AoC Bandung, 11 Januari 2016

AOC BANDUNG
11 Januari 2016

By: Ev. Daniel Tjipto

Yohanes 21:1-11
1: Kemudian Yesus menampakkan diri lagi kepada murid-murid-Nya di pantai danau Tiberias dan Ia menampakkan diri sebagai berikut.

2: Di pantai itu berkumpul Simon Petrus, Tomas yang disebut Didimus, Natanael dari Kana yang di Galilea, anak-anak Zebedeus dan dua orang murid-Nya yang lain.
3: Kata Simon Petrus kepada mereka: "Aku pergi menangkap ikan." Kata mereka kepadanya: "Kami pergi juga dengan engkau." Mereka berangkat lalu naik ke perahu, tetapi malam itu mereka tidak menangkap apa-apa.
4: Ketika hari mulai siang, Yesus berdiri di pantai; akan tetapi murid-murid itu tidak tahu, bahwa itu adalah Yesus.
5: Kata Yesus kepada mereka: "Hai anak-anak, adakah kamu mempunyai lauk-pauk?" Jawab mereka: "Tidak ada."
6: Maka kata Yesus kepada mereka: "Tebarkanlah jalamu di sebelah kanan perahu, maka akan kamu peroleh." Lalu mereka menebarkannya dan mereka tidak dapat menariknya lagi karena banyaknya ikan.
7: Maka murid yang dikasihi Yesus itu berkata kepada Petrus: "Itu Tuhan." Ketika Petrus mendengar, bahwa itu adalah Tuhan, maka ia mengenakan pakaiannya, sebab ia tidak berpakaian, lalu terjun ke dalam danau.
8: Murid-murid yang lain datang dengan perahu karena mereka tidak jauh dari darat, hanya kira-kira dua ratus hasta saja dan mereka menghela jala yang penuh ikan itu.
9: Ketika mereka tiba di darat, mereka melihat api arang dan di atasnya ikan dan roti.
10: Kata Yesus kepada mereka: "Bawalah beberapa ikan, yang baru kamu tangkap itu." 
11: Simon Petrus naik ke perahu lalu menghela jala itu ke darat, penuh ikan-ikan besar: seratus lima puluh tiga ekor banyaknya, dan sungguhpun sebanyak itu, jala itu tidak koyak.

Di ayat 9 dikatakan ikan dan roti itu bukan dari yang mereka tangkap, tapi Yesus sudah menyediakannya.  Di ayat 11 Tuhan mau mengatakan tidak akan melarat, tapi kalau kita benar-benar ikut Tuhan, fokus kepada Tuhan, arah hidup kita ditetapkan Tuhan, kita bukan melarat, tapi berkelimpahan. 153 itu jumlah yang bukan sembarangan, ada artinya. Dalam bahasa Ibrani itu adalah menunjuk kepada Yesus adalah Mesias, Tuhan kita, Juruselamat kita.153 itu juga jumlah spesies ikan di Danau Galilea itu. Tuhan. Tuhan mau katakan kalau mereka ikut Tuhan, mereka itu akan kelimpahan, bukannya kembali kepada masa lalu. Ketika Yesus bangkit, mereka justru kembali menangkap ikan, karena mereka mulai meragukan, karena setelah Yesus mati dan bangkit, mereka berpikir Dia mau melakukan apa? Mereka menegharapkan Yesus itu menjadi raja, sehingga mereka paling tidak bisa menjadi mentri atau pejabat, bahkan Yesus dipakukan di kayu salib dan semua murid itu lari ketakutan sendiri. Kenapa? Karena mereka berkumpul dengan Tuhan, hidup bersama Tuhan kira-kira 3 tahun, tapi mereka tidak benar-benar mengerti siapa itu Yesus. Banyak anak Tuhan seperti itu, seringkali kita lebih terpesona dengan sesuatu yang wow daripada pembentukan karakter. Yesus itu menghendaki dalam 3 tahun itu ada pembentukan karakter, fondasinya kuat, sehingga apapun yang terjadi fondasinya tidak pernah goyah.

Dari 3 tahun itu setiap hari Tuhan Yesus membuat mujizat bahkan hingga titik terakhir. MuridNya hanya senang dengan apa yang diperbuat tapi tidak mengerti kehendak Tuhan yang sebenarnya. Banyak yang tertarik pada harta, penampilan, sesuatu yang wow, tapi perkara pendidikan karakter banyak tidak menangkap. Kita tidak tahu badai apa yang akan menimpa kita. Tuhan tidak pernah janji untuk kita tidak pernah terkena badai, tapi Tuhan janji kalau engkau kenal Tuhan, badai sebesar apapun engkau akan tetap tegak, tidak goyah. Semua akan terlihat ketika badai itu datang, karaktermu, fondasimu seperti apa.

Bagi yang percaya, Tuhan tidak akan mempermalukannya. Tuhan sanggup lakukan apapun, di hadapan Tuhan engkau itu spesial, tidak ada yang diciptakan jadi orang miskin. Tapi kalau sampai hari ini ada kekurangan, coba koreksi hatimu, kenapa? Apakah karakter yang belum mencukupi? Tuhan lebih sayang nyawamu daripada kehidupanmu. Dia tidak mau ketika engkau diberkati justru engkau lupa dengan Tuhan.

Ini waktunya setiap pribadi akan dilihat pengikutanmu dengan Tuhan motivasinya apa? Engkau ikut Tuhan motivasinya apa? Apakah karena ingin mencari uang, ingin terkenal, atau motivasimu sungguh-sungguh karena mengasihi Tuhan? Kalau engkau benar-benar mengasihi Tuhan, akan ada 2 cabang lagi, engkau mengasihi Tuhan dengan caramu sendiri yang engkau suka atau dengan cara Tuhan yang engkau kadang-kadang tidak suka? Jangan katakan Tuhan kan pasti mengerti, dll. Siapa yang mendahulukan Tuhan, Tuhan pun akan suka dan menghormati anak-anakNya. Tuhan tidak pernah bisa ditipu, hatimu Tuhan tahu. Engkau melayani Tuhan tapi hatimu busuk, Tuhan tahu. Engkau melayani dan ada motivasi lain, Tuhan tahu. Suatu ketika engkau akan diuji, ketika badai itu datang menerpa hidupmu, di situ akan ketahuan engkau mengasihi Tuhan di level apa.

Karakter seorang hamba itu apa yang tuannya suruh, tanpa banyak pertimbangan akan dilakukan biarpun kadang mempertaruhkan nyawa. Tahun ini adalah tahun dimana engkau akan dapat upah semua dari Tuhan. Tahun ini adalah tahun dimana upah itu akan diberikan, apa yang engkau sudah lakukan untuk Tuhan semuanya akan dibayar oleh Tuhan, dan itu akan menjadikan dirimu tahu apakah engkau seorang hamba atau seorang upahan. Ini bukan waktunya untuk minta pada Tuhan, karena kita bisa hidup saja itu anugrah besar. Bukan karena kita pintar / kuat / minum vitamin, semua karena anugrah Tuhan.

Mari jangan menuntut Tuhan untuk melakukan apapun, tapi justru lakukan apapun yang Tuhan mau bersama dengan Roh Kudus, maka engkau akan dapat upahmu di surga dan di bumi. Tuhan akan tunjukkan dan tetapkan bendahara-bendahara Tuhan. Dalam Kerajaan itu ada raja, ada keluarga raja, ada rakyat. Yang rutinitas ya rakyat, begitu terus, tidak ada kenaikan apapun, seperti itu saja. Ini waktunya peningkatan! Ini waktunya, mumpung masih Januari, benahi karaktermu, jangan kecewa dan kembali pada pekerjaan lama, lakukan apa yang engkau suka bukan yang Tuhan suka.

Fondasi kekristenanmu harus engkau benahi. Kalau engkau ukur Tuhan dengan uang, Tuhan pun juga akan seperti itu kepadamu, karena takaran yang engkau pakai untuk orang lain itu akan dipakai untukmu. Jangan pernah hitung-hitungan dengan Tuhan. Tahun ini engkau akan lihat terjadi yang spektakuler! Tiap pribadi siapkan hatimu, wadahmu. Kita diberi kepercayaan yang besar, bisakah engkau dipercaya dengan hal besar tersebut? Bisakah engkau pelihara hal besar tersebut? Siapkan diri untuk bisa dipercayakan kapasitas yang besar.

Tahun ini masih tahun Yobel. KedatanganNya sudah sangat singkat, Tuhan akan limpahkan semuanya. Ini waktunya kita membenahi diri, menyiapkan diri untuk wadah yang ber agar Tuhan bisa curahkan berkat yang besar. 153 ikan artinya Tuhan sudah memberikan semuanya untuk kita, hanya bisakah kita kelola dan meraih semuanya? Apakah engkau akan gunakan itu untuk dirimu sendiri, foya-foya? Jangan sampai disentil Tuhan dan dihajar Tuhan. Siapa yang diberi banyak akan dituntut banyak. Jangan iri dengan orang yang diberkati. Tuhan mau berikan semuanya.

Ketika para murid menangkap ikan, mereka tidak mendapat, tapi ketika mereka meresponi apa yang Tuhan katakan, mereka mendapatkan kelimpahan, 153 ikan, Tuhan yang berperang ganti kita. Cepat tangkap apa yang Tuhan katakan, lakukan dengan segenap hati jiwa dan kekuatan. Semua jalan akan terbuka dan Tuhan yang akan bercara. Jangan miss untuk yang kedua kali. Lakukan sekalipun engkau akan dikatakan gila, tapi engkau akan menyatakan Tuhan kita dahsyat. Tidak ada yang percuma jika kita mengikuti Tuhan.

Berikan yang terbaik untuk Tuhan, mulai dari awal tahun. Tidak selalu uang, bukan hanya menyanyi besar-besar dan menangis, tapi responi apa yang Tuhan mau. Jangan pernah kecewakan Tuhan, ketika Tuhan mau sesuatu untuk engkau lakukan, responi, menurut pada Tuhan, maka engkau akan alami berkat Tuhan. Tuhanmu punya cara yang luar biasa. Kalau engkau kecewa, jangan lari pada pekerjaan lamamu, masalah boleh datang, tapi akan ada jalan keluar, dan kita akan selalu keluar jadi pemenang.

Motivasimu ikut Tuhan apa? Apa hanya sekedar agama? Tuhan lihat, tidak ada yang tersembunyi, tidak ada yang tertutup. Tuhan akan percayakan yang besar, tapi lompati tembok keterbatasanmu.

Tuhan tak pernah janji langit selalu biru
Tetapi Dia berjanji selalu menyertai
Tuhan tak pernah janji jalan selalu rata
Tetapi Dia berjanji berikan kekuatan

Jangan pernah menyerah
Jangan berputus asa
Mujizat Tuhan ada saat hati menyembah

Jangan pernah menyerah
Jangan berputus asa
Mujizat Tuhan ada bagi yang setia dan percaya

Badai akan terus ada dan menyerang kita, tapi kalau kita bersama dengan Tuhan, Tuhan sudah menangkan semuanya di kayu salib. Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu, inilah kuncinya. Matikan dagingmu, keinginanmu, ketergantunganmu, kelemahanmu, keterikatanmu. Yang kudus tidak bisa bersatu dengan yang tidak kudus. Berapapun harga yang harus engkau bayar, jalani, yang penting Tuhan disukakan. Percaya, jangan pernah menyerah, tahun ini akan jadi yang luar biasa, lebih giat melayani Tuhan dengan ketepatan, jangan banyak pertimbangan. Tuhan tidak pernah tutup mata, Tuhan akan terus takar dan Tuhan lihat, lalu Tuhan akan kembalikan semua sesuai dengan yang engkau lakukan.

Detik murid Yesus meresponi, detik itu juga mereka masuk dalam kelimpahan. Jangan kembali pada masa lalu, pada kehancuran kita, fokus kepada Tuhan, dengar apa yang Tuhan suruh dan katakan, maka kelimpahan dan janji itu akan jadi.

- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -
- THE GREAT JUBILEE FOR ALL NATIONS -
- THE GREAT AWAKENING IN ALL NATIONS -

Ibadah Minggu IFGF Palembang, 10 Januari 2016

IBADAH MINGGU IFGF PALEMBANG
10 JANUARI 2016

By: Kenny

Bukan suatu kebetulan kalau tanggal 31 malam kita diberikan mengenai Yerusalem baru dan tema bulan ini adalah The Kingdom of God. Kalau bukan Tuhan, bukan anugrah Tuhan, tidak mungkin. Tentunya bukan hanya anugrah Tuhan yang membuat kita masuk Yerusalem baru, tetap ada bagian yang harus kita lakukan agar kita benar-benar masuk. Yerusalem baru, artinya ada Yerusalem yang lama, dan artinya ada yang diperbarui. Manusia lama kita harus diperbarui, tanggalkan manusia lama, kedagingan kita, keterikatan, perkataan kita, buang semua yang lama, lalu gunakan cara hidup yang baru, sifat dan kata-kata yang baru, iman yang baru. Ujungnya tetap kita mengandalkan Tuhan, meminta Tuhan yang pegang hidup kita. Tanpa pertobatan, kita tidak bisa masuk dalam Yerusalem baru. Selain itu, Tuhan juga katakan mengenai kerukunan. Rukun itu bukan hanya mengenai tidak ada ribut, berkelahi, dll, itu terlalu dangkal. Tapi menurut KBBI, rukun itu artinya sepakat. Kalau engkau tidak sepakat, tidak mungkin bisa rukun.

Mazmur 133
1: Nyanyian ziarah Daud. Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun!
2: Seperti minyak yang baik di atas kepala meleleh ke janggut, yang meleleh ke janggut Harun dan ke leher jubahnya.

3: Seperti embun gunung Hermon yang turun ke atas gunung-gunung Sion. Sebab ke sanalah TUHAN memerintahkan berkat, kehidupan untuk selama-lamanya.

Kerukunan itu berhubungan dengan berkat. Kalau tidak rukun, berkat yang dicurahkan akan terhalang. Tahun ini Tuhan akan nyatakan hal yang lebih dahsyat lagi, tapi yang tidak sepakat akan mental. Sepakat dengan Tuhan dan pemimpin, tapi tidak cukup hanya diri kita sendiri, tapi keluarga juga harus sepakat. Kalau suami sepakat tapi istri tidak, artinya tidak sepakat.

Minyak yang di atas kepala. Kepala itu berbicara tentang pemimpin. Kalau hubungan kita dengan pemimpin tidak baik, ya minyak itu tidak akan turun ke kita. Pemimpin bukan hanya pemimpin di gereja, tapi juga pemimpin di rumah tangga, pemimpin di keluarga yaitu orang tua, dll.


By: Teo

Menurut KBBI, kerukunan itu artinya bersatu hati, kesepakatan, persatuan / unity, damai, tidak bertengkar. Kesepakatan. Apa sih sepakat yang Tuhan mau? Seringkali terkadang kita hanya mengucapkan kata sepakat hanya di mulut saja, di hati tidak. Yang bisa melihat hati kita siapa? Ya Tuhan dan juga orang lain. Sepakat itu tidak mudah. Terkadang dengan pemimpin yang kelihatan saja kita tidak sepakat, bagaimana dengan yang tidak terlihat?

Ketika kita naik di dalam pesawat, kita pasti hanya akan sepakat dan berserah kepada pilot. Seperti di gereja, siapa pilotnya? Pemimpin kita, Tuhan adalah radarnya yang memberikan arahan harus kemana dll. Kita ibaratnya seperti badan pesawatnya, kadang kita ingin ke sini ke situ, dan itulah yang namanya tidak sepakat. Saat hati kita, mulut kita sepakat dan sejalan dengan Tuhan, itu akan sangat powerful dalam hidup kita, apa yang dialami pemimpin, itu pasti akan terjadi dalam hidup kita. Tapi sampai mana kadar sepakat kita?

Matius 18:19-20
19:  Dan lagi Aku berkata kepadamu: Jika dua orang dari padamu di dunia ini sepakat meminta apapun juga, permintaan mereka itu akan dikabulkan oleh Bapa-Ku yang di sorga.
20: Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam Nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka."

Kalau kita sepakat, apapun yang diminta itu akan dikabulkan. Sepakat itu harus sinkron antara perkataan dan hati kita, tidak ada lagi yang berkata apa mungkin, apa bisa, dll.

Persatuan tidak jauh dari sepakat, tapi persatuan itu lebih detail. Unity. Tuhan sangat suka dengan yang namanya unity. Kalau engkau sepakat, minyak itu akan turun. Minyak berbicara pengurapan. Lalu berkat, itu juga akan mengalir, cukup kita sepakat.

1 Petrus 3:8-12
8: Dan akhirnya, hendaklah kamu semua seia sekata, seperasaan, mengasihi saudara-saudara, penyayang dan rendah hati,
9: dan janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan, atau caci maki dengan caci maki, tetapi sebaliknya, hendaklah kamu memberkati, karena untuk itulah kamu dipanggil, yaitu untuk memperoleh berkat. Sebab:
10: "Siapa yang mau mencintai hidup dan mau melihat hari-hari baik, ia harus menjaga lidahnya terhadap yang jahat dan bibirnya terhadap ucapan-ucapan yang menipu.
11: Ia harus menjauhi yang jahat dan melakukan yang baik, ia harus mencari perdamaian dan berusaha mendapatkannya.
12: Sebab mata Tuhan tertuju kepada orang-orang benar, dan telinga-Nya kepada permohonan mereka yang minta tolong, tetapi wajah Tuhan menentang orang-orang yang berbuat jahat."

Kita tidak bisa membangun unity dengan keegoisan kita. Kalau kita satu hati, satu pikiran, sepakat, apa yang Tuhan janjikan itu pasti akan jadi. Untuk pelayan Tuhan, kalau Tuhan sudah ingatkan tentang kerukunan, kita juga jangan bebal, jangan sok tahu, jangan seenak kehendak kita. Apapun yang sudah terjadi di 2015, lupakan, ganti dengan pemikiran yang baru. Kalau kita mau unity, tapi kita masih ingat yang lama, unity itu tidak akan bisa terwujud. Minta Tuhan gantikan dengan pikiran yang diperbarui, minta hati yang baru.

Unity itu juga tidak jauh dari saling mengasihi satu sama lain.

Yohanes 15:12-17
12: Inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu.
13: Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya.
14: Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu.

15: Aku tidak menyebut kamu lagi hamba, sebab hamba tidak tahu, apa yang diperbuat oleh tuannya, tetapi Aku menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku.
16: Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu.
17: Inilah perintah-Ku kepadamu: Kasihilah seorang akan yang lain."

Sepakat. Unity. Tidak bisa dipecahbelahkan. Kalau kita bosan melayani Tuhan, coba cek dirimu, untuk apa engkau melayani?

Mazmur 133
1: Nyanyian ziarah Daud. Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun!
2: Seperti minyak yang baik di atas kepala meleleh ke janggut, yang meleleh ke janggut Harun dan ke leher jubahnya.

3: Seperti embun gunung Hermon yang turun ke atas gunung-gunung Sion. Sebab ke sanalah TUHAN memerintahkan berkat, kehidupan untuk selama-lamanya.

Psalms 133 (KJV)
1: Behold, how good and how pleasant it is for brethren to dwell together in unity!
2: It is like the precious ointment upon the head, that ran down upon the beard, even Aaron's beard: that went down to the skirts of his garments;
3: As the dew of Hermon, and as the dew that descended upon the mountains of Zion: for there the Lord commanded the blessing, even life for evermore.
 
Together in unity

Tuhan mau menjanjikan berkat yang besar di tahun ini, karena itu dibutuhkan unity. Saat kita memilih untuk unity / rukun, minyak yang berbicara mengenai pengurapan itu akan turun. Kita tidak bisa melayani Tuhan hanya dengan skill, tapi juga dengan urapan. Tanpa saling mengasihi, tidak bisa unity, sulit.

Psalms 133 (HRB)
1: "A Song of Ascents. Of David. Behold! How good and how pelasant it is, for brethren living together, even in unity."
2: "It is like the precious oil on the head that ran down on the beard, Aaron's beard, going down to the mouth oh his garments; <RX 3.8.12>"
3: "like the dew of Hermon coming down on the mountains of Zion, for there YAHWEH commanded the blessing; life forevermore. <RF> Verses 1-3- In a prideful, selfish world how wonderful it is for true brethren with YHWH's Ruach H'Chodesh (Holy Spirit) to surrender themselves to Yahweh and submit to each other in harmony and unity of each other spiritual gifts. This is true judical order. Verse 2- It is like the anointing oil of YHWH that ran down the head to the beard and priestly garments of Aaron. This signifies that his whole body was blessed as the whole body of Messiah is blessed when they submit to Yahweh's judicial order and receive His blessing. Verse 3- Mount Hermon at the Northern border of Israel is an almost 10,000 ft mountain that is like a sponge and soaks rain water and snow all winter and then, the water drains into 3 tributaries that make up the water, flowing into the Jordan River. <Rf>"

Berkat yang Tuhan mau beri ke kita itu seperti dari Hermon, ke Bukit Sion, hingga ke Sungai Yordan, dan bahkan itu Tuhan yang memerintahkan berkat.

Psalms 133 (BIMK)
1: Nyanyian ziarah Daud. Alangkah baiknya dan senangnya, kalau umat Allah hidup rukun!
2: Itu seperti minyak wangi berharga yang dituangkan ke atas kepala Harun, lalu turun ke leher bajunya.
3: Atau seperti embun di Gunung Hermon, yang turun ke bukit-bukit Sion. Di sanalah TUHAN menurunkan berkat-Nya, kehidupan untuk selama-lamanya.

Berkat yang kekal sampai selama-lamanya. Tapi tetap dibutuhkan kerukunan. Tidak hanya ucapan / perkataan, tapi juga isi hati kita.

Wahyu 21:22-27
22: Dan aku tidak melihat Bait Suci di dalamnya; sebab Allah, Tuhan Yang Mahakuasa, adalah Bait Sucinya, demikian juga Anak Domba itu.
23: Dan kota itu tidak memerlukan matahari dan bulan untuk menyinarinya, sebab kemuliaan Allah meneranginya dan Anak Domba itu adalah lampunya.
24: Dan bangsa-bangsa akan berjalan di dalam cahayanya dan raja-raja di bumi membawa kekayaan mereka kepadanya;
25: dan pintu-pintu gerbangnya tidak akan ditutup pada siang hari, sebab malam tidak akan ada lagi di sana;
26: dan kekayaan dan hormat bangsa-bangsa akan dibawa kepadanya.
27: Tetapi tidak akan masuk ke dalamnya sesuatu yang najis, atau orang yang melakukan kekejian atau dusta, tetapi hanya mereka yang namanya tertulis di dalam kitab kehidupan Anak Domba itu.

Ayat 27 itu kuncinya, perhatikan baik-baik.

- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -
- THE GREAT JUBILEE FOR ALL NATIONS -
- THE GREAT AWAKENING IN ALL NATIONS -

Ibadah Minggu IFGF Palembang, 3 Januari 2016

IBADAH MINGGU IFGF PALEMBANG
3 JANUARI 2016

By: Ps. Robert Lie


Tema bulan ini: The Kingdom of God

4 hal mengenai Yerusalem baru yang akan kita pelajari hari ini:
1. Pengertian Yerusalem baru
2. Hal-hal mengenai Yerusalem baru
3. Berkat-berkat di Yerusalem baru
4. Syarat untuk masuk Yerusalem baru

Yerusalem baru sebenarnya Firman yang berbicara mengenai keadaan setelah rapture dimana Yerusalem yang baru diberikan dan diturunkan Tuhan dari surga dan Tuhan bertahta, dan juga Kerajaan 1000 tahun.

1. Apa itu Yerusalem baru?
Yerusalem baru itu bukan hanya Kerajaan yang akan Tuhan hadirkan di muka bumi, tapi ini juga seperti mempelai / pengantin perempuan yang menunjukkan bahwa itu bukan kota yang materiil tapi adalah pesona yang korporat kepada Kristus, kemah tempat kediamanNya bersama dengan manusia sampai kekekalan, atau sampai selamanya. Ini adalah kemah Allah dimana Tuhan dan manusia tinggal. Sebenarnya kemah ini sudah ada di zaman perjanjian lama, yaitu kemah pertemuan yang dibangun Musa. Perbedaannya dengan kemah yang baru ini adalah bangsa Israel bisa bertemu Tuhan hanya ketika Tuhan akan berbicara saat di kemah yang lama, tapi kemah yang baru ini menjadi tempat kediaman Tuhan dengan manusia selama-lamanya.

Dimulai tahun yang pertama, Tuhan seolah-olah mau berbicara tahun ini adalah atahun yang ajaib, darahNya yqng dicurahkan dalam hidup kita, darahNya menguduskan kita selama satu tahun ke depan. 5 tahun ini adalah favor, anugrah, dan tahun ke-6 ini akan mempersiapkan tahun ke-7, yaitu tahun kesempurnaan.

Keluaran 25:8-9
8: Dan mereka harus membuat tempat kudus bagi-Ku, supaya Aku akan diam di tengah-tengah mereka.

9: Menurut segala apa yang Kutunjukkan kepadamu sebagai contoh Kemah Suci dan sebagai contoh segala perabotannya, demikianlah harus kamu membuatnya."

Apa yang terjadi zaman dulu itu seperti nubuatan, dan akan disempurnakan di zaman kita. 

Kisah Para Rasul 3:21
21: Kristus itu harus tinggal di sorga sampai waktu pemulihan segala sesuatu, seperti yang difirmankan Allah dengan perantaraan nabi-nabi-Nya yang kudus di zaman dahulu.

Pemulihan segala sesuatu harus terjadi, barulah kemudian Kristus nyata. 

Kemah itu adalah kemah kekal tempat tinggal kita bersama dengan Allah selama-lamanya. Tuhan memutuskan untuk membangun kemahNya di tenpat ini jadi tempat kediaman Tuhan. Tahun ini harus lebih rukun lagi. Ketika Tuhan memilih untuk tinggal bersama kita, tapi kita ribut-ribut, maka Tuhan akan keluar.


2. Hal-hal mengenai Yerusalem baru
Yerusalem baru dibangun dari 3 bahan yang berharga, melambangkan dibangun oleh Allah Tritunggal.
- Emas murni
Semua jalannya dibangun dari emas murni yang tembus pandang seperti kaca, dan hakiknya kota itu dibangun semuanya oleh emas. Emas itu merepresentatifkan sifat ilahi. Kalau engkau dibuat dari karakter yang sama, engkau akan jadi Yerusalem baru. Kalau engkau mau jadi mempelai, engkau harus memiliki karakter dan sifat Allah seperti emas murni. Engkau bangun hidupmu dengan apa? Engkau akan diberikan sebuah nama baru, yaitu new Jerusalem. Murnikan hatimu, yang tidak baik dibuang.
- Mutiara
Kedua belas gerbang itu ditaruh mutiara. Kebangkitan Kristus mengalahkan maut, mengeluarkan hayatNya sendiri dan melalui Kristus mereka bisa masuk ke kota itu. Ini berbicara tentang kerendahan hati, proses. Mutiara melalui proses yang sangat lama, tidak dibangun dengan cepat. Engkau masuk dalam kedalaman yang paling rendah, tidak dianggap orang, seperti kematian daging, tapi ketika waktunya selesai, mutiara itu akan diangkat dan memiliki nilai yang tinggi. Tidak hanya meiliki karakter Kristus, tapi ketika diproses Tuhan tetap mengucap syukur.
- Batu Permata
Tembok kota dan dasarnya dibangun sengan batu permata. Bongkahan batu permata itu yang dahulu dipitong, digubah. Dalam hidup ini, ada proses dan metamorfosis hidupmu, hidupmu harus berubah dari sebuah bongkahan batu yang tidak ada nilai tapi menjadi batu permata yang sangat bernilai. Pengerjaan Roh Kudus untuk mengubah kehidupan seseorang seperti dilarkan kembali, diubah dan dipakai untuk membangun Kerajaan Allah, agar bisa mengekspresikan kemuliaan Allah.

Tuhan mau mempersiapkan kita menjadi mempelai Kristus yang tidak bercacat cela, dan juga Tuhan bangun kemah kediamanNya di tengah kita.

Di taman Eden, ada 3 hal ini, baru bahan mentah, belum diproses, belum muncul sifat dan karakter ilahi, belum selesai dibentuk dan dipahat. Ketika selesai, semuanya jadi dan akan ada Yerusalem baru.

Kejadian 2:11-12
11: Yang pertama, namanya Pison, yakni yang mengalir mengelilingi seluruh tanah Hawila, tempat emas ada.
12: Dan emas dari negeri itu baik; di sana ada damar bedolah dan batu krisopras.

Di taman Eden diairi 4 sungai, dan ada Pison yang mengelilingin tanah tempat emas ada yaitu bahan dasar Yerusalem baru! Lalu juga ada batu krisopras, batu permata. Ketika ada emas, mutiara, dan permata, kita itu disusun untuk pembangunan rumah Allah. Taman ini adalah taman Tuhan, dan ada bahan baku yang disiapkan mulai dari emas, batu permata.


3. Blessing from new Jerusalem
Kehadiran Tuhan adalah hal yang paling ajaib!
- Berkat yang paling utama adalah kehadiran Allah secara nyata dan kasat mata. Jangan pakai otak, tapi pakai hati, percaya apa yang dikakan Tuhan pasti jadi. Ini sedang proses menunju Yerusalem baru. Buang semua yang sia-sia

- Hidup tidak ada air mata, semua happy, tidak ada kesulitan
Wahyu 21:4
4: Dan Ia akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu."
Bukan karena kita, tapi karena pengurapan Tuhan untuk kita. Tidak mengandalkan sesuatu, tapi harus benar-benar mengalami dan mengandalkan Tuhan. Kalau engkau takut akan Tuhan, cari uang akan mudah, semua happy.

- Orang haus akan dipuaskan Tuhan, jasmani dan rohani
Wahyu 21:6
6: Firman-Nya lagi kepadaku: "Semuanya telah terjadi. Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Awal dan Yang Akhir. Orang yang haus akan Kuberi minum dengan cuma-cuma dari mata air kehidupan.
Tidak hanya kita terima Air Kehidupan, tapi kita juga akan mengalirkan Air Kehidupan bagi orang lain. Diberkati untuk menjadi berkat!

- Kemuliaan Tuhan yang nyata
Wahyu 21:23
23: Dan kota itu tidak memerlukan matahari dan bulan untuk menyinarinya, sebab kemuliaan Allah meneranginya dan Anak Domba itu adalah lampunya.

Kemuliaan Tuhan ini menggambarkan terang yang ajaib. Kehidpupanmu tidak ada lagi kegelapan, yang ada hanya terang.

- Transfer of wealth from many nations
Wahyu 21:24-26
24: Dan bangsa-bangsa akan berjalan di dalam cahayanya dan raja-raja di bumi membawa kekayaan mereka kepadanya;
25: dan pintu-pintu gerbangnya tidak akan ditutup pada siang hari, sebab malam tidak akan ada lagi di sana;
26: dan kekayaan dan hormat bangsa-bangsa akan dibawa kepadanya.

Tuhan sedang mengguncangkan semuanya agar yang indah kepunyaan bangsa-bangsa dipindahkan ke Rumah Tuhan.

4. Syarat menjadi Yerusalem baru
- Menang atas semua keduniawian
Wahyu 21:7
7: Barangsiapa menang, ia akan memperoleh semuanya ini, dan Aku akan menjadi Allahnya dan ia akan menjadi anak-Ku.

Kemenangan besar dimulai dari pepeangan besar. Semakin besar proses, engkau akan mendapatkan kemenangan yang besar. Menang atas apa? Menang atas semua keduniawian, sifat dunia.

Kolose 3:5-10
5: Karena itu matikanlah dalam dirimu segala sesuatu yang duniawi, yaitu percabulan, kenajisan, hawa nafsu, nafsu jahat dan juga keserakahan, yang sama dengan penyembahan berhala,
6: semuanya itu mendatangkan murka Allah (atas orang-orang durhaka).
7: Dahulu kamu juga melakukan hal-hal itu ketika kamu hidup di dalamnya.
8: Tetapi sekarang, buanglah semuanya ini, yaitu marah, geram, kejahatan, fitnah dan kata-kata kotor yang keluar dari mulutmu.
9: Jangan lagi kamu saling mendustai, karena kamu telah menanggalkan manusia lama serta kelakuannya,
10: dan telah mengenakan manusia baru yang terus-menerus diperbaharui untuk memperoleh pengetahuan yang benar menurut gambar Khaliknya;

Balas kejahatan dengan kebaikan. Kalau engkau mau berbeda dengan dunia, balas kejahatan dengan kebaikan, bahkan Tuhan berkata berdoalah untuk musuhmu. Engkau disinggung dan engkau tersinggung, tetap duniawi sekalipun bukan engkau yang memulainya, kalau tidak, artinya masih duniawi. Jangan duniawi, buang semua yang kotor, jelek.

Your life, your character, your ministry, must same like Jesus. Your life is your message. The best preaching is your life. Hidupmu mencerminkan khotbahmu.

1 Korintus 3:3
3: Karena kamu masih manusia duniawi. Sebab, jika di antara kamu ada iri hati dan perselisihan bukankah hal itu menunjukkan, bahwa kamu manusia duniawi dan bahwa kamu hidup secara manusiawi?

- Nama kita harus tertulis dalam buku kehidupan Tuhan
Buku kehidupan adalah buku tentang kehidupan kita di hadapan Tuhan, dan kalau tidak tertulis,kita tidak bisa masuk dalam Yerusalem baru. Jangan senang jangan bangga kalau engkau bisa mengusir seta, tapi banggalah kalau namamu dicatat di buku kehidupan Tuhan.

Wahyu 21:27
27: Tetapi tidak akan masuk ke dalamnya sesuatu yang najis, atau orang yang melakukan kekejian atau dusta, tetapi hanya mereka yang namanya tertulis di dalam kitab kehidupan Anak Domba itu.

Kenapa harus tertulis di Kitab Kehidupan? Karena tidak bisa ada kenajisan, dusta, bohong. Bohong bukan hanya perkataan, tapi kehidupanmu. Kalau namamu tidak tertulis, engkau tidak akan bisa masuk dalam Yerusalem baru, apalagi mengalami berkat Yerusalem baru.

Wahyu 3:5
5: Barangsiapa menang, ia akan dikenakan pakaian putih yang demikian; Aku tidak akan menghapus namanya dari kitab kehidupan, melainkan Aku akan mengaku namanya di hadapan Bapa-Ku dan di hadapan para malaikat-Nya.

Kalau engkau menang, namamu tidak akan dicoret dari Kitab Kehidupan Tuhan.

Wahyu 20:15
15: Dan setiap orang yang tidak ditemukan namanya tertulis di dalam kitab kehidupan itu, ia dilemparkan ke dalam lautan api itu.

Kalau namamu tidak tertulis, engkau akan dilemparkan ke dalam lautan api.
Pilihannya hanya 2, engkau masuk Yerusalem baru, atau engkau dilemparkan ke lautan api? Pilihan ada di tanganmu.

- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -
- THE GREAT JUBILEE FOR ALL NATIONS -
- THE GREAT AWAKENING IN ALL NATIONS -