Ibadah Minggu IFGF Palembang, 15 Januari 2017

IBADAH MINGGU IFGF PALEMBANG
15 JANUARI 2017

By: Ps. Robert Lie

1 Korintus 1:26-28 (TB) 
26: Ingat saja, saudara-saudara, bagaimana keadaan kamu, ketika kamu dipanggil: menurut ukuran manusia tidak banyak orang yang bijak, tidak banyak orang yang berpengaruh, tidak banyak orang yang terpandang.
27: Tetapi apa yang bodoh bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan orang-orang yang berhikmat, dan apa yang lemah bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan apa yang kuat,
28: dan apa yang tidak terpandang dan yang hina bagi dunia, dipilih Allah, bahkan apa yang tidak berarti, dipilih Allah untuk meniadakan apa yang berarti,


1. Remember
Tuhan sering mengajarkan kita untuk mengingat Tuhan, apa yang telah dilakukanNya,bagaimana kebaikanNya, dll. Bangsa Israel sering disuruh untuk mengingat bagaimana Tuhan sudah membawa mereka keluar dari Mesir, menyediakan makanan di padang gurun, memelihara mereka hingga masuk ke Tanah Kanaan. Ingat bagaimana keadaan kita ketika kita dipanggil Tuhan masuk dalam panggilanNya hingga sekarang.

Ingat kita awalnya tidak punya apa-apa, tidak bisa apa-apa. Ada yang awalnya mungkin ketika sakit lalu dipanggil Tuhan dan akhirnya Tuhan sembuhkan, lalu masuk dalam pelayanan, dll. Ada yang mungkin awalnya ketika tidak punya uang, ada yang ketika tidak punya harapan, tidak terpandang, tidak berpengaruh, tidak bijak, dll. Stay humble. Ingat darimana engkau diambil.


2. Rise up
- Kita harus menyadari Tuhanlah yang mengangkat setiap kita. Terus bangkit, jangan lemah. Kalau kita bisa ada sampai hari ini, itu karena Tuhan yang mengangkat kita. Kalau bukan Tuhan yang mengangkat, engkau tidak akan bisa terangkat, karena hidup kita semua itu di tangan Tuhan. 
 - Kita harus bangkit, tidak boleh terpuruk. Ada 4 hal yang Tuhan rise up:


A. Apa yang bodoh bagi dunia 
1 Korintus 1:27 (TB) 
27: Tetapi apa yang bodoh bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan orang-orang yang berhikmat, dan apa yang lemah bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan apa yang kuat, 

Maria dan Yusuf. Mana ada wanita yang mau hamil di luar nikah, apalagi ketika di Israel, kalau didapati seperti itu, dia pasti dirajam mati karena dianggap berzinah. Yusuf sangat menghormati Maria dan dia hendak menceraikan Maria diam-diam, tapi malam harinya malaikat mendatangi Yusuf. 2 orang ini bodoh di hadapan dunia, tapi Tuhan pakai mereka. Hidup radikal, hidup kudus, doa pagi, tindakan profetik, itu bodoh bagi dunia. Tapi Tuhan akan gunakan orang bodoh untuk mempermalukan orang-orang yang pintar. 

Ada contoh orang-orang bodoh yang mengubah dunia:
1. Adam Khoo 
2. Aristotle Onassis 
3. Thomas Alva Edison 
4. Chris Gardner 
5. Ludwig Van Beethoven 
6. Louis Braille 
7. Walt Disney 

Kalau mereka saja bisa mengubah dunia, apalagi ketika Tuhan ada bersama kita? Dia yang akan selalu mengangkat kita. 

B. Apa yang lemah
2 Korintus 12:9-10 (TB) 
9: Tetapi jawab Tuhan kepadaku: "Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna." Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku. 
10: Karena itu aku senang dan rela di dalam kelemahan, di dalam siksaan, di dalam kesukaran, di dalam penganiayaan dan kesesakan oleh karena Kristus. Sebab jika aku lemah, maka aku kuat.

Kasih karunia Tuhan cukup untuk kita. Ketika engkau merasa kuat, di situlah engkau merasa lemah, tapi ketika engkau merasa lemah dan tidak bisa apa-apa tanpa Tuhan, di sanalah engkau kuat. Tidak ada manusia yang sempurna secara fisik, emosi, intelektual. Semua keterbatasan fisik, keuangan, emosional, pendidikan, dll tidak boleh membuat kita lemah, kita harus tetap bangkit dan sadar kalau Tuhan turut bekerja dalam segala hal untuk mendatangkan kebaikan.

Roma 8:28 (TB) 
28: Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.

Keluaran 4:10 (TB) 
10: Lalu kata Musa kepada TUHAN: "Ah, Tuhan, aku ini tidak pandai bicara, dahulu pun tidak dan sejak Engkau berfirman kepada hamba-Mu pun tidak, sebab aku berat mulut dan berat lidah."

Tuhan ketika memanggil Musa, awalnya Musa pun menolak karena dia bukan orang yang pandai bicara. Tapi Tuhan pakai dia memimpin tiga juta orang Israel hingga masuk ke Kanaan. Sekalipun Tuhan sudah pakai Musa untuk melakukan mujizat, Musa tetap berkata agar Tuhan sendiri yang memimpin mereka dan berjalan bersama mereka.

C. Apa yang tidak terpandang dan hina
Di Yohanes 4, wanita Samaria itu adalah seorang pelacur, tapi ketika dia dipilih dan dilanggil Tuhan, dia jadi penginjil luar biasa. Rut yang tidak terpandang dipakai Tuhan dengan ajaib. Daud juga awalnya dihina ketika akan melawan Goliat, tapi pada akhirnya dia menjadi Raja Israel. Yusuf dijual menjadi budak, difitnah masuk penjara, tapi akhirnya dia diangkat menjadi wakil raja Mesir saat itu.

D. Apa yang tidak berarti
Bartolomeus orang buta dan pengemis, ketika dia berteriak-teriak pun murid-murid menyuruhnya diam, tapi pada akhirnya Yesus mendatanginya dan menyembuhkannya. Bartolomeus adalah pengemis, buta lagi. Pengemis itu tidak berarti, apalagi dia buta, tapi Tuhan datangi dia. Wanita istri hamba Tuhan yang meninggal, memiliki hutang dan harus menjual anaknya. Tapi ketika itu Elisa datang dan dia mendapatkan mujizat.


3. Recommit again
Apa itu komitmen? Itu adalah janji seseorang dengan orang lain, dan itu tercermin dari tindakannya. 

Ada 4 komitmen seorang murid yang harus kita lakukan: 
- Mau diajar 
- Mau dikoreksi kesalahannya
- Mau berubah
- Mau menjalankan kebenaran Firman bukan soal pengetahuan, tapi bagaimana engkau menjadi pelaku Firman itu.

Ada 2 faktor utama yang membuat orang berubah komitmennya:

A. Faktor internal 
* Ceroboh saat mengambil keputusan 
* Kurang berpikir panjang, tidak berpikir resiko. Dalam hukum roh, semua ada hitungannya.
* Keyakinan goyah, imannya berkurang

B. Faktor eksternal
* Lingkungan / pergaulan Pergaulan yang buruk merusak kebiasaan yang baik.
* Gaya hidup yang tidak benar
* Uang

- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -

Ibadah Minggu IFGF Palembang, 8 Januari 2017

IBADAH MINGGU IFGF PALEMBANG
8 JANUARI 2017

By: Ps. Robert Lie

1. Definisi Mahligai
2. Apa itu Mahligai
3. Syarat Masuk ke Mahligai


1. Definisi Mahligai Mahligai
- Menurut KBBI adalah (ruang) tempat kediaman raja atau putri-putri raja (dalam lingkungan istana).
- Menurut Thesaurus (buku sinonim) adalah a room, usually private, in a house or apartment, especially bedroom.
- Dari Bahasa Ibrani Cheder, artinya bedroom, chamber, inner room, inner chamber, inner most, inside, room, south.

Contoh ruang tidurmu apakah semua orang bisa masuk ke sana? Tidak bisa, kecuali engkah punya hubungan yang sangat dekat dengan orang yang empunya kamar tersebut. Asal kata Ibrani cheder adalah chadar, artinya surrounds, enclose.

2. Apa itu Mahligai
A. Tempat Kebahagiaan
Kidung Agung 1:4 (TB) 
4: Tariklah aku di belakangmu, marilah kita cepat-cepat pergi! Sang raja telah membawa aku ke dalam maligai-maligainya (cheder). Kami akan bersorak-sorai dan bergembira karena engkau, kami akan memuji cintamu lebih dari pada anggur! Layaklah mereka cinta kepadamu!

Tuhan membuat mahligai, Tuhan mau menyatakan kalau Dia memberikan kebahagiaan kepada kekasih-kekasihNya hingga kita berkata seperti di Kidung Agung. Mujizat terjadi bukan karena iman kita, tapi karena iman Yesus. Tahun ini apapun yang engkau lakukan dengan tepat, akan terjadi percepatan! Dia angkat semua dukacita kita, kesusahan kita, lalu Dia bawa kita ke mahligaiNya, Dia ubah dukacita jadi kebahagiaan. Kebahagiaan tidak bisa dibeli, dan tidak selalu tentang uang. 

B. Tempat Keintiman 
Kidung Agung 3:4 (TB) 
4: Baru saja aku meninggalkan mereka, kutemui jantung hatiku; kupegang dan tak kulepaskan dia, sampai kubawa dia ke rumah ibuku, ke kamar (cheder) orang yang melahirkan aku. 

Kita tidak bisa sembarang membawa orang masuk ke kamar. Dibawa masuk ke rumah saja tidak sembarang, apalagi dibawa ke kamarnya. Ketika kita punya hubungan yang sangat dekat dengan seseorang, kita tidak hanya dibawa ke ruang tamu, tapi ke private room, inner room. 

C. Tempat Persembunyian / Perlindungan 
1 Raja-raja 20:30 (TB) 
30: Orang-orang yang masih tinggal melarikan diri ke Afek, ke dalam kota, tetapi temboknya roboh menimpa kedua puluh tujuh ribu orang yang masih tinggal itu. Sementara itu Benhadad melarikan diri dan masuk ke kota, dan bersembunyi dari satu kamar ke kamar yang lain. 

1 Raja-raja 22:25 (TB) 
25: Tetapi Mikha menjawab: "Sesungguhnya engkau akan melihatnya pada hari engkau lari dari satu kamar ke kamar yang lain untuk menyembunyikan diri." Ketika engkau masuk ke mahligai, tidak akan ada yang berani mengejar engkau ke sana karena di sana adalah ruangan raja. 

D. Tempat Kelimpahan 
Amsal 24:3-4 (TB) 
3: Dengan hikmat rumah didirikan, dengan kepandaian itu ditegakkan, 
4: dan dengan pengertian kamar-kamar (cheder) diisi dengan bermacam-macam harta benda yang berharga dan menarik. 

Contoh ketika engkau punya harta benda berharga, emas, permata, dokumen berharga dll, engkau taruh di ruang tamu atau di kamar? Pasti di dalam kamar. Tidak mungkin engkau taruh emasmu, permatamu di dapur, di ruang tamu, dll. Kalau Tuhan mencintai seseorang, sedang tidur pun Tuhan akan berkati. 

Harta benda kelimpahan itu di tangan kanan Tuhan, semua punya Tuhan kalau engkau cari Tuhan, Tuhan yang bisa memberkatimu asal engkau cari Tuhan dengan tulus, bukan karena mengejar berkat. Kalau engkau kejar uang, uang itu seperti punya sayap dan terbang daripadamu, tapi kalau engkau kejar Tuhan, Tuhan yang akan perintahkan uang itu mengejarmu. 

Kalau engkau mau diberkati, respect semua orang tua dan mertuamu, berkati mereka. Hal yang aneh kalau engkau mengalami kekurangan padahal di tempat ini Tuhan taruh tempat kelimpahan. Kalau hatimu tulus, ketika Tuhan berkati tempat ini, engkau itu juga pasti akan diberkati. 

E. Tempat Promosi / Pengangkatan (raja diurapi) 
2 Raja-raja 9:1-3 (TB) 
1: Kemudian nabi Elisa memanggil salah seorang dari rombongan nabi dan berkata kepadanya: "Ikatlah pinggangmu, bawalah buli-buli berisi minyak ini dan pergilah ke Ramot-Gilead. 
2: Apabila engkau sampai ke sana, carilah Yehu bin Yosafat bin Nimsi; masuklah, ajak dia bangkit dari tengah-tengah temannya dan bawalah dia ke ruang dalam. 
3: Kemudian ambillah buli-buli berisi minyak itu, lalu tuangkan isinya ke atas kepalanya dan katakan: Beginilah firman TUHAN: Telah Kuurapi engkau menjadi raja atas Israel! Sesudah itu bukalah pintu, larilah dan jangan berlambat-lambat." 

Ketika engkau dibawa masuk ke mahligai atau Tuhan taruh mahligai di tempat ini, artinya Tuhan sedang mempromosi tempat ini. Ketika engkau masuk mahligai, engkau bertemu Tuhan, diurapi, lalu pintu terbuka, engkau harus lari, masuk percepatan, jangan berlambat-lambat! 


3. Syarat Masuk Mahligai 
A. Harus dipanggil raja / dengan panggilan raja 
Ester 4:11 (TB) 
11: "Semua pegawai raja serta penduduk daerah-daerah kerajaan mengetahui bahwa bagi setiap laki-laki atau perempuan, yang menghadap raja di pelataran dalam dengan tiada dipanggil, hanya berlaku satu undang-undang, yakni hukuman mati. Hanya orang yang kepadanya raja mengulurkan tongkat emas, yang akan tetap hidup. Dan aku selama tiga puluh hari ini tidak dipanggil menghadap raja." Hormati Tuhan dengan perbuatanmu, bukan hanya perkataanmu. 

B. Mengenakan Pakaian Ratu 
Ester 5:1 (TB) 
1: Pada hari yang ketiga Ester mengenakan pakaian ratu, lalu berdirilah ia di pelataran dalam istana raja, tepat di depan istana raja. Raja bersemayam di atas takhta kerajaan di dalam istana, berhadapan dengan pintu istana itu. 

Apa itu pakaian ratu? Standar ratu seperti apa? 

Yehezkiel 16:13 (TB) 
13: Dengan demikian engkau menghias dirimu dengan emas dan perak, pakaianmu lenan halus dan sutera dan kain berwarna-warna; makananmu ialah tepung yang terbaik, madu dan minyak dan engkau menjadi sangat cantik, sehingga layak menjadi ratu. 

- Menghias diri dengan emas dan perak 
Emas : bejana yang terhormat, yang tersusun dari sifat ilahi 
2 Timotius 2:20-21 (TB) 
20: Dalam rumah yang besar bukan hanya terdapat perabot dari emas dan perak, melainkan juga dari kayu dan tanah; yang pertama dipakai untuk maksud yang mulia dan yang terakhir untuk maksud yang kurang mulia. 
21: Jika seorang menyucikan dirinya dari hal-hal yang jahat, ia akan menjadi perabot rumah untuk maksud yang mulia, ia dikuduskan, dipandang layak untuk dipakai tuannya dan disediakan untuk setiap pekerjaan yang mulia. 

Orang yang dipanggil ke mahligai tidak bisa sembarangan, yaitu orang yang dipanggil raja, punya standar ratu. Tidak mungkin raja memanggil sembarangan orang. 

Perak : sifat kita yang telah ditebus dan dilahirkan kembali 
Karakter dan hati yang termuni adalah Yesus sendiri, yang emas murni adalah Tuhan, karena itu kita hanya perak. Kenapa emas dan perak? Artinya kesepakatan antara karakter Tuhan dan karakter kita yang telah ditebus dan dilahirkan kembali dengan darah Yesus. Kayu dan tanah dipakai untuk maksud yang kurang mulia, artinya tentang sifat-sifat duniawi. 

- Mengenakan pakaian lenan halus, sutra, dan kain berwarna-warna 
Lenan Halus : perbuatan yang benar dari kehidupan kita 
Wahyu 19:8 (TB) 
8: Dan kepadanya dikaruniakan supaya memakai kain lenan halus yang berkilau-kilauan dan yang putih bersih!" [Lenan halus itu adalah perbuatan-perbuatan yang benar dari orang-orang kudus.] 

Lenan halus bukan berbicara secara fisik menggunakan kain bagus, kain baru, jubah baru, tapi itu perbuatan benar - Menjadi sangat cantik Excellent, skillful, menjaga diri dari mencemaran dengan sungguh, memberi yang terbaik. Bukan cantik secara fisik, tapi excellent spirit, berikan semua yang terbaik. 

C. Mendapat Perkenanan Raja 
Ester 5:2 (TB) 
2: Ketika raja melihat Ester, sang ratu, berdiri di pelataran, berkenanlah raja kepadanya, sehingga raja mengulurkan tongkat emas yang di tangannya ke arah Ester, lalu mendekatlah Ester dan menyentuh ujung tongkat itu. 

Mahligai adalah tempat orang-orang yang diperkenan Tuhan. 

D. Belajar dari Abisag 
1 Raja-raja 1:15 (TB) 
15: Jadi masuklah Batsyeba menghadap raja ke dalam kamarnya. Waktu itu raja sudah sangat tua dan Abisag, gadis Sunem itu, melayani raja. 

Bahkan sebelum Batsyeba masuk, Abisag sudah ada di dalam bersama dengan raja. 

1 Raja-raja 1:3-4 (TB) 
3: Maka di seluruh daerah Israel dicarilah seorang gadis yang cantik, dan didapatlah Abisag, gadis Sunem, lalu dibawa kepada raja. 
4: Gadis itu amat cantik, dan ia menjadi perawat raja dan melayani dia, tetapi raja tidak bersetubuh dengan dia. 

1 Kings 1:3-4 (HRB) 
3: "And they sought out a beautiful young woman in all the border of Israel. And they found Abishag the Shunammite, and brought her in to the king." 
4: "And the young woman was exceedingly beautiful, and she was a nurse to the king and served him. But the king did not know her." 

Standar Abisag: 
- Beautiful young woman in all the border of Israel : excellent spirit, skillful, punya nilai jual yang tinggi 
- A nurse to the king : memperhatikan apa yang jadi keperluan dan keinginan raja 
- Served him : melayani raja dan memberikan semuanya dengan tepat 
- The king did not know her : punya ketulusan, sekalipun tidak dikenal, tapi dia tetap melayani raja 
- Tidak bersetubuh : mati kedagingan, nafsu, dll 

Dari 5x nama Abisag disebut, selalu dikatakan "Abisag, gadis Sunem". 
- Artinya adalah double resting place 
- Salah satu kota di Isakhar, di dekat pegunungan Gilboa dan pegunungan Karmel 
- Tempat perhentian yang disukai oleh Elisa, dimana ada perempuan Sunem yang melayani Elisa dan menyediakan kamar untuk Elisa menginap

- ALL  BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -

Iman Biji Sesawi (lanjutan)

By: Ps. Robert Lie

(poin sebelumnya)

Iman yang kecil sekalipun tapi kalau disertai ketulusan dan kemurnian, mujizat itu pasti terjadi.

2. Biji sesawi kecil, tapi punya kemampuan menembus tanah.

Apabila kena air, potensinya "meledak" dan menembus tanah. Ketika imanmu dihimpit masalah, problem, keuangan, sakit penyakit, ketika semuanya disentuh Roh Kudus, ini punya potensi, potensinya meledak.

Kalau imanmu biji sesawi plastik, mau diberikan air, pupuk dll, tidak akan pernah bisa meledak. Tapi kalau biji sesawi asli, murni, potensi itu akan meledak dan menghasilkan yang ajaib. Kalau imanmu asli, imanmu murni, potensi itu akan menghasilkan yang maksimal.

Kacang hijau juga punya pertumbuhan yang cepat, tapi tidak akan tumbuh dengan maksimal, maksimal hanya jadi tauge, tapi ketika biji sesawi tumbuh, itu bisa jadi pohon yang besar dan burung bisa membangun rumahnya di pohon tersebut.

3. Biji sesawi akan tumbuh dan keluar mencari matahari

Matahari melambangkan Yesus. Ketika dia tumbuh, dia akan mencari matahari. Biji ini tidak hanya "menunggu" air atau embun saja, tapi dia mencari matahari. Ketika kita buka hati, Roh Kudus menjamah dan potensi besar itu bisa bertumbuh, tapi tidak cukup sampai di sana, tapi kita harus aktif mencari Tuhan.

Ketika mulai bertumbuh, kita harus bergantung pada Tuhan, punya komitmen untuk mencari Tuhan. Tidak bisa hanya pasif dan menunggu Tuhan yang bergerak, tapi kita yang harus merespon dan aktif mencari Tuhan.

Seorang perwira namanya Naaman, dia yang datang kepada Elia. Awalnya dia kecewa karena Elia tidak menyuruhnya melakukan apa yang Naaman mau / suka, tapi akhirnya bujangnya yang menjelaskan kepada Naaman kalau Elia menyuruh yang sulit pun dia pasti lakukan, apalagi hanya menceburkan diri di Sungai Yordan.

Wanita pendarahan.
Matius 9:20-21 (TB)
20: Pada waktu itu seorang perempuan yang sudah dua belas tahun lamanya menderita pendarahan maju mendekati Yesus dari belakang dan menjamah jumbai jubah-Nya.
21: Karena katanya dalam hatinya: "Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh."

Kalau wanita ini tidak memutuskan untuk mencari Tuhan dan mengejar Tuhan, ya dia tidak akan sembuh.
Saat itu dia pendarahan 12 tahun dan Yesus sedang berada di dalam keramaian. Selain itu dia juga harus berteriak najis, najis, karena siapapun yang disentuh wanita itu akan najis, bahkan tempat tidur yang ditiduri juga najis. Wanita ini juga bukan pendarahan bulanan, tapi pendarahan sudah 12 tahun. Bayangkan bagaimana Yesus dikerumuni banyak orang dan dia harus selalu berkata najis, sebenarnya tidak mungkin, tapi wanita ini tidak menyerah, seperti biji sesawi. Dia tidak punya iman yang besar, tapi dia hanya berkata asal kujamah ujung jumbaiNya dia akan sembuh, dan dia aktif mencari Tuhan, mengejar Tuhan, tidak hanya pasif karena sudah banyak orang yang mengelilingi Yesus.

Ikut Tuhan harus ada yang dibayar, ada prosesnya, harus melepaskan semua ego, kesombongan, dan harus merendahkan diri.

2 Samuel 6:6-7 (TB) 
6: Ketika mereka sampai ke tempat pengirikan Nakhon, maka Uza mengulurkan tangannya kepada tabut Allah itu, lalu memegangnya, karena lembu-lembu itu tergelincir.
7: Maka bangkitlah murka TUHAN terhadap Uza, lalu Allah membunuh dia di sana karena keteledorannya itu; ia mati di sana dekat tabut Allah itu.

Yang satu menyentuh Tuhan Yesus, yang satu menyentuh properti Tuhan, simbol kehadiran Tuhan. Yang satu memperoleh kesembuhan, yang satu mati.
Yang satu datang dengan ketidaklayakan, yang satu datang dengan merasa layak.

Ada tatanan dalam sebuah Kerajaan. Kalau engkau mau membantu sesuatu, engkau harus bertanya pada orang yang raja percayakan sebagai PIC nya.

Kalau Uza mati, pasti karena dia yang salah. Kalaupun Uza salah namun hatinya tulus, Tuhan itu Tuhan yang baik, Tuhan pasti halau seperti Tuhan menghalau Abimelekh.

Kalau engkau tulus, semua "aman". Tapi kalau tidak, ya habis. Jangan buka celah sedikitpun.

Di atas segalanya, Tuhan tahu siapa yang tulus. Tidak hanya iman biji sesawi dan menggantungkan imanmu pada Tuhan, tapi Tuhan juga melihat ketulusan hatimu.

Bartolomeus buta. Ketika dia mendengar Yesus lewat di kotanya, dia teriak, bahkan ketika muridnya menyuruh dia diam, dia bahkan berteriak lebih keras lagi, karena dia tidak bisa melihat, sehingga dia lakukan apa yang dia bisa, yaitu berteriak kepada Tuhan. Dia tidak diam saja, dia tidak pasrah pada kelemahannya, tapi dia lakukan apapun yang dia bisa untuk mencari Tuhan, dan inilah iman sebesar biji sesawi.

- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -