhurmu: Telah Kudengar doamu dan telah Kulihat air matamu; sesungguhnya Aku akan menyembuhkan engkau; pada hari yang ketiga engkau akan pergi ke rumah TUHAN.

Hidup benar bukan hanya hebat di gereja, tapi jadi teladan dari tingkah lakumu di rumah dan di tempat lainnya juga. Keluargamu tidak akan berubah kalau hidupmu tidak berubah. Roh Kudus tidak akan mau tinggal di hati yang kotor. Ketika Hizkia berdoa, belum juga Nabi Yesaya keluar dari istana, Tuhan mengubah keputusanNya dan Yesaya langsung kembali dan menyampaikan pesan Tuhan kalau dia mendapatkan hidup 15 tahun lagi.

Abraham juga orang yang tulus hatinya, terbukti ketika dia bertemu dengan Lot, dia menyuruh Lot untuk memilih tanah lebih dulu. Kalau dia tidak tulus hati, dia akan memilih lebih dulu yang lebih baik dan kemudian memberi sisanya kepada Lot, tapi Abraham tidak demikian. Dan karena ketulusan hati Abraham, Tuhan bahkan sempat bernegosiasi dengan Abraham mengenai Sodom dan Gomora, lalu Tuhan mendengar doanya dan ada keputusan yang berubah.

Boas tahu siapa Rut karena dia sudah tahu semuanya, namun Boas memberikan kesempatan terlebih dahulu pada orang lain yang lebih berhak untuk menebusnya walau dia mendapatkan resiko untuk kehilangan yang terbaik. Namun itulah yang namanya ketulusan hati.


C. Ketulusan hati akan membuatmu diangkat Tuhan dan janji Tuhan digenapi
1 Raja-Raja 9:4
4: Mengenai engkau, jika engkau hidup di hadapan-Ku sama seperti Daud, ayahmu, dengan tulus hati dan dengan benar, dan berbuat sesuai dengan segala yang Kuperintahkan kepadamu, dan jika engkau tetap mengikuti segala ketetapan dan peraturan-Ku,

Tuhan pernah berjanji kepada Daud, namun yang menggenapi pembangunan Rumah Tuhan adalah Salomo. Ketika engkau punya hati yang tulus, Tuhan angkat engkau. Tuhan angkat Salomo dan bahkan sampai sekarang kita tahu kalau tidak ada raja sesudah dan sebelum Salomo. Ketulusan hati akan membawamu terbang tinggi hingga puncak destinymu. Kepintaranmu, kharismamu, kebaikanmu, itu hanya akan membawa engkau ke puncak, tapi yang bisa membuat engkau bertahan dan dibawa ke gunung yang lebih tinggi lagi, adalah ketika engkau punya ketulusan hati.

Tulus hati ditaruh di bagian yang pertama oleh Tuhan. 

D. Ketikusan hati akan membuat Tuhan menghindarkan kita dari berbuat dosa
Kejadian 20:2-6
2: Oleh karena Abraham telah mengatakan tentang Sara, isterinya: "Dia saudaraku," maka Abimelekh, raja Gerar, menyuruh mengambil Sara.
3: Tetapi pada waktu malam Allah datang kepada Abimelekh dalam suatu mimpi serta berfirman kepadanya: "Engkau harus mati oleh karena perempuan yang telah kauambil itu; sebab ia sudah bersuami."
4: Adapun Abimelekh belum menghampiri Sara. Berkatalah ia: "Tuhan! Apakah Engkau membunuh bangsa yang tak bersalah?
5: Bukankah orang itu sendiri mengatakan kepadaku: Dia saudaraku? Dan perempuan itu sendiri telah mengatakan: Ia saudaraku. Jadi hal ini kulakukan dengan hati yang tulus dan dengan tangan yang suci."
6: Lalu berfirmanlah Allah kepadanya dalam mimpi: "Aku tahu juga, bahwa engkau telah melakukan hal itu dengan hati yang tulus, maka Akupun telah mencegah engkau untuk berbuat dosa terhadap Aku; sebab itu Aku tidak membiarkan engkau menjamah dia.

Saat itu ceritanya bahwa Sara diambil oleh Abimelekh karena Abraham berkata bahwa dia adalah saudara Abraham. Abimelekh mengambil Sara untuk menjadi istrinya, namun sebelum dia disentuh oleh Abimelekh, Tuhan menghampiri Abimelekh dalam mimpinya, dan Tuhan mau membunuh mereka karena dia mengambil Sara. Lalu Abimelekh berkata kalau dia tidak bersalah dan dia melakukan semuanya dengan tangan yang bersih dan hati yang tulus. Namun justru karena ketulusan hati Abimelekh, Tuhan mau menghalau Abimelekh melakukan dosa. 

E. Ketulusan hati membuat engkau mendapat favor lebih dari yang lain
Kejadian 37:3
3: Israel lebih mengasihi Yusuf dari semua anaknya yang lain, sebab Yusuf itulah anaknya yang lahir pada masa tuanya; dan ia menyuruh membuat jubah yang maha indah bagi dia.

Yusuf diberikan coat of many colors, itu berbicara mengenai favor. Yusuf sekalipun sudah dijual, sudah dijahati oleh saudaranya, namun dia tidak membalas dendam kepada saudaranya ketika dia sudah jadi penguasa dan semua saudaranya sudah sujud di hadapan Yusuf.

Memang Tuhan sayang kepada semua orang, tapi ada orang-orang yang jadi kesayangan Tuhan. Hanya orang-orang yang benar-benar tulus akan menjadi kesayangan dan mendapatkan favor. Favor is a gift from the father.

F. Ketulusan hati membuat Tuhan menjadi perisaimu
Mazmur 7:9-10
9: Perisai bagiku adalah Allah, yang menyelamatkan orang-orang yang tulus hati;
10: Biarlah berakhir kejahatan orang fasik, tetapi teguhkanlah orang yang benar, Engkau, yang menguji hati dan batin orang, ya Allah yang adil.

Ketika engkau punya hati yang tulus, murni, maka Allah yang akan menjadi perisaimu. Dalam bahasa Inggris dikatakan defense. Kita tidak bisa hanya punya kemampuan untuk menyerang, tapi juga harus tahu caranya bertahan. Kalau engkau punya kemampuan menyerang setan, itu bagus, tapi kalau engkau tidak tahu cara bertahan, suatu saat engkau akan dihabisi setan.

Contoh seperti orang yang membangun rumah di atas pasir dan di atas batu karang. Mungkin kalau tidak terjadi apa-apa, ya kedua rumah itu aman. Tapi ketika terjadi badai, maka akan terlihat siapa yang punya pertahanan yang kuat, yaitu yang dibangun di atas batu karang. 

Tidak peduli engkau bisa berkhotbah, peperangan, tapi kalau engkau tidak punya pertahanan yang baik, kalau hatimu tidak tulus, one day setan bisa menyerangmu karena engkau tidak punya pertahanan.

Kalau setan tidak bisa membuat engkau jatuh dalam dosa narkoba seks, dia cukup membuat engkau jengkel atau terjadi gesekan antara engkau dengan orang lain sehingga hatimu tidak beres. Setan tidak perlu membuatmu jatuh dalam dosa perzinahan, tapi dia cukup memberi engkau kekayaan, atau memberi engkau pijakan untuk engkau terbang tinggi sebelum waktu Tuhan, sehingga pada akhrinya engkau akan jatuh juga karena engkau belum punya defense dan fondasi yang cukup kuat.

- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -

AoC Bandung, 5 Desember 2016

AOC BANDUNG
5 DESEMBER 2016

By: Ev. Daniel Krestianto

Perlu yang namanya unity. Kalau hanya sendiri, tidak mungkin. Semua harus saling bekerja sama, saling menopang hingga kemenangan itu turun dan terjadi. Apapun masalahmu, harusnya engkau juga terima terobosan, tinggal engkau percaya. Jangan dengarkan kata-kata setan yang berkata tidak mungkin. Yang pertama dibutuhkan adalah unity, yang kedua adalah hati yang tulus, hati yang bersih. Kita lakukan semua bukan karena kita ingin dilihat, bukan untuk kesombongan, bukan untuk tujuan tertentu yang terfokus pada diri sendiri.

Kenapa Yesus bisa selesaikan semua? Kenapa Yesus bisa sampai di titik terakhir dan didapati setia? Karena Dia lakukan semua bukan karena uang, bukan untuk kesombongan, bukan karena ada keinginan di balik semuanya, bukan karena ada udang di balik batu. Bahkan dalam tradisi Yahudi, yang disalib adalah orang yang terkutuk, yang tidak punya nama, yang hancur harga dirinya. Tuhan katakan, untuk engkau berhadapan dengan Tuhan, diperlukan hati yang tulus, hati yang bersih, tidak ada keinginan apapun untuk kepentingan diri sendiri, tapi Tuhan disukakan.

Di dalam glorious time, kita kaum imam, Bu Nany juga berkata kaum imam mencuri start, mendahului semuanya, karena kita tinggal di Bait Allah, dan pikiran Bapa seharusnya kita sudah tangkap. Hari ini kita penuh dengan kemenangan! Jangan mau lagi ditipu setan, engkau harus bangkit! Terus lakukan apa yang Tuhan suka dan Tuhan suruh, yang penting Tuhan suka. Kalau semua dimateraikan Tuhan, tidak ada yang bisa menggagalkannya lagi. Kita hidup di atas rata-rata, itu cirinya kita hidup di glorious time.

Yehezkiel 1:28
28: Seperti busur pelangi, yang terlihat pada musim hujan di awan-awan, demikianlah kelihatan sinar yang mengelilinginya. Begitulah kelihatan gambar kemuliaan TUHAN. Tatkala aku melihatnya aku sembah sujud, lalu kudengar suara Dia yang berfirman.

Terlihat sinar yang mengelilinginya, dan dikatakan begitulah kelihatan gambar kemuliaan Tuhan. Ada yang ilahi muncul, ada yang tidak masuk akal, ada yang mustahil dan orang akan berkata "wow". Padahal di kitab Kejadian, pelangi itu muncul ketika Nuh dan keluarganya membawa korban bakaran. Ketika korban bakaran dinaikkan dan Tuhan cium dan Tuhan berkata itu harum, Tuhan berikan itu, dan Tuhan seperti mau berkata surga dan bumi menyatu. Inilah yang dahsyat, kalau surga dan bumi menyatu, tidak ada yang mustahil, tidak ada yang tidak bisa. Yesus datang ke dunia, Dia hidup, dan tidak ada lagi yang namanya sakit tidak bisa sembuh. Ada orang miskin tapi karena ada Yesus, bisa jadi kaya. Di Kerajaan Surga memang seperti itu, tapi kita harus tahu, dalam kerajaan Surga juga tidak ada yang disembunyikan. Kalau Kerajaan Surga turun dan bersatu dengan bumi, maka semuanya akan terlihat, tidak ada lagi yang bisa disembunyikan, karena tidak ada batasan waktu lagi.

Sesuatu yang mustahil, yang tidak masuk di akal itu akan terjadi di depan. Penggenapan Firman akan terjadi. Murid Yesus Tuhan pakai sekalipun tidak ada titel atau gelar apapun kecuali Lukas. Asal engkau mau, dan punya hati yang tulus mau mengikuti Tuhan, tidak ada yang munafik, maka Tuhan akan pakai engkau. Sekali engkau mengikut Yesus, proses apapun yang terjadi, engkau harus terus ikut Yesus. Jangan hanya mau yang enak saja, karena itu Tuhan mau kita setia.

Ketika pelangi itu datang, sinar kemuliaan itu muncul. Ada sinar warna hijau, warna kehidupan, ada yang baru, selalu baru setiap hari. Kalau engkau mengikuti Yesus karena mengasihi Yesus, engkau tidak mungkin jenuh, bosan, karena engkau pasti akan mengalami pengalaman yang baru, dari kemuliaan menuju kemuliaan. Kuncinya engkau percaya, tidak hanya di mulut, tapi engkau alami dan engkau percaya!

Ketika engkau melihat kemuliaan, mujizat, bukannya engkau hanya terdiam, tapi engkau harus makin mengerti kalau Tuhan itu luar biasa, dan waktunya engkau makin serius dengan Tuhan, makin cari Tuhan, makin melekat dengan Tuhan. Tidak usah urusi orang lain, urusi dirimu sendiri, fokus ke Tuhan. Kesempatan ini Tuhan bukakan, tinggal engkau mau ambil atau tidak. Jangan pernah iri dengan orang yang menikmati kemuliaan Tuhan, karena mereka mau bayar harganya. Kalau anak mau naik kelas, dia harus ujian. Ini waktunya, kita sedang diuji, ikut Yesus karena apa, ingin uang, ingin sembuh, ingin keinganan tercapai, atau karena mengasihi Yesus? Engkau naik level atau engkau berhenti, itu keputusanmu. Kalau next level, siapkan dirimu, berani bayar harganya, karena sesuatu yang besar sudah menanti kita. Orang yang naik kelas itu pasti akan dapat sesuatu yang lebih besar, fasilitasnya semakin besar, yaitu kemuliaan demi kemuliaan karena kita masuk dalam glorious time.

Jangan pernah menyerah, jangan pernah mundur. Engkau itu pesawat, dan pesawat itu tidak bisa mundur, tapi terbang lebih tinggi lagi! Apapun keadaanmu, tetap ikut Yesus. Jangan ingkar, jangan jual Tuhanmu.

- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -