AoC Bandung, 1 Agustus 2016

AOC BANDUNG
1 AGUSTUS 2016

By: Ev. Daniel Krestianto

Anointing dalam bahasa Ibraninya adalah Hamasiah. Yesus Kristus memakai nama itu, Dia memakai nama Yeshua Hamasiah, Yesus yang Diurapi. Ini melambangkan Tuhan Yesus sendiri. Untuk kita itu apa? Kalau Tuhan, kalau Tuan, kalau Bapak kita itu yang Diurapi, buah itu tidak jauh dari pohonnya, jadi kita itu hari-hari ini mulailah hidup di bawah pengurapan, jangan hidup sekedar hidup, dan jangan begini-begini saja. Orang yang hidup di bawah pengurapan itu pasti akan berhasil, tidak ada kejenuhan dan kegagalan, karena orang ini akan benar-benar merasakan sesuatu yang menarik di dalam hidupnya, karena tiap hari menjadi sesuatu yang baru. Orang yang diurapi itu yang luar biasa, di atas standar kepintarannya. Tuhan Yesus ketika di dunia tidak ada yang tidak bisa dilakukannya.

Mighty. Kata ini banyak digunakan untuk menyatakan siapa itu Bapa / Tuhan kita, sesuatu manifestasi, kuasa yang dinyatakan, kuasa yang dibuka dan bisa dinikmati dan kita hidup di dalamnya, dan itu ada di pribadi Roh Kudus. Yesus ketika di dunia, Dia dikuasai dan dipenuhi Roh Allah. Ini eranya Roh Kudus. Apa yang Roh Kudus kerjakan di pribadi Tuhan Yesus itu bisa dilakukan dalam pribadi kita, dan bahkan apa yang dilakukan Yesus akan bisa kita lakukan juga bahkan lebih besar. Ini harusnya hari-hari lawatan, akhir dari segala sesuatu dan semuanya akan dilimpahkan, bahkan pengurapanNya akan dilimpahkan 2x lipat bahkan secara tidak terbatas, contohnya seperti bayangan murid Yesus yang bisa menyembuhkan, dan ini adalah hak, harusnya juga jadi dalam hidup kita. Kalau kita belum dapatkan dan alami, kesalahan itu ada di pihak kita. Ada hak-hak yang harus kita klaim dan kita raih. Pada waktu seseorang tidak mengerti hak-haknya, apa yang jadi bagiannya, ya tidak akan ada yang terjadi sesuai dengan yang tertulis. Hak kita itu kita bisa melakukan bahkan yang lebih besar dari yang Yesus lakukan.

.............. (dikarenakan streaming sempat putus, jadi sebagian tidak tercatat)

Tuhan tidak pernah pilih kasih. Ada yang harus dibebaskan dari kutuk, karena Tuhan di kayu salib sudah bebaskan semua kita dari kutuk. Hadiah itu sudah tersedia, tapi engkau harus maju ke depan dan meraihnya, jangan hanya berkata mau tapi tidak berjalan mengambilnya. Kenali dirimu sendiri, dan mari bebaskan dirimu dari setiap kutuk. Buat apa engkau jadi anak Tuhan kalau sampai hari ini engkau masih berada di bawah kutuk. Rancangan Tuhan itu rancangan yang baik. Tuhan itu sudah siapkan hal yang besar di depan, tapi seringkali kita yang tidak mau mengikuti jalanNya.

Daud diperkirakan bukan anak dari istri yang sah (anak dari gundik), karena itu Daud disuruh mengurus kambing domba, karena kalau dia anak yang sah, tidak mungkin disuruh seperti itu. Kalau melihat keadaan seperti itu, anak-anak lainnya bisa berkumpul dengan keluarga, dia dipisahkan, dia disuruh memelihara kambing domba yang hanya sedikit, dan kalau sekali berangkat, 1-2 minggu baru pulang. Daud bisa simpan kepahitan, dan ada kesempatan untuk dia protes. Daud disuruh seperti itu, dia pelihara, bahkan dia pertaruhkan nyawanya untuk menjaga kambing dombanya. Dia diajar dan dia mau belajar menjadi seorang pemimpin, dia bertanggungjawab dengan apa yang dipercayakan justru dari domba yang masih sedikit, bukan dari hal yang besar. Seringkali kita kurang bisa untuk menjadi besar karena tidak bisa dipercaya dalam hal yang kecil. Daud setia, dia pelihara kambing domba, bahkan kalau ada serigala, beruang, dia lawan, dan ini adalah suatu proses yang Tuhan taruh dalam hidupnya. Karena Daud sudah belajar, belajar, dan belajar, sehingga suatu ketika ada yang namanya Goliat, semua orang Israel takut, tapi Daud tidak, karena dia sudah terbiasa melawan sesuatu yang menghalangi di depannya. Kalau dia tidak pernah belajar dan tidak mengalami, mungkin ceritanya akan berbeda. Goliat itu orang cacat, sekalipun tingginya 3,5 meter, tapi matanya rabun. Pembawa senjatanya itu yang menuntun dia, tapi semua orang tidak ada yang tahu kalau matanya Goliat itu kabur. Dia memegeang senjata, matanya kabur, dan ketika senjata itu mau dilemparkan atau diarahkan ke musuh yang lebih kecil, itu akan susah. Mata Goliat kabur, dan kita bisa lihat ketika Goliat berkata anjingkah aku sampai engkau membawa banyak tongkat (sticks) padahal Daud hanya membawa satu tongkat. Daud dijadikan contoh agar kita jangan pernah takut dengan apa yang kita hadapi, karena yang menyertai kita lebih besar dari siapapun. Batu yang dilemparkan oleh Daud, kecepatannya itu 122km/jam, karena itu ketika mengenai dahi Goliat, dia langsung mati. Batu itu pun batu yang khusus, kekerasannya hampir sama dengan logam besi, dan itu artinya seperti peluru.

Kalau bulan ini 3 pribadi Bapa Putra Roh Kudus akan menyatakan diriNya pada kita, siapkan hidup kita sungguh-sungguh, karena kita pasti akan melihat sesuatu yang besar, mengalami sesuatu yang ajaib, dan mengetahui banyak hal yang telah engkau lewati.

Perkara pengurapan (anointing) itu adalah dimana Yesus sendiri memakai nama itu, Yeshua Hamasiah (kehadiran Yesus)
Mighty menggambarkan Allah yang perkasa, ini manifestasinya Bapa di surga. Ini eranya Roh Kudus, Dia akan bekerja sama dengan orang yang mau diajak bekerja sama denganNya.
Honour, kemuliaan karena Kabod Tuhan itu akan muncul dan memenuhi kita semua, itu adalah pribadi Bapa sendiri. 

Jangan sepelekan Tuhan. Anak Harus yang biasa meracik ukupan, dan suatu ketika waktunya bukan waktunya untuk menyalakan ukupan, dia bawa itu, karena dia tidak menghormati Tuhan, semuanya sesuatu yang biasa dilakukannya, dan akhirnya mereka mati. Kita harus sadar kalau kita bisa lakukan semuanya karena anugrah.

Siapkan diri:
1. Bereskan hati, hati harus bersih.
2. Kita harus "telentang", artinya menyerahkan hidupmu sungguh-sungguh dan berjalan di dalam iman. Percaya. Iman. Kalau engkau mau lakukan sesuatu dan engkau ragu-ragu, lebih baik tidak usah dilakukan, karena imanmu tidak sampai. Ketika engkau berjalan dan hatimu "mantep", itu pasti jadi, bahkan yang tertutup itu pun akan terbuka. Ketika kita meminta Tuhan bekerja tapi kita tidak punya iman, ya tidak bisa
3. Berani melakukan bersama dengan Tuhan

Baca Firman, semua yang tidak ada jadi ada, yang tidak mungkin jadi mungkin. Beres dengan Tuhan, dan berani melangkah.

1 Samuel 17:34-37
34: Tetapi Daud berkata kepada Saul: "Hambamu ini biasa menggembalakan kambing domba ayahnya. Apabila datang singa atau beruang, yang menerkam seekor domba dari kawanannya,
35: maka aku mengejarnya, menghajarnya dan melepaskan domba itu dari mulutnya. Kemudian apabila ia berdiri menyerang aku, maka aku menangkap janggutnya lalu menghajarnya dan membunuhnya.
36: Baik singa  maupun beruang telah dihajar oleh hambamu ini. Dan orang Filistin yang tidak bersunat itu, ia akan sama seperti salah satu dari pada binatang itu, karena ia telah mencemooh barisan dari pada Allah yang hidup."
37: Pula kata Daud: "TUHAN yang telah melepaskan aku dari cakar singa dan dari cakar beruang, Dia juga akan melepaskan aku dari tangan orang Filistin itu." Kata Saul kepada Daud: "Pergilah! TUHAN menyertai engkau."

Dia belajar mengerti, setia, dan bertanggungjawab. Dimanapun engkau berada, ayo mengerti. Jangan pernah jadi penonton. Sudah waktunya kita bangkit. Penonton bola tidak menikmati apa-apa, hanya senang saja, tapi Tuhan mau kita menikmati semuanya.

Setiap orang diberi batu-batu. Kita dipanggil sebagai pemenang, bukan sebagai orang yang kalah. Jangan hidup dari apa yang kita lihat dan kita rasa. Belajar dair kehidupan Daud, dia berjalan dan melakukan apa yang Tuhan katakan, Dia berperang untuk Daud. Besarkan imanmu. Kalau ada kepahitan, ada goresan di hati, cabut, buang! Sudah waktunya kita keluar sebagai pemenang! Sudah waktunya tidak ada kegagalan yang menimpa kita. Beresi hatimu saat ini. Kalau engkau punya hati yang belum bersih, akui di hadapan Tuhan, lalu katakan "aku percaya dengan bilur-bilurMu Tuhan, aku disembuhkan." Ada yang pahit dengan suami, suami istri tidak beres, menyimpan kepahitan, dendam. Yang kudus tidak bisa bersatu dengan yang tidak kudus. Kalau engkau mau pribadi Bapa Putra Roh Kudus dinyatakan di hidupmu, beresi hatimu. Firman Tuhan berkata ini generasi terakhir yang memiliki pengurapan tidak terbatas yang akan menikmati semua yang tertulis dalam Firman, pelipatgandaan, berkat yang tidak masuk di akal. Cabut setiap kekecewaan, kemarahan, hancurkan setiap kebekuan kami. Tuhan suruh kita latihan, siapkan diri, sehingga ketika musuh itu datang, kita keluar sebagai pemenang karena kita sudah latihan. Lepaskan dirimu dari kutuk, ampuni orang tuamu. Percayalah, tidak ada yang mustahil, ini waktunya Roh Kudus memanifestasikan diriNya, Dia menyatakan kebesaranNya, dan Bapa dimuliakan.

- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -

Ibadah Minggu IFGF Palembang, 31 Juli 2016

IBADAH MINGGU IFGF PALEMBANG
31 JULI 2016

By: Ps. Pendy Sofian

Kejadian 17:9-10
9: Lagi firman Allah kepada Abraham: "Dari pihakmu, engkau harus memegang perjanjian-Ku, engkau dan keturunanmu turun-temurun.
10: Inilah perjanjian-Ku, yang harus kamu pegang, perjanjian antara Aku dan kamu serta keturunanmu, yaitu setiap laki-laki di antara kamu harus disunat;

Kenapa beberapa orang menyebut nama Tuhan tapi tidak mengalami? Karena tidak ada perjanjian dengan Tuhan. Kalau engkau tidak punya perjanjian dengan Tuhan, engkau tidak akan bisa memiliki kuasa atas nama Tuhan itu. Ketika Abraham menunggu janji Tuhan yaitu Ishak, di umur 99 Tuhan datang sebagai El Shaddai dan Dia membuat perjanjian dengan Abraham, yaitu perjanjian sunat yang menjadi tanda perjanjian antara Abraham dengan Tuhan.
Apa yang jadi tanda perjanjianmu dengan Tuhan? Ada sesuatu yang harus dipisahkan, dilepaskan, yang akan jadi tanda perjanjianmu dengan Tuhan.

Keluaran 25:8-9
8: Dan mereka harus membuat tempat kudus bagi-Ku, supaya Aku akan diam di tengah-tengah mereka.
9: Menurut segala apa yang Kutunjukkan kepadamu sebagai contoh Kemah Suci dan sebagai contoh segala perabotannya, demikianlah harus kamu membuatnya."

Ketika Tuhan mau bertemu dengan umatNya, Tuhan meminta untuk membuat tempat kudus bagiNya supaya Dia dapat berdiam di tengah-tengah mereka. Inisiatif pertama selalu dari Tuhan, Tuhan yang ingin tinggal di tengah-tengah umat Israel. Di pelataran terdapat mezbah bakaran, lalu setelah itu ada bejana pembasuhan. Ada level-level yang dilalui sebelum mereka bertemu dengan Tuhan. Di ruang kudus, ada menorah,temapt roti sajian, dan di depannya ada dupan, setelah itu baru ruang maha kudus.

Ketika kita mau masuk pada Tuhan, tidak bisa langsung masuk begitu saja, tapi harus ada korban yang dinaikan, bawa korban syukur, dll hingga mereka bisa bertemu dengan tabut perjanjian. Semua itu digenapi oleh Tuhan Yesus, Dia membawa diriNya sebagai korban dan melalui darahNya terjadi pembasuhan. Lalu Dia juga menjadi terang, Dia roti hidup, lalu doa-doa mezbah.

Ada waktu dan tempat yang kudus yang harus kita siapkan bagi Tuhan. Ketika engkau membangun hubunganmu dengan Tuhan, itu sebenarnya buka sesuatu yang menakutkan kalau engkau based on relationship. Contohnya itu tidak mungkin orang yang pacaran / suami isrri tidak menikmati waktu untuk jalan berdua ketika dengan pasangannya. Ketika kita datang kepada Tuhan dan berdasarkan pada sebuah hubungan, itu tidak akan menjadi sesuatu hal yang membosankan. Ketika engkau datang kepada Tuhan karena engkau butuh Tuhan, itu akan membosankan, tapi tidak akan membosankan kalau engkau dasarnya karena ingin Tuhan. Kita seringkali "menguras" Tuhan, setelah kita menyembah, kita berdoa, Tuhan turun tangan dan semuanya selesai. Lalu setelah selesai, dan diajak Tuhan berjalan bersama-sama, kita beralasan dan tidak mengikuti Tuhan, dan hingga berkali-kali mengulang yang sama, dan itu artinya engkau sedang butuh Tuhan dan takut Tuha lepas tangan lapam hidupmu, bukan ingin kenal Tuhan.

Dia itu kasih, dan kasih yang dimiliki Tuhan itu tidak terbatas. Kudus itu artinya akan ada pemisahan di hidupmu yang dari Tuhan.

Mazmur 27:4
4: Satu hal telah kuminta kepada TUHAN, itulah yang kuingini: diam di rumah TUHAN seumur hidupku, menyaksikan kemurahan TUHAN dan menikmati bait-Nya.

Kalau Tuhan bisa beri satu permintaan dalam hidupmu, apa yang engkau engkau minta? Ketika Daud ditanya, Dia meminta hal ini, dan karena permintaan itu, Daud dipanggil menjadi the man after His own heart, Tuhan angkat Daud, Tuhan berikan semua yang bisa Dia berikan kepada Daud, bahkan dari keturunanNya Mesias akan dilahirkan.

- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -

AoC Bandung, 25 Juli 2016

AOC BANDUNG
25 JULI 2016

By: Ps. Robert Lie

Apakah engkau mengenal Jehovah Jireh dll? Abraham mengenal Jehovah Jireh ketika dia menyerahkan Ishak di Gunung Moria. Step berikutnya, apakah engkau mengalami? Banyak yang hanya menyebutnya saja, just a theme, tapi tidak mengalami apapun. Step selanjutnya barulah waktunya bukan hanya kita mengalami, tapi membagikannya kepada orang lain.

Ini waktunya untuk engkau menjadi penakluk raksasa.

Yosua 14:6-15
6: Bani Yehuda datang menghadap Yosua di Gilgal. Pada waktu itu berkatalah Kaleb bin Yefune, orang Kenas itu, kepadanya: "Engkau tahu firman yang diucapkan TUHAN kepada Musa, abdi Allah u  itu, tentang aku dan tentang engkau di Kadesh-Barnea.
7: Aku berumur empat puluh tahun, ketika aku disuruh Musa, hamba TUHAN itu, dari Kadesh-Barnea untuk mengintai negeri ini; dan aku pulang membawa kabar kepadanya yang sejujur-jujurnya.
8: Sedang saudara-saudaraku, yang bersama-sama pergi ke sana dengan aku, membuat tawar hati bangsa itu, aku tetap mengikuti TUHAN, Allahku, dengan sepenuh hati.
9: Pada waktu itu Musa bersumpah, katanya: Sesungguhnya tanah yang diinjak oleh kakimu itu akan menjadi milik pusakamu dan anak-anakmu sampai selama-lamanya, sebab engkau tetap mengikuti TUHAN, Allahku, dengan sepenuh hati.
10: Jadi sekarang, sesungguhnya TUHAN telah memelihara hidupku, seperti yang dijanjikan-Nya. Kini sudah empat puluh lima tahun lamanya, sejak diucapkan TUHAN firman itu kepada Musa, dan selama itu orang Israel mengembara di padang gurun. Jadi sekarang, telah berumur delapan puluh lima tahun aku hari ini;
11: pada waktu ini aku masih sama kuat seperti pada waktu aku disuruh Musa; seperti kekuatanku pada waktu itu demikianlah kekuatanku sekarang untuk berperang dan untuk keluar masuk.
12: Oleh sebab itu, berikanlah kepadaku pegunungan, yang dijanjikan TUHAN pada waktu itu, sebab engkau sendiri mendengar pada waktu itu, bahwa di sana ada orang Enak dengan kota-kota yang besar dan berkubu. Mungkin TUHAN menyertai aku, sehingga aku menghalau mereka, seperti yang difirmankan TUHAN."
13: Lalu Yosua memberkati Kaleb bin Yefune, dan diberikannyalah Hebron kepadanya menjadi milik pusakanya.
14: Itulah sebabnya Hebron menjadi milik pusaka Kaleb bin Yefune, orang Kenas itu, sampai sekarang ini, karena ia tetap mengikuti TUHAN, Allah Israel, dengan sepenuh hati.
15: Nama Hebron dahulu ialah Kiryat-Arba; Arba ialah orang yang paling besar di antara orang Enak. Dan amanlah negeri itu, berhenti berperang.


Kaleb bukan hanya menjadi penakluk raksasa, tapi dia menjadi penakluk raksasa yang paling besar. Hebron diberikan kepada Kaleb, yang namanya dahulu adalah Kiryat-Arba, dan Arba adalah raksasa paling besar. Engkau bisa kalahkan raksasa yang lebih besar dari hidupmu asalkan engkau kenal dan mengalami Jehovah is my Lord. Kaleb dahulu ketika 40 tahun, dia dengar Musa berkata kalau tanah yang diinjak akan jadi milik pusakanya, dan 45 tahun kemudian Hebron akhirnya menjadi miliknya, yang merupakan impiannya sejak lama dan akhirnya bisa jadi nyata. Yobel besar itu pasti akan jadi bagian kita!

Di Bilangan 13, Kaleb adalah pemimpin Yehuda yang menjadi salah satu pengintai untuk mengintai Kanaan. Mereka berkemah di Paran dan dari sana ke Kanaan itu sekitar 120km. Kaleb dan Yosua saat itu berkata yang berbeda dengan 10 orang yang lain. 12 pengintai memiliki level yang sama karena mereka pemimpin terbaik dari setiap suku, tapi 2 orang itu berkata yang berbeda, dan itu tidak mudah. Tapi seperti perkataan, hanya ikan hidup yang melawan arus, bukan berarti kita melawan, tapi 10 orang mengatakan yang tidak benar, Yosua dan Kaleb harus berkata yang benar sekalipun melawan "arus".


Apa yang bisa kita pelajari dari hidup Kaleb?
1. Kaleb memiliki roh yang lain
Bilangan 14:24
24: Tetapi hamba-Ku Kaleb, karena lain jiwa yang ada padanya dan ia mengikut Aku dengan sepenuhnya, akan Kubawa masuk ke negeri yang telah dimasukinya itu, dan keturunannya akan memilikinya.


Dalam bahasa lain dikatakan kalau dia punya "another spirit", ada sesuatu yang berbeda dari roh dan jiwanya. Kalau engkau memiliki roh dan jiwa yang berbeda, Tuhan juga akan membuat sesuatu yang berbeda dalam hidupmu! Kita harus punya roh dan jiwa yang seimbang. Banyak orang yang "ngeroh" tapi jiwa nya tidak balance. Jiwa juga berkata mengenai karakter. Kalau engkau mau menjadi pemimpin yang baik dan berpengaruh di dunia usaha, engkau tidak hanya harus ngeroh, tapi engkau harus punya karakter yang baik, managemen, kemampuan marketing, dll. Kalau engkau mau terbang, tidak cukup hanya ngeroh, berdoa, tapi engkau juga harus punya kemampuan manajemen, accounting, dll. Kalau engkau punya kualitas, engkau akan berbeda.

Tuhan tidak bisa berikan Hebron kepada Kaleb kalau hanya memiliki roh yang berbeda, tapi juga dikatakan lain jiwanya. Memang kita harus punya roh yang berbeda, tapi kita hidup di dunia jasmani, tidak cukup hanya yang ngeroh, tapi engkau juga harus punya kemampuan yang jasmani, kemampuan bersaing di dunia agar engkau memiliki nilai jual.

Kenapa Yosua memberi Hebron kepada Kaleb? Karena Yosua melihat ada yang lain jiwanya di dalam hidup Kaleb, dia layak dipercaya hal yang besar, dan sudah teruji. Kalau engkau tidak stretching your capacity, engkau hanya akan dipakai Tuhan di titik dan level sekarang saja, tidak akan bisa dibawa semakin tinggi dan semakin besar lagi. You must upgrade yourself! Kalau di dunia roh, ya secara roh yang dilihat, tapi di dunia, engkau itu harus punya good looking dan good speaking. Apa yang membuat kita seringkali belum bisa mengalami terobosan? Karena kapasitasmu masih kecil. Upgrade diri kita, miliki jiwa yang berbeda. Kalau engkau mau mengalami yang ajaib dari Tuhan, cara hidupmu harus berbeda dengan orang lain. Engkau tidak cukup hidup dalam roh, tapi engkau hidup di dunia nyata, cara hidupmu harus berbeda. 

Upgade dirimu dari sekarang! Dari hal spiritual dan juga dari jiwa. Dari hal spiritual ya baca Alkitab lebih, berdoa lebih, puasa lebih, dll. Dari hal jiwa, ya engkau harus belajar di bidangmu, upgrade. Kalau engkau punya kapasitas, engkau akan dipercaya lebih.


2. Kaleb mengikuti Tuhan dengan segenap hati
Kaleb berkata dia masih sama kuatnya ketika dia berumur 85 tahun dengan ketika dia berumur 40 tahun. Dari awal dia mendengar janji Tuhan melalui Musa hinggia 45 tahun kemudian dia mendapatkan Hebron, kekuatannya masih sama, semua masih sama seperti dahulu. Kaleb mengikuti Tuhan dengan sepenuhnya, dari bahasa Greek, artinya sejalan dengan Tuhan atau "to the same way with". Yesaya 55 berkata jalanKu bukan jalanmu, pikiranKu bukan pikiranmu, perbedaannya langit dan bumi. Kita tidak akan bisa berjalan bersama dengan Tuhan kalau bukan Tuhan yang berjalan bersama dengan kita, kalau bukan anugrah Tuhan kita tidak mungkin bisa. Contoh kita disakiti orang Tuhan berkata ampuni 70x7 kali, ditampar pipi kiri beri pipi kanan, berdoa untuk musuh, tapi kita seringkali berbeda. Mungkin ketika kita mengikuti Tuhan berjalan itu lebih mudah dibandingkan ketika Tuhan suruh "stop" di masa dimana engkau masih mau berjalan dll.


3. Kaleb memiliki perkataan yang positif
Bilangan 13:30
30: Kemudian Kaleb mencoba menenteramkan hati bangsa itu di hadapan Musa, katanya: “Tidak! Kita akan maju dan menduduki negeri itu, sebab kita pasti akan mengalahkannya!”

Di saat 12 orang lainnya berkata yang negatif, Yosua dan Kaleb memiliki respon yang berbeda dengan berkata yang positif. Banyak yang seringkali ketika diberikan tantangan dari pemimpin, selalu berkata tidak bisa, tidak mungkin, dll. Orang pesimis itu orang yang melihat kesulitan di setiap kesempatan, tapi orang optimis itu orang yang melihat kesempatan di setiap kesulitan.

- Mulutmu harimaumu.
- Mulut kita adalah nabi masa depan kita.
- Hidup mati dikuasai lidah


4. Kaleb memiliki goal dan sasaran yang jelas
Banyak orang Kristen punya mimpi tapi tidak jelas goalnya, tidak setting prioritasnya. Misal ketika orang berkata mau jadi dokter tapi tidak tahu berapa lama, itu artinya tidak jelas, namun ketika orang punya tujuan yang jelas, dia akan berkata jadi dokter dalam waktu 7 tahun, karena orang itu pasti akan bersusah payah untuk berjuang dan menggapai itu. Set up your priority agar mimpimu jadi nyata.

Ketika itu Musa berkata setiap tanah yang diinjak akan jadi milik pusaka, dan orang yang memiliki respon profetik yang baik, pasti akan take action, dan ketika itu Kaleb sudah memiliki sasaran yaitu Hebron, sehingga ketika 45 tahun kemudian, Kaleb meminta Hebron. Set your goal! Kalau engkau hidup tapi tidak punya tujuan hidup, sebenarnya engkau itu sudah mati sekalipun penguburanmu masih 50 tahun lagi. Kalau engkau tidak punya karakter, bagaimana engkau bisa dipercayakan harta yang lebih besar?


5. Kaleb setia kepada Tuhan dan menghargai pemimpinnya
Banyak orang yang dipakai lebih dari pemimpinnya dan mulai lupa diri, meremehkan pemimpinnya. Ingat siapa pemimpin kita apalagi ketika engkau dipakai lebih dari pemimpinmu. Yesus memang sudah memberikan rule model kepada kita kalau kita akan melakukan yang sudah Yesus lakukan bahkan yang lebih besar. Yosua juga memberikan Hebron kepada Kaleb karena Kaleb juga didapati respect dengan pemimpinnya, dengan Musa, dan juga dia menundukkan diri di bawah Yosua. Sehebat apapun engkau dipakai Tuhan, jangan pernah sombong, tahu diri. Setia pada Tuhan, respect pada pemimpinnya. Semua bapak itu pasti ingin anaknya lebih hebat dari bapaknya, tapi si anak juga harus tahu diri dan terus respect pada bapaknya, dan bahkan warisannya akan terus mengalir ke hidupmu. Kaleb tidak "memotong" langsung ke Musa, tapi dia menundukkan diri juga kepada Yosua. Hormati orang tuamu dan juga orang tua rohanimu.


- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -