Catatan Ibadah AoC Bandung - 4 Maret 2013

Lagu: In the presence of Jehovah, Tahta SuciNya, Holy Are You Lord

Ev. Daniel Krestianto

Tuhan akan melawat engkau secara pribadi..
Miliki keintiman dengan Tuhan.. Jangan terpengaruh dengan apapun..
Buat keintiman dengan Tuhan..
Serap tiap anointing yang dibagi.. Serap hadirat Tuhan yang ada..
Yang sakit sedang disembuhkan, pandang Yesus!
Penggenapan janji-janji Tuhan terjadiii!

Tema Bulan Ini: MELEWATI TAPAL BATAS DENGAN ANUGERAHNYA
Kalau kita mengerti tema ini, jangan sampai kehilangan kesempatan..

Bersama dengan Tuhan, kita jadi orang-orang yang tidak terbatas..

Ester 2:5-7
5: Pada waktu itu ada di dalam benteng Susan seorang Yahudi, yang bernama Mordekhai bin Yair bin Simei bin Kish, seorang Benyamin
6: yang diangkut dari Yerusalem sebagai salah seorang buangan yang turut dengan Yekhonya, raja Yehuda, ketika ia diangkut ke dalam pembuangan oleh raja Nebukadnezar, raja Babel.
7: Mordekhai itu pengasuh Hadasa, yakni Ester, anak saudara ayahnya, sebab anak itu tidak beribu bapa lagi; gadis itu elok perawakannya dan cantik parasnya. Ketika ibu bapanya mati, ia diangkat sebagai anak oleh Mordekhai.

Ester salah satu orang yang melewati tapal batas.. Kenapa?
Kalau dilihat dari apa yang terjadi, Ester ini harusnya tidak ada harapan, pertama dia itu seorang yatim piatu, yang kedua, ketika orang tuanya meninggal, dia diserahkan kepada Mordekhai yang merupakan seorang buangan.. Kalau dilihat dari mata, sungguh-sungguh dia tidak punya kans.. Tapi dia tidak seperti yang dipandang manusia, dia berhasil melewati tapal batas yang dilihat manusia..

Untuk melewati tapal batas, dibutuhkan yang namanya mati daging..
Engkau harus berani serahkan hidupmu ke Tuhan sekalipun belum tahu ujungnya bagaimana, belum kelihatan.. Mungkin orang lain berkata bodoh, kenapa dia tidak ambil sesuatu yang sudah kelihatan..
Kita percaya dengan iman, kalau janji Tuhan itu ya dan amin, karena tidak ada janjiNya yang meleset..
Yang menyebabkan janjiNya mundur itu kita, bukan Tuhan.. RancanganNya tetap damai sejahtera dan sukacita, tapi kita yang membuat mundur setiap janji itu.. Kadang kita tidak sadar, karena kedagingan, nafsu, keinginan, harga diri, kesombongan kita yang kuat yang akhirnya membuat kita mundur dan tidak menikmati janji Tuhan..
Dia tidak akan pernah membuat kita kecewa, asal engkau mau melewati batas ketidakmampuanmu bersama dengan Tuhan.. Jangan curiga dengan Tuhan.. Banyak yang pahit dengan Tuhan makanya curiga..
Ini bukan waktunya curiga lagi, tapi percaya, mau dan lakukan..


Seringkali kita menganggap remeh hadirat Tuhan.. Kita bukan mendewakan tabut, tapi sudah menganggap biasa.. Perbaiki sikap kita untuk menghormati Tuhan.. Hargai Tuhan! Seperti Obed Edom, ketika ada tabut, berkatnya terus ada.. Hati-hati, bisa ada "kematian rohani"  kalau kita lakukan semuanya dengan kerutinitasan.. Maukah engkau membiarkan Tuhan memproses hidupmu? Itu adalah pilihan engkau..
Ester mau, sekalipun dia punya kecantikan yang luar biasa, karena dia bisa dapet banyak hal.. Tapi dia memilih masuk ke suatu keputusan yang mengerikan.. Iman Ester yang luar biasa, dan inilah yang harus kita miliki.. Percaya kepada Tuhan 100% sekalipun engkau belum lihat apa indahnya..
Bukan ikut Yesus karena ingin berkat, tapi karena mencintai Tuhan, dan berkata "Aku siap apapun yang Tuhan inginkan"..
Banyak hal yang harusnya jadi bagian kita, keajaiban-keajaiban, mengalami yang supranatural, karena kita tinggal di Bait Allah.. Tapi pilihan ada di tangan kita..


Doa:
Pegang kami dan mampukan kami Tuhan, karena kami tahu semua karena anugrah, bukan karena kami mampu..
Sadarlah semua karena anugrah! Kalau tidak Tuhan yang melekatkan, tidak mungkin.. Buang semua kedagingan, perangi! Perangi kesombongan dan harga dirimu! Perangi kelemahanmu bersama dengan Roh Kudus! Adakan terus keintiman dengan Tuhan Yesus..
Sadarkan kami Tuhan, kalau kami NOTHING, dan Engkau itu EVERYTHING..
Jangan biarkan kedaginganmu itu yang merebut engkau, rasa malu, gengsi.. Dia di kayu salib berkorban untuk kita, jangan biarkan itu sia-sia..
Mungkin hingga saat ini kita belum lihat pelangi kasihNya, tapi percayalah janjiNya ya dan amin..
Biar Roh Kudus terus berbicara dengan kita..

Lagu: Lekatkan Hatiku


- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -

Ibadah Minggu IFGF GISI Palembang, 3 Maret 2013 (Ev. Daniel Krestianto)

By: Ev. Daniel Krestianto

Ikut Tuhan itu tidak susah, tinggal kita mau atau tidak..
Kalau mau, Roh Kudus pasti kasih kekuatan..

Jangan sampai kepahitan membuat engkau tersandung dan tidak masuk Kerajaan Surga..
Jikalau engkau tidak mau mengampuni orang lain, bagaimana Bapa di surga mau mengampuni engkau?
Saul dipakai Tuhan luar biasa, tapi dia simpan kepahitan dan akhirnya dia bunuh diri.. Sebelum meninggal sebenarnya dia sudah dikasih kesempatan untuk bertobat, tapi dia tidak bertobat, malah pergi ke "dukun", ke kebiasaan dan sifat lamanya..

Hati-hati..
Tinggalkan sifat lamamu!

Lepaskan belenggu yang masih ada, lepaskan masa lalumu, lepaskan sifat lamamu..
Bebas dari semua ikatan!!
Ada yang kakinya diikat dengan borgol + bola besi.. Kalau diikat seperti itu, dia mau lari gimana? Gimana mau beyond the limit?

Apa yang mengikatmu?
Trauma?
Masa lalu?
Kepahitan?
Seks?
Keuangan?

Lewati semua keterbatasanmu!
Hidup dengan anugrah..
Kalau ada yang sakit, perkatakan ke tubuh kalau tubuhmu itu tubuh supranatural, tidak ada penyakit yang boleh menempel..
Tuhan tidak pernah tinggalin kita, kadang kita rasa tidak ada Tuhan, padahal sebenarnya Tuhan sedang gendong kita..

Seringkali banyak yang mengambil jalan sendiri..
Banyak yang komplain, mana pertolongan Tuhan, dll? Padahal sebenarnya Tuhan sudah prepare semuanya untuk kita.. Ketika iman kita runtuh, semua yang sudah Tuhan prepare untuk hidup kita itu juga runtuh..
Ini lembah penentuan..
Setiap orang harus mengalami lembah penentuan, dimana engkau dihadapkan dengan pilihan, engkau mau pakai jalur Tuhan dengan iman yang mungkin engkau belum lihat apa baiknya, apa indahnya, atau engkau pilih jalan dunia yang sudah engkau lihat begitu bergelimpangan harta dan segalanya?
Pilihan ada di tangan kita, bukan di tangan orang lain..
Seringkali Tuhan suruh kita berjalan di tempat yang tidak mungkin, misal di atas air.. Otak kita pasti jalan: "di depan itu tidak ada jalan, adanya hanya air".. Apakah engkau memilih untuk jalan ke depan, atau mundur (mengasihani diri sendiri)?

Apa yang engkau takutkan itulah yang akan menimpa engkau..
Jalani apa yang Tuhan suruh kita jalani..

Kalau mati daging, ketika ditampar, ditendang, dll, tidak perlu komplain, tidak perlu marah, tapi tetap mengucap syukur..

Ke surga tidak ada yang gandeng-gandengan, tidak ada second time..
Apapun yang jadi bagianmu, jalani dengan Tuhan, karena Dia pasti kasih jalan keluar..

Ikut Tuhan jangan jadi upahan, cari berkat, maunya yang enak2..


Ester 2:7-9
7: Mordekhai itu pengasuh Hadasa, yakni Ester, anak saudara ayahnya, sebab anak itu tidak beribu bapa lagi; gadis itu elok perawakannya dan cantik parasnya. Ketika ibu bapanya mati, ia diangkat sebagai anak oleh Mordekhai.
8: Setelah titah dan undang-undang raja tersiar dan banyak gadis dikumpulkan di dalam benteng Susan, di bawah pengawasan Hegai, maka Esterpun dibawa masuk ke dalam istana raja, di bawah pengawasan Hegai, penjaga para perempuan.


Ester ini dari kalangan " bawah", tidak punya apa-apa, dia hanya dipelihara oleh Mordekhai..
Potensimu sebesar apapun, kalo tidak dengan Tuhan, semuanya sia-sia..
Matikan daging.. Ester ikuti kemauan Hegai dan akhirnya Ester menang..

9: Maka gadis itu sangat baik pada pemandangannya dan menimbulkan kasih sayangnya, sehingga Hegai segera memberikan wangi-wangian dan pelabur kepadanya, dan juga tujuh orang dayang-dayang yang terpilih dari isi istana raja, kemudian memindahkan dia dengan dayang-dayangnya ke bagian yang terbaik di dalam balai perempuan.


Ketika Ester mau membuang semua keinginannya, termasuk apa yang dia dambakan, dan dia akhirnya berani mengambil resiko, dan itu di dalam ktepatan, makanya dia bisa menang..

Kairos itu akan tergantung engkau mau ambil atau tidak..

Jangan pikir jalan denganNya juga selalu mulus, tapi pasti ada pengorbanan..
Semua ada prosesnya.. Tetap ada harga yang harus dibayar..
Mutiara itu tidak akan jadi kalau tidak ada proses yang menyakitkan.. Mutiara itu keluar dari bayar harga yang "mahal"..

Berani masuk proses? Tidak berontak?
Maju terus? Atau give up?

Engkau ambil jalanmu sendiri, atau engkau masuk dalam proses Tuhan?|

Kadang-kadang mata kita terlalu ke depan, hidup dalam kebenaran sendiri, tapi akhirnya tidak bisa menikmati hidup, tidak megambil berkat yang sebenarnya sudah ada disediakan Tuhan di sebelah-sebelah kita..

1 Korintus 2:9
9: Tetapi seperti ada tertulis: "Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia."


Sebelum bulan 8, engkau akan menikmati penggenapan janji Tuhan secara luar biasaaaa!
Percaya dan jalani dengan Tuhan..

- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -

Ibadah Minggu IFGF GISI Palembang, 24 Februari 2013

By: Pendy Sofian
"Emas yang murni"

Dari 860 kilogram batu yang mengandung emas, ketika semuanya itu diambil emasnya, hanya didapatkan 30 miligram emas. Lalu untuk prosesnya, dia harus ditumbuk hingga menjadi halus. Setelah itu dimasukkan ke dalam cairan, ke oksigen.. Lalu semua bahan yang bukan merupakan emas akan mengendap, kemudian akan disaring, lalu diberi zat kimia, barulah dibakar dengan api. Ternyata kadar emas begitu kecil dari sebuah batu besar yang mengandung emas..

Ketika Tuhan menempatkan hatiNya ke kita, yang membedakan emas dalam hidup kita bukanlah kadar emas yang diberikan, tapi seberapa banyak kotoran yang diambil.. Semakin kita banyak dibersihkan, disaring, dibakar, semakin kelihatan emasnya dalam kehidupan kita..
Ada beberapa orang yang terlihat dahsyat, bukan karena Tuhan yang pilih kasih, tetapi karena banyak proses "pembersihan" yang telah dialaminya dalam kehidupan.. Kalau proses tersebut belum terjadi, maka kita itu hanyalah sebuah batu hitam besar yang tidak terlalu berguna..


Amsal 4:23
23: Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.

Ayat ini adalah konklusi dari semuanya..

Dari hatimu mengalir kehidupan, maka kita harus menjaganya dengan segala kewaspadaan karena hati adalah sumber kehidupan.
Tapi bagaimana cara menjaga hati kita??


Amsal 4:20-27
20: Hai anakku, perhatikanlah perkataanku, arahkanlah telingamu kepada ucapanku;
21: janganlah semuanya itu menjauh dari matamu, simpanlah itu di lubuk hatimu.
22: Karena itulah yang menjadi kehidupan bagi mereka yang mendapatkannya dan kesembuhan bagi seluruh tubuh mereka. 
23: Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.
24: Buanglah mulut serong dari padamu dan jauhkanlah bibir yang dolak-dalik dari padamu. 
25: Biarlah matamu memandang terus ke depan dan tatapan matamu tetap ke muka. 
26: Tempuhlah jalan yang rata dan hendaklah tetap segala jalanmu. 
27: Janganlah menyimpang ke kanan atau ke kiri, jauhkanlah kakimu dari kejahatan.

Ada 3 unsur yang berhubungan langsung dengan hatimu: telinga, mata, dan mulut.
Kalau ada orang yang sombong, itu bukan dari indera penciuman ataupun dari indera perasa, tapi dari penglihatan, pendengaran, dan perkataan. Jaga 3 indera ini dengan baik..
Ketiga indera ini dapat mempengaruhi hatimu. Hatimu tidak akan ternoda kalau tidak lihat, tidak dengar.. Anda tidak bisa masuk surga, kalau tidak punya mulut. "Barangsiapa mengaku Yesus adalah Tuhan, maka kita akan diselamatkan."
Tuhan menciptakan dunia dari perkataan, firman Tuhan.. Perkataan akan menciptakan duniamu. Beberapa dari kita berdoa kita mengeluarkan confess, apalagi ketika doa peperangan, kita akan berkata-kata, confess. Tidak semuanya doa dalam hati. Semua mengeluarkan kuasa dari mulutnya.

Ayat 25
25: Biarlah matamu memandang terus ke depan dan tatapan matamu tetap ke muka. 

Jaga mata, supaya kita tetap selalu memandang ke depan, tidak memandang yang lain..
Biar mata kita selalu menatap ke Tuhan..
Latih matamu, karena mata kita perlu dilatih.
Contoh: (khususnya untuk laki-laki) Kalau ada hal tidak baik lewat (pakai "celana adik", "baju adik"), secara naluri kita melihat, penglihatan pertama kali masih tidak apa-apa, tapi pernglihatan ke 2 kali akan menjadi dosa (karena sudah masuk ke hal-hal yang tidak baik).Hal ini tidak gampang.

Ayat 20
20: Hai anakku, perhatikanlah perkataanku, arahkanlah telingamu kepada ucapanku;

Bagaimana anda melatih telingamu?
Apa engkau mau melangkah mendekat / menjauh?? Kita butuh waktu, tutup kamar, fokus dengan Tuhan.

Jangan ketika kita sudah selesai dibersihkan oleh Tuhan, lalu kita kotori lagi..


#Thanks for the journalist :D

- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -