Ibadah Minggu IFGF GISI Palembang, 10 Febuari 2013 (Supernatural Impact)

Supernatural Impact
By: Ps. Robert Lie

Ini akan mempengaruhi orang lain..
Supernatural impact itu harus memberi pengaruh kepada orang lain..
Semua karunia, talenta, harus digunakan untuk membangun orang lain..
Ada beberapa hal yang harus kita mengerti..

Matius 5:13
13: "Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang.


Supranatural yang engkau alami, harus memberi impact kepada orang lain..
Kita ini adalah garam dunia..

2 Raja-Raja 2:19-22
19: Berkatalah penduduk kota itu kepada Elisa: "Cobalah lihat! Letaknya kota ini baik, seperti tuanku lihat, tetapi airnya tidak baik dan di negeri ini sering ada keguguran bayi."
20: Jawabnya: "Ambillah sebuah pinggan baru bagiku dan taruhlah garam ke dalamnya." Maka mereka membawa pinggan itu kepadanya.
21: Kemudian pergilah ia ke mata air mereka dan melemparkan garam itu ke dalamnya serta berkata: "Beginilah firman TUHAN: Telah Kusehatkan air ini, maka tidak akan terjadi lagi olehnya kematian atau keguguran bayi."
22: Demikianlah air itu menjadi sehat sampai hari ini sesuai dengan firman yang telah disampaikan Elisa.


Ternyata garam bisa menyehatkan kota..
Kehidupanmu harus memberi dampak pada kotamu..

Kalau hidupmu tidak memberi pengaruh lagi pada orang lain, hidupmu tidak berguna..
Beri dampak positif!

Mengerti identitas gereja, yaitu pelaksana kehendak Tuhan bagi gereja/kota di mana kita berada..

4 gambaran/prinsip dari ayat tersebut yang harus dimengerti:
- Yerikho > berbicara tentang keadaan kota, dimana kita berada..
- Elisa > berbicara tentang pelayanan kerasulan dan kenabian
- Pinggan yang baru > berbicara tentang struktur baru dalam gereja untuk menyehatkan gereja atau kota, paradigma baru, wadah yang baru..
- Garam > berbicara tentang diri kita, mengenai gereja Tuhan dan orang percaya

Implementasinya bagaimana?
- Gereja harus memiliki pandangan yang baru atas kota.. Ada banyak gereja yang hanya sibuk mengurus gerejanya sendiri, bagaimana mengurus gerejanya bertumbuh.. Berdoalah untuk kesejahteraan kota, dan bertindak.. Urus kotamu!
- Melahirkan komunitas yang memiliki gaya kerajaan Allah.. Biar harus benar-benar kota itu lahir di setiap hati kita.. Gereja harus memikirkan nasib kota.. Gereja besar tidak tergantung pada seating capacity, tapi tergantung pada sending capacity.. Doakan orang di kotamu agar bisa mengenal Tuhan.. Mengenal dan melaksanakan kehendak Tuhan..

Garam memiliki beberapa gaya hidup:
-Harus fokus pada ESENSInya, bukan pada warna atau bentuk, misalnya garam halus, kasar, dll, tapi yang penting esensinya, untuk mengasinkan.. Gereja itu harus fokus pada esensinya, ketika di gereja, yang penting orang bertemu Tuhan,
- Fleksibilitas yang tinggi, artinya mudah dibentuk dan diarahkan oleh Tuhan
- Murah, bukan murahan, tapi efisien (mudah dicari, mudah didapatkan).. Tidak peduli orang paling miskin hingga orang paling kaya, semuanya butuh garam.. Murah, tapi tidak murahan..

Tuhan akan menggunakan setiap orang untuk memberi supernatural impact..
Di ayat 20, dikatakan kalau dibutuhkan pinggan yang baru.. Jangan terlalu pusing pada struktur, tapi harus pada fungsinya, efektif dan efisien..
Jadi garam, FLEKSIBEL..

Ada tindakan profetik yang dilakukan Elisa..
Dibutuhkan pelayanan kerasulan dan kenabian untuk memberi dampak pada kota..
Lakukan yang Tuhan mau..
Satu supernatural impact akan jauh lebih efektif dibandingkan ribuan khotbah atau apapun..
Jangan ikut Tuhan dengan otakmu, karena Dia adalah jagonya membuat hal-hal mustahil..

Melemparkan garam ke air
Air berbicara mengenai pokok permasalahan yang ada..
Gereja harus terjun kepada inti permasalahan kota..
Sudahkah kita memberi dampak kepada tetangga kita sendiri?
Artinya, setiap kita harus tahu inti permasalah kota, masuk, dan beri pengaruh positif..
Gereja harus jadi jawaban..

Ada 2 hal yang membuat garam tidak efektif:
- Tertutup dengan plastik, eksklusif, tidak bisa atau tidak mau membaur dengan orang lain..
- Berada di tempat yang tidak tepat.. Garam tidak berguna ketika di laut, tapi harus di tempat lain..
Mulai berani bersaksi kepada orang lain, dan jadi saksi untuk orang lain kalau engkau sudah berubah karena Tuhan..

Fungsi garam:
- Merangsang rasa haus > ketika gereja berada di tengah komunitas, komunitas itu akan jadi "haus"..
Berdoa buat komunitasmu, berdoa buat kotamu..
Jangan cuma pikiri gerejamu, tapi pikiri juga gereja orang lain..
Kalau engkau tidak bisa mempengaruhi orang lain hingga haus akan Tuhan, berarti engkau tawar..
Biar kehadiranmu membuat orang lain haus akan Tuhan..
- Menahan terjadinya pembusukkan > ketika engkau tepat berada di suatu tempat, engkau bisa menahan orang lain dari kebusukan/kehancuran..
 Kalau engkau tidak bisa menahan hidup orang lain agar tidak busuk, berarti engkau sudah tawar..
- Garam itu menyembuhkan (ayat 22) > kehadiranmu harusnya membawa kesembuhan untuk orang lain..



JADI GARAM yang EFEKTIF..
Kota harus lahir dalam hidup kita..
Bukan SEATING CAPACITY, tapi SENDING CAPACITY..



- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -

Sisi Manusia (4 Wajah) - Part 1



“Dan karena itulah kami tidak putus-putusnya mengucap syukur juga kepada Allah, sebab kamu telah menerima firman Allah yang kami beritakan itu, bukan sebagai perkataan manusia, tetapi--dan memang sungguh-sungguh demikian--sebagai firman Allah, yang bekerja juga di dalam kamu yang percaya.” (1 Tesalonika 2:13)
            Ada banyak orang mengatakan bahwa setiap kali mendengar firman, mereka tidak menerima apa-apa. Lalu dimana letak persoalannya? Satu di antaranya, oleh karena mereka tidak sungguh-sungguh menyadari bahwa yang mereka dengan itu adalah perkataan Allah, bukan perkataan manusia.
            Kuncinya ada pada kata “percaya”, kalau Anda percaya dengan apa yang Tuhan katakan, dan Anda yakin bahwa itu adalah firman Allah, dan Anda mau mempercayainya sebagai perkataan Tuhan. Maka firman Tuhan yang kita percayai itu, “akan bekerja di dalam kita.” Dan ini yang akan membuat perubahan hidup, karena kalau Allah bekerja itu berbeda dengan kalau manusia bekerja, manusia bekerja dari luar ke dalam, tetapi Allah bekerja dari dalam ke luar.
            Lalu apa yang Dia kerjakan? Dia memasukkan firman-Nya dalam kehidupan kita, maka orang yang mempercayai perkataan Tuhan itu dan menerima dalam hidupnya, firman Tuhan itu akan mulai bekerja di dalam kehidupannya lalu memancar keluar. Tahukah Anda, bahwa percaya itu mempunyai kekuatan yang luar biasa yang dapat mengubah segala-galanya, bahkan mengubah kenyataan yang ada di dalam hidup kita. Firman itu tidak dapat diubah oleh kenyataan, tetapi kenyataan dapat diubahkan seperti yang firman Tuhan katakan.
            Percayailah firman Tuhan itu, maka sesuatu yang ajaib akan Tuhan kerjakan di dalam hidup kita. Setiap kali kita menerima firman, nasihat Tuhan diberikan luar biasa, dan itu akan bisa mengubah pandangan dan pola hidup kita. Maka percayailah firman, semakin besar percaya kita akan semakin sederhana segala sesuatu dibuat-Nya. Semakin besar iman kita, akan semakin kecil aktivitas yang di luarnya tetapi semakin besar aktivitas yang di dalam kita. Maka percayailah firman, maka Anda akan melihat bagaimana kemuliaan Tuhan dinyatakan luar biasa dalam kehidupan kita.
“Pada tahun ketiga puluh, dalam bulan yang keempat, pada tanggal lima bulan itu, ketika aku bersama-sama dengan para buangan berada di tepi sungai Kebar, terbukalah langit dan aku melihat penglihatan-penglihatan tentang Allah. Pada tanggal lima bulan itu, yaitu tahun kelima sesudah raja Yoyakhin dibuang, datanglah firman TUHAN kepada imam Yehezkiel, anak Busi, di negeri orang Kasdim di tepi sungai Kebar, dan di sana kekuasaan TUHAN meliputi dia. Lalu aku melihat, sungguh, angin badai bertiup dari utara, dan membawa segumpal awan yang besar dengan api yang berkilat-kilat dan awan itu dikelilingi oleh sinar; di dalam, di tengah-tengah api itu kelihatan seperti suasa mengkilat. Dan di tengah-tengah itu juga ada yang menyerupai empat makhluk hidup dan beginilah kelihatannya mereka: mereka menyerupai manusia, tetapi masing-masing mempunyai empat muka dan pada masing-masing ada pula empat sayap. Kaki mereka adalah lurus dan telapak kaki mereka seperti kuku anak lembu; kaki-kaki ini mengkilap seperti tembaga yang baru digosok. Pada keempat sisi mereka di bawah sayap-sayapnya tampak tangan manusia. Mengenai muka dan sayap mereka berempat adalah begini: mereka saling menyentuh dengan sayapnya; mereka tidak berbalik kalau berjalan, masing-masing berjalan lurus ke depan. Muka mereka kelihatan begini: Keempatnya mempunyai muka manusia di depan, muka singa di sebelah kanan, muka lembu di sebelah kiri, dan muka rajawali di belakang. Sayap-sayap mereka dikembangkan ke atas; mereka saling menyentuh dengan sepasang sayapnya dan sepasang sayap yang lain menutupi badan mereka. Masing-masing berjalan lurus ke depan; ke arah mana roh itu hendak pergi, ke sanalah mereka pergi, mereka tidak berbalik kalau berjalan. Di tengah makhluk-makhluk hidup itu kelihatan seperti bara api yang menyala, seperti suluh, yang bergerak kian ke mari di antara makhluk-makhluk hidup itu, dan api itu bersinar sedang dari api itu kilat sabung-menyabung. Makhluk-makhluk hidup itu terbang ke sana ke mari seperti kilat. Aku melihat, sungguh, di atas tanah di samping masing-masing dari keempat makhluk-makhluk hidup itu ada sebuah roda. Rupa roda-roda itu seperti kilauan permata pirus dan keempatnya adalah serupa; buatannya seolah-olah roda yang satu di tengah-tengah yang lain. Kalau mereka berjalan mereka dapat menuju keempat jurusan; mereka tidak berbalik kalau berjalan. Mereka mempunyai lingkar dan aku melihat, bahwa sekeliling lingkar yang empat itu penuh dengan mata. Kalau makhluk-makhluk hidup itu berjalan, roda-roda itu juga berjalan di samping mereka; dan kalau makhluk-makhluk hidup itu terangkat dari atas tanah, roda-roda itu turut terangkat. Ke arah mana roh itu hendak pergi, ke sanalah mereka pergi, dan roda-rodanya sama-sama terangkat dengan mereka, sebab roh makhluk-makhluk hidup itu berada di dalam roda-rodanya. (Yehezkiel 1:1-20)

            Alkitab mengatakan bahwa ada makhluk aneh yang surgawi, makhluk ini muncul lagi di kitab Wahyu. Ini sebenarnya merupakan gambaran dari ‘kepribadian’ Tuhan Yesus yang utuh, tetapi juga gambaran dari ‘kepribadian’ gereja-Nya atau ‘kepribadian’ orang percaya seutuhnya. Sebenarnya di dalam setiap orang Kristen itu punya satu bagian ‘kepribadian’ yang lebih kuat dari pada ke tiga bagian yang lainnya. Kita melihat, wujud pertama dari makhluk sorgawi itu adalah muka manusia, di sebelah belakangnya rajawali, di sebelah kanannya singa, dan di sebelah kirinya lembu.
            Sebenarnya keempat wajah ini mencerminkan ‘karakter’ yang utuh dari kepribadian Yesus, tetapi juga karakter seutuhnya dari kepribadian kita sebagai orang percaya. Seharusnya di dalam hidup setiap kita itu memiliki keempat karakter itu secara lengkap, tetapi kenyataannya, dalam setiap hamba Tuhan dan orang percaya itu hanya memiliki bagian-bagian karakter tertentu yang kuat dalam hidupnya. Tetapi itu tidak berarti kalau orang memiliki satu sisi karakter saja yang kuat dalam hidupnya, lalu tidak punya yang lain, karena harus ada keempatnya. Jadi masing-masing kita punya bagian jatah yang kuat di bagian yang mana? Tetapi bagian-bagian yang lain nanti juga akan muncul pada saat dibutuhkan, sesuai dengan yang Roh Kudus kehendaki untuk dilakukan.
            Saya mau sampaikan sisi yang pertama dulu, yaitu sisi muka manusia, dan saya hanya mau mengingatkan Anda, sadarkah Anda bahwa kita ini manusia? Ini penting untuk saya tanyakan karena ada banyak orang yang tidak menyadari bahwa dirinya adalah manusia. Bahkan beberapa banyak orang Kristen yang tidak dapat mengampuni dirinya sendiri, karena mereka merasa hanya manusia biasa, bukan superman atau manusia super. Jadi kalau muncul sifat kemanusiaannya dengan segudang kelemahannya, lalu mereka kecewa dengan diri sendiri, sampai tidak bisa mengampuni. Itulah bahayanya kalau orang melupakan bahwa dirinya hanyalah manusia biasa, padahal Alkitab saja mengatakan bahwa Elia adalah manusia biasa sama seperti kita.
            Apa sebabnya orang dapat berpikir seperti itu? Salah satu sebabnya adalah karena kesalahan dari para pendeta seperti saya ini juga, mereka kalau berkhotbah seringkali hanya menyampaikan bagian-bagian yang dahsyat dan luar biasa saja dari apa yang Tuhan pernah kerjakan: Seperti halnya kesembuhan ilahi, mujizat, tanda heran dan segala yang supranatural, sehingga lama-lama jemaat dapat menarik kesimpulan bahwa “kekristenan” itu harusnya juga demikian: Seperti pendeta siapa, penginjil siapa, nabi ini, rasul itu, sebab mereka kalau bicara selalu melayang-layang tinggi di atas terus, tanpa sadar itu ditangkap oleh jemaat sebagai sesuatu yang harus juga mereka miliki. Padahal itu sebenarnya adalah sisi ‘rajawali’ dari kehidupan mereka. Tetapi kalau kita perhatikan, yang muncul pertama itu sebenarnya adalah sisi ‘muka manusia’, yaitu Anda dan saya yang naturalnya adalah manusia biasa.
            Oleh karena itu, haruslah sering-sering mendarat kalau berkhotbah, karena banyak orang itu inginnya terus mau hidup bagaikan rajawali yang terbang tinggi, sehingga kita sering melupakan kalau kita ini manusia. Itulah sebabnya sebagai orang kristen kadang-kadang kita nampaknya seperti berpenampilan aneh, tetapi tiba-tiba ketika terjadi sesuatu dalam hidupnya, maka ia tidak dapat mengatasinya dan menjadi frustasi.
            Jadi kalau kita mendengar banyak kesksian yang membangun, itu memang baik dan perlu demikian. Tetapi jangan lupa, oleh karena keterbatasan waktu yang diberikan membuat kesaksian yang disampaikan tidak dapat mencakup kehidupan kesehariannya. Sehingga yang kita dengar hanyalah hal yang supranatural saja. Dan itu menyebabkan orang berpikir bahwa kehidupan yang natural itu tidak rohani, kita maunya hanya bagaikan rajawali yang melayang-layang terus. Itulah sebenarnya yang membuat kita menjadi seperti orang yang aneh.
Tetapi harta ini kami punyai dalam bejana tanah liat, supaya nyata, bahwa kekuatan yang melimpah-limpah itu berasal dari Allah, bukan dari diri kami. (II Korintus 4:7)
            Apa yang rasul Paulus katakan? Dengan jelas dia berkata, bahwa bejana tubuh kita ini terbentuk dari tanah liat, dalam bahasa aslinya kata “bejana tanah liat” itu artinya “bejana kecil yang mudah remuk dan murahan.” Itulah keadaan manusia kita ini, baik itu disadari maupun tidak, kita ini memiliki begitu banyak kelemahan. Coba bayangkan kalau tubuh ini terus dipaksa bekerja keras, tidak akan tahan dan bisa sakit, kalau otak ini dipakai untuk terus berpikir berat, akan bisa stress, kalau batin kita dibiarkan tertekan terus karena adanya masalah, akan bisa depresi. Lihat betapa rapuhnya “manusia” kita ini dan gampang sekali menjadi putus asa, tertekan, stress depresi, dan akhirnya memberontak kepada Allah. Tetapi itu memang kenyataannya, nanti kita lihat solusinya. Oleh karena itu orang percaya tidak boleh terus-menerus hanya tinggal pada sisi kemanusiaannya, sebab kita ini bukan manusia duniawi, dan bahwa di dalam kehidupan kita ini sebenarnya terdapat 4 wajah yang berlainan dan saling melengkapi.
           Sekalipun demikian, kita juga tetap harus menyadari bahwa di dalam kita itu ada sisi kemanusiaannya, dan bahwa kita ini memang manusia. Sebab kalau kita tidak menyadari bahwa kita ini manusia, itu akan membuat kita menjadi orang Kristen yang agak ngambang jalannya, tidak bisa mendarat kalau diajak bicara. Sedangkan Paulus berkata bahwa kita ini hanyalah sebuah bejana kecil yang murahan dan sangat rapuh, jadi sebenarnya kita ini tidak terlalu berharga, namun itulah kita. Tetapi hebatnya adalah Tuhan rela mati buat kita, dan menebus kita, bahkan ingin memakai kita.

FROM:
4 Wajah - Pdt. Petrus Agung Purnomo

Ibadah Minggu IFGF GISI Palembang, 3 Febuari 2013

By: Ps. Robert Lie

Supernatural Impact!

Gereja bukan cuma dengar firman Tuhan , tapi juga fellowship dengan orang lain..

Satu supranatural manifestasi lebih efektif dibandingkan 1000 khotbah..
Stop hanya ingin mengalami secara pribadi, tapi harus keluar dan memberikan supernautral impact bagi orang lain, di tempat kerja, di sekolah, dll..

Tema Bulan Ini: Mematahkan dan Memutuskan Ikatan/Belenggu

Bergantung dengan Tuhan bukan berarti tidak persiapan..

Poin:
1. Janji pembebasan/kelepasan setiap kuk dalam hidup kita
Kolose 2:6-15
6: Kamu telah menerima Kristus Yesus, Tuhan kita. Karena itu hendaklah hidupmu tetap di dalam Dia.
7: Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur.

Ayat 8:
8:Hati-hatilah, supaya jangan ada yang menawan kamu dengan filsafatnya yang kosong dan palsu menurut ajaran turun-temurun dan roh-roh dunia, tetapi tidak menurut Kristus. 

Tuhan memperingatkan setipa kita untuk hati-hati dengan filsafat.. Banyak orang yang sudah cinta Tuhan tapi ada keterikatan sehingga tidak menurut pada Kristus..
Ini tahun dimana janji Tuhan akan digenapi..
Hati-hati dengan filsafat, roh dunia, sehingga tidak bisa dengar apalagi menurut dengan Tuhan..
Banyak hal kadang-kadang tidak sesuai dengan "filsafat" kita, namun kita harus tetap taat sesuai dengan yang Tuhan mau dan perintahkan..
Ini waktunya orang-orang akan mencari engkau untuk bertemu dengan Tuhan Yesus Kristus..

9: Sebab dalam Dialah berdiam secara jasmaniah seluruh kepenuhan ke-Allahan,
10: dan kamu telah dipenuhi di dalam Dia. Dialah kepala semua pemerintah dan penguasa.
11: Dalam Dia kamu telah disunat, bukan dengan sunat yang dilakukan oleh manusia, tetapi dengan sunat Kristus, yang terdiri dari penanggalan akan tubuh yang berdosa,
12: karena dengan Dia kamu dikuburkan dalam baptisan, dan di dalam Dia kamu turut dibangkitkan juga oleh kepercayaanmu kepada kerja kuasa Allah, yang telah membangkitkan Dia dari orang mati.

Ayat 13:
13: Kamu juga, meskipun dahulu mati oleh pelanggaranmu dan oleh karena tidak disunat secara lahiriah, telah dihidupkan Allah bersama-sama dengan Dia, sesudah Ia mengampuni segala pelanggaran kita,

Tuhan memberi kemenangan kepada orang yang diurapinya, yang mengandalkan Tuhan..
Biar setiap dari kita akan keluar mendoakan orang sakit, orang kena guna-guna, dll..
Kemanapun engkau pergi, biar ada manifestasi supranatural yang menyertai engkau..

14: dengan menghapuskan surat hutang, yang oleh ketentuan-ketentuan hukum mendakwa dan mengancam kita. Dan itu ditiadakan-Nya dengan memakukannya pada kayu salib:
15: Ia telah melucuti pemerintah-pemerintah dan penguasa-penguasa dan menjadikan mereka tontonan umum dalam kemenangan-Nya atas mereka.



2. Pembebasan dari apa saja

Sebelum masuk dalam supernatural impact, glory encounter, glory to glory, ada hal yang harus dilepaskan

Yohanes 8:1-11
1: tetapi Yesus pergi ke bukit Zaitun.
2: Pagi-pagi benar Ia berada lagi di Bait Allah, dan seluruh rakyat datang kepada-Nya. Ia duduk dan mengajar mereka.
3: Maka ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi membawa kepada-Nya seorang perempuan yang kedapatan berbuat zinah.
4: Mereka menempatkan perempuan itu di tengah-tengah lalu berkata kepada Yesus: "Rabi, perempuan ini tertangkap basah ketika ia sedang berbuat zinah.
5: Musa dalam hukum Taurat memerintahkan kita untuk melempari perempuan-perempuan yang demikian. Apakah pendapat-Mu tentang hal itu?"
6: Mereka mengatakan hal itu untuk mencobai Dia, supaya mereka memperoleh sesuatu untuk menyalahkan-Nya. Tetapi Yesus membungkuk lalu menulis dengan jari-Nya di tanah.
7: Dan ketika mereka terus-menerus bertanya kepada-Nya, Iapun bangkit berdiri lalu berkata kepada mereka: "Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu." 
8: Lalu Ia membungkuk pula dan menulis di tanah.
9: Tetapi setelah mereka mendengar perkataan itu, pergilah mereka seorang demi seorang, mulai dari yang tertua. Akhirnya tinggallah Yesus seorang diri dengan perempuan itu yang tetap di tempatnya.
10: Lalu Yesus bangkit berdiri dan berkata kepadanya: "Hai perempuan, di manakah mereka? Tidak adakah seorang yang menghukum engkau?" 
11: Jawabnya: "Tidak ada, Tuhan." Lalu kata Yesus: "Akupun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang."

Seringkali manusia menghakimi atau menuduh engkau.. Tapi Yesus datang tidak unutk menghakimi engkau, tapi untuk memutuskan setiap ikatan-ikatan dosa yang masih ada dalam hidupmu..
Kalau masih ada dosa, tidak ada kemuliaan Tuhan..
Tuhan datang untuk melepaskan ikatan yang masih ada dalam hidupmu..
Poin yang terpenting itu bisakah dari hidupmu orang lain mengalami Kristus dalam hidupnya?
Esensinya itu setiap kita punya potensi yang akan membawa orang berjumpa dengan Kristus..

Lukas 13:10-11
10: Pada suatu kali Yesus sedang mengajar dalam salah satu rumah ibadat pada hari Sabat.
11: Di situ ada seorang perempuan yang telah delapan belas tahun dirasuk roh sehingga ia sakit sampai bungkuk punggungnya dan tidak dapat berdiri lagi dengan tegak.

Yang Tuhan mau lepaskan lagi adalah sakit penyakit..
Tuhan akan pakai semua jemaat untuk mempengaruhi orang lain secara supranatural.

Matius 8

Bagi Tuhan, Tuhan ingin kita lepas dari setiap ikatan..
Kenapa masih ada yang terikat? Karena tidak percaya sungguh-sungguh..
Ini waktunya engkau dengan berani berdiri dan membebaskan setiap yang terikat..

Ibrani 2:15
15: dan supaya dengan jalan demikian Ia membebaskan mereka yang seumur hidupnya berada dalam perhambaan oleh karena takutnya kepada maut.

Tuhan mau lepaskan perbudakan/perhambaan dan ketakutan kita..
Biar tidak ada lagi perbudakan, tapi biar kita hanya menghamba kepada Tuhan..

Titus 2:14
14: yang telah menyerahkan diri-Nya bagi kita untuk membebaskan kita dari segala kejahatan dan untuk menguduskan bagi diri-Nya suatu umat, kepunyaan-Nya sendiri, yang rajin berbuat baik.

Galatia 5:19-21
19: Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu,
20: penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah, 
21: kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya.

Tuhan akan lepaskan kita dari perbuatan jahat dalam hidup kita.. Lepas itu Tuhan menguduskan kita jadi umatNya dan berkenan di hadapanNya..
Tuhan menginginkan setiap kita dibebaskan sehingga tidak ada lagi yang berbuat jahat, dan semuanya rajin berbuat baik..
Kenapa orang bisa berbuat jahat? Karena ada kejahatan yang masih terikat dalam diri seseorang..
Output akan sesuai dengan input, kalau engkau masukkan yang negatif, akan keluar yang negatif juga, dan sebaliknya..
Jangan cuma jadi orang kristen yang memanasi bangku gereja, tapi kenali destinymu!
Ibadah bukan untuk menyenangkan hati atau pikiran manusia.. Tapi biar Tuhan bekerja, yang mengontrol semuanya..

Markus 10:21
21: Tetapi Yesus memandang dia dan menaruh kasih kepadanya, lalu berkata kepadanya: "Hanya satu lagi kekuranganmu: pergilah, juallah apa yang kaumiliki dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku."

Yesus bukan mengerjai orang itu, tapi Yesus memandang dia dan menaruh kasih kepadanya..
Ini cuma tes dari Tuhan.. Semua cuma tes, kalau engkau lulus, engkau akan dapat berkat yang luar biasa..

Matius 25:14-30
14: "Sebab hal Kerajaan Sorga sama seperti seorang yang mau bepergian ke luar negeri, yang memanggil hamba-hambanya dan mempercayakan hartanya kepada mereka.
15: Yang seorang diberikannya lima talenta, yang seorang lagi dua dan yang seorang lain lagi satu, masing-masing menurut kesanggupannya, lalu ia berangkat.
16: Segera pergilah hamba yang menerima lima talenta itu. Ia menjalankan uang itu lalu beroleh laba lima talenta.
17: Hamba yang menerima dua talenta itupun berbuat demikian juga dan berlaba dua talenta.
18: Tetapi hamba yang menerima satu talenta itu pergi dan menggali lobang di dalam tanah lalu menyembunyikan uang tuannya.
19: Lama sesudah itu pulanglah tuan hamba-hamba itu lalu mengadakan perhitungan dengan mereka.20: Hamba yang menerima lima talenta itu datang dan ia membawa laba lima talenta, katanya: Tuan, lima talenta tuan percayakan kepadaku; lihat, aku telah beroleh laba lima talenta.
21: Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.
22: Lalu datanglah hamba yang menerima dua talenta itu, katanya: Tuan, dua talenta tuan percayakan kepadaku; lihat, aku telah beroleh laba dua talenta.
23: Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia, engkau telah setia memikul tanggung jawab dalam perkara yang kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.
24: Kini datanglah juga hamba yang menerima satu talenta itu dan berkata: Tuan, aku tahu bahwa tuan adalah manusia yang kejam yang menuai di tempat di mana tuan tidak menabur dan yang memungut dari tempat di mana tuan tidak menanam. 

25: Karena itu aku takut dan pergi menyembunyikan talenta tuan itu di dalam tanah: Ini, terimalah kepunyaan tuan!
26: Maka jawab tuannya itu: Hai kamu, hamba yang jahat dan malas, jadi kamu sudah tahu, bahwa aku menuai di tempat di mana aku tidak menabur dan memungut dari tempat di mana aku tidak menanam?
27: Karena itu sudahlah seharusnya uangku itu kauberikan kepada orang yang menjalankan uang, supaya sekembaliku aku menerimanya serta dengan bunganya.
28: Sebab itu ambillah talenta itu dari padanya dan berikanlah kepada orang yang mempunyai sepuluh talenta itu.
29: Karena setiap orang yang mempunyai, kepadanya akan diberi, sehingga ia berkelimpahan. Tetapi siapa yang tidak mempunyai, apapun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya.30: Dan campakkanlah hamba yang tidak berguna itu ke dalam kegelapan yang paling gelap. Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi."


Ciri orang yang dibebaskan
Roma 12:1-2
1: Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.
2: Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.

Jangan cuma cari yang bagus, the best, tapi harus bisa membedakan yang sempurna dengan ketepatan, sesuai dengan yang Tuhan mau..

Markus 12:42-44
42: Lalu datanglah seorang janda yang miskin dan ia memasukkan dua peser, yaitu satu duit.
43: Maka dipanggil-Nya murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya janda miskin ini memberi lebih banyak dari pada semua orang yang memasukkan uang ke dalam peti persembahan.
44:
Sebab mereka semua memberi dari kelimpahannya, tetapi janda ini memberi dari kekurangannya, semua yang ada padanya, yaitu seluruh nafkahnya."

Kalau engkau sudah memberi yang terbaik untuk Tuhan, berarti engkau sudah terlepas..
Kalau engkau belum bisa berbuat baik, belum bisa mempersembahkan 100% hidupmu untuk Tuhan, berarti masih ada ikatan dalam hidupmu..

Lagu: Lekatkan Hatiku

(reff)
Lekatkan hatiku melekat dengan hatiMu

Tetapkan langkahku sejalan dengan FirmanMu
Tepatkan semua yang kubuat seperti yang Bapa mau
Datanglah KrajaanMu, jadilah kehendakMu
di bumi seperti di surga

- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -