Sion, 29 Oktober 2013

Sion, 29 Oktober 2013
By: Ev. Yusak Tjipto

1 Korintus 2:9
9: Tetapi seperti ada tertulis: "Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia."

Kita kerapkali tidak menyadari, tidak ingat kalau segala sesuaut adalah karya Tuhan.. Kekristenan itu didasari oleh ayat ini..
Sebenarnya ini barang yang tersembunyi atau tidak? Tersembunyi.. Ini tidak gampang, tapi ini adalah kenyataan, karena kekristenan dasarnya adalah percaya, atau iman!
Kita sering mendengar tentang iman, tapi untuk menjadi orang yang berpengalaman dengan Tuhan, bergaul karib dengan Tuhan, itu tidak gampang..
Thomas yang merupakan murid Tuhan Yesus yang mengikuti Dia hingga Dia mati dan ketika Tuhan bangkit, Thomas pun tidak bisa percaya, padahal dia hidup dengan Tuhan Yesus, dia berjalan bersama dengan Tuhan Yesus, tapi dia berkata sebelum dia mencucukkan tangannya ke luka Tuhan Yesus baru dia percaya, namun Tuhan memang tidak langsung hadir menampakkan diri, tapi beberapa hari kemudian baru Dia menampakkan diri.. Jadi sebenarnya Tuhan Yesus dengar atau tidak perkataan Thomas? Dengar! Tapi apakah Dia hadir? Tidak langsung hadir.. Inilah dasar kepercayaan kita.. Iman itu mudah dikatakan, tapi sulit dimengerti, sulit dilakukan..
Banyak yang berdoa tapi tidak dikabulkan.. Kenapa? Banyak yang tidak percaya.. Banyak yang memiliki pendapat sendiri, "kok Tuhan tidak jawab ya?", lalu ada yang berkata juga "ya sekalipun Dia jawab tapi aku tidak dengar".. Letak salahnya dimana? Kurang percaya! Banyak yang percaya kalau sudah melihat, padahal iman itu percaya sekalipun tidak melihat..

Tuhan sudah berkata, engkau kuatir pun engkau tidak bisa mengubah nasibmu, jadi untuk apa kamu kuatir? Namun caranya bagaimana untuk tidak kuatir? Ini hanya bisa karena Firman! Jadi segala sesuatu benar-benar karena Firman..
Baca Firman itu mudah atau tidak? Untuk mengerti Firman susah, tapi untuk tekun membaca Firman juga susah, karena bosan, ngantuk, dll.. Ketika engkau membaca Firman, dan kalau engkau lihat suatu Firman dan engkau berkata "sudah tahu", maka Firman itu akan stop berbicara kepadamu..
Tidak ada yang bisa mengangkat kelemahan-kelemahan kita, misalnya cinta uang, mata keranjang, kecuali Tuhan sendiri yang angkat.. Kalau engkau percaya, di dalam Yesus segala sesuatu bisa.. Untuk kuatir, cara mengatasinya adalah perkatakan Firman, perkatakan pada dirimu sendiri!
Bisakah engkau memiliki iman dan mengucap syukur dalam segala perkara? Kalau itu enak, mudah, tapi kalau perkara tidak enak, sakit, itu susah..

Bagi orang yang mengasihi Dia.. Jangan kita punya pikiran yang disediakan Tuhan itu yang enak-enak, karena bahkan pengalaman yang tidak enak itu yang kita tidak akan lupa..
Hidup dengan Tuhan itu benar-benar ngeri-ngeri sedap, ngeri ketika mengalami, sedap ketika sudah bebas..
Ngucap syukur ketika engkau mengalami masalah, karena engkau ujungnya akan berharap pada Tuhan, bukan kepada manusia.. Jangan mengeluh, jangan menggerutu, mengucap syukur, maka engkau akan melihat kemuliaan demi kemuliaan..
Perkara yang terkecil sekalipun komunikasi, tanya Tuhan.. Setia dalam perkara kecil.. Jangan menggampangkan.. Tanya Tuhan, karena Tuhan mau engkau setia dalam segala perkara..

- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -

AoC Bandung, 28 Oktober 2013

AoC Bandung, 28 Oktober 2013
By: Ps. Robert Lie

Dalam perjalanan untuk penggenapan janji, terkadang kita dihadapkan pada masa yang sulit, yaitu pengambilan keputusan. Kalau tepat, akan berhasil, dan berdampak yang luar biasa..

1 Tawarikh 11:10-25
10: Inilah kepala-kepala para pahlawan yang mengiringi Daud, yang telah memberi dukungan yang kuat kepadanya, bersama-sama seluruh Israel, dalam mencapai kedudukan raja dan yang mengangkat dia sebagai raja, seperti yang difirmankan TUHAN mengenai Israel.
11: Inilah daftar para pahlawan yang mengiringi Daud: Yasobam bin Hakhmoni, kepala triwira; ia mengayunkan tombaknya melawan tiga ratus orang yang tertikam mati dalam satu pertempuran.
12: Dan sesudah dia, Eleazar anak Dodo, orang Ahohi itu; ia termasuk ketiga pahlawan itu.
13: Ia ada bersama-sama Daud di Pas-Damim, ketika orang Filistin berkumpul di sana untuk berperang. Ada sebidang tanah ladang penuh jelai di sana; ketika tentara melarikan diri dari hadapan orang Filistin,
14: maka berdirilah mereka di tengah-tengah ladang itu; mereka dapat mempertahankannya dan memukul kalah orang Filistin. Demikianlah diberikan TUHAN kemenangan yang besar.
15: Sekali datanglah tiga orang dari ketiga puluh kepala ke gunung batu mendapatkan Daud dekat gua Adulam, sedang tentara orang Filistin berkemah di lembah Refaim.
16: Pada waktu itu Daud ada di dalam kubu gunung dan pasukan pendudukan orang Filistin pada waktu itu ada di Betlehem.
17: Lalu timbullah keinginan pada Daud, dan ia berkata: "Sekiranya ada orang yang memberi aku minum air dari perigi Betlehem yang ada dekat pintu gerbang!"
18: Lalu ketiga orang itu menerobos perkemahan orang Filistin, mereka menimba air dari perigi Betlehem yang ada dekat pintu gerbang, mengangkatnya dan membawanya kepada Daud. Tetapi Daud tidak mau meminumnya, melainkan mempersembahkannya sebagai korban curahan kepada TUHAN,

19: katanya: "Jauhlah dari padaku, ya Allah, untuk berbuat demikian! Patutkah aku meminum darah taruhan nyawa orang-orang ini? Sebab dengan mempertaruhkan nyawanya mereka membawanya." Dan tidak mau ia meminumnya. Itulah yang dilakukan ketiga pahlawan itu.
20: Abisai, adik Yoab, dialah kepala ketiga puluh orang itu. Dan dialah yang mengayunkan tombaknya melawan tiga ratus orang yang mati ditikamnya; ia mendapat nama di antara ketiga puluh orang itu.
21: Di antara ketiga puluh orang itu ia paling dihormati. Memang ia menjadi pemimpin mereka, tetapi ia tidak dapat menyamai triwira itu.
22: Selanjutnya Benaya bin Yoyada, anak seorang yang gagah perkasa, yang besar jasanya, yang berasal dari Kabzeel; ia menewaskan kedua pahlawan besar dari Moab. Juga pernah ia turun ke dalam lobang dan membunuh seekor singa pada suatu hari bersalju.
23: Pula ia membunuh seorang Mesir, seorang yang tinggi perawakannya lima hasta tingginya; di tangan orang Mesir itu ada tombak seperti pesa tukang tenun, tetapi ia mendatanginya dengan tongkat, merampas tombak itu dari tangan orang Mesir itu, lalu membunuh orang itu dengan tombaknya sendiri.

24: Itulah yang diperbuat Benaya bin Yoyada; ia mendapat nama di antara ketiga puluh pahlawan itu.
25: Sesungguhnya, di antara ketiga puluh orang itu ia paling dihormati, tetapi ia tidak dapat menyamai triwira. Dan Daud mengangkat dia mengepalai pengawalnya.

Daud punya orang yang berani mati untuknya.. Dia adalah raja yang luar biasa, bukan karena rakyatnya, bukan karena dia pernah menglahkan Goliat, tapi karena dia punya pasukan yang berani mati untuk dia.. Dalam peperangan, tidak penting jumlah pasukannya, tapi yang penting pasukan yang berani mati untuk mendapatkan kemenangan..
Hari-hari ini Tuhan sedang mencari orang-orang yang berani mati untuk Tuhan.. Mati dalam hal apa? Semua hal, terutama kedagingan!
Yang membuat Daud ditakuti kerajaan-kerajaan lain itu bukan karena rakyatnya, bukan karena dia pernah mengalahkan Goliat, tapi ketika dia punya triwira yang berani mati untuknya.. Kalau engkau mau mimpimu dijawab, jawab mimpi orang lain, jawab mimpi pemimpinmu.. Leburkan mimpimu, jawab mimpi pemimpinmu!
Triwira ini adalah orang-orang yang ada di gua Adulam, mereka bukan siapa-siapa.. Tapi ketika mereka mengerti tentang hal ini, mereka jadi pahlawan.. Yang membuat mereka berubah itu ketika mereka melakukan keputusan yang tepat, dan sepakat antara 2 pihak, antara orang di gua Adulam dan pemimpinnya, yaitu Daud.. Di Gua Adulam tidak ada orang baik.. Sepakat dengan pemimpin-pemimpin kalian! Dua  pihak harus sepakat, antara jemaat dan pemimpin, sehingga akan melahirkan pencetak-pencetak sejarah yang mengubahkan kota dan bangsa!
Banyak yang ngomong pasukan rajawali, tapi kelakuan seperti ayam..
Untuk pemimpin, hati-hati dengan semua keputusan yang engkau ambil, itu bukan berpengaruh untuk engkau saja, tapi berpengaruh untuk orang-orang di sekitarmu.. Banyak orang yang sudah dapat janji Tuhan, tapi salah mengambil keputusan, sehingga janji Tuhan batal.


A. Mengenai pemimpin:
Ada 2 pemimpin yang berbeda:
1. Firaun
Keluaran 8:9
9: Kata Musa kepada Firaun: "Silakanlah tuanku katakan kepadaku, bila aku akan berdoa untukmu, untuk pegawaimu dan rakyatmu, supaya katak-katak itu dilenyapkan dari padamu dan dari rumah-rumahmu, dan hanya tinggal di sungai Nil saja." 

Ketika itu Musa datang untuk berkata kepada Firaun, kapan harus dilenyapkan tulah katak itu, tapi jawab Firaun:

Ayat 10:
10: Katanya: "Besok." Lalu kata Musa: "Jadilah seperti katamu itu, supaya tuanku mengetahui, bahwa tidak ada yang seperti TUHAN, Allah kami.

Bayangkan jika engkau jadi orang Mesir seperti itu ketika melihat Firaun menjawab seperti itu..
Untuk pemimpin, kalau engkau salah dalam perkataan dan salah dalam keputusan, itu akan membuat pengaruh pada orang lain juga sekalipun orang lain tidak salah..
Semua keputusan apapun, engkau harus pertanggungjawabkan kepada Tuhan.. Keputusanmu akan mempengaruhi kehidupan banyak orang..

Setelah Firaun salah mengambil keputusan, dia membiarkan orang Israel keluar, tapi dia malah mengajak semua rakyatnya mengejar kembali bangsa Israel, namun akhirnya mereka semua mati tenggelam di Laut Merah.. Firaun adalah pemimpin yang tidak bisa mengambil keputusan yang tepat..
Kalau engkau salah mengambil keputusan, semua pengikutmu akan "mati"..

2. Daud
1 Samuel 22:2
2: Berhimpunlah juga kepadanya setiap orang yang dalam kesukaran, setiap orang yang dikejar-kejar tukang piutang, setiap orang yang sakit hati, maka ia menjadi pemimpin mereka. Bersama-sama dengan dia ada kira-kira empat ratus orang.

Ketika itu Daud bisa saja hanya memilih orang yang baik-baik saja.. Daud tidak memulai pelayanan kepada orang-orang yang bai, tapi dia memilih semuanya, dia mendidik, melatih semuanya hingga akhirnya lahir triwira.. Keputusanmu akan mempengaruhi pengikutmu, apakah dia akan makin dalam dengan Tuhan, atau dia akan meninggalkan Tuhan..
Untuk bersama-sama dengan orang seperti itu memang tidak enak, tapi keberhasilan dalam pelayanan adalah mengenai dimilikinya hati Allah untuk orang lain.. Kalau engkau mau berhasil dalam melayani, engkau harus memiliki hati seperti Daud, hati yang cinta Tuhan, dan cinta pada umat Tuhan yang ada di bawah kepemimpinanmu.. Keputusanmu akan membuat perubahan yang besar bagi hidup orang lain..
Kenapa kadang-kadang Tuhan kirim orang seperti ini pada kita? Karena mereka membutuhkan pemimpin yang baik seperti kita.. Harusnya engkau bersyukur ketika engkau dikirimkan orang seperti itu, sekalipun sejahat apapun orang itu, Tuhan mau mereka memiliki gembala yang baik, karena Tuhan tetap cinta pada mereka.. Jangan mengeluh, ambil keputusan yang tepat.. Jangan lepaskan kutuk, tapi lepaskan berkat..
Kenapa Tuhan mengirim orang yang "menjengkelkan"? Agar Dia bisa membentuk engkau seperti yang Dia ingini, karena tidak ada cara lain untuk membentuk orang selain digesek dengan orang lain.. Kalau hidupmu tidak digesek dengan orang lain, tidak akan ada nilai dari hidupmu, karena penderitaan itu akan membawa kemuliaan yang dahsyat..

Filipi 3:10
10: Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya, di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya,

Ketika ada yang menyakitimu, engkau seharusnya bersyukur, karena Tuhan ingin membentuk engkau menjadi lebih indah..

1 Samuel 30
Di kejadian ini, Daud mengambil keputusan yang tepat.. Ketika istrinya diculik orang, Daud tidak langsung mengejar istrinya, tapi dia malah memilih untuk bertanya pada Tuhan.. Tidak boleh pakai otak dalam pengambilan keputusan... Daud berdoa tanya Tuhan terlebih dahulu sebelum dia mengejar istrinya yang diculik.. Dia benar-benar pemimpin yang mengambil keputusan yang tepat.. Ketika itu kalau Daud langsung menyuruh pasukannya mengejar, ya mereka akan mati, istrinya mungkin tidak akan didapat.. Banyak orang yang mereka-reka dengan otaknya sendiri ketika akan mengambil keputusan.. Jangan gegabah, tanya Tuhan terlebih dahulu sebelum engkau mengambil keputusan.. Keputusan Daud tidak mencelakakan rakyatnya, tapi membawa kemenangan untuk rakyatnya.. Keputusan apapun, tanya Tuhan, karena keputusanmu akan mempengaruhi banyak orang..


B. Mengenai jemaat:
Di Gua Adulam, tidak hanya pemimpinnya yang berpengaruh, tapi juga orang-orang yang dipimpin mau dengan rela dipimpin dan sepakat dengan pemimpin..
Beranikah engkau melepaskan mimpimu dan sepakat dengan pemimpinmu untuk menggenapkan mimpinya?
Nurut pada pemimpinmu sekalipun terkadang tidak masuk akal, karena terkadang itu ujian untuk responmu.. Siapapun pemimpinmu, respect pada pemimpinmu..
Ketika engkau respect pada pemimpinmu, akan banyak pintu yang dibukakan untukmu, termasuk pintu supranatural dan keajaiban..

Yosua dan Kaleb bukan pemimpin pada saat itu, karena mereka hanya 2 dari 12 pengintai, dan pasti 12 orang ini adalah orang yang terbaik dari masing-masing suku.. Mereka bukan pemimpin, mereka hanya anak buah.. Namun merea berdua mengambil keputusan yang tepat, mereka tidak mengambil keputusan 10 orang lainnya, tidak mengambil keputusan "mayoritas", tapi mereka mengerti apa yang pernah Musa katakan mengenai tanah perjanjian sehingga mereka berkata yang tepat.. Karena mereka seperti itu, hanya Yosua dan Kaleb dan keturunannya yang masuk ke dalam tanah perjanjian.. Kalau responmu kepada pemimpinmu seperti Yosua dan Kaleb, engkau akan mengalami penggenapan janji!

1 Raja-Raja 17
Ketika itu Tuhan mengatakan kepada Elia kalau akan ada janda yang menyediakan makan padanya.. Namun ketika dia lihat janda itu hanya janda miskin.. Mungkin orang lain akan melihat Elia kurang ajar, tidak tahu diri, karena Elia meminta kepada janda miskin, bukan kepada orang yangg berada.. Namun Tuhan sebenarnya mau memberkati janda ini, dari yang tidak punya hingga berkelimpahan.. Janda sarfat orang yang biasa, tapi ketika dia mendengar dan melakukan Firman dari hamba Tuhan, dia akhirnya diberkati..

Harus ada dua pihak yang sepakat, antara pemimpin dan jemaat!
Jangan cuma komplain, tapi doakan pemimpinmu.. Tidak mudah jadi pemimpin.. Dia buat 100 kebaikan mungkin tidak diingat orang, tapi sekali melakukan 1 kesalahan, langsung diingat orang.. Banyak yang seperti itu, 1000 kebaikan tidak diingat, tapi 2/3 kesalahan yang mungkin tidak disengaja diingat..

Mujizat triwira terjadi ketika ada dua pihak yang tidak hanya sekedar "ya", tapi sama-sama merendahkan diri, sepakat..
Perbaiki respon hatimu kepada pemimpin..
Worship is the key into supernatural!

- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -

Ibadah Minggu IFGF Palembang, 27 Oktober 2013

IFGF PALEMBANG
MINGGU, 27 OKTOBER 2013

By: Ps. Pendy Sofisn

Semua pencemaran jasmani dan rohani hanya bisa masuk dari mata dan telinga..
Firman Tuhan juga hanya bisa masuk melalui mata dan telinga kita..
Perhatikan bagaimana engkau menjaga mata dan telingamu..
Ibrani 12:1-3
Ibrani 12:4-11
4: Dalam pergumulan kamu melawan dosa kamu belum sampai mencucurkan darah.
5: Dan sudah lupakah kamu akan nasihat yang berbicara kepada kamu seperti kepada anak-anak: "Hai anakku, janganlah anggap enteng didikan Tuhan, dan janganlah putus asa apabila engkau diperingatkan-Nya;
6: karena Tuhan menghajar orang yang dikasihi-Nya, dan Ia menyesah orang yang diakui-Nya sebagai anak."
7: Jika kamu harus menanggung ganjaran; Allah memperlakukan kamu seperti anak. Di manakah terdapat anak yang tidak dihajar oleh ayahnya?
8: Tetapi, jikalau kamu bebas dari ganjaran, yang harus diderita setiap orang, maka kamu bukanlah anak, tetapi anak-anak gampang.
9: Selanjutnya: dari ayah kita yang sebenarnya kita beroleh ganjaran, dan mereka kita hormati; kalau demikian bukankah kita harus lebih taat kepada Bapa segala roh, supaya kita boleh hidup?
10: Sebab mereka mendidik kita dalam waktu yang pendek sesuai dengan apa yang mereka anggap baik, tetapi Dia menghajar kita untuk kebaikan kita, supaya kita beroleh bagian dalam kekudusan-Nya.
11: Memang tiap-tiap ganjaran pada waktu ia diberikan tidak mendatangkan sukacita, tetapi dukacita. Tetapi kemudian ia menghasilkan buah kebenaran yang memberikan damai kepada mereka yang dilatih olehnya.


Setelah engkau menjaga mata dan telinga pun belum menjamin janji Tuhan akan langsung jadi.. Itu memang menjadi dasar dari penggenapan janji Tuhan.. Jaga diri agar tidak tercemar.. Namun lewat masa didikan inilah Tuhan mau membawa kita masuk dalam kekudusan Tuhan.. Kita tidak mungkin akan mengalami janji Tuhan tanpa melewati masa-masa ini.. Tidak ada yang namanya hajaran Tuhan membawa sukacita, adanya hal yang menyakitkan, tapi itu baik untuk hidup kita sebelum mengalami penggenapan janji..
Di dalam Alkitab pun juga seperti itu, akan selalu ada air mata, tangisan, kesakitan sebelum dipakai luar biasa, misalnya Daud, Paulus, Musa, dll..
Tanamkan dalam hatimu, engkau tidak akan mengalami penggenapan janji Tuhan sebelum mengalami masa pendidikan Tuhan..
Kita tidak punya destiny yang sama, tapi tiap kita punya rancangan khusus yang dirancangkan oleh Tuhan sendiri, dan tidak ada orang lain yang bisa menggenapi rancangan Tuhan dalam hidupmu kecuali dirimu sendiri.. Karena spesifiknya rancangan Tuhan dalam hidup kita masing-masing, maka proses didikan Tuhan pun juga akan berbeda antara satu dengan yang lainnya.. Misalnya pendidikan tentara akan berbeda dengan pendidikan businessman.. Tiap kita akan mengalami pendidikan yang berbeda, tapi itu digunakan agar janji Tuhan bisa digenapi dalam hidup kita.
Tetapi ketika kita masuk dalam proses didikan Tuhan, itu tidak enak.. Kalau engkau salah, hukumannya pun akan berbeda-beda tergantung level masing-masing orang..
Tuhan sudah beri janji, Tuhan sudah beri berkat, tapi masalahnya engkau harus lulus dalam pendidikan dan proses Tuhan..
Tuhan setia dalam janjiNya, tapi Tuhan juga bukan Bapa yang "goblok", karena Dia akan berikan janjiNya ketika engkau sudah siap.. Misalnya seorang bapa akan memberikan mobil kepada anaknya ketika anaknya sudah bisa benar-benar mengendarai mobil dengan baik..
Tuhan bukannya tidak baik, tapi Dia tidak mau ketika Dia beri janji itu dan engkau belum siap, karena akan menghancurkan hidup orang itu sendiri.. Banyak yang belum mendapat janji Tuhan karena belum lulus dalam proses pendidikan Tuhan..
Proses-proses menunggu dan proses-proses didikan Tuhan itu tidak enak, dan setan akan mengambil celah ini untuk menawarkan sesuatu yang instan dan hidupmu hancur.. Ketika engkau mengalami proses didikan Tuhan, ujungnya engkau akan melihat pendidikan Tuhan itu baik dalam hidupmu..

Ayat 11:
11: Memang tiap-tiap ganjaran pada waktu ia diberikan tidak mendatangkan sukacita, tetapi dukacita. Tetapi kemudian ia menghasilkan buah kebenaran yang memberikan damai kepada mereka yang dilatih olehnya.

Jangan pernah keluar dari proses didikan Tuhan dalam hidupmu.. Tetap jalani proses ini..

Ayat 10:
10: Sebab mereka mendidik kita dalam waktu yang pendek sesuai dengan apa yang mereka anggap baik, tetapi Dia menghajar kita untuk kebaikan kita, supaya kita beroleh bagian dalam kekudusan-Nya.


Orang tua kita, otoritas di atas kita, akan mendidik kita dengan apa yang dia anggap baik, tapi Tuhan akan mendidik untuk kebaikan kita..

Verse 10 (The Message)
10: While we were children, our parents did what seemed best to them. But God is doing what is best for us, training us to live God's holy best.


Apa yang baik menurut orang tua, itu yang akan dilakukan mereka.. Banyak orang tua yang mendidik anak-anak MENURUT apa yang baik menurut pola pikir MEREKA, menurut pandangan mereka, tapi Tuhan tidak mendidik kita demikian, Dia memberi dan melakukan semuanya untuk memberikan yang terbaik UNTUK anakNya..

Semua orang yang diberkati secara luar biasa oleh Tuhan, mereka pasti pernah mengalami pendidikan Tuhan dimana mereka tidak punya uang sama sekali, dan ini adalah proses masa-masa didikan Tuhan dalam hidup mereka..
Ketika mereka diproses seperti itu, mereka akan tahu bagaimana rasanya kekurangan uang, dan dia akan tahu bagaimana caranya mengelola uang, menyalurkan uang untuk memberkati orang lain..
Kalau orang itu tidak pernah mengalami susah, dan ketika Tuhan memberkati secara melimpah, belum tentu dia punya belas kasihan yang sama seperti orang yang pernah dididik Tuhan ketika kekurangan uang..
Ketika sedang dididik, akan ada dukacita, sakit, air mata.. Kalau Tuhan akan mempercayakan hal yang besar dalam hidupmu, engkau akan diproses hal yang besar yang berkaitan tentang apa yang akan dipercayakan Tuhan.. Semuanya dirancang Tuhan untuk mendatangkan kebaikan dalam hidupmu..

Semuanya dilakukan Tuhan karena Dia Bapa yang baik.. Sekalipun bapa di dunia mendidik engkau apa yang baik menurut mereka, tapi Bapa di surga akan mendidik engkau untuk kebaikanmu, dan Dia tidak akan pernah meninggalkan engkau..

- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -