Super Sunday IFGF Palembang, 11 Juni 2017

SUPER SUNDAY IFGF PALEMBANG
11 JUNI 2017

By: Ps. Robert Lie

Cross to Glorious

Jalan menuju kemuliaan adalah SALIB!
Penderitaan harus mendahului kemuliaan.
Hal yang terpenting dalam kekristenan adalah Salib. Banyak yang hanya menjadikan salib adalah sebuah simbol.

Menyangkal diri dan memikul salib.
Markus 8:34 (TB) 
34: Lalu Yesus memanggil orang banyak dan murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka: "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku.

Siapa yang mau mengikut Tuhan, harus sangkal diri pikul salib. Sangkal diri, pikul salib, baru ikut Tuhan.
Jangan senang dengan comfort zone. Sangkal diri, pikul salib!

Seringkali iblis berusaha memutarbalikkan pengertian mengenai menyangkal diri dan memikul salib.


MENYANGKAL DIRI

# Pengertian yang salah
Menyangkal diri:
Tidak boleh ini itu, menjauhkan diri dari dosa, meninggalkan pola duniawi, peraturan-peraturan yang harus ditaati, dll.

Ini sebenarnya tidak 100% salah, tapi kalau kita lakukan semuanya tanpa dipimpin oleh Roh Kudus, maka menyangkal diri akan menjadi sesuatu usaha yang sia-sia kalau dilakukan dengan kekuatan dan usaha kita sendiri.

# Pengertian yang benar
Galatia 2:20 (TB) 
20: namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku.

Roma 3: 23, ketika manusia pertama jatuh dalam dosa, manusia kehilangan kemuliaan Allah.
Kita harus ingat kalau kita itu masih hidup sebagai manusia, hidup dalam daging, karena tubuh kita adalah daging. Memang kita hidup di dalam tubuh, tapi Yesus harus berkuasa atas daging kita. Berikan makan untuk roh kita, sehingga roh kita lebih berkuasa dari kedagingan kita. Kalau kita beri makan kedagingan kita, kedagingan kita akan berkuasa, sehingga semua yang daging yang akan muncul. Ketika roh lebih kuat, daging akan nurut pada roh, tapi ketika daging lebih kuat, maka roh kita juga tidak bisa berkuasa.
Musa berkata kalau tanpa Tuhan, mereka tidak mau berjalan. Kenapa Musa berkata seperti itu? Karena dia tahu, tanpa Tuhan, tidak akan bisa.

Matius 26:39 (TB) 
39: Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: "Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki."

1. Menyangkal diri adalah mengutamakan / memprioritaskan kehendak Tuhan di atas kehendak / ego kita
- Mengutamakan untuk taat Firman Tuhan daripada keinginan dan kedagingan kita.
- Mengutamakan kepentingan Tuhan daripada kepentingan kita.
God's will or your will?
Setiap hari kita dihadapkan dengan kehendak Tuhan atau kehendak kita sendiri, dan kita harus memilih.
Sangkal diri adalah mengutamakan God's will, bukan my will. 

Di Kitab Markus 8:34, kata menyangkal diri terdiri dari 2 kata yang artinya renounce (meninggalkan) dan  himself (dirinya). Jika kata dalam Bahasa Ibrani renounce itu "dipecah", akan didapatkan 2 kata baru, yang artinya appointed (yang ditetapkan) dan deny (menyangkal). Artinya, menyangkal diri adalah meninggalkan diri kita sendiri, dan kita pun sebenarnya sudah ditetapkan untuk harus menyangkal diri kita sendiri. Jika kata dalam bahasa Ibrani appointed itu dipecah kembali, didapatkan 2 hal baru, yaitu mengenai hadiah, dan juga ownership, to seal, covenant. Ini seperti mau menjelaskan ketika kita bisa menyangkal diri kita sendkri, sebenarnya ada sebuah hadiah, janji, dan covenant yang akan diberikan Tuhan atas hidup kita.

Kunci yang membuat kita dimampukan untuk menyangkal diri adalah kuasa dan pimpinan Roh Kudus!
Roma 8:13 (TB) 
13: Sebab, jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati; tetapi jika oleh Roh kamu mematikan perbuatan-perbuatan tubuhmu, kamu akan hidup.

2. Hanya Roh Kudus yang mampu mematikan setiap keinginan daging / dosa dalam hidup kita.
Roma 8:14 (TB) 
14: Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah.

3. Hidup menyangkal diri artinya hidup kita senantiasa dipimpin, diarahkan, dikuasai, dilingkupi oleh Roh Kudus
Roma 8:5 (TB) 
5: Sebab mereka yang hidup menurut daging, memikirkan hal-hal yang dari daging; mereka yang hidup menurut Roh, memikirkan hal-hal yang dari Roh.

Pilihanmu sehari-hari dan pergaulanmu akan menentukan engkau akan jadi apa.
Ketika seseorang dilingkupi dengan Roh Kudus, apapun yang disentuh, juga akan disentuh Tuhan Yesus, dan juga karena itu dikatakan jangan mengusik orang yang diurapi Tuhan.


MEMIKUL SALIB
Pengertian memikul salib bagi orang percaya:
Markus 8:35 (TB) 
35: Karena siapa yang mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku dan karena Injil, ia akan menyelamatkannya.

Markus 8:38 (TB) 
38: Sebab barangsiapa malu karena Aku dan karena perkataan-Ku di tengah-tengah angkatan yang tidak setia dan berdosa ini, Anak Manusia pun akan malu karena orang itu apabila Ia datang kelak dalam kemuliaan Bapa-Nya, diiringi malaikat-malaikat kudus."

2 Timotius 3:12
12: Memang setiap orang yang mau hidup beribadah di dalam Kristus Yesus akan menderita aniaya,

1 Petrus 4:14
14: Berbahagialah kamu, jika kamu dinista karena nama Kristus, sebab Roh kemuliaan, yaitu Roh Allah ada padamu.

1 Petrus 4: 16
16: Tetapi, jika ia menderita sebagai orang Kristen, maka janganlah ia malu, melainkan hendaklah ia memuliakan Allah dalam nama Kristus itu.

Ketika kita pikul salib, kita itu siap untuk mendapatkan sesuatu yang berharga.

Dalam Bahasa Ibrani, kata memikul Salib terdiri dari 3 kata yang dibaca veyiqa et tselavo.
- Veyiqa berasal dari kata laqach yang artinya take (mengambil) dan receive (menerima). Menerima di sini artinya to acquire something worth having yaitu untuk mendapatkan sesuatu yang berharga untuk dimiliki.
- Tselavo berasal dari kata tslav yang artinya cross atau crucify.
Jika kata tslav ini kita pecah, terdiri dari 3 huruf, yaitu tsaddiq, lamed, beth (vet).
1. Tsaddiq = Righteous Person = Tuhan Yesus sendiri, karena kita bukanlah orang benar, namun kita adalah orang yang dibenarkan karena Dia.
2.  Lamed = a staff / cattle goad (tongkat gembala), teach, learn. Kata dasar lamed itu lamad, artinya belajar, tapi tipe belajar yang menggunakan "tongkat", seperti gembala mengarahkan dombanya dengan tongkat gembala.
3. Beth = house (rumah), body (tubuh). 

Jika kita simpulkan semuanya, kata "memikul salib" artinya ketika kita mau mengambil / menerima (laqach) Rightous Person / Orang Benar / Tuhan Yesus sendiri (tsaddiq) untuk mengajar dan mendidik (lamad) kita sehingga tubuh (beth) kita bisa menjadi rumah (beth) bagi Tuhan Yesus berdiam di dalam kita.
Kita tahu kita menyangkal diri dan memikul salib untuk mendapatkan sesuatu yang berharga yang akan kita dapatkan, yaitu Yesus sendiri!

Memikul salib:
- Orang percaya "menderita aniaya" oleh memberitakan nama Yesus
- Menderita aniaya karena memberitakan Injil
- Menderita aniaya karena hidup menaati Firman Tuhan
- Menderita karena hidup kudus, hidup berkenan kepada Allah

- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -

AoC Bandung, 5 Juni 2017

AOC BANDUNG
5 JUNI 2017

By: Ev. Daniel Krestianto

"Mengikut Yesus keputusanku" biarlah bukan hanya jadi nyanyian yang enak, tapi benar-benar mengikut Yesus sampai garis akhir. Kita harus tahu, mengikut Yesus itu tidak mudah. Lagu itu diciptakan dengan sesuatu yang terjadi, yaitu nyawa dikorbankan dan dengan terus orang tersebut menyanyi lagu tersebut. Itulah realita kehidupan, mungkin kita ingin kehidupan yang enak, nyaman, tidak ada tantangan, dan itu juga keinginan semua orang. Tapi kadang mengikut Yesus tidak seperti yang kita inginkan, karena ada sesuatu yang ditentukan untuk kita bayar. Kehidupan ini tidak gratisan. Tidak ada yang gratis! Dalam kekristenan pun Tuhan merindukan untuk kita masuk di dalam pembentukan.

Banyak yang kecewa ketika ikut Yesus karena tidak mengalami kenaikan, justru melarat dan turun, tidak cukup, dll. Bukan karena Tuhan benci kita, tapi justru karena Tuhan sayang kita. Kita harus sadar apa yang terjadi di dunia ini tidak ada yang gratis, ada yang harus kita bayar. Kenapa seringkali orang lihat orang lain di luar Tuhan hidupnya enak? Memang kelihatan enak, tapi lihat akhirnya, mereka juga bayar, mereka bayar semua itu di neraka. Tuhan itu sebentar lagi menjemput kita, waktu kita sebentar lagi. Yang nanti masuk ke surga itu jiwa. Di dalam jiwa ada keinginan, nafsu, kedagingan, keterikatan, dan semua itu dibawa, karena itu Tuhan berkata lepaskan ikatan di dunia, sehingga ketika kita meninggal, tidak ada ikatan apapun lagi. Kalau tidak ada ikatan, orang itu akan menikmati kehidupan di surga. Kalau masih ada ikatan dan sekalipun bisa masuk surga, artinya engkau harus diobati dan masuk karantina terlebih dahulu. Tapi kalau hidupnya berkenan di dunia, maka kita punya harta di surga. Semua tidak ada yang sia-sia. Proses demi proses itu tidak sia-sia. Kalau engkau bisa menangkan proses demi proses, maka engkau akan dapat pahala di surga. Kalau proses datang, itu Tuhan izinkan agar hati kita murni, tulus, bukan karena ingin sesuatu, bukan karena ingin kaya atau menikmati hidup. 

Salib menuju glorious. Apa itu glorious? Kemuliaan, sesuatu yang mulia, yaitu hidup dengan Yesus. Bagaimana bisa hidup dengan Yesus kalau tidak sejalan dengan Yesus. Kalau tidak sepakat atau tidak punya tujuan yang sama, orang itu tidak bisa berjalan bersama. Engkau dengan Yesus apakah sejalan, sepakat, tujuannya sama? Engkau punya maksud, Tuhan punya maksud, kalau tidak sama, ya tidak bisa sejalan. Tuhan itu punya rumah di surga, karena itu untuk apa Tuhan Yesus ikuti kita? Dia punya Kerajaan, Dia punya segalanya, justru kita itu berjalan menuju yang Yesus punya, karena itu satu-satunya kita harus nurut dan ikut Dia. Banyak yang ingin dapat yang bagus di surga, tapi tidak bayar harga, bagaimana bisa? Di surga ada harta tidak bertuan, ada yang berbuat baik, dll, semua sudah dikumpulkan di surga, tapi di detik-detik terakhir dia tidak punya tiket untuk ke surga, sehingga semua hartanya di surga menjadi tidak bertuan. Tiket surga tidak bisa dibeli dengan uang, tapi hidup dalam Firman, taat pada Tuhan, jadi pelaku Firman, itu engkau sedang cicil tiket ke surga.

Menuju glorious, itu salib. Yesus bahkan dikatakan gila bukan oleh orang lain, tapi bahkan Dia dikatakan gila oleh keluargaNya sendiri. Jadilah seperti bola karet yang lunak dan siap dibentuk seperti apapun, sehingga ketika dilempar kencang ke bawah, bola itu akan memantul dengan sangat tinggi ke atas. Pribadi tiap pribadi harus tahu, semua waktunya sudah singkat. Ketika "gong" itu dinyatakan, masa 3,5 tahun itu akan terjadi, mengalami yang tidak enak, mengalami tekanan. Tuhan tidak inginkan satupun kita binasa, Tuhan ingin kita semua masuk surga, tapi ada harga yang harus engkau bayar.
1. Kalau engkau tidak bisa dibentuk, engkau akan semakin lama bayar harganya.
2. Ketika engkau mengucap syukur bisa membayar harga di dunia, itu lebih baik daripada engkau kemudian bayar di neraka. Ada pembayaran setiap kali engkau berbuat dosa, tergantung apakah engkau mau bayar ketika di dunia, atau ketika engkau sudah meninggal. Kita punya Roh Kudus, sehingga seringkali kita membayar seperti tidak membayar, karena Tuhan sudah tanggung semua di kayu salib, karena itu Tuhan berkata tinggal di dalam Aku, Aku di dalam kamu, Firman tinggal dalam hidup kita, sehingga ketika kita bayar harga, kita tidak merasa seperti membayar.
3. Pembentukan karakter, itu bayar harga.
4. Punya iman, bahwa semua yang tidak ada, tidak mungkin, semua itu bisa terjadi. Sekalipun tidak ada jalan, ketika engkau percaya Tuhan itu Jalannya, maka Tuhan akan bekerja. Bisakah engkau percaya bahwa Tuhan bisa melakukan keajaiban? Bertindak step by step, jangan kepahitan, jangan menyimpan apapun. Bangkit, raih setiap impian jadi kenyataan. Confess setiap hari! Iman tidak bisa tumbuh kalau tidak engkau tumbuhkan! Iman tanpa perbuatan itu 0, artinya apa yang engkau lakukan, itu cermin apakah engkau punya iman atau tidak. LAKUKAN perbuatan yang mencerminkan imanmu! Jangan butuh Tuhan untuk pertolongan, tapi engkau butuh Dia karena memang engkau tidak bisa hidup di luar Dia.

Roma 8:17
17: Dan jika kita adalah anak, maka kita juga adalah ahli waris, maksudnya orang-orang yang berhak menerima janji-janji Allah, yang akan menerimanya bersama-sama dengan Kristus, yaitu jika kita menderita bersama-sama dengan Dia, supaya kita juga dipermuliakan bersama-sama dengan Dia.

Penderitaan kapan? Ketika proses, pembentukan karakter. Di ayat tersebut ada dikatakan mengenai ahli waris dan janji-janji Allah tergenapi. Janji itu tergenapi ketika engkau percaya dan jadi ahli warisnya.
Jadi anak, artinya kita mengerti bapak kita seperti apa. Kenali Bapamu di surga, sehingga kita menjadi ahli warisNya dan bisa mendapatkan janji-janji Tuhan. Buang komplainmu, buang keragu-raguan dan kecurigaanmu pada Tuhan. Jangan sampai engkau tidak bisa masuk surga karena uang. Bayar semua yang Tuhan mau, maka engkau akan dapatkan glorious itu dan jadi bagianmu.

- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -

AoC Bandung, 22 Mei 2017

AOC BANDUNG
22 MEI 2017

By: Ev. Daniel Krestianto

Benar-benar jadi pelaku Firman! Biar kita menangkap dan kita bisa masuk dalam Kerajaan Surga. Ini tidak main-main, bukan sesuatu teori, tapi ini benar-benar sesuatu yang Tuhan inginkan. Belajar, tangkap apa yang Roh Kudus inginkan untuk kita mengerti, lakukan, dan genapi sampai pada titik terakhir kita pulang ke surga. Mungkin ada yang pulang sebelum pengangkatan, atau ada yang mendapatkan pengangkatan, tapi biarlah kita didapati menyelesaikan bagian dan destiny kita masing-masing.

Engkau mau punya uang berapapun tidak ada gunanya, mau punya uang sangat banyakpun semua nothing, tidak ada gunanya. Firman Tuhan berkata, yang penting adalah akhir dari segala-galanya. Yang penting adalah detik engkau pulang, apakah benar engkau bisa didapati setia, apakah benar engkau bisa punya tiket ke surga. Mengerti dengan sungguh pelajaran ini!

Maeakhi 4:5-6
5: Sesungguhnya Aku akan mengutus nabi Elia kepadamu menjelang datangnya hari TUHAN yang besar dan dahsyat itu.
6: Maka ia akan membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati anak-anak kepada bapa-bapanya supaya jangan Aku datang memukul bumi sehingga musnah.

Mengutus nabi Elia. Maksudnya apa? Karunia kenabian akan berbicara, karunia kenabian akan melakukan sesuatu supaya setiap manusia mengerti bahwa tujuan terakhir adalah pemulihan antara kita dengan Bapa di surga. Ini adalah sesuatu yang terakhir. Ini yang Tuhan hendaki, semua hati manusia itu memiliki hubungan yang indah antara manusia dengan Bapa di surga. Ada yang hubungan dengan Tuhan sepertinya oke, tapi coba koreksi hati yang terdalam. Ada beberapa kategori:
1. Mungkin engkau tidak punya figur seorang ayah.
Mungkin ketika engkau lahir, ayahmu sudah meninggalkanmu, entah meninggal atau kemana, sehingga engkau tidak punya figur seorang ayah
2. Engkau punya ayah, tapi ayahmu tidak sesuai dengan hatimu
Mungkin seperti air bertemu minyak, yang sampai kapanpun tidak bisa bersatu, setiap bertemu, clash, ribut. Atau seperti anjing bertemu kucing, tidak bisa klop. Orang yang seperti ini, engkau punya figur yang rusak terhadap seorang ayah.
3. Engkau rindu untuk punya ayah tapi engkau pernah disakiti
Ada kata-katanya, ada sesuatu tindakannya yang sangat menyakiti hatimu dan engkau tidak bisa terima hal itu. Mungkin engkau berkata, "Apa salahku sampai bapakku melakukan seperti itu?".

Bagaimana pandanganmu terhadap bapakmu? Apakah engkau bisa dengan hati yang sangat plong berkata "papa" pada Bapa di surga? Banyak istri yang pandangannya rusak kepada suaminya, yang dianggap seperti ayah, seperti suami, dan sebagai orang yang harusnya dihormati. Kalau hati kita tidak terpulihkan, kalau hati manusia tidak dipulihkan, Firman Tuhan jelas berkata, Yesus datang memukul bumi sehingga musnah. Ini kata-kata terakhir perjanjian lama sebelum masuk perjanjian baru. Manusia saat ini yang dipersoalkan itu adalah uang, kesuksesan, harga diri, pembentukan keluarga untuk sukses, dll. Jangan lupakan hal ini, karena ini tidak bisa dicoret, dan kalau ini tidak terjadi, Tuhan akan datang memukul bumi hingga semua musnah.

Mau bagaimanapun, darah yang mengalir dalam tubuhmu adalah juga darah dari ayahmu. Engkau mau benci bagaimanapun, dalam darahmu ada asal-usul dari ayahmu. Sesungguhnya anak itu tidak akan jauh dari ayahnya, seperti buah tidak mungkin jatuh jauh dari pohonnya. Mari dipulihkan hari ini, karena ada Firman Tuhan yang luar biasa, Firman itu beerkata ita harus bereskan hubungan kita dengan bapak di dunia, maka hubunganmu itu juga akan beres dengan Bapa di surga. Untuk apa? Agar setiap janji dan warisan Tuhan itu bisa masuk dalam kehidupan kita.

Roma 8:15
15: Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru: "ya Abba, ya Bapa!"

Ada yang mungkin bisa memanggil ya Abba ya Bapa, tapi itu tidak sampai ke surga, kenapa? Karena hubungannya dengan bapak di dunia belum beres. Jangan sampai anakmu tidak bisa masuk surga karena perbuatanmu pada anakmu! Bapak di dunia itu harus belajar dan jadi contoh Bapa di surga. Bapa di surga itu bapak yang sangat mengerti, bukan bapak yang mengikuti setiap keinginan anaknya. Memang ada pendidikan, tapi ada kasih yang melimpah. Kalau engkau mendidik mereka dengan kasih, itu akan bagus, tapi kalau mendidik tanpa kasih, akan jadi rusak.

Seseorang yang dewasa itu:
# Berhak mewarisi warisan

Kita itu diadopsi Bapa di surga, dan menganggap kita itu orang yang dewasa. Kalau orang tua terlalu memproteksi anak, memang itu sepertinya baik di pandangan orang tua, tapi di pandangan anak, itu menjadi kepahitan. Di balik semua ini harus sadar, apapn langkah yang engkau ambil, ada harga yang harus engkau bayar. Tuhan tidak pernah meninggalkan kita, Dia izinkan kita mengambil langkah. Belajar bertanggungjawab atas pilihan yang engkau pilih. Dalam mendidik anak, engkau harus tanya Roh Kudus, bukan emosi atau tanganmu yang jalan. Tangan bukan untuk memukul, apalagi anak. Setelah anak berumur 7 tahun, engkau boleh memukulnya, tapi 7 tahun ke atas, tidak boleh memukul dari kaki ke atas, menampar itu tidak boleh sama sekali. Jangan menampar kalau engkau tidak ingin ditampar. Apa yang engkau lakukan, itu akan ditakar dan akan dilakukan padamu.

Apa ciri-ciri dari anak yang hatinya hancur dan "yatim piatu"?
1. Tidak aman
Sifat yang rasanya kemanapun tidak aman, ada sesuatu ketakutan, ada rasa tidak nyaman.
2. Hidup tidak pernah puas
Diberi apapun, tidak pernah puas
3. Tidak mampu dicintai
Karena kemanapun selalu membuat onar (trouble maker).
4. Sering melukai orang lain
5. Iri
Ada orang berhasil, iri. Buat apa iri? Setiap pribadi punya jalurnya masing-masing, semua spesial di hadapan Tuhan. Semua punya bagiannya masing-masing, tidak perlu ada iri. Merasa tidak nyaman dengan orang yang diangkat. Kalau kta mengerti kita orang spesial dan hidup dalam Kerajaan Tuhan, engkau itu punya kursi masing-masing. Ketika Yusuf datang, dia justru mempersilahkan Yusuf untuk memimpin bangsa dan menjadi partner. Sejak kita lahir, kita sudah ditetapkan, ditentukan, dan kita punya jalan dan spesial di hadapan Tuhan.. Kalau jiwamu tidak engkau beri pengertian, itu akan jadi benih, dan engkau akan berontak pada Tuhan, dan ujungnya pasti neraka. Di akhir segalanya, semua itu akan dilihat, apakah hubunganmu sudah baik dan indah di hadapan Bapa di surga? Anak yang hilang itu berlari kembali kepada bapaknya ketika dia mengerti kalau dia bersalah. Bukan bapaknya yang berlari kepada anaknya terlebih dahulu, tapi anaknya dulu yang berlari kembali kepada Bapa.
6. Kemarahan / emosi tinggi
7. Ketakutan
8. Sering menghakimi
9. Mengejar pengakuan
10. Terus mencari pujian / prestasi

Poinnya untuk setiap kita, kita pulihkan hubungan kita dengan Bapa di surga. Bapa di surga sangat berbeda dengan bapak di dunia, karena bapak di dunia hanya bisa melihat yang kelihatan, Bapa di surga bisa melihat jauh ke depan yang tidak bisa kita lihat.

# Punya karakter dan sifat menyerupai bapaknya.
Kalau seseorang sudah dipulihkan hati bapaknya, maka dengan sendirinya karakter orang ini akan menyerupai karakter Bapa di surga. Kalau karakter kita belum sama dengan karakter Tuhan Yesus, hati-hati.

Apa sifat Yesus? Selalu membagi kasih. Ketika Tuhan Yesus turun dari perahu dan melihat orang banyak, hatiNya tergerak dengan penuh belas kasihan, padahal Tuhan Yesus barusan ada "kegiatan". Ada proses pendidikan agar karaktermu seperti Yesus.

# Hubungan yang sangat intim dengan Bapa di surga.
Apakah hubunganmu dengan Bapa di surga itu dekat atau biasa-biasa saja?

Tuhan tidak ingin engkau yatim piatu, tapi engkau itu diadopsi oleh Bapa di surga.



- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -