AoC Bandung, 11 April 2016

AOC BANDUNG
11 APRIL 2016

By: Ev. Iin Tjipto

Memang engkau akan mengalami kegoncangan, tapi itu akan jadi tanda kebangkitan dan tuaian besar! Salah satu guncangan besar adalah ketika Pak Petrus Agung dibawa pulang. Memang Pak Agung pulang karena sudah sampai di garis akhir, tapi alasan lain adalah agar muncul banyak Petrus Agung lainnya dan kita mengalami Tuhan masing-masing secara pribadi.

Kalau engkau bisa tangkap ini, engkau akan punya kebenaran yang luar biasa. Mungkin engkau sudah berdoa, pelayanan, peperangan, tapi kenapa belum terima, malah rasanya kena serang, rugi, dll? Jangan pernah tiru luarnya tapi tangkap valuenya! Selama engkau tiru luarnya dan engkau nilai luarnya, engkau tidak akan menang. Tapi kalau engkau bisa tangkap valuenya, engkau akan terima terobosan.

Dalam nama Yesus saya tangkap valuenya dan tidak tiru luarnya.

Siapa orang yang selalu meniru luarnya tapi tidak menangkap dalamnya? Saul.

1 Samuel 10:26-27
26: Saulpun pulang ke rumahnya, ke Gibea, dan bersama-sama dengan dia ikut pergi orang-orang gagah perkasa yang hatinya telah digerakkan Allah.
27: Tetapi orang-orang dursila berkata: "Masakan orang ini dapat menyelamatkan kita!" Mereka menghina dia dan tidak membawa persembahan kepadanya. Tetapi ia pura-pura tuli.

Saul orang yang sangat minder, dan ketika orang banyak menghina dia, dia tetap terlihat cool. Dia tiru bagaimana raja-raja yang kelihatannya cool, tenang, dan alkitab berkata kalau Saul pura-pura tuli, tapi dalamnya tidak pernah kuat. Dia simpan ini sebagai luka, kepahitan, hingga dia ingin membuktikan diri siapa dia. Banyak yang ketika mengalami masalah memang diam dari luarnya, cool, tapi sebenarnya yang di dalamnya gunung merapi. Daud ketika mengalami apapun dia bercerita kepada Tuhan, bahkan minta Tuhan selidiki hatinya karena dia tahu kalau seringkali dia juga tidak kenal hatinya sendiri. Jangan biarkan sedikitpun akar kepahitan, akar curiga ada di dalam kita. Minta diajari agar kita bisa melihat dengan benar dan mengerti semua perhitungan Tuhan. Jangan biarkan benih apapun di dalam sampai merusak hidupmu. Jangan pura-pura cool, tapi minta Tuhan beresi hati kita. Kalau hanya pura-pura cool, dalamnya amsiong, ujungnya tidak akan tahan dan akan keluar aslinya.

1 Samuel 13:8-14
8: Ia menunggu tujuh hari lamanya sampai waktu yang ditentukan Samuel. Tetapi ketika Samuel tidak datang ke Gilgal, mulailah rakyat itu berserak-serak meninggalkan dia.
9: Sebab itu Saul berkata: "Bawalah kepadaku korban bakaran dan korban keselamatan itu." Lalu ia mempersembahkan korban bakaran.
10: Baru saja ia habis mempersembahkan korban bakaran, maka tampaklah Samuel datang. Saul pergi menyongsongnya untuk memberi salam kepadanya.
11: Tetapi kata Samuel: "Apa yang telah kauperbuat?" Jawab Saul: "Karena aku melihat rakyat itu berserak-serak meninggalkan aku dan engkau tidak datang pada waktu yang telah ditentukan, padahal orang Filistin telah berkumpul di Mikhmas,
12: maka pikirku: Sebentar lagi orang Filistin akan menyerang aku di Gilgal, padahal aku belum memohonkan belas kasihan TUHAN; sebab itu aku memberanikan diri, lalu mempersembahkan korban bakaran."
13: Kata Samuel kepada Saul: "Perbuatanmu itu bodoh. Engkau tidak mengikuti perintah TUHAN, Allahmu, yang diperintahkan-Nya kepadamu; sebab sedianya TUHAN mengokohkan kerajaanmu atas orang Israel untuk selama-lamanya.
14: Tetapi sekarang kerajaanmu tidak akan tetap. TUHAN telah memilih seorang yang berkenan di hati-Nya dan TUHAN telah menunjuk dia menjadi raja atas umat-Nya, karena engkau tidak mengikuti apa yang diperintahkan TUHAN kepadamu."

Saul mempersembahkan korban. Sebelum kejadian ini Saul tahu bahwa Samuel mempersembahkan korban dan orang Filistin kocar-kacir sehingga ketika itu ia berpikir kalau Tuhan suka korban, dia bakar korban dan guntur akan turun, sehingga orang Filistin kocar-kacir. Dia mempersembahkan korban dan dimaki oleh Samuel. Mungkin dalam hatinya berkata apa yang salah dengan mempersembahkan korban. Tapi tetap lagi, jangan lihat luarnya, tapi lihat valuenya.

Tuhan itu bukannya suka dengan korban bakaran dll, tapi yang Tuhan cari adalah ketika engkau tidak punya apa-apa, bahkan engkau tidak bisa makan dari apa yang sisa. Habel itu sangat sayang dengan dombanya, dan dia tahu kalau domba itu harus dia persembahkan. Pada waktu Habel mengorbankan anak dombanya itu, tidak ada yang namanya tertawa, pamer, yang ada hatinya hancur, menangis, seperti membunuh anaknya sendiri, dan itulah korban. Korban adalah pada waktu Daniel dikatakan kalau ada yang berani doa harus masuk gua singa, dan Daniel tetap berdoa sekalipun dia tahu harus masuk gua singa, dan dia tidak tahu kalau akan ditolong Tuhan, bahkan mungkin dia benar-benar akan mati, itulah korban. Sadrakh Mesakh Abednego juga seperti itu, bahkan kalau Tuhan tidak tolong, mereka juga tidak akan menyembah patung Nebukadnezzar.

Kalau yang namanya korban, Saul akan berkata sekalipun rakyat meninggalkan dia, dia akan tetap menunggu Tuhan, sekalipun kalau orang Filistin mau membunuh aku, aku akan tetap menunggu sampai saatnya Tuhan berkata. Korbannya sama, tapi keadaan bisa berbalik 180 derajat. Tapi justru Saul terbalik, dia mengumpulkan rakyat dan dia mengadakan kebaktian, membuat korban agar tentara musuh berserak. Itu bukan korban, tapi dia mencari keuntungan, adat, liturgi, tapi bukan korban. Banyak orang bisa berdiri di mezbah, ada yang menaikkan korban, ada yang naik gengsi. Ada yang menari kebiasaan, tidak ada yang terjadi, tapi ada yang menari dan mendapat terobosan. Kenapa ada yang menari tidak terjadi apa-apa bahkan mengalami hal yang jelek, tapi ada yang mengalmai terobosan? Jangan lihat luarnya, tapi lihat dalamnya. Ada yang mau mempersembahkan sesuatu agar menuai 100x ganda, "memancing" Tuhan. Engkau bisa lakukan tindakan profetik apapun, kalau engkau tangkap valuenya, akan terjadi hal yang ajaib, tapi kalau engkau hanya tiru luarnya, nothing happen.

1 Samuel 14:24,29-30
24: Ketika orang-orang Israel terdesak pada hari itu, Saul menyuruh rakyat mengucapkan kutuk, katanya: "Terkutuklah orang yang memakan sesuatu sebelum matahari terbenam dan sebelum aku membalas dendam terhadap musuhku." Sebab itu tidak ada seorangpun dari rakyat yang memakan sesuatu.
29: Lalu kata Yonatan: "Ayahku mencelakakan negeri; coba lihat, bagaimana terangnya mataku, setelah aku merasai sedikit dari madu ini.
30: Apalagi, jika sekiranya rakyat pada hari ini boleh makan dengan bebas dari jarahan musuhnya, yang telah didapatnya! Tetapi sekarang tidaklah besar kekalahan di antara orang Filistin."

Dia mengikhtiarkan puasa, tapi dia dikatakan mencelakakan rakyat. Dia mempersembahkan korban kehilangan tahta. Sekali lagi, jangan tiru luarnya, tapi lihat dalamnya, karena ini adalah kesalahan ribuan orang Kristen. Saat Saul melihat musuh mendesak dan rakyat terdesak, dia berpuasa namun sebenarnya " mogok makan" untuk mendesak Tuhan, bukannya puasa untuk mencari Tuhan, menyelaraskan diri, mendekatkan diri kepada Tuhan. Dia mogok makan agar memaksa Tuhan menolong dia.

Kalau engkau puasa, apa untungnya Tuhan? Tidak ada. Karena puasa bukan soal makan, tapi puasa itu bagaimana mendidik diri menyelaraskan diri kepada Tuhan. Kalau sering nonton TV, mulai puasa nonton, baca Alkitab, dengar Firman. Kalau engkau rakus, ingin makan terus, belajar puasa, agar engkau tahan uji. Banyak anak Tuhan punya persoalan dan berpuasa seminggu agar Tuhan jawab, itu bukan menggentarkan hati Tuhan, tapi pemberontakan karena ngotot maunya sendiri bukan maunya Tuhan. Tuhan ada suruh puasa buah, itu untuk mendetox kita. Engkau makan apapun boleh, semaunya, tapi dalam sebulan engkau ambil 3 hari 3 malam benar-benar makan buah saja, maka engkau akan sehat. Kalau engkau ikuti Tuhan, bukan puasa maksa Tuhan, akan terjadi sesuatu. Puasa itu untuk menyelaraskan.

Banyak orang tanpa sadar membuat peraturan, taurat, hukuman, dan itu mencelakai diri. Banyak hamba Tuhan yang melindungi jemaat dengan tidak boleh mendengar orang lain, hanya boleh ke gerejanya saja, maksudnya baik, tapi sebenarnya itu mencelakai jemaatnya sendiri.  Kalau hatimu terbuka, engkau akan mendapatkan berkat besar. Banyak orang yang membuat peraturan tapi sebenarnya mencelakai. Jangan buat peraturan yang mencelakai rakyat.

1 Samuel 15:8-11
8: Agag, raja orang Amalek, ditangkapnya hidup-hidup, tetapi segenap rakyatnya ditumpasnya dengan mata pedang.
9: Tetapi Saul dan rakyat itu menyelamatkan Agag dan kambing domba dan lembu-lembu yang terbaik dan tambun, pula anak domba dan segala yang berharga: tidak mau mereka menumpas semuanya itu. Tetapi segala hewan yang tidak berharga dan yang buruk, itulah yang ditumpas mereka.
10: Lalu datanglah firman TUHAN kepada Samuel, demikian:
11: "Aku menyesal, karena Aku telah menjadikan Saul raja, sebab ia telah berbalik dari pada Aku dan tidak melaksanakan firman-Ku." Maka sakit hatilah Samuel dan ia berseru-seru kepada TUHAN semalam-malaman.

Sebelumnya ketika perang yang pertama, Saul mengeluarkan perintah tidak boleh makan, menjarah, tapi ditumpas habis, dan dimarahi karena mencelakai negeri. Tapi perang yang kedua dia terbalik, semua yang baik, gendut, bagus, diambil sepuasnya, dan akhirnya dia dikatakan sudah berbalik dari Tuhan. Engkau bisa bayangkan bagaimana frustasinya Saul. Dia tidak pernah bisa tangkap hati Tuhan, dia hanya tangkap perintah, hukum, suara, tapi tidak menangkap hatinya.

Banyak yang mungkin ketika disuruh ke NTT, yang ditangkap adalah perintah, tapi tidak menangkap hati Tuhan, kerinduan Tuhan, jiwa-jiwa, dan ujungnya beban, setoran, ujungnya hanya pamer. Engkau harusnya tangkap hati Tuhan kalau Tuhan tidak rela mereka masuk dalam kegelapan dan ujungnya kepada kebinasaan. Harusnya engkau juga tangkap inilah kesempatan untuk engkau berkorban. Banyak yang hanya menangkap suara dari teguran, tapi tidak menangkap intinya. Ada beberapa orang ekstrim, tidak mau nonton, baca koran, hanya mau baca Alkitab hingga bodoh, tidak tahu apa yang terjadi, ditipu berkali-kali dia marah. Lalu mungkin berubah jadi baca koran, youtube, dll, sehingga tidak baca Firman lagi. Ada yang pelayanan sampai 5x seminggu hingga gagal dalam sekolah, dll. Ada yang bahkan tidak bisa pelayanan, tidak sempat. Ada yang ekstrim memberi 50% hingga keluarga kepahitan karena tidak bijak, ada yang bahkan baru memberi 10% saja terus kekurangan dll. 

Ketika engkau main peraturan, maka Kristen akan sama seperti semua agama. Tidak ada agama apapun yang menyelamatkan,hanya hubungan dengan Tuhan, engkau mengerti hatiNya, itu yang membuat engkau masuk dalam Kerajaan Surga.

Matius 7:22-23
22: Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?
23: Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!"

Ini terjadi karena orang itu tidak mengenal Tuhan. Banyak yanga hanya menangkap perintah, tapi tidak menangkap value di dalam perintah tersebut. Cek dan ricek hatimu, karena seringkali kita tidak mengenal hati kita sendiri. Belajar mengerti hati Tuhan dan mengerti hati kita sendiri. Kenali dirimu. Engkau bisa jadi imam, tapi kapan terakhir engkau angkat pendamaian dengan air mata? Pendamaian itu artinya engkau beridri di hadapan Tuhan dan manusia, dan engkau berkata berapapun harganya agar orang itu didamaikan. Kapan terakhir engkau berkata engkau berharap diangkat di awan-awan bersama jiwa yang engkau topang, tapi kapan engkau topang jiwa-jiwa, kapan engkau topang kotamu, kapan engkau buat tindakan profetik dengan pengertian, kapan engkau mengangkat mahkota dengan gentar akan Tuhan, kapan terakhir engkau bermain musik dan bertanya melody surga, atau bahkan engkau tidak pernah berdoa itu. Yang keluar apakah hanya melody dan bukan mezbah? Dari mezbah akan terus keluar korban ucapan syukur, suakcita, korban ketaatan.

Kalau engkau bisa tangkap, jangan pernah tiru dan lakukan yang diluarnya, tapi tangkap yang di dalamnya, maka hidupmu akan berbeda, akan berubah. 

- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -
- THE GREAT JUBILEE FOR ALL NATIONS -
- THE GREAT AWAKENING IN ALL NATIONS -

AoC Bandung, 4 April 2016

AOC BANDUNG
4 APRIL 2016

By: Ev. Nany Susanty

Apa yang sudah engkau mulai dari awal, pertahankan semuanya. Jangan merasa lelah, jangan merasa bosan, jangan merasa biasa. Tuhan sudah sediakan semuanya. Sudah waktunya kita masuk dan meraih semuanya, ini Yobel Besar. Ini awal yang sangat baik. Apa yang engkau lakukan saat ini menyenangkan hati Tuhan, menyentuh hati Tuhan. Jangan hanya sekali, tapi terus pertahankan, maka akan terjadi terobosan yang luar biasa. Terobosan itu sudah disediakan, tapi seringkali kita tidak mengerti bagaimana caranya masuk dan mengalami terobosan itu.

Gihon itu artinya terobosan, breakthrough. Tuhan sudah sediakan breakthrough untuk kita, tapi baru sedikit yang mengalami. Tuhan Yesus sudah mengalami breakthrough ketika Ia mengalahkan kematian. Kuasa kebangkitan adalah breakthrough.

Kejadian 2:8
8: Selanjutnya TUHAN Allah membuat taman di Eden, di sebelah timur; disitulah ditempatkan-Nya manusia yang dibentuk-Nya itu. 

Sebelum Tuhan menciptakan manusia, Tuhan sudah membuat Eden. Arti Eden itu adalah kenikmatan, dan daerah kenikmatan, daerah sukacita ini Tuhan tarun di dunia untuk manusia. Lalu di sebelah timur Eden ini Tuhan buat taman.

Kejadian 2:9
9: Lalu TUHAN Allah menumbuhkan berbagai-bagai pohon dari bumi, yang menarik dan yang baik untuk dimakan buahnya; dan pohon kehidupan di tengah-tengah taman itu, serta pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat.

Tuhan sudah menyediakan semuanya sebelum manusia diciptakan. Sebelum terjadi semuanya, sebelum terjadi lawatan, Tuhan itu pasti sudah menyediakan tempat. Sebenarnya ketika engkau lahir, sebelum engkau lahir pun Tuhan sudah menyediakan segala sesuatu. Sebagaimana keluarga ketika akan memiliki anak, ayah ibu bahkan nenek atau kakeknya pun pasti sudah menyediakan semuanya untuk si bayi. Mereka yang di dunia saja menyediakan semuanya untuk menyongsong si bayi, apalagi Bapa di surga? Percaya Bapa kita yang di surga sudah menyediakan semuanya.

Kejadian 2:10
10: Ada suatu sungai mengalir dari Eden untuk membasahi taman itu, dan dari situ sungai itu terbagi menjadi empat cabang. 

Ada sungai mengalir dari Eden untuk membasahi taman itu, tanahnya sangat subur! Arti dari Gihon itu terobosan. Sebenarnya daerah kita, rumah kita, usaha kita, pelayanan kita itu sudah ada di taman itu dan salah satunya sudah ada sungai Gihon, dan artinya kita itu sudah pasti menerima aliran terobosan!

Kejadian 2:11-13
11: Yang pertama, namanya Pison, yakni yang mengalir mengelilingi seluruh tanah Hawila, tempat emas ada.
12: Dan emas dari negeri itu baik; di sana ada damar bedolah dan batu krisopras.
13: Nama sungai yang kedua ialah Gihon, yakni yang mengalir mengelilingi seluruh tanah Kush.

Kush sekarang itu adalah Ethiopia. Tapi justru yang terjadi sekarang di sana itu sangat miskin, gersang, rumahnya jelek, pakaiannya jelek. Ratu Syeba dari sini melakukan perbuatan yang tidak benar, dia mengambil tabut, sehingga bangsanya menjadi seperti sekarang. Jaga hidup kita, maka kita akan mengalami aliran Sungai Gihon. Sebenarnya Tuhan itu sudah menyediakan kenikmatan, terobosan, dan semuanya untuk kita, tapi kenapa sekarang hilang?

Tuhan sudah kembalikan semuanya dengan kematianNya di kayu salib, jadi tinggal kita menikmati, namun masih banyak yang belum bisa menikmati. Salah satunya kenapa tidak mengalami terobosan adalah karena kurang percaya. Kalau engkau punya iman sebesar biji sesawi saja bisa memindahkan gunung. Yang mustahil menjadi tidak mustahil! Sungai Gihon mengaliri taman.

Kurang percaya itu seperti apa?

Lukas 24:13
13: Pada hari itu juga dua orang dari murid-murid Yesus pergi ke sebuah kampung bernama Emaus, yang terletak kira-kira tujuh mil jauhnya dari Yerusalem,

Pada hari itu juga adalah pada hari kebangkitan. Ini murid Tuhan Yesus, tapi bukan rasul. Kemungkinan ini 2 dari 70 murid Tuhan, tapi statusnya sudah murid, bukan jemaat biasa. Murid ini levelnya sudah cukup tinggi, mereka sudah tahu dan mengerti tentang Tuhan, dari hidup sampai matinya mereka tahu, tapi kenapa mereka meninggalkan Yerusalem atau dalam kata lain meninggalkan kebangkitan? Ketika engkau sudah melihat semua yang ajaib, apa reaksi dan responmu? Apakah engkau meninggalkannya? Kenapa mereka meninggalkan Yerusalem padahal mereka tahu ada yang ajaib di Yerusalem?

Emaus itu artinya kolam susu atau kolam air hangat. Biasanya kalau orang capek, akan bisa pergi ke kolam susu spa, dan kedua murid ini artinya melepaskan kepenatan dengan kenikmatan daging.

Lukas 24:14
14: dan mereka bercakap-cakap tentang segala sesuatu yang telah terjadi.

Jangan hanya bercakap-cakap atau berdiskusi, tapi kejar, dan alami! Bina hidupmu keluar untuk menyampaikan sesuatu.

Lukas 24:15-16
15: Ketika mereka sedang bercakap-cakap dan bertukar pikiran, datanglah Yesus sendiri mendekati mereka, lalu berjalan bersama-sama dengan mereka. 
16: Tetapi ada sesuatu yang menghalangi mata mereka, sehingga mereka tidak dapat mengenal Dia. 

Kenapa kuasa kebangkitan, terobosan, breakthrough tidak bisa kita alami dengan full? Karena ada yang menjadi penghalang di mata kita, yaitu kurang percaya. Terlalu banyak teori. 

Lukas 24:17-19
17: Yesus berkata kepada mereka: "Apakah yang kamu percakapkan sementara kamu berjalan?" Maka berhentilah mereka dengan muka muram. 
18: Seorang dari mereka, namanya Kleopas, menjawab-Nya: "Adakah Engkau satu-satunya orang asing di Yerusalem, yang tidak tahu apa yang terjadi di situ pada hari-hari belakangan ini?"
19: Kata-Nya kepada mereka: "Apakah itu?" Jawab mereka: "Apa yang terjadi dengan Yesus orang Nazaret. Dia adalah seorang nabi, yang berkuasa dalam pekerjaan dan perkataan di hadapan Allah dan di depan seluruh bangsa kami.

Mereka hanya mengenal Yesus sebagai seorang nabi.

Lukas 24:20-21
20: Tetapi imam-imam kepala dan pemimpin-pemimpin kami telah menyerahkan Dia untuk dihukum mati dan mereka telah menyalibkan-Nya. 
21: Padahal kami dahulu mengharapkan, bahwa Dialah yang datang untuk membebaskan bangsa Israel. Tetapi sementara itu telah lewat tiga hari, sejak semuanya itu terjadi.

Mengharapkan itu artinya tidak percaya. Mereka hanya mengenal Yesus sebagai nabi dan pembebas. Kalau engkau berkata Tuhan itu karena Tuhan menyembuhkan, lalu Tuhan membebaskan hutang, pengenalanmu kurang kepada Tuhan. Pengenalan yang kurang kepada Tuhan itu tidak akan bisa membawa terobosan.

Lukas 24:22-24
22: Tetapi beberapa perempuan dari kalangan kami telah mengejutkan kami: Pagi-pagi buta mereka telah pergi ke kubur, 
23: dan tidak menemukan mayat-Nya. Lalu mereka datang dengan berita, bahwa telah kelihatan kepada mereka malaikat-malaikat, yang mengatakan, bahwa Ia hidup. 
24: Dan beberapa teman kami telah pergi ke kubur itu dan mendapati, bahwa memang benar yang dikatakan perempuan-perempuan itu, tetapi Dia tidak mereka lihat."

Mereka sudah mendengar semuanya, tapi mereka tidak melihat. Pengenalan mereka sangat dangkal. Kita harus mendapatkan sesuatu yang lebih lagi! Sembah Dia karena semua all about You. Jangan mengenal Yesus sebagai yang menyembuhkan atau membebaskan hutang, tapi kenal Dia sampai engkau berkata all about You, Jesus.

Lukas 24:25
25: Lalu Ia berkata kepada mereka: "Hai kamu orang bodoh, betapa lambannya hatimu, sehingga kamu tidak percaya segala sesuatu, yang telah dikatakan para nabi!

Mereka hatinya lamban, artinya sangat lambat. Jangan lamban. Responi, kenal Tuhan sampai level all about You, dan itu yang akan membuatmu mengalami terobosan.

Lukas 24:26-27
26: Bukankah Mesias harus menderita semuanya itu untuk masuk ke dalam kemuliaan-Nya?"
27: Lalu Ia menjelaskan kepada mereka apa yang tertulis tentang Dia dalam seluruh Kitab Suci, mulai dari kitab-kitab Musa dan segala kitab nabi-nabi.

Apa yang diceritakan Yesus? Pengenalan mereka terlalu lamban, karena mereka hanya mengenal Dia sebagai nabi dan pembebas, padahal Dia itu Mesias yang harus menebus dosa manusia, barulah mata mereka terbuka.

Lukas 24:28-29
28: Mereka mendekati kampung yang mereka tuju, lalu Ia berbuat seolah-olah hendak meneruskan perjalanan-Nya.
29: Tetapi mereka sangat mendesak-Nya, katanya: "Tinggallah bersama-sama dengan kami, sebab hari telah menjelang malam dan matahari hampir terbenam." Lalu masuklah Ia untuk tinggal bersama-sama dengan mereka.

Kenapa Tuhan Yesus mau tinggal dengan mereka? Karena hati mereka sudah tidak lamban lagi, mereka bertobat.

Lukas 24:30-31
30: Waktu Ia duduk makan dengan mereka, Ia mengambil roti, mengucap berkat, lalu memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada mereka.
31: Ketika itu terbukalah mata mereka dan merekapun mengenal Dia, tetapi Ia lenyap dari tengah-tengah mereka.

Ketika Tuhan sudah selesai bercerita dll, dan ketika mereka melihat Tuhan memecahkan roti, mereka ingat kalau itu adalah Yesus, dan saat itulah mata mereka terbuka. Saat engkau mengenal Tuhan yang sesungguhnya, saat itulah matamu terbuka dan engkau akan menerima terobosan.

Lukas 24:32-35
32: Kata mereka seorang kepada yang lain: "Bukankah hati kita berkobar-kobar, ketika Ia berbicara dengan kita di tengah jalan dan ketika Ia menerangkan Kitab Suci kepada kita?"
33: Lalu bangunlah mereka dan terus kembali ke Yerusalem. Di situ mereka mendapati kesebelas murid itu. Mereka sedang berkumpul bersama-sama dengan teman-teman mereka. 
34: Kata mereka itu: "Sesungguhnya Tuhan telah bangkit dan telah menampakkan diri kepada Simon."
35: Lalu kedua orang itupun menceriterakan apa yang terjadi di tengah jalan dan bagaimana mereka mengenal Dia pada waktu Ia memecah-mecahkan roti.
Ketika mereka sudah mengalami Tuhan, mengenal Tuhan, dan berkata all about You, mereka tidak mengenal lelah atau capek, mereka kembali ke Yerusalem dan tidak jadi ke Emaus, tidak jadi menikmati kenikmatan daging, semua karena all about You, Jesus. Kalau engkau miliki hati ini, terobosan akan terjadi. Sungai Gihon sudah disediakan sebelum manusia diciptakan. Tuhan sudah sediakan terobosan.


By: Ev. Daniel Krestianto

Ini bukan sesuatu yang main-main. Salomo itu diurapi di Sungai Gihon, ditahbiskan jadi raja. Kenapa hidupnya penuh kelimpahan, karena dia diurapi di sana. Di sungai itu ada terobosan, kelimpahan. Bagi yang percaya, itu akan terjadi, tidak ada penundaan. Percaya! Karena sudah waktunya!

Ini memang hak kita, dan ini yang memang sudah Tuhan sediakan untuk kita, pasti terjadi! Mari kita benar-benar percaya. Biar ini terus naik, terus naik. Tuhan sudah menyediakan segala sesuatu untuk kita. Ingini dan kejar sampai dapat, ambil!


- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -
- THE GREAT JUBILEE FOR ALL NATIONS -
- THE GREAT AWAKENING IN ALL NATIONS -

Ibadah Minggu IFGf Palembang, 3 April 2016

IBADAH MINGGU IFGF PALEMBANG
3 APRIL 2016

By: Ps. Robert Lie

Setelah semua hal kemarin, tetap miliki 2 hal:
1. Kerendahan hati
Yang membuat engkau bisa bertahan di puncak dan dibawa ke puncak yang lebih tinggi, miliki kerendahan hati. Banyak yang stuck di suatu titik karena tidak memiliki kerendahan hati. Ini hal yang harus kita miliki di setiap pelayananmu. Karunia kharisma skill dll yang engkau punya memang bisa membuatmu naik ke puncak dan dikenal banyak orang, tapi kalau engkau tidak memiliki kerendahan hati, ya akan stop di sana. Tapi ketika engkau memiliki kerendahan hati, engkau akan dibawa ke titik yang lebih tinggi lagi. Ketika engkau tinggi hati, engkau memposisikan diri lebih hebat dari Tuhan, dan siapa yang meninggikan diri akan direndahkan. Kerendahan hati yang cukup akan membuatmu mengalami berkat-berkat Tuhan yang ajaib.

2. Kesetiaan


A. Pengertian kerendahan hati
Praios artinya lemah lembut. Kata ini juga dipakai Tuhan Yesus ketika berkhotbah di Bukit, mereka harus praios karena mereka akan memiliki bumi. Apa saja di bumi? Ya semuanya. Berbahagialah yang praios. Menurut pakar teologia, maksud Yesus di sini artinya menyerahkan dirinya kepada Tuhan, ketergantungan total kepada Tuhan. Salah tu buah roh adalah kelemahlembutan, atau praios / praiotes. Salah satu tanda kedewasaan rohani adalah buah roh yang keluar dari hidup kita, salah satunya adalah kelemahlembutan / kerendahan hati.

Rendah hati itu apa?
- Kerelaan ketika engkau dihina, engkau tidak marah, dan kerelaan ketika tidak dikenal orang, engkau tidak komplain.
- Rela untuk melayani dan menjadi hamba bagi orang lain
Elisa tidak akan mendapat pengurapan 2x Elia kalau tidak melayani Elia. Tidak ada Timotius kalau dia tidak melayani Paulus. Mulai jadi anak rohani yang baik, mulai jadi murid yang baik. Rendah hati tidak hanya sampai di mulut, tapi harus sampai dengan perbuatan
- Rela jadi pijakan untuk orang lain maju dan mengalami Tuhan lebih lagi
- Sikap hati ramah, terbuka, tidak sombong, menghargai, mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitarnya, tidak membuat diri eksklusif
- Tidak bisa diperoleh dengan instan, tapi perlu ada proses, dan prosesnya tidak mudah

B. Yesus adalah teladan untuk kita belajar rendah hati
Matius 11:29
29: Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.

Selama hidupnya di dunia, Yesus selalu belajar berjalan dalam kerendahan hati dan ketaatan sehingga pelayanannya membawa pengaruh yang sangat besar di bumi.
Yesus Anak Raja segala raja, tapi memilih lahir di kandang domba yang hina. Dia adalah Tuhan, tapi Dia tinggal di kandang domba yang hina.
Yesus juga memilih untuk lahir dari anak tukang kayu, padahal Dia bisa memilih untuk lahir di keluarga bangsawan / nabi.Selama 30 tahun Dia bekerja sebagai tukang kayu, umur 20 pun Dia sudah diurapi dan bisa melakukan mujizat.
Di akhir-akhir hidupnya Yesus membasuh kaki muridNya, dan Ia berkata Anak Manusia datang untuk melayani bukan dilayani.

Filipi 2:5-7
5: Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus,
6: yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan
7:: melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.

Dia memilih menjadi budak bukan Anak Raja. Yesus downgrade diriNya dengan begitu rendah.

Ulangan 2:8
8: Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.

Dalam terjemahan lain dikatakan He didn't claim any special privileges. Kita datang bukan untuk dilayani, tapi untuk melayani. Yesus tidak hidup untuk dirinya, tapi untuk orang lain juga. Belajar dari Yesus mengenai kerendahan hati, karena Dia lembah lemebut dan rendak hati. Barangsiapa direndahkan, dia akan ditinggikan dan menuai, asal engkau tidak boleh kepahitan.
Jangan tuntut / minta Tuhan apapun ketika engkau melayani.

3. Dampak Kerendahan Hati
Amsal 22:4
4: Ganjaran kerendahan hati dan takut akan TUHAN adalah kekayaan, kehormatan dan kehidupan.

Kenapa ada yang masih belum diberkati? Karena kerendahan hatinya belum cukup. Memang kehendak Tuhan untuk kita jadi kaya, dan diangkat tinggi, yang salah itu ketika engkau kaya dan engkau lupa Tuhan. Bagaimana caranya engkau berkata Tuhan dahsyat kalau engkau tidak diberkati dan mengalami Tuhan yang ajaib? Bagaimana engkau memberkati orang lain kalau engkau tidak diberkati terlebih dahulu? Dia yang kaya rela jadi miskin agar kita jadi kaya. Tuhan datang memberi hidup dan hidup dalam kelimpahan. Tuhan tidak pernah beri kita hanya pas-pasan. Banyak yang belum diberkati karena kerendahan hatinya belum cukup. Perbesar kerendahan hatimu kalau engkau mau diberkati.

Filipi 2:9
9: Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama,

Daud adalah salah satu contoh pribadi yang rendah hati, karena berani ditegur oleh Nabi Natan, dan akhirnya dia memiliki kehormatan yaitu dia menjadi leluhur Yesus, dia masuk dalam silsilah kelahiran Yesus. Ketika engkau rendah hati, engkau akan dianugrahkan kehormatan.

Tuhan bukan hanya memberi kehidupan, tapi dari hidupmu juga akan mengalirkan air hidup. Di Yohanes 4, saat itu orang Yahudi dan orang Samaria tidak saling tegur, mereka bermusuhan, tapi dia akhirnya merendahkan hati dan meminta kepada Tuhan mengenai Air Kehidupan tersebut. Lalu ketika dia kembali ke kotanya, banyak orang bertobat oleh karena kesaksiannya. Ketika engkau rendah hati, akan mengalir kehidupan juga untuk orang lain.


- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -
- THE GREAT JUBILEE FOR ALL NATIONS -
- THE GREAT AWAKENING IN ALL NATIONS -