Catatan Ibadah JKI Hananeel (27 Mei 2012)

Pdt. Petrus Hadi

Kis 1:6-11
6: Maka bertanyalah mereka yang berkumpul di situ: "Tuhan, maukah Engkau pada masa ini memulihkan kerajaan bagi Israel?"
7: Jawab-Nya: "Engkau tidak perlu mengetahui masa dan waktu, yang ditetapkan Bapa sendiri menurut kuasa-Nya.
8: Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu,dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi."
9: Sesudah Ia mengatakan demikian, terangkatlah Ia disaksikan oleh mereka, dan awan menutup-Nya dari pandangan mereka.
10: Ketika mereka sedang menatap ke langit waktu Ia naik itu, tiba-tiba berdirilah dua orang yang berpakaian putih dekat mereka,
11: dan berkata kepada mereka: "Hai orang-orang Galilea, mengapakah kamu berdiri melihat ke langit? Yesus ini, yang terangkat ke sorga meninggalkan kamu, akan datang kembali dengan cara yang sama seperti kamu melihat Dia naik ke sorga."


Ayat 11 >> dengan cara yang sama seperti kamu melihat Dia naik ke surga..

Waktu Yesus naik ke surga, dengan kedatanganNya yg kedua kali, caranya sama, namun tidak semua orang percaya dapat melihat dan mendapatkan penghormatan karena bisa melihat Yesus naik ke surga..

Orang yang mengikuti kemanapun Tuhan ada, Bapa akan menghormati orang itu..
Cth: Maria Magdalena.. Ia berada dimanapun Tuhan Yesus ada, hingga akhir disalib pun ia tetap ada..
Pada saat kenaikan Tuhan juga Maria Magdalena mendapat kehormatan dengan melihatNya yang pertama kali..


Tanggal 27 Mei 2012 ini memang adalah sebuah moment, tapi berubah jadi movement..
Tuhan selalu menghargai jerih lelah kita.. Menjelang Dia datang, Dia akan pulihkan segala sesuatunya..

Semua dari kita akan keluar jadi penguasa.. Aminnnn!!!

Percaya saja.. Hidup kita adalah hidup karena percaya, bukan karena melihat..
Jangan pernah berhenti..

Zakharia 10:4
4: Dari pada mereka akan muncul batu penjuru, dari pada mereka akan muncul patok kemah, dari pada mereka akan muncul busur perang, dari pada mereka akan keluar semua penguasa bersama-sama. 

Dari ayat tersebut:
1: Yesus jadi batu penjuru
2: Dia patok hidupmu jadi milikNya
3: Muncul busur perang » sedang diangkat 1 juta tentara Tuhan yang siap bergerak seirama dengan Tuhan
4: Semua di antara kita menjadi penguasa di bidangnya masing-masing




Ev. Yusak Tjipto

Ingatkan: masuk Surga ndak rombongan

Periksa pribadi demi pribadi..

Tuhan yang menetapkan penilaian pada tiap manusia, penilaian tersebut bukan karena kekudusan, kegiatan, pikiran, kemampuan manusia itu sendiri..

Kalau melakukan sesuatu, itu motivasinya apa?

Yudas jatuh di masa akhir..
Petrus di saat akhir hampir juga, kalau tidak Tuhan Yesus yang berdoa untuk Petrus..

Mulai kenali pribadi masing-masing.. Jadi kalau mau ngapa-ngapain harus konsultasi sama Roh Kudus..

Hidup kita di dunia itu nyaris, bingung, dll

Misal: kalau kita dapet dari Tuhan untuk baca alkitab 30 pasal, trus di pikiran pokoknya HARUS 30 pasal selesai, itu jadi hukum taurat.. Karena kalau tidak bisa selesai, pasti bisa merasa tertuduh, berdosa, dll.. Lalu si iblis yang bisa mengadu ke Tuhan karena tuduhan pada diri sendiri..

Matius 25:44
44:
Lalu merekapun akan menjawab Dia, katanya: Tuhan, bilamanakah kami melihat Engkau lapar, atau haus, atau sebagai orang asing, atau telanjang atau sakit, atau dalam penjara dan kami tidak melayani Engkau?

Kenapa si "kambing" ndak masuk surga? Padahal ia tahu firman dan menjadi pelaku firman.. Karena dia melakukan firman menurut pikirannya sendiri, dan itu didasarkan karena upah..
Banyak yang seakan-akan "membantu" Tuhan..

Liat sikap hati dan tanya Tuhan Roh Kudus..

Kambing » merasa sudah melakukan yang Tuhan mau..

Waspada.. Jangan lihat hasil..
Ujungnya kembali ke Tuhan, karena sangat tipis kalau kita tidak punya sikap hati yang merindukan Tuhan..

Cara Tuhan berbicara itu tambah lama tidak bersuara, ya sak sukae Tuhan..
Minta Tuhan karuniakan Roh Ketaatan dan Kerendahan Hati..



Ev. Iin Tjipto

Ada banyak sekali batasan ketika kita ikut Tuhan.. Makin lama kita akan mengerti maksudnya apa kalau sikap hati kita benar.. Minta jaminan, karena jaminan yang buat kita sampai garis akhir..

Masa dimana 1 langkah lagi terjadi kegenapan, ada 2 sisi:
1. Tuhan takut anak-anakNya tidak bisa dipercaya ketika terjadi kegenapan..
2. Iblis takut kalau kita menjungkir balikkan dunia ketika terjadi kegenapan..

Orang-orang yang berada di masa itulah yang sangat diincar iblis, yang ingin dijatuhkan iblis.. Ilbis ingin coba ambil iman, passion, cinta, ketulusan, dll dari orang2 yang "berbahaya" itu..


Keep believe.. Perhatikan dirimu sendiri, jangan sampai kita disikat iblis dengan apapun juga..
Buat kita tetap menempel sama Tuhan..

Untuk acara tadi, sebenarnya izinnya cuma untuk 5000 orang, tapi ini bisa 100x dari izinnya..

Kisah Para Rasul 2:42
42: Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa.


Ini hari-hari dimana engkau harus lebih tekun lagi.. Mari biarkan dirimu diajar, dididik Tuhan..

Ada saatnya Tuhan minta kita nambah, serius, dan ngerti tentang apapun yang Tuhan inginkan..
Kalau misalnya kita tidak bisa, ya jujur sama Tuhan, jangan menjadi tekanan/tuduhan, karena tiap orang punya bagian masing-masing, tapi terus tingkatkan iman, cinta, pengabdian kita..

Biar kita harus bertumbuh.. Cara berdoa bertumbuh.. Cara menggunakan otoritas juga bertumbuh..

Sesungguhnya salah satu yang Tuhan suka tadi adalah unity..

Catatan Khotbah Ev. Iin Tjipto (Ibadah Raya III GBI MPI Palembang, 20 Mei 2012)

Doa pembuka: Biar Tuhan turunkan urapan untuk terus naik dan tidak turun..

Jubah menunjukkan otoritasnya..
Jubah menunjukkan siapa dirinya..

Ada kekuatan di dalam jubah..
Banyak yang tidak sadar kalau tuhan ingin beri jubah ke kita.. Jubah ini bicara soal keajaiban, skill, kemampuan, dll..

Tuhan sudah sediakan, tapi kita sering lupa atau tidak sadar, kita tidak ambil di "kulkas/lemari"nya Tuhan, padahal di tempat Tuhan ada perlindungan, kuasa, keajaiban, dll..

Ingini yang dari Bapa dan ambil dengan iman..
Jangan coba bantu Tuhan untuk membuat mujizat bagi orang lain, biar Tuhan sendiri yang membuat keajaiban bagi orang itu..

Miliki keberanian meminta kepada Bapa.. Bukan soal mintanya, tapi tentang hubungan, iman, dan keintiman dengan Tuhan..

Inginkan jubah itu dan next level..

2 Raja-Raja 2:8-15
8: Lalu Elia mengambil jubahnya, digulungnya, dipukulkannya ke atas air itu, maka terbagilah air itu ke sebelah sini dan ke sebelah sana, sehingga menyeberanglah keduanya dengan berjalan di tanah yang kering.
9: Dan sesudah mereka sampai di seberang, berkatalah Elia kepada Elisa: "Mintalah apa yang hendak kulakukan kepadamu, sebelum aku terangkat dari padamu." Jawab Elisa: "Biarlah kiranya aku mendapat dua bagian dari rohmu."
10: Berkatalah Elia: "Yang kauminta itu adalah sukar. Tetapi jika engkau dapat melihat aku terangkat dari padamu, akan terjadilah kepadamu seperti yang demikian, dan jika tidak, tidak akan terjadi."
11: Sedang mereka berjalan terus sambil berkata-kata, tiba-tiba datanglah kereta berapi dengan kuda berapi memisahkan keduanya, lalu naiklah Elia ke sorga dalam angin badai.
12: Ketika Elisa melihat itu, maka berteriaklah ia: "Bapaku, bapaku! Kereta Israel dan orang-orangnya yang berkuda!" Kemudian tidak dilihatnya lagi, lalu direnggutkannya pakaiannya dan dikoyakkannya menjadi dua koyakan.
13: Sesudah itu dipungutnya jubah Elia yang telah terjatuh, lalu ia berjalan hendak pulang dan berdiri di tepi sungai Yordan.
14: Ia mengambil jubah Elia yang telah terjatuh itu, dipukulkannya ke atas air itu sambil berseru: "Di manakah TUHAN, Allah Elia?" Ia memukul air itu, lalu terbagi ke sebelah sini dan ke sebelah sana, maka menyeberanglah Elisa.
15: Ketika rombongan nabi yang dari Yerikho itu melihat dia dari jauh, mereka berkata: "Roh Elia telah hinggap pada Elisa." Mereka datang menemui dia, lalu sujudlah mereka kepadanya sampai ke tanah.



Elia dan Elisa sampai di Sungai Yordan..
Sebelumnya, bangsa Israel pernah sampai di Sungai Yordan, namun ketika mereka melihat raksasa-raksasa di sebrang sungai itu, mereka tidak berani menyebrang..
Banyak yang sudah ikut Tuhan, sudah melihat banyak hal ajaib, namun ketika melihat raksasa-raksasa, mereka tidak berani menyeberangi "Sungai Yordan"nya..

Biar kita mulai berjalan dengan kuasa dan otoritas..
Jubahmu itu mulai dipakai saat di kamar, dari awal..


Ayat 9
9: Dan sesudah mereka sampai di seberang, berkatalah Elia kepada Elisa: "Mintalah apa yang hendak kulakukan kepadamu, sebelum aku terangkat dari padamu." Jawab Elisa: "Biarlah kiranya aku mendapat dua bagian dari rohmu."

Banyak orang yang ditanya Tuhan mau apa, jawabnya tidak jelas, misal: kehendakMu terjadilah.. Itu memang baik, tapi sebenarnya tidak jelas..
Belajar untuk tahu apa yang kau mau dan yang penting.. Jangan terserah-terserah.. Belajar pilih yang benar.. Ada saatnya kamu tahu apa yang harus kamu ambil dan yang kamu minta..

Menyenangkan Dia adalah kunci untuk mendapatkan apapun di dalam hidup ini..

Ada waktunya Tuhan tanya, apa yang paling engkau inginkan? Apa yang terpenting di dalam hidupmu?
Bisakah kita seperti Elisa, yang tahu apa yang penting? Atau kita bungkam?
Para nabi tahu kalau Elia akan naik, namun mereka diam dan tidak melakukan apapun, dan akhirnya mereka tidak mendapat apapun..


Ayat 10
10: Berkatalah Elia: "Yang kauminta itu adalah sukar. Tetapi jika engkau dapat melihat aku terangkat dari padamu, akan terjadilah kepadamu seperti yang demikian, dan jika tidak, tidak akan terjadi."
 
"Tetapi jika engkau dapat melihat..." » melihat » visi / pandangan ke depan..
Kalau tidak punya visi, maka akan jadi orang yang tidak punya arah..

Minta ke Tuhan agar kita punya mata yang bisa melihat kesempatan..

Ayat 12
12: Ketika Elisa melihat itu, maka berteriaklah ia: "Bapaku, bapaku! Kereta Israel dan orang-orangnya yang berkuda!" Kemudian tidak dilihatnya lagi, lalu direnggutkannya pakaiannya dan dikoyakkannya menjadi dua koyakan.

Elisa mengerti bahwa dia tidak bisa pakai jubah yang lama (cara lama, pemikiran lama, dll) kalau mau masuk ke cara Tuhan yang ajaib, maka ia mengoyakkan jubah lamanya..
Tangkap jubah yang sudah Tuhan sediakan.. Inginkan yang besar, sesuatu yang mungkin mustahil bagi kita..

Catatan Khotbah Ev. Iin Tjipto (Ibadah Raya II GBI MPI Palembang, 20 Mei 2012)

Ada sebuah gelombang yang ajaib sekali yang sedang membalikkan bangsa ini kepada Yesus Tuhan di dalam kebenaran dan kekudusan..

Tuhan sedang bawa anak-anakNya dengan cepat.. Mari ke next level..

Begitu banyak anak-anak Tuhan yang tidak tahu dan tidak menyadari bahwa ada jubah-jubah yang menunggunya, ada jubah penginjil, pemuji, pengajar, pemimpin, dll..

Bu iin dpt penglihatan, di surga Tuhan berjalan dr satu gudang ke gudang lainnya.. Ketika itu, Tuhan menunjukkan gudang pengetahuan, semua isinya berupa buku-buku.. Tuhan berkata: "curahkan kepada semua yang mau".. Lalu Tuhan kembali berjalan ke gudang lainnya, gudang senjata, gudang jubah, Tuhan juga berkata: "curahkan kepada semua yang mau"..

2 Raja-Raja 2:1-6
1: Menjelang saatnya TUHAN hendak menaikkan Elia ke sorga dalam angin badai, Elia dan Elisa sedang berjalan dari Gilgal.
2: Berkatalah Elia kepada Elisa: "Baiklah tinggal di sini, sebab TUHAN menyuruh aku ke Betel." Tetapi Elisa menjawab: "Demi TUHAN yang hidup dan demi hidupmu sendiri, sesungguhnya aku tidak akan meninggalkan engkau." Lalu pergilah mereka ke Betel.
3: Pada waktu itu keluarlah rombongan nabi yang ada di Betel mendapatkan Elisa, lalu berkatalah mereka kepadanya: "Sudahkah engkau tahu, bahwa pada hari ini tuanmu akan diambil dari padamu oleh TUHAN terangkat ke sorga?" Jawabnya: "Aku juga tahu, diamlah!"
4: Berkatalah Elia kepadanya: "Hai Elisa, baiklah tinggal di sini, sebab TUHAN menyuruh aku ke Yerikho." Tetapi jawabnya: "Demi TUHAN yang hidup dan demi hidupmu sendiri, sesungguhnya aku tidak akan meninggalkan engkau." Lalu sampailah mereka di Yerikho.
5: Pada waktu itu mendekatlah rombongan nabi yang ada di Yerikho kepada Elisa serta berkata kepadanya: "Sudahkah engkau tahu, bahwa pada hari ini tuanmu akan diambil dari padamu oleh TUHAN terangkat ke sorga?" Jawabnya: "Aku juga tahu, diamlah!"
6: Berkatalah Elia kepadanya: "Baiklah tinggal di sini, sebab TUHAN menyuruh aku ke sungai Yordan." Jawabnya: "Demi TUHAN yang hidup dan demi hidupmu sendiri, sesungguhnya aku tidak akan meninggalkan engkau." Lalu berjalanlah keduanya.



Ayat 1
1: Menjelang saatnya TUHAN hendak menaikkan Elia ke sorga dalam angin badai, Elia dan Elisa sedang berjalan dari Gilgal.

Banyak anak Tuhan yang ingin Tuhan naikkan dalam angin badai, namun banyak yang tidak siap dan banyak yang seperti burung pipit, takut dengan badai..

Pertanyaan: bagaimana sikapmu dalam badai?

Di dalam badai kita bisa melihat, yang mana yang rajawali yang mana burung pipit..
Umur berapapun, rajawali tetap rajawali.. Apakah kita rajawali? Atau burung pipit?

"Pengurapan itu membuat kita menjadi manusia lain.."


Ayat 2
2: Berkatalah Elia kepada Elisa: "Baiklah tinggal di sini, sebab TUHAN menyuruh aku ke Betel." Tetapi Elisa menjawab: "Demi TUHAN yang hidup dan demi hidupmu sendiri, sesungguhnya aku tidak akan meninggalkan engkau." Lalu pergilah mereka ke Betel.
 
Dalam hidup ini, ada banyak orang yang sekedar ikut-ikutan dan di dalam rutinitas.. Kalau begitu, orang itu suatu saat akan stuck dan tidak bisa next level..

Demi Tuhan dan demi hidupmu » Elisa punya keintiman dengan Tuhan dan punya cinta, apa yang ia lakukan semua demi Tuhan..

Contoh: Kalau mau nari buat SBY, gimana latihannya? Pasti sungguh-sungguh.. Apalagi untuk Tuhan.. Harusnya bergelora..

Apakah engkau hidup demi Tuhan, atau demi hidupmu sendiri?

Elisa punya visi dan destiny.. Elisa dengan tegas berkata demi Tuhan dan demi hidupku, artinya ia mengerti destinynya untuk mendapat jubah Elia..

Didik hidupmu.. Kita tidak punya jatah besar kalau tidak punya destiny, tidak biasa kerja, ataupun tidak punya tekad di dalam hidup..

Yesus sudah menentukan destinynya ketika umur 12 tahun (Dia sudah di Bait Allah)

Gereja perlu sadar bahwa ada panggilan besar.. Ambil itu di Roh dan tangkap dengan cepat..

Pertemuan, pengalaman, mimpi, dan pewahyuan pribadi dengan/dari Tuhan adalah awal dari next level..
Temukan Tuhan, cari Tuhan secara pribadi..

Dengarkan perjanjian yang Tuhan beri..
Tangkap perjanjian itu.. Tangkap rhema, maka kita akan punya sesuatu yang ajaib..




Ayat 3 dan 5
3: Pada waktu itu keluarlah rombongan nabi yang ada di Betel mendapatkan Elisa, lalu berkatalah mereka kepadanya: "Sudahkah engkau tahu, bahwa pada hari ini tuanmu akan diambil dari padamu oleh TUHAN terangkat ke sorga?" Jawabnya: "Aku juga tahu, diamlah!"

 5: Pada waktu itu mendekatlah rombongan nabi yang ada di Yerikho kepada Elisa serta berkata kepadanya: "Sudahkah engkau tahu, bahwa pada hari ini tuanmu akan diambil dari padamu oleh TUHAN terangkat ke sorga?" Jawabnya: "Aku juga tahu, diamlah!"

Nabi-nabi itu tidak gerak dari kota ke kota, tapi itu nabi dari masing-masing kota (nabi-nabi tersebut tidak mengikuti Elia, namun hanya tetap di kotanya sendiri) dan sebenarnya mereka tahu kalau Elia akan diangkat.. Ada banyak orang yang sudah berkarunia, tapi tidak bergerak dan stuck..
Nabi-nabi itu sedikitpun tidak mendapat bagian dari urapan Elia, karena mereka HANYA tahu tapi tidak mau bergerak dan tidak melakukan..

Ada banyak yang punya perjanjian sama Tuhan, tapi tidak mau berperang karena takut diserang oleh iblis, karena pikirnya kalau tidak perang, dia tidak diperangi oleh iblis, jadi aman-aman saja..
Setiap kita harus berlatih untuk perang, dan harus tau senjata apa yang kita punya untuk berperang.. Ketika kita di Yerikho, sebenarnya Ia mau melatih dan mendidik kita untuk berperang, bukan untuk "menghabiskan" kita..

Betapa Tuhan ingin melihat anak-anakNya memduduki berbagai bidang..