Sion, 10 Desember 2013

Sion, 10 Desember 2013
By: Ev. Nany Susanty

Siapkan kapasitasmu yang besar untuk menerima berkat dan anugrah yang luar biasa dari Tuhan..

Mikha 7:11
11: Akan datang suatu hari bahwa pagar tembokmu akan dibangun kembali; pada hari itulah perbatasanmu akan diperluas.

Apa yang diperluas? Semua yang terbaik, kesehatan, berkat, kekuatan, kekayaan, usaha, dll..
Kita tidak sekedar terima hal ini, tapi harus ada bagian yang kita lakukan..

Siap terima panggilan dan Firman
Kejadian 12:1-4
1: Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu;
2: Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat.
3: Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat."
4: Lalu pergilah Abram seperti yang difirmankan TUHAN kepadanya, dan Lotpun ikut bersama-sama dengan dia; Abram berumur tujuh puluh lima tahun, ketika ia berangkat dari Haran.

Abraham mendapat Firman untuk pergi dan meninggalkan semuanya, sehingga tempat dimana dia nantinya berada, dia akan diberkati.. Namun akhirnya tergantung Abraham, kalau dia mau pergi, Firman itu jadi dalam hidupnya, kalau tidak pergi, ya tidak jadi.. Firman Tuhan itu tidak pernah gagal, tapi kalau kita tidak lakukan, Firman itu tidak akan jadi..
Nurutnya bagaimana? Menyenangkan hati Tuhan, mendahulukan Tuhan lebih dari diri sendiri..
Mengasihi Tuhan, belajar untuk datang ke Tuhan terlebih dahulu, bersyukur kepada Tuhan.. Dahulukan Tuhan lebih dari yang lain, lebih dari kepentingan diri sendiri, dan belajar minta kemampuan dari Tuhan..

Siap untuk dipisahkan, dimurnikan

Kejadian 13:9
9: Bukankah seluruh negeri ini terbuka untuk engkau? Baiklah pisahkan dirimu dari padaku; jika engkau ke kiri, maka aku ke kanan, jika engkau ke kanan, maka aku ke kiri." 

Abraham dimurnikan, kita harus dimurnikan..
Ketika engkau tidak nurut, ketika itu juga tembokmu bolong.. Setiap ada lubang, cepat minta ampun dengan Tuhan sehingga tembok itu ditutup kembali oleh Tuhan..
Seharusnya Abraham pergi sendiri, tidak bersama Lot, namun dia mengajak Lot, dan akhirnya terjadi pertengkaran antara dia dengan Lot ketika sudah diberkati..
Lepaskan semua sifat-sifat yang tidak baik, mudah tersinggung, iri hati, lepaskan semua..


Kejadian 13:14-17
14: Setelah Lot berpisah dari pada Abram, berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pandanglah sekelilingmu dan lihatlah dari tempat engkau berdiri itu ke timur dan barat, utara dan selatan,
15: sebab seluruh negeri yang kaulihat itu akan Kuberikan kepadamu dan kepada keturunanmu untuk selama-lamanya.
16: Dan Aku akan menjadikan keturunanmu seperti debu tanah banyaknya, sehingga, jika seandainya ada yang dapat menghitung debu tanah, keturunanmupun akan dapat dihitung juga.
17: Bersiaplah, jalanilah negeri itu menurut panjang dan lebarnya, sebab kepadamulah akan Kuberikan negeri itu."

Tempat dimana Abraham berdiri itu Hebron, dan arti Hebron itu adalah tempat perjanjian kita dengan Tuhan, perlipatkaligandaan.. Yang berjanji bukan manusia, tapi Tuhan..
Ketika engkau mendapatkan pernyataan, ucapkan, percaya, dan itu akan jadi..
Kalau engkau sudah dapat Firman, jalani, perkatakan! Semua milik Kristus, bukan milik saya.. Doa keliling itu biar kotamu jadi milik Kristus! Biar ada puji-pujian di jalan-jalan, tidak ada perampokan, tidak ada orang miskin lagi, dll..

Jangan mengambil yang bukan jatah kita
Kejadian 14:21-24
21: Berkatalah raja Sodom itu kepada Abram: "Berikanlah kepadaku orang-orang itu, dan ambillah untukmu harta benda itu."
22: Tetapi kata Abram kepada raja negeri Sodom itu: "Aku bersumpah demi TUHAN, Allah Yang Mahatinggi, Pencipta langit dan bumi:
23: Aku tidak akan mengambil apa-apa dari kepunyaanmu itu, sepotong benang atau tali kasutpun tidak, supaya engkau jangan dapat berkata: Aku telah membuat Abram menjadi kaya.
24: Kalau aku, jangan sekali-kali! Hanya apa yang telah dimakan oleh bujang-bujang ini dan juga bagian orang-orang yang pergi bersama-sama dengan aku, yakni Aner, Eskol dan Mamre, biarlah mereka itu mengambil bagiannya masing-masing."

Kalau mau menolong, ya tolong orang lain, tapi jangan ambil jatah orang lain..

- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -

Ibadah Minggu IFGF Palembang, 8 Desember 2013

8 DESEMBER 2013
IFGF PALEMBANG

By: Ps. Pendy Sofian

Tahun depan memang bukan tahun yang mudah, tapi untuk setiap orang yang sungguh-sungguh mencari Tuhan, beribadah kepada Tuhan, Tuhan akan buat perbedaan dengan orang fasik atau orang yang tidak beribadah, yang tidak sungguh-sungguh..

Maksimal itu artinya menggunakan semua potensi yang ada dalam suatu benda atau hidup seseorang.. Misalnya di mobil, akan ada top speed yang 200km/jam, tapi mobil tersebut tidak akan bisa maksimal digunakan di Indonesia, karena jalan yang tidak mendukung, macet, dll, kecuali di luar negeri.. Ketika engkau beli mobil tersebut di sini, tidak akan maksimal, karena tidak bisa dijalankan dengan cepat..
Setiap kita ada potensi yang diberi Tuhan, namun banyak yang tidak memaksimalkan potensi tersebut, bahkan ada yang tidak tahu potensi apa yang Tuhan tempatkan dalam hidup kita..

Hagai 1:5-9
5: Oleh sebab itu, beginilah firman TUHAN semesta alam: Perhatikanlah keadaanmu!
6: Kamu menabur banyak, tetapi membawa pulang hasil sedikit; kamu makan, tetapi tidak sampai kenyang; kamu minum, tetapi tidak sampai puas; kamu berpakaian, tetapi badanmu tidak sampai panas; dan orang yang bekerja untuk upah, ia bekerja untuk upah yang ditaruh dalam pundi-pundi yang berlobang!
7: Beginilah firman TUHAN semesta alam: Perhatikanlah keadaanmu!
8: Jadi naiklah ke gunung, bawalah kayu dan bangunlah Rumah itu; maka Aku akan berkenan kepadanya dan akan menyatakan kemuliaan-Ku di situ, firman TUHAN.
9: Kamu mengharapkan banyak, tetapi hasilnya sedikit, dan ketika kamu membawanya ke rumah, Aku menghembuskannya. Oleh karena apa? demikianlah firman TUHAN semesta alam. Oleh karena rumah-Ku yang tetap menjadi reruntuhan, sedang kamu masing-masing sibuk dengan urusan rumahnya sendiri.


Ada kondisi yang tidak enak di ayat tersebut, apapun yang mereka lakukan itu tidak pernah cukup memuaskan mereka, makan tidak kenyang, minum tidak puas, dll.. Di ayat 9 dikatakan kalau masing-masing dari mereka (bangsa Israel) menomorsekiankan untuk rumah Tuhan, mereka bekerja di rumah, di ladang mereka masing-masing, mereka lebih fokus pada hidup mereka sendiri dibandingkan dengan rumah Tuhan.. Alasannya bukan karena mereka tidak sanggup membangun rumah Tuhan.. Mereka mampu membawa kayu, naik ke gunung, mereka tidak kemiskinan, mereka bisa makan, mereka bisa melakukan banyak hal, namun mereka tidak menghiraukan rumah Tuhan..

Matius 25:24-30
24: Kini datanglah juga hamba yang menerima satu talenta itu dan berkata: Tuan, aku tahu bahwa tuan adalah manusia yang kejam yang menuai di tempat di mana tuan tidak menabur dan yang memungut dari tempat di mana tuan tidak menanam.
25: Karena itu aku takut dan pergi menyembunyikan talenta tuan itu di dalam tanah: Ini, terimalah kepunyaan tuan!
26: Maka jawab tuannya itu: Hai kamu, hamba yang jahat dan malas, jadi kamu sudah tahu, bahwa aku menuai di tempat di mana aku tidak menabur dan memungut dari tempat di mana aku tidak menanam?
27: Karena itu sudahlah seharusnya uangku itu kauberikan kepada orang yang menjalankan uang, supaya sekembaliku aku menerimanya serta dengan bunganya.
28: Sebab itu ambillah talenta itu dari padanya dan berikanlah kepada orang yang mempunyai sepuluh talenta itu.
29: Karena setiap orang yang mempunyai, kepadanya akan diberi, sehingga ia berkelimpahan. Tetapi siapa yang tidak mempunyai, apapun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya.
30: Dan campakkanlah hamba yang tidak berguna itu ke dalam kegelapan yang paling gelap. Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi."


Hamba ini sudah tahu kalau dia punya potensi untuk mengecewakan tuannya, karena itu dai hanya menyimpannya.. Namun hamba itu tidak melakukan apa-apa, bahkan melakukan yang lebih buruk dari kemungkinan yang terburuk, dia tida mau mengambil resiko dalam hidupnya, karena dia hanya mau main aman.. Dalam bidang investasi, menabung itu adalah pilihan investasi terburuk, karena suku bunga yang didapat tidak akan melebihi inflasi yang terjadi di tahun itu, apalagi hamba tersebut, dia hanya menyimpannya, itu pilihan yang sangat buruk, sekalipun dia tahu dia tidak bisa apa-apa, dia juga tidak mau bekerja.. Hamba yang mendapat 5 talenta itu mendapatkan resiko yang lebih besar dibandingkan yang lain, karena tidak mudah untuk menggandakan talenta yang sudah diberikan, dia tahu kalau dia mungkin akan mengalami kerugian, tapi akhirnya dia berani mengambil resiko dan berhasil dalam menggandakan talenta yang diberi..

Apa yang dialami bangsa Israel waktu itu adalah mereka lebih memikirkan kondisi pribadi mereka dibandingkan mengenai rumah Tuhan, yang penting "aku" dan "aku", yang penting bisa bekerja, bisa makan, tidak peduli rumah Tuhan bagaimana.. Sama seperti hamba yang mendapatkan 1 talenta ini, dia hanya mau main aman, yang penting dia selamat, yang penting dia tidak mengalami kerugian, yang penting uangnya masih utuh, dan hati yang seperti ini yang tidak akan membuat hidupmu maksimal.. Ketika engkau berpikir seperti itu, engkau tidak akan mengalami kemaksimalan dalam hidupmu.. Ketika hamba yang mendapatkan 5 talenta itu mengembalikan talenta tersebut, dia tidak minta jatahnya sama sekali, dia kembalikan semua talenta kepada tuannya.. Pada awalnya hamba itu tidak mendapatkan bagian.. Ketika dia berpikir untuk jatahnya sendiri, dia tidak akan bisa maksimal dalam hidupnya, namun dia berpikir bagaimana cara mengembalikan semuanya untuk tuannya, dan saat itulah engkau akan maksimal.. Selama engkau berpikir tentang dirimu sendiri, apa untungnya untuk dirimu sendiri, engkau tidak akan bisa maksimal..
Biar ada revolusi pola pikir yang baru dalam hidupmu saat ini..
Kenapa yang diberi itu kepada hamba yang menerima 5 talenta? Karena resiko antara yang memiliki 5 talenta dan 2 talenta itu berbeda, resikonya berbeda, bekerjanya berbeda.. Yang bermasalah itu ketika engkau berpikir untuk dirimu sendiri, bukan memikirkan apa yang terbaik untuk Tuhan, dan itu yang akan membuatmu tidak akan pernah maksimal dan stuck di posisimu saat itu..

Kalau engkau bekerja, selama engkau berpikir apa yang bisa perusahaan beri untuk hidupmu, di titik itu engkau tidak akan pernah bisa maksimal dalam pekerjaanmu.. Tanamkan bahwa apapun yang engkau lakukan untuk Tuhan, sekalipun perusahaanmu tidak membayarmu dengan gaji yang besar.. Semuanya harus dimulai dari dirimu, engkau tidak lagi memikirkan apa yang engkau dapat, engkau tidak memikirkan apa yang bisa diberikan untuk dirimu sendiri..

- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -

Ibadah Minggu IFGF Palembang, 1 Desember 2013

IBADAH MINGGU IFGF PALEMBANG
1 DESEMBER 2013
By: Ps. Robert Lie

Yang penting itu Tuhan hadir..
Tema Bulan ini: Maximum Explosion
Maksimal bukan cuma hal rohani, tapi yang jasmani.. Berkat yang telah dicuri dari awal tahun hingga akhir tahun ini akan dikembalikan untuk kita! Tuhan tidak cuma memberkati secara normal/biasa, tapi akan secara maksimal!!
Kalau engkau hidup benar di hadapan Tuhan, engkau akan ditanam di dalam bait Tuhan, sehingga di masa tuamu pun akan tetap menghasilkan buah..
Tuhan memberikan pilihan dalam hidupmu, kalau engkau tidak sungguh-sungguh, engkau pasti akan menyesal..

Yohanes 15:2
2: Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah.

Engkau yang sudah berbuah, dibersihkan Tuhan agar lebih maksimal dalam Tuhan!
Kalau tidak berbuah, bukannya dibersihkan, tapi dibuang Tuhan.. Terkadang banyak hal yang harus dibersihkan Tuhan dari hidupmu, sikap, respon, dll.. Kehidupan kita ketika kita terus dibersihkan Tuhan, akan terus naik value-nya.. Ketika dididik Tuhan, ngucap syukur..
Banyak yang kapasitasnya besar, namun tidak mengerti bagaimana caranya menggunakan daya ledak tersebut secara maksimal..


Ada 3 hal untuk mencapai potensi yang maksimal dalam hidup kita:
1. Fokus pada tujuan
Filipi 3:13-14
13: Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku,
14: dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus.


Jangan fokus dengan masa lalu.. Banyak orang yang sudah bertobat, tapi masih mengingat masa lalu.. Matamu tertuju pada Yesus, cari dan kejar Tuhan, jangan pernah menoleh ke belakang.. Fokus kepada tujuan, jangan fokus kepada kesukaran.. Miliki sikap yang optimis, sikap yang mengambil kesempatan dari kesulitan.. Ada banyak yang diberi kesempatan oleh Tuhan untuk promosi, tapi banyak yang melihat kesulitannya, bukan melihat kesempatan dalam kesulitan.. Kalau engkau fokus di dalam Tuhan, engkau akan di stretching Tuhan agar kapasitasmu diperbesar.. Kenapa Tuhan beri kesempatan? Karena Dia mau perbesar kapasitas kita, agar kita lebih maksimal dengan Tuhan.. Pakai semua kesempatan, lihat semua kesulitan sebagai kesempatan.. Kalau engkau mau kerja keras dan cinta Tuhan, engkau tidak akan mati kelaparan! Kalau engkau tidak mau menginjakkan kaki di tangga pertama, engkau tidak akan bisa sampai di tangga ke-20.. Tahun depan Tuhan akan membuat perbedaan antara orang yang benar-benar ikut Tuhan dan orang yang tidak benar-benar ikut Tuhan..
Berbuah maksimal!

2. Fokus pada perbaikan
1 Tesalonika 4:10b
10b: ...Tetapi kami menasihati kamu, saudara-saudara, supaya kamu lebih bersungguh-sungguh lagi melakukannya.

Fokus pada pembersihan tersebut.. Jangan senang dengan keadaanmu yang sekarang ini, tapi fokus pada perbaikan kehidupanmu.. Hanya pohon yang terus dibersihkan yang akan menghasilkan buah yang maksimal.. Makin hari makin bersungguh-sungguh..

3. Fokus pada masa depan
Filipi 3:13c
13c: ...mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku,
Arahkan diri pada masa depan.. Rancangan Tuhan bukan rancangan kecelakaan, tapi rancanganNya itu rancangan yang mendatangkan hari depan penuh dengan harapan.. Perbaiki diri, fokus pada tujuan Tuhan, perbaikan diri, dan masa depan..
Berusaha keras! Tidak cukup cuma doa.. Tuhan memberi favor pada orang yang diperkenanNya..
Favor itu contohnya ketika ada sesuatu yang mustahil, tapi engkau bisa dapat..
Untuk dapat favor Tuhan itu tidak mudah, karena Tuhan hanya memberi perkenanan pada orang yang diperkenanNya.. Favor ini bisa membuat orang iri.. Tuhan beri favor pada orang yang layak untuk diberi favor.. Anugrah (grace) itu berbeda dengan perkenanan (favor)..

Kalau engkau fokus pada pembersihan Tuhan, engkau akan bisa mendapat favor dari Tuhan.. Selama engkau pegang Tuhan, akan ada masa depan dalam hidupmu..
Orang yang melekat dengan Tuhan dan menjadi kesayangan, Tuhan akan perlengkapi dengan jubah yang baru! Tahun depan Tuhan akan membuat perbedaan antara orang benar dan orang fasik, orang yang beribadah dengan yang tidak beribadah dengan Tuhan.. Maksimalkan hidupmu!
Setan mengingat-ingatkan masa lalu, tapi Tuhan beri masa depan yang penuh harapan, masa depan yang cerah.. Biarkan hidupmu dibersihkan oleh Tuhan, agar engkau mencapai potensi yang maksimal..
Maksimal dengan Tuhan.

- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -.